Breaking News
light_mode

Pansus TRAP Lalai Soroti Aset Pemprov Untuk India Cultural Centre Bali Yang Mangkrak 22 Tahun

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Pansus TRAP (Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan) DPRD Bali lupa menggeruduk aset Provinsi Bali yang rencananya digunakan untuk pembangunan India Cultural Centre Bali (ICCB) atau Pusat Kebudayan India di Jl. Tantular yang mangkrak sejak tahun 2004.

22 tahun aset ini terlihat terbengkalai tanpa sentuhan berarti lagi. Ide bagus pertukaran aset Provinsi Bali dengan pihak Pemerintahan India menjadi harapan sirna bagi masyarakat Bali yang banyak melakukan perjalanan spiritual ke India.

Wakil Sekretaris Pandus TRAP, Dr. Somvir.

Menghubungi Anggota DPRD Provinsi Bali dari Partai NasDem, Dr. Somvir yang dulu terlibat dalam pembangunan India Cultural Centre Bali (ICCB) menyebutkan bahwa itu adalah proyek G2G (komunikasi antara pemerintahan) / Government to Government.

Ia juga menyebutkan bahwa yang dia dengar dari kedutaan, yang memiliki aset lembaga maupun perorangan harus diikuti apresial dan harus membayar.

“Dulu aset itu kan diberikan secara cuma – cuma, ” Ungkap Dr. Somvir kepada awak media, senin 1 Juni 2026, melalui sambungan ponsel.

Dirinya juga mengatakan tidak terlibat lagi dalam permasalahan ini, ia sebagai bagian dari Pansus TRAP berharap harus mencari solusi permasalahan ini karena lahan strategis Pemprov Bali terbengkalai selama 22 tahun.

“Pansus Trap pasti dukung, bila mau lebih jelas tanya kepada BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) atau lebih lanjut serahkan kembali aset Pemprov yang dapat digunakan untuk hal lainnya, ” Jelasnya.

Ia menceritakan lebih dalam lagi mengenai tukar guling tanah tersebut yang nantinya masyarakat Bali memiliki tanah di India untuk kepentingan masyarakat Bali yang ber-Tirtha yatra ke India.

“Tentu ini solusi adil, saya tidak tahu banyak soal ini lagi, ” Ungkapnya.

Untuk dapat diketahui, rencana pembangunan proyek ICCB atau Pusat Kebudayaan India tersebut sempat diresmikan Gubernur Bali (1998-2008), Dewa Beratha, Dubes India, Hemant Krishan Singh dan DG ICCR, Rakesh Kumar, hingga saat ini justru diketahui proyek tersebut mangkrak dan tidak ada tanda-tanda progress keberlanjutan dari proyek tersebut, sehingga menjadi kewajaran publik mempertanyakan nasib aset Pemprov Bali yang dipergunakan untuk proyek tersebut.

Berdasarkan informasi yang berhasil dikutip dari laman Antara News Bali pada 23 Januari 2018, pihak ICCR sempat mengajak Pemerintah Kota Denpasar untuk bersinergi dalam bidang pendidikan, seni dan kebudayaan, karena India-Bali memiliki kemiripan dalam bidang itu.

Director India Cultural Centre Bali, Manohar Puri saat itu juga sempat beraudensi ke Kantor Walikota Denpasar, yang diterima Kadis Kebudayaan IGN Bagus Mataram.

Direktur ICCB Manohar Puri megemukakan keinginan itu saat bertatap muka dengan Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar I Gusti Bagus Mataram yang mewakili Wali Kota Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra di Denpasar.

Manohar Puri mengatakan pihaknya ingin mempererat hubungan atau kemitraan kedua negara dalam bidang-bidang itu, karena melihat dari sejarah dan perkembangan kebudayaan di Bali yang ada kemiripan dengan budaya India, terutama bidang pendidikan dan kebudayaan.

“Ketertarikan kami bekerja sama dengan Pemkot Denpasar karena sebagai Ibu Kota Provinsi Bali ini memiliki visi dan misi yang berwawasan budaya,” katanya.

Manohar Puri mengatakan dengan menjalin kerja sama anak muda di Bali dapat belajar ke India, begitu juga sebaliknya, karena Menteri Luar Negeri India telah meluncurkan portal beasiswa “India Council for cultural Relation (ICCR)” di New Delhi, Ibu Kota India.

Menurut dia, kerja sama dalam bidang pendidikan merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dan merupakan sebuah mandat bagi ICCR.

ICCR memiliki perencanaan beasiswa dalam jumlah yang sangat besar dan menanggung berbagai macam program kerja sama, antara lain isu dalam bidang pendidikan dan kebudayaan.

Manohar Puri mengatakan Menteri Luar Negeri India pun telah menyampaikan ada 17 perencanaan beasiswa yang diselenggarakan oleh ICCR yang berasal dari bidang kerja sama Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Ayush (Ilmu Kedokteran India).

Selain itu ada pula perencanaan beasiswa untuk Afgan Nationals, Beasiswa Afrika, beasiswa Mekong Gangga, beasiswa kerja sama, dan beasiswa keamanan belakang Bangladesh.

