Breaking News
light_mode

Pura Puseh Penegil Dharma, Jejak Awal Peradaban Bali dari Kawista

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kubutambahan, Buleleng — Pura Puseh Penegil Dharma adalah nama lain dari Pura Penyusuan yang terletak di Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, diyakini sebagai salah satu pura tertua di Bali sekaligus menjadi tonggak awal terbentuknya peradaban Pulau Dewata. Pura yang juga dikenal dengan sebutan Pura Penegil Dharma atau Penyusu Dharma ini tergolong sebagai Kahyangan Jagat Nusantara dan memiliki nilai sejarah serta spiritual yang sangat tinggi.

Menurut Ulu Krama Pura Penegil Dharma, Prof. Putu Armaya, keberadaan pura ini tidak dapat dilepaskan dari sejarah awal Bali yang bermula pada tahun 915 Masehi. Ia menyebut Pura Penegil Dharma sebagai pusat kesucian bhuwana agung dan cikal bakal Bali, jauh sebelum pengaruh Majapahit masuk ke pulau ini.

“Pura Penegil Dharma sudah ada sebelum Majapahit datang ke Bali. Pada masa itu, Bali masih menyatu dengan Pulau Jawa dan dikenal dengan nama Prawali,” ujar Prof. Armaya, ahli sejarah yang juga pernah menjabat Ketua DPRD Buleleng pada 1977.

Sejarah pura ini berkaitan erat dengan Ugrasena, pendiri Dinasti Warmadewa, serta Maha Rsi Markania (Rsi Markandeya), tokoh spiritual besar yang berperan penting dalam pembentukan pusat kerajaan dan keagamaan di Bali. Berdasarkan prasasti Mataram I, disebutkan bahwa letusan besar Gunung Merapi pada tahun 914 Masehi menghancurkan pusat Kerajaan Mataram I di Jawa Tengah. Peristiwa tersebut memicu perpindahan besar-besaran penduduk yang selamat, dipimpin oleh Mpu Sindok, untuk membangun Kerajaan Kahuripan.

Namun, Ugrasena memilih jalan berbeda. Dalam semedinya di Candi Boko, ia melihat pancaran pralingga Ida Sang Hyang Widhi di wilayah timur Pulau Jawa, yakni Prawali. Ia kemudian bertekad membangun pusat kerajaan baru di wilayah tersebut bersama Maha Rsi Markania.

Pencarian itu berujung pada penemuan kawasan Kawista, sebuah wilayah suci di sekitar danau dengan 118 mata air, yang kemudian dijadikan pusat kerajaan, agama, dan petirtaan.

Kawista inilah yang kelak berkembang menjadi Pura Penegil Dharma. Ugrasena dinobatkan sebagai Raja Kawista dengan gelar Kesari Warmadewa, sementara Maha Rsi Markania menjabat sebagai Senapati Kuturan sekaligus penasihat spiritual kerajaan. Dari kawasan inilah lahir keturunan Dinasti Warmadewa, termasuk Raja Udayana yang menjadi tokoh penting dalam sejarah Bali.

Seiring berjalannya waktu dan berakhirnya garis keturunan Warmadewa, Kawista sempat terbengkalai dan berubah menjadi hutan rimba. Baru pada abad ke-13, kawasan ini kembali mendapatkan perannya ketika Raja Jayasakti (Narasinga Murti) menumpas para perampok yang menguasai wilayah tersebut dan membangun kembali Kawista sebagai kawasan suci.

Di kompleks Pura Puseh Penegil Dharma saat ini berdiri sedikitnya 13 pura, dengan lima pura utama di pusat kawasan, antara lain Pura Kertapura sebagai tempat pesamuan raja dan patih, Pura Taman Sari Mutering Jagat, serta Pura Kerta Negara Mas yang dahulu berfungsi sebagai istana raja. Kompleks ini dikelilingi pura-pura pendukung yang memperkuat fungsi spiritual dan simbolik kawasan tersebut.

Prof. Armaya menegaskan, Pura Penegil Dharma bukanlah tempat untuk memohon kekayaan atau tujuan duniawi berlebihan. “Umat yang datang ke sini harus bersih lahir dan batin, seperti balita. Niat buruk atau permohonan yang menyimpang tidak akan berhasil dilakukan di pura ini,” tegasnya.

