Breaking News
light_mode

Jaga Bhisama Radius Kesucian Pura Sakenan, KEK Kura-Kura Bali Pasti Rahayu

  • account_circle Admin
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Kura-Kura Bali di Pulau Serangan terus berprogres sebagai proyek strategis pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali. Kawasan yang dikembangkan oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID) ini dirancang menghadirkan marina internasional, pusat pendidikan, fasilitas komersial, hingga ruang terbuka publik yang terintegrasi.

Di tengah geliat pembangunan tersebut, tokoh masyarakat, Anak Agung Gede Aryawan (Gung De), yang juga Sekretaris ARUN Bali, mengingatkan pentingnya menjaga Bhisama Kesucian Pura, khususnya radius kesucian Pura Sakenan.

Kanan yang hendak digali dan konon ceritanya alat beratnya patah dan lengserlah Soeharto kemudian tidak jadi dilanjutkan membikin jembatan.

“Waktu saya kecil dan remaja sering main disini (areal laut Desa Serangan), ” Ucapnya, Selasa 3 Maret 2026.

Menurutnya, proyek sebesar apa pun di Bali wajib menghormati tatanan adat dan spiritual.

“Jika Bhisama radius kesucian pura dijaga dengan sungguh-sungguh, saya yakin proyek KEK Kura-Kura Bali akan berjalan baik dan rahayu,” ujarnya dalam pernyataan kepada awak media.

Bhisama dan Radius Kesucian

Bhisama Kesucian Pura merupakan pedoman adat umat Hindu Bali yang mengatur batas kesucian pura dan ruang di sekitarnya. Aturan ini menjadi rujukan penting dalam pembangunan agar tidak mengganggu nilai sakral, aktivitas upacara, maupun keseimbangan spiritual kawasan.

Sebagai salah satu pura penting di Bali, Pura Sakenan memiliki nilai historis dan religius tinggi bagi masyarakat Serangan dan umat Hindu secara luas. Setiap pengembangan kawasan di sekitarnya dinilai harus memperhatikan ketentuan radius kesucian tersebut.

Cerita Lokal yang Beredar

Di masyarakat Serangan juga beredar cerita turun-temurun yang kerap dikaitkan dengan awal pengembangan kawasan tersebut pada masa lalu. Konon, saat dilakukan penggalian kanal untuk memisahkan wilayah Desa Serangan dan area pengembangan BTID, alat berat yang digunakan sempat patah, dan mereka tidak bisa melanjutkan pengerjaan kanal sampai ke sisi sebelah lainnya arah laut dekat Pura Sakenan.

 Kanal belum terselesaikan.

Sebagian warga kala itu mengaitkannya dengan pertanda spiritual, bahkan dikisahkan bertepatan dengan masa runtuhnya pemerintahan Presiden Soeharto.

Cerita tersebut berkembang sebagai narasi mistik lokal dan menjadi pengingat simbolik bagi sebagian masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik dan kesucian wilayah adat. Namun demikian, kisah itu tidak tercatat dalam dokumen resmi maupun laporan teknis proyek.

Pesan untuk Harmoni

Gung De menegaskan, pesan yang ingin disampaikan bukanlah penolakan terhadap pembangunan, melainkan ajakan untuk selalu mengingat nilai spiritual Bali.

“Dumogi Ida Sesuhunan memargi antar pesan, agar setiap langkah pembangunan tetap menghormati wilayah kesucian. Bali dibangun bukan hanya dengan beton dan investasi, tetapi juga dengan adat dan restu spiritual,” tuturnya.

Ia berharap pengembang, pemerintah, dan masyarakat dapat berjalan beriringan menjaga harmoni.