Namun, hingga berita ini ditayangkan, proyek Pusat Kebudayaan India di Bali ini tidak menunjukan tanda-tanda akan dilanjutkan.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (4)

  • Karolyn

    Prince william penks picGalley playboy redheadSabhle holiday blowjobJapanese girls in bondageClaaw balls durikng sexYoour movi sucksSmwll womn spanked diaperedd baby treatmentHealthy vagina pictureShemle inn skirs thumbsNudde daijsy beaumontYounjg asia olderMoree
    maturte clitsNudde auhty caught on secret cameraFatt ggay meen vids

    My ste jablex.com

    Balas8 Juni 2026 2:36 PM
  • 📌 Transfer to you. GO >>> graph.org/BALANCE-36824-US-DOLLARS-04-24?hs=735c7d3033bdc8b0e5b4261abb9de0c6&

    j0q4pc

    Balas3 Juni 2026 8:35 AM
  • 💎 Transfer 36,824.44 $$ 💥➜ graph.org/BALANCE-3682444-USD-04-21-2?hs=735c7d3033bdc8b0e5b4261abb9de0c6& 💎

    8ajtmg

    Balas1 Juni 2026 8:42 PM

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rotasi Kilat di Kejaksaan Agung Picu Kritik, Pengamat: “Sudah di Luar Kebiasaan”

    Rotasi Kilat di Kejaksaan Agung Picu Kritik, Pengamat: “Sudah di Luar Kebiasaan”

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 10Komentar

    JAKARTA – Gelombang mutasi pejabat di lingkungan Kejaksaan Agung kembali menimbulkan tanda tanya besar. Melalui Keputusan Jaksa Agung Nomor 1043 Tahun 2025 yang diteken pada 18 November, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin merombak jajaran strategisnya dengan tempo yang dinilai tidak lazim. Pengamat politik Andi Yusran mengingatkan bahwa rotasi memang merupakan bagian dari penyegaran organisasi, namun frekuensinya […]

  • Kontroversi Zakir Naik dan Penggunaan Rumor Kesehatan sebagai Senjata

    Kontroversi Zakir Naik dan Penggunaan Rumor Kesehatan sebagai Senjata

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 9Komentar

    Oleh: Wilson Lalengke JAKARTA – Media sosial telah diramaikan dengan spekulasi seputar Apologet Islam kontroversial, Dr. Zakir Naik, menyusul unggahan viral yang menuduhnya telah didiagnosis HIV/AIDS dan sedang menjalani perawatan di Malaysia. Klaim tersebut, yang berasal dari akun Facebook Zion X Nova, dan beberapa akun anonym lain, telah memicu perdebatan dan kekhawatiran publik. Rumor terkait […]

  • Kakiang Express, Oase Relaksasi dan Kuliner di Tengah Kota Denpasar

    Kakiang Express, Oase Relaksasi dan Kuliner di Tengah Kota Denpasar

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    DENPASAR – Di tengah hiruk-pikuk aktivitas Kota Denpasar yang semakin padat, kebutuhan akan tempat istirahat sejenak yang nyaman dan menenangkan menjadi semakin penting bagi para pekerja kota. Baik untuk rehat sejenak di tengah jam kerja, maupun tempat melepas penat selepas pulang kantor, warga kini memiliki alternatif baru yang menarik, Kakiang Bakery & Foot Reflexology. Terletak […]

  • 31 Transplantasi Organ dalam Sehari di Kunming, Publik Tiongkok Curiga, Dari Mana Asal Organ-Organ Itu?

    31 Transplantasi Organ dalam Sehari di Kunming, Publik Tiongkok Curiga, Dari Mana Asal Organ-Organ Itu?

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 8Komentar

    KUNMING – Sebuah laporan mengejutkan datang dari Tiongkok. Rumah Sakit Rakyat Pertama Kunming, di Provinsi Yunnan, dilaporkan berhasil melakukan 31 operasi transplantasi organ hanya dalam waktu satu hari. Namun, di balik prestasi medis yang diklaim luar biasa itu, muncul gelombang kecurigaan publik terkait asal-usul organ manusia yang digunakan. Media pemerintah Harian Kunming melaporkan bahwa sebelum […]

  • Lulus Cum Laude, dr. Agus Manik Kembangkan Disertasi Model Desa Bijak Antibiotika untuk Lawan Resistensi Antimikroba

    Lulus Cum Laude, dr. Agus Manik Kembangkan Disertasi Model Desa Bijak Antibiotika untuk Lawan Resistensi Antimikroba

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Ray
    • 19Komentar

    DENPASAR – Promovendus dr. I Wayan Agus Gede Manik Saputra, M.Ked.Klin, Sp.MK., Mempertahankan disertasi-nya dengan tema Pengembangan Model Desa Bijak Antibiotika (SAJAKA) dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Resistensi Antimikroba dengan Pendekatan One Health, Kamis 13 November 2025 di Gedung Fakultas Kedokteran Lt. IV Ruang Pertemuan dr. A.A. Made Djelantik. Prof. dr. I Made Ady Wirawan, […]

  • Sejarah Adat Tanah Pelaba di Yeh Malet, Pengempon Pura: Mohon Hormati Hak Pura Masceti! 

    Sejarah Adat Tanah Pelaba di Yeh Malet, Pengempon Pura: Mohon Hormati Hak Pura Masceti! 

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Ray
    • 2Komentar

    Pengurus Pura Masceti menyebut kawasan Yeh Malet merupakan bagian dari Tanah Pelaba Pura seluas sekitar 54 hektare dan meminta pemerintah serta seluruh pihak menghormati sejarah, dokumen, adat, dan proses hukum. KARANGASEM – Polemik mengenai kawasan Yeh Malet, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem, kembali mendapat sorotan. Pengempon dan Pengurus Pura Masceti dari Desa Adat Angantelu […]

expand_less