Sementara itu, Jro Mangku Gede Nyoman Sara menjelaskan bahwa Pura Penegil Dharma berdiri di atas lahan seluas sekitar 1,5 hektare. Piodalan dilaksanakan setiap enam bulan sekali, tepatnya pada Buda Manis Julungwangi. Pura ini disungsung oleh seluruh masyarakat Buleleng dan Bali, dengan pengemong utama berasal dari Desa Adat Kubutambahan yang melibatkan lebih dari 500 orang krama.

Hingga kini, Pura Puseh Penegil Dharma tetap menjadi simbol kesucian, sejarah, dan identitas spiritual Bali Utara, sekaligus pengingat bahwa peradaban Bali tumbuh dari perpaduan nilai religius, kepemimpinan, dan kearifan leluhur yang kuat.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (4)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Giri Prasta Resmikan Porprov Bali XVI 2025, Tekankan Sportivitas dan Peningkatan Fasilitas

    Wagub Giri Prasta Resmikan Porprov Bali XVI 2025, Tekankan Sportivitas dan Peningkatan Fasilitas

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    DENPASAR – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVI resmi dimulai di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Selasa (9/9) malam. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, yang hadir bersama Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya, Wakil Ketua Umum V KONI Pusat Tursandi Alwi, serta Ketua KONI Bali I Gusti Ngurah […]

  • Kejati Bali Tambahkan Pemberitaan Yang Kurang Lengkap! Ungkap Penanganan 63 Perkara Korupsi Sepanjang 2025

    Kejati Bali Tambahkan Pemberitaan Yang Kurang Lengkap! Ungkap Penanganan 63 Perkara Korupsi Sepanjang 2025

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 13Komentar

    DENPASAR – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali meluruskan pemberitaan yang menyebut pihaknya hanya menangani tiga perkara korupsi. Melalui keterangan resmi, Kejati menegaskan bahwa sepanjang 2025, penanganan kasus tindak pidana korupsi di Bali jauh lebih banyak dan dilakukan secara konsisten, baik oleh Kejati maupun Kejaksaan Negeri (Kejari) di seluruh kabupaten/kota. Berita sebelumnya !  Bali Bersih? Jaksa Agung […]

  • PBJT Dinilai Cekik UMKM, Yonathan Baskoro Tegas Menolak

    PBJT Dinilai Cekik UMKM, Yonathan Baskoro Tegas Menolak

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Kebijakan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) yang diatur dalam Pasal 16 terkait penjualan atau penyerahan makanan dan minuman menuai penolakan keras dari Anggota DPRD Kota Denpasar Komisi I, Yonathan Andre Baskoro. Ia menilai aturan tersebut berpotensi memberatkan pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) serta menunjukkan kurangnya keberpihakan pada ekonomi rakyat. Pasal tersebut […]

  • Samsung Galaxy Z Trifold, Akhir dari Tablet? Play Button

    Samsung Galaxy Z Trifold, Akhir dari Tablet?

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 15Komentar

    JAKARTA – Samsung kembali bersiap mengguncang pasar teknologi dengan kehadiran perangkat lipat terbarunya, Galaxy Z Trifold, yang digadang-gadang akan meluncur pada akhir 2025. Ponsel pintar ini menjadi yang pertama dari Samsung dengan mekanisme lipat tiga panel, menghadirkan kombinasi antara smartphone dan tablet dalam satu genggaman.   Desain Lipat Tiga Panel Berbeda dengan perangkat lipat pada […]

  • Long Weekend September, Jangan Lewatkan Keseruan di Trans Studio Theme Park Bali!

    Long Weekend September, Jangan Lewatkan Keseruan di Trans Studio Theme Park Bali!

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Liburan panjang 5–7 September 2025 sudah di depan mata! Saatnya keluarga melepas penat dan menciptakan momen seru bersama. Jika Bali jadi tujuanmu, jangan cuma ke pantai, karena ada satu destinasi yang lagi jadi favorit keluarga: Trans Studio Theme Park Bali, indoor theme park pertama dan terbesar di Pulau Dewata. Berbeda dengan wisata alam […]

  • Presiden Prabowo Tinjau Korban Banjir di Denpasar

    Presiden Prabowo Tinjau Korban Banjir di Denpasar

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Presiden RI Prabowo Subianto meninjau warga terdampak banjir besar di Bali, Sabtu (13/9). Tiba di Jalan Gajah Mada sekitar pukul 13.04 WITA, Presiden langsung memasuki Gang Gajah Mada IV untuk berdialog dengan masyarakat yang terdampak. Dalam kunjungan tersebut, Presiden berkomitmen membantu pemulihan kerugian akibat banjir. Pemerintah pusat dan daerah disebut akan bekerja sama […]

expand_less