Dengan begitu, KEK Kura-Kura Bali tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tetap berpijak pada kearifan lokal dan nilai kesucian yang diwariskan leluhur.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rencana Peternakan 500 Ribu Hektare Dinilai Tak Realistis, Ahli Soroti Minimnya Literasi Fiskal

    Rencana Peternakan 500 Ribu Hektare Dinilai Tak Realistis, Ahli Soroti Minimnya Literasi Fiskal

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DENPASAR – Rencana pemerintah membuka 500.000 hektare lahan peternakan sapi untuk mengatasi kelangkaan susu MBG memicu kritik keras dari kalangan ekonomi dan kebijakan publik. Program raksasa yang setara tujuh kali luas Singapura itu dinilai tidak berbasis kajian biaya, tidak memiliki desain arus kas, dan belum didukung peta rantai pasok yang memadai. Para pengamat menilai akar […]

  • Sambut Liburan Sekolah, Ajak Keluarga Menyaksikan “The Light of Bali” di Trans Studio Bali

    Sambut Liburan Sekolah, Ajak Keluarga Menyaksikan “The Light of Bali” di Trans Studio Bali

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    DENPASAR – Menyambut semarak liburan sekolah, Trans Studio Theme Park Bali mempersembahkan sebuah pertunjukan megah bertajuk “The Light of Bali: Harmony of Two Worlds”. Diselenggarakan mulai 23 Juni hingga 15 Juli 2025 di Stage Amphitheatre Zona Culture, pertunjukan ini menjadi destinasi hiburan keluarga yang wajib dikunjungi, terutama bagi para orang tua yang ingin mengajak anak-anak […]

  • Purbaya dan Strategi “Memukul Ekor Ular” Langkah Canggih Politik Prabowo Subianto

    Purbaya dan Strategi “Memukul Ekor Ular” Langkah Canggih Politik Prabowo Subianto

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Oleh: I Made Richy Ardhana Yasa (Ray) Jurnalis    DENPASAR – Di tengah rutinitas pemerintahan yang sering kali tampak datar, muncul satu nama yang mulai mengguncang keseimbangan lama: Purbaya Yudhi Sadewa. Seorang ekonom tenang, birokrat yang jarang tampil di layar kaca, namun dalam beberapa pekan terakhir, namanya mendadak melesat, membawa getaran ke jantung dua institusi […]

  • Agama di KTP, Simbol Iman atau Bentuk Pemaksaan

    Agama di KTP, Simbol Iman atau Bentuk Pemaksaan

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Jakarta, 22 September 2025 – Dalam tiga tahun terakhir, sebanyak 18.963 warga Jawa Tengah memilih mengubah kolom agama di Kartu Tanda Penduduk (KTP) menjadi “Penghayat Kepercayaan”. Fenomena ini memicu perdebatan sengit setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan penolakannya, dengan alasan penghayat kepercayaan tidak memenuhi syarat sebagai agama. Menurut Ketua MUI Bidang Pengkajian, Penelitian, dan Pengembangan, […]

  • Volkswagen ID.Buzz World Tour Singgah di KEK Kura Kura Bali, Simbol Sinergi Inovasi dan Keberlanjutan

    Volkswagen ID.Buzz World Tour Singgah di KEK Kura Kura Bali, Simbol Sinergi Inovasi dan Keberlanjutan

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    BALI — Perjalanan rekor dunia mobil listrik Volkswagen ID.Buzz World Tour yang dikemudikan Rainer Zietlow, pengemudi jarak jauh pemegang rekor dunia, resmi singgah di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali pada Senin (4/11). Persinggahan ini menjadi momentum bersejarah yang menegaskan posisi Bali sebagai ikon pariwisata berkelanjutan sekaligus bagian dari peta global inovasi kendaraan listrik. […]

  • Cerita Mistis Ida Ratu Amerika, Sesuhunan Bali yang Pernah Menjelajah Dunia

    Cerita Mistis Ida Ratu Amerika, Sesuhunan Bali yang Pernah Menjelajah Dunia

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    GIANYAR – Bali dikenal sebagai tanah yang sarat dengan kisah niskala. Di antara berbagai cerita mistis yang hidup dan dipercaya masyarakat, nama Ida Ratu Amerika menjadi salah satu yang paling menarik perhatian. Sesuhunan yang kini distanakan di Puri Ubud, Gianyar, ini diyakini memiliki perjalanan spiritual lintas negara sebelum akhirnya kembali ke tanah Bali. Ida Ratu […]

expand_less