Breaking News
light_mode

Ambisi Proyek LNG Korbankan Desa Adat Serangan, DPR RI Janjikan Tinjau Langsung Lokasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA — Prajuru Desa Adat Serangan menunjukkan sikap tegas terhadap rencana pembangunan terminal apung Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) Liquefied Natural Gas (LNG) di pesisir Serangan. Penolakan tersebut disampaikan melalui audiensi dengan Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada Rabu, 8 April 2026.

Dalam forum tersebut, Bandesa Adat Serangan, I Nyoman Gede Pariatha, memaparkan sejumlah keberatan masyarakat terhadap proyek tersebut. Ia menilai proses penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) hingga terbitnya Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup (SKKL) tidak melibatkan masyarakat terdampak secara optimal.

“AMDAL yang keluar itu tidak memperhatikan aspek kehidupan kami, baik sosial kultural maupun sosial ekonomi. Di sana ada kehidupan nelayan yang seharusnya menjadi perhatian utama,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan fasilitas FSRU LNG berpotensi mengganggu ruang hidup masyarakat adat, aktivitas nelayan tradisional, serta titik-titik sakral yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan spiritual masyarakat Serangan.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa masyarakat tidak menolak pembangunan atau investasi. Warga hanya meminta agar lokasi proyek digeser menjauh dari kawasan aktivitas utama masyarakat pesisir.

Perwakilan masyarakat menyebutkan, titik lokasi FSRU yang direncanakan berjarak sekitar 3,5 kilometer dari garis pantai dinilai terlalu dekat. Mereka mengusulkan agar jaraknya diperluas menjadi sekitar 4,8 kilometer guna meminimalisasi dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Keberatan serupa disampaikan perwakilan nelayan Kampung Bugis Serangan, Muhammad Usman. Ia menilai nelayan kecil akan menjadi pihak paling terdampak jika proyek tetap berjalan di lokasi yang direncanakan saat ini.

Menurutnya, keberadaan kapal LNG dan zona pembatas di sekitarnya berpotensi menutup ruang tangkap nelayan tradisional. Selain itu, rencana pemasangan pipa bawah laut juga dikhawatirkan akan mengganggu aktivitas melaut dalam jangka panjang.

“Kami sangat keberatan. Kalau ini terjadi, kami tidak tahu lagi ke mana nelayan kecil akan menyambung hidup,” katanya.

Audiensi tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto. Ia memastikan bahwa pihaknya menerima aspirasi masyarakat dan akan menindaklanjutinya melalui langkah konkret, termasuk kunjungan kerja langsung ke Pulau Serangan.

“Kami menerima aspirasi ini dan akan segera menjadwalkan kunjungan lapangan untuk melihat langsung kondisi di Serangan,” ujarnya.

Sugeng menegaskan, DPR akan menjalankan fungsi pengawasan, legislasi, dan penganggaran secara maksimal dalam merespons persoalan tersebut. Ia juga berkomitmen mendorong solusi yang berpihak pada masyarakat serta menjunjung prinsip transparansi dan keadilan.

Audiensi ini menjadi bagian dari upaya masyarakat adat Serangan untuk memastikan pembangunan yang direncanakan tidak mengorbankan ruang hidup, budaya, dan keberlanjutan ekonomi warga pesisir.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antrean Truk Sampah Mengular di TPA Suwung hingga Arah Serangan

    Antrean Truk Sampah Mengular di TPA Suwung hingga Arah Serangan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    DENPASAR – Antrean truk pengangkut sampah terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, Rabu pagi (4/3). Deretan truk bahkan mengular hingga memasuki akses jalan menuju Desa Serangan. Kondisi ini berdampak pada menumpuknya sampah di sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kota Denpasar karena pengangkutan tidak berjalan maksimal. Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I.B. Alit Wiradana, menjelaskan […]

  • Racun Lebah Madu Terbukti Ampuh Hancurkan Sel Kanker Payudara Agresif

    Racun Lebah Madu Terbukti Ampuh Hancurkan Sel Kanker Payudara Agresif

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Penelitian terbaru dari tim Harry Perkins Institute of Medical Research dan University of Western Australia menemukan bahwa racun lebah madu mampu menghancurkan sel kanker payudara agresif, khususnya tipe triple-negative dan HER2-enriched, yang selama ini sulit diobati. Penelitian yang dipimpin oleh Dr. Ciara Duffy ini menggunakan racun dari 312 lebah madu dan lebah bumble […]

  • Polemik Royalti Lagu Berakhir, DPR dan Pemerintah Sepakat Revisi UU Hak Cipta

    Polemik Royalti Lagu Berakhir, DPR dan Pemerintah Sepakat Revisi UU Hak Cipta

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Ray
    • 5Komentar

    Jakarta – Polemik royalti lagu yang sempat menimbulkan keresahan di masyarakat akhirnya menemukan titik terang. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama pemerintah, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), serta para musisi sepakat mengakhiri kegaduhan melalui langkah konkret berupa revisi Undang-Undang Hak Cipta dan audit sistem penarikan royalti. Kesepakatan tersebut tercapai dalam rapat konsultasi di Kompleks Parlemen, Senayan, […]

  • Australian Consul-General Visits North Bali, Inaugurates #AussieBanget Corner at Undiksha

    Australian Consul-General Visits North Bali, Inaugurates #AussieBanget Corner at Undiksha

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 14Komentar

    Buleleng, Bali — Australia’s Consul-General in Bali, Ms. Jo Stevens, paid an official visit to North Bali on 12–13 January 2026, marking a series of engagements focused on education, community development, and sustainable investment. One of the key highlights of the visit was the inauguration of a new #AussieBanget Corner at Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), […]

  • Komplotan Pencuri Besi Pelindung Jembatan Suramadu Ditangkap, Sudah 21 Kali Beraksi

    Komplotan Pencuri Besi Pelindung Jembatan Suramadu Ditangkap, Sudah 21 Kali Beraksi

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Bangkalan – Aksi pencurian yang menyasar fasilitas vital di Jembatan Suramadu kembali terungkap. Aparat Satpolair Polres Bangkalan berhasil menangkap tujuh pelaku pencurian besi anti karat pelindung tiang pancang jembatan pada Minggu (8/3/2026) dini hari. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 03.00 WIB saat petugas tengah melakukan patroli rutin di perairan sekitar jembatan. Polisi mencurigai sebuah perahu mesin […]

  • Diduga Upah Belum Dibayar, Pembangunan Gedung BGN di Demak Terhenti

    Diduga Upah Belum Dibayar, Pembangunan Gedung BGN di Demak Terhenti

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Demak – Proyek pembangunan Gedung Badan Gizi Nasional (BGN) di Desa Tridonorejo, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, menuai sorotan setelah sejumlah pekerja mengaku belum menerima upah mereka. Gedung tersebut rencananya akan difungsikan sebagai pusat penyediaan makanan bergizi untuk anak-anak sekolah. Kekecewaan para pekerja memuncak lantaran pembayaran yang dijanjikan pihak pengurus berinisial LF tak kunjung terealisasi. Bahkan, […]

expand_less