Breaking News
light_mode

Pertamina Siapkan 5.000 Liter Pertalite Kemasan per Hari untuk Urai Antrean BBM di Bali

  • account_circle Admin
  • calendar_month 21 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Distribusi perdana dimulai dari SPBU Jalan Diponegoro–Sanggaran, Denpasar, dengan kemasan 1, 3, dan 20 liter. Pembelian diprioritaskan bagi pengendara sepeda motor tanpa kewajiban menggunakan barcode.

DENPASAR – Pertamina menyiapkan skema distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dalam kemasan untuk membantu mengurai antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali. Melalui skema tersebut, sebanyak 5.000 liter Pertalite dialokasikan setiap hari dari stok Depo Pertamina Sanggaran, Denpasar.

Informasi ini diperoleh berdasarkan laporan hasil koordinasi tim Unit 2 dengan pihak Pertamina di Denpasar dan Depo Pertamina Sanggaran pada Jumat (16/10/2026). Dalam koordinasi tersebut, tim diterima Ferry Pasalini, yang disebut menjabat Region Manager Retail Sales Jatimbalinus.

Berdasarkan laporan itu, distribusi Pertalite kemasan mulai dilakukan pada hari ini untuk mempercepat pelayanan kepada konsumen di tengah antrean BBM. SPBU 54.801.48 di Jalan Diponegoro, kawasan Sanggaran, menjadi lokasi pertama yang menerima pasokan tersebut.

Pada tahap awal, sebanyak 200 kemasan disiapkan untuk melayani konsumen. Jika persediaan di SPBU tersebut habis, pasokan berikutnya akan diambil kembali dari Depo Pertamina Sanggaran.

Pertalite akan disediakan dalam tiga pilihan ukuran, yakni 1 liter, 3 liter, dan 20 liter. Kemasan berukuran besar diperuntukkan bagi kebutuhan kendaraan roda empat, dengan batas pembelian yang disesuaikan berdasarkan jenis kendaraan.

Dalam mekanisme pelayanan yang dilaporkan, kendaraan konsumen diarahkan menuju stan khusus BBM kemasan. Petugas kemudian membuka kemasan dan menuangkan Pertalite langsung ke tangki kendaraan. Dengan demikian, botol atau wadah yang digunakan tetap dikelola petugas dan tidak dibawa pulang oleh konsumen.

Untuk sepeda motor, pembelