Breaking News
light_mode

Sadhguru: Agama adalah Kepercayaan, Spiritualitas Adalah Pencarian Kebenaran

  • account_circle Admin
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sadhguru Jaggi Vasudev menegaskan perbedaan agama dan spiritualitas: agama bertumpu pada kepercayaan, sedangkan spiritualitas mengajak manusia terus mencari dan memahami kebenaran.

INDIA — Tokoh spiritual India, Sadhguru Jaggi Vasudev, mengajak masyarakat memahami perbedaan mendasar antara spiritualitas dan agama melalui cara pandang yang menempatkan pencarian kebenaran sebagai inti perjalanan manusia. Menurutnya, spiritualitas bukan sekadar menerima suatu ajaran, melainkan proses mencari dan memahami kebenaran secara langsung.

Dalam pandangannya, seseorang yang menempuh jalan spiritual seharusnya memiliki semangat untuk terus mencari, bukan hanya menerima sesuatu sebagai kebenaran karena disampaikan oleh pihak yang dianggap berwenang.

Sadhguru menjelaskan bahwa kepercayaan sering kali terbentuk karena pengaruh otoritas, baik dari lingkungan keluarga, pemuka agama, tokoh yang dihormati, maupun ajaran tertulis yang diwariskan.

“Percaya berarti sesuatu yang tidak kamu ketahui karena suatu otoritas mengatakannya, kamu memercayainya,” ujar Sadhguru dalam pernyataannya mengenai spiritualitas dan kebudayaan India.

Ia menilai, keyakinan yang diterima tanpa melalui proses pencarian berbeda dengan perjalanan spiritual yang mendorong seseorang untuk terus menggali pemahaman.

Menurut Sadhguru, seseorang bisa mempercayai suatu ajaran karena orang tua mengajarkannya sejak kecil, karena disampaikan pemuka agama, atau karena tertulis dalam kitab yang dianggap memiliki kewenangan.

Namun, ia menekankan bahwa sumber suatu pernyataan tidak otomatis menjadikannya sebagai kebenaran. Kebenaran, menurutnya, harus menjadi dasar untuk menilai setiap ajaran, bukan sebaliknya.

“Namun hakikat kebudayaan Timur, kebudayaan Timur menganggap bagi kita tidak ada otoritas. Kebenaranlah satu-satunya otoritas. Otoritas tak pernah menjadi kebenaran,” tegasnya.

Spiritualitas Mengajak Manusia Terus Menjadi Pencari

Sadhguru memandang semangat mencari sebagai salah satu unsur penting dalam tradisi spiritual India. Dalam pendekatan tersebut, manusia tidak berhenti pada penerimaan suatu keyakinan, tetapi terus berusaha memahami hakikat kehidupan melalui proses pencarian.

Ia menggambarkan perbedaan itu melalui dua istilah, yakni seeker atau pencari dan believer atau pemercaya. Seorang pencari adalah orang yang masih berusaha menemukan pemahaman, sedangkan pemercaya menerima sesuatu sebagai keyakinan.

“Kalau kamu berada di jalan spiritual, kami menyebutmu seorang pencari. Kalau kamu menganut suatu agama, kami menyebutmu pemercaya,” katanya.

Pernyataan tersebut menyoroti pentingnya sikap terbuka dalam perjalanan spiritual. Seseorang tidak semestinya berhenti bertanya hanya karena suatu pandangan berasal dari tokoh yang dihormati atau tradisi yang telah berlangsung lama.

Pandangan Sadhguru mengenai hubungan antara otoritas dan kebenaran juga tercermin dalam materi yang dipublikasikan melalui situs resmi Isha Foundation. Dalam salah satu pesannya, ia menegaskan prinsip bahwa kebenaran merupakan satu-satunya otoritas, bukan sebaliknya.

Bagi Sadhguru, esensi mistisisme dan spiritualitas Timur terletak pada kesediaan manusia untuk terus mencari, mengeksplorasi, dan memperdalam pemahaman, alih-alih sekadar menerima suatu pandangan tanpa proses pencarian.

“Bahwa kamu selalu seorang pencari, bukan seorang pemercaya,” tutupnya.

Pesan tersebut menggarisbawahi pentingnya menempatkan pencarian kebenaran sebagai proses yang terus berlangsung. Spiritualitas, dalam perspektif yang disampaikan Sadhguru, bukan semata-mata tentang apa yang dipercayai seseorang, tetapi juga tentang kesediaannya untuk terus mencari pemahaman yang lebih mendalam.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imigrasi Ngurah Rai Deportasi 17 WNA, 10 Langgar Izin Tinggal dan Ketertiban Umum

    Imigrasi Ngurah Rai Deportasi 17 WNA, 10 Langgar Izin Tinggal dan Ketertiban Umum

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Ray
    • 4Komentar

    Penindakan dilakukan sepanjang 8–18 September 2026 setelah patroli keimigrasian menemukan pelanggaran, mulai dari dugaan tindakan asusila, penyalahgunaan izin tinggal hingga overstay lebih dari 60 hari. BADUNG — Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai mendeportasi 17 warga negara asing (WNA) sepanjang 8 hingga 18 September 2026. Penindakan tersebut dilakukan setelah jajaran Imigrasi Ngurah Rai […]

  • Rayakan Natal Hangat Bernuansa Rumah di FOX Jimbaran Beach Bali Lewat “Home for Christmas”

    Rayakan Natal Hangat Bernuansa Rumah di FOX Jimbaran Beach Bali Lewat “Home for Christmas”

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    Badung – Menyambut Hari Raya Natal 2025, FOX Jimbaran Beach Bali menghadirkan perayaan istimewa bertajuk “Home for Christmas”, sebuah makan malam Natal yang dirancang untuk membangkitkan kehangatan, kebersamaan, dan rasa pulang ke rumah. Acara ini akan digelar pada Kamis, 25 Desember 2025, pukul 19.00–22.00 WITA di Baresto Jimbaran, kawasan FOX Jimbaran Beach Bali. Mengusung konsep […]

  • Serap Aspirasi Anak Muda, Tutik Kusuma Wardhani Dukung Turnamen Bola Voli di Desa Seraya

    Serap Aspirasi Anak Muda, Tutik Kusuma Wardhani Dukung Turnamen Bola Voli di Desa Seraya

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Budi Susilawarsa
    • 3Komentar

    Tutik Kusuma Wardhani menyerahkan peralatan olahraga dan mendorong generasi muda Desa Seraya menjadikan olahraga sebagai wadah membangun kesehatan, prestasi, dan kualitas SDM. KARANGASEM – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Tutik Kusuma Wardhani, SE., MM., M.Kes., terus menunjukkan kedekatannya dengan generasi muda. Hal itu terlihat saat dirinya berbaur bersama kaum milenial dalam […]

  • Polemik Bonnie Blue Mereda diduga Penyalahgunaan izin tinggal 

    Polemik Bonnie Blue Mereda diduga Penyalahgunaan izin tinggal 

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Denpasar – Drama kasus yang menyeret kreator konten dewasa asal Inggris, Bonnie Blue alias Tia Emma Billinger (26), akhirnya mereda setelah penyelidikan intensif Polres Badung dan Kantor Imigrasi Ngurah Rai memastikan tidak ada unsur pornografi dalam aktivitasnya selama berada di Bali. Kapolres Badung AKBP M. Arif Batubara menyatakan seluruh materi yang sempat viral telah diperiksa […]

  • Indonesia-AS Sepakati Tarif Resiprokal 19%, Peluang Ekspor Terbuka, Industri Diminta Waspada

    Indonesia-AS Sepakati Tarif Resiprokal 19%, Peluang Ekspor Terbuka, Industri Diminta Waspada

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    JAKARTA — Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat menyepakati penurunan tarif resiprokal atas produk Indonesia yang masuk ke pasar AS menjadi 19%, dari sebelumnya 32%. Sebagai imbal balik, Indonesia menghapus lebih dari 99% hambatan tarif bagi produk asal AS di berbagai sektor. Kesepakatan ini diteken oleh Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dan Perwakilan Dagang AS Jamieson […]

  • Mau Terbangkan Apa? Kipas Angin Kopdes Rp1,8 Triliun 

    Mau Terbangkan Apa? Kipas Angin Kopdes Rp1,8 Triliun 

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DPR Pertanyakan Anggaran Fantastis, Menkop Tegaskan Pengadaan Bukan Kewenangan Kementerian JAKARTA – Isu dugaan pengadaan 1,8 juta unit kipas angin dengan nilai mencapai Rp1,8 triliun untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi sorotan dalam rapat kerja Komisi VI DPR RI bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono. Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam meminta pemerintah […]

expand_less