Breaking News
light_mode

Ketergantungan Energi Bali Disorot, Antara Realitas Infrastruktur dan Tantangan Kemandirian

  • account_circle Admin
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BALI — Ketergantungan Pulau Bali terhadap pasokan energi dari luar daerah kembali menjadi sorotan, seiring meningkatnya wacana kemandirian energi di tengah pertumbuhan sektor pariwisata. Saat ini, sebagian besar kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) Bali dipasok dari luar pulau, sementara pasokan listrik masih sangat bergantung pada sistem interkoneksi Jawa-Bali yang dikelola oleh Perusahaan Listrik Negara.

Secara geografis, Bali memang tidak memiliki sumber energi fosil dalam jumlah besar. Untuk menjaga stabilitas pasokan listrik, jaringan kabel laut yang menghubungkan Jawa dan Bali menjadi tulang punggung distribusi energi. Selain itu, distribusi BBM juga bertumpu pada fasilitas penyimpanan dan penyaluran di wilayah seperti Kabupaten Badung, yang berperan penting dalam mendukung aktivitas ekonomi, khususnya sektor pariwisata.

Namun, kondisi ini memunculkan kekhawatiran terkait tingkat kemandirian energi Bali. Sejumlah pengamat menilai ketergantungan tinggi terhadap pasokan eksternal berpotensi menimbulkan kerentanan, terutama jika terjadi gangguan distribusi atau krisis pasokan. Dalam konteks tersebut, muncul pandangan kritis yang menyebut bahwa ketergantungan ini bukan semata persoalan teknis, melainkan juga berkaitan dengan arah kebijakan energi nasional.

Di sisi lain, pemerintah pusat menegaskan bahwa sistem interkoneksi justru dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan pasokan listrik antarwilayah. Dengan sistem ini, daerah yang mengalami kekurangan daya dapat disuplai dari wilayah lain yang memiliki surplus energi, sehingga risiko pemadaman dapat diminimalkan.

Bali sendiri sebenarnya memiliki potensi energi terbarukan yang cukup besar. Energi surya dinilai sangat prospektif mengingat intensitas sinar matahari yang tinggi sepanjang tahun. Selain itu, kawasan Bedugul disebut-sebut memiliki potensi panas bumi yang bisa dikembangkan sebagai sumber listrik alternatif. Namun, hingga kini pemanfaatannya masih terbatas dan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari aspek investasi, regulasi, hingga penerimaan masyarakat.

Pengembangan energi terbarukan juga menghadapi dilema tersendiri. Di satu sisi, sistem pembangkit mandiri seperti panel surya atap dapat mendorong kemandirian masyarakat dan pelaku usaha. Di sisi lain, integrasi dengan sistem kelistrikan nasional tetap diperlukan untuk menjaga stabilitas jaringan secara keseluruhan.

Para ahli energi menilai, kunci ke depan adalah menemukan keseimbangan antara kemandirian daerah dan integrasi sistem nasional. Diversifikasi sumber energi, peningkatan investasi pada energi bersih, serta kebijakan yang adaptif dinilai menjadi langkah penting agar Bali tidak hanya mandiri secara budaya, tetapi juga lebih tangguh dalam aspek energi.

Dengan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat dan ketergantungan tinggi pada sektor pariwisata, isu ketahanan energi diperkirakan akan menjadi agenda strategis bagi Bali dalam beberapa tahun ke depan.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rencana Peternakan 500 Ribu Hektare Dinilai Tak Realistis, Ahli Soroti Minimnya Literasi Fiskal

    Rencana Peternakan 500 Ribu Hektare Dinilai Tak Realistis, Ahli Soroti Minimnya Literasi Fiskal

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Rencana pemerintah membuka 500.000 hektare lahan peternakan sapi untuk mengatasi kelangkaan susu MBG memicu kritik keras dari kalangan ekonomi dan kebijakan publik. Program raksasa yang setara tujuh kali luas Singapura itu dinilai tidak berbasis kajian biaya, tidak memiliki desain arus kas, dan belum didukung peta rantai pasok yang memadai. Para pengamat menilai akar […]

  • Pengalaman Buruk dengan Polisi Indonesia: Skandal Tebusan Narkoba Libatkan Oknum Aparat, Jurnalis Jadi Target

    Pengalaman Buruk dengan Polisi Indonesia: Skandal Tebusan Narkoba Libatkan Oknum Aparat, Jurnalis Jadi Target

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 9Komentar

    Sugiwaras – Sebuah investigasi jurnalistik mengenai dugaan praktik pelepasan tersangka narkoba dengan tebusan uang di wilayah hukum Desa Sugiwaras berujung pada ancaman pembunuhan terhadap sang jurnalis. Peristiwa ini menambah catatan kelam tentang betapa beratnya perjuangan menegakkan kebenaran, sekaligus memperlihatkan bahaya nyata yang mengintai para pencari fakta. Perlu dicatat, Sugiwaras adalah nama samaran yang digunakan untuk […]

  • Keadilan Restoratif Dalam Perspektif Hukum Pidana dan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP Baru)

    Keadilan Restoratif Dalam Perspektif Hukum Pidana dan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP Baru)

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 8Komentar

    Oleh : Ramses Terry, SH., MH., MA,. CMLC., C. Med Indonesian Mining Advocate, Indonesian Mining Experts Association, Indonesian Mining Legal Consultant & Lawyer Association, National Leadership Council of Indonesian Advocates Association, Mediator & Arbitrator of Indonesian Financial Industry. Hukum pidana merupakan salah satu bagian dari hukum publik dan salah satu instrumen hukum yang sangat penting […]

  • KPK Buka Peta Gelap Gratifikasi, Bongkar Sektor Rawan Korupsi di Layanan Publik

    KPK Buka Peta Gelap Gratifikasi, Bongkar Sektor Rawan Korupsi di Layanan Publik

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluncurkan Peta Kerawanan Praktik Gratifikasi sebagai senjata baru membongkar kebiasaan korupsi yang selama ini dianggap lumrah di birokrasi. Diluncurkan di Gedung ACLC KPK, Selasa (17/12), peta ini bukan sekadar dokumen teknokratis, melainkan alat telanjang untuk membaca pola risiko, memprediksi titik rawan, dan mengungkap sektor pelayanan publik yang diam-diam menjadi […]

  • Jaksa Agung Lepas Kontingen Gojukai Indonesia ke Jepang! Bawa Semangat, Junjung Martabat Bangsa

    Jaksa Agung Lepas Kontingen Gojukai Indonesia ke Jepang! Bawa Semangat, Junjung Martabat Bangsa

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    JAKARTA – Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Pengurus Besar Karate-Do Gojukai Indonesia, secara resmi melepas kontingen atlet Gojukai Indonesia yang akan bertanding dalam The 8th Karate-Do Gojukai Global Championships Japan 2025. Acara pelepasan berlangsung pada Jumat, 1 Agustus 2025, di Aula Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung RI. Dalam […]

  • Bukan Kejahatan Terencana Antar Remaja! Diusulkan Jalur Restoratif Justice, Aparat Diminta Bijak

    Bukan Kejahatan Terencana Antar Remaja! Diusulkan Jalur Restoratif Justice, Aparat Diminta Bijak

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Kejadian yang dialami 4 pelaku diduga melakukan kekerasan, telah melewati proses kepolisian yang dilimpahkam selanjutnya ke Kejaksaan Negeri Denpasar. Kejadian yang diproses di Kepolisian daerah Bali Resor Kota Denpasar Sektor Denpasar Utara dengan tuduhan 365 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP, tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman bervariasi dari pidana penjara […]

expand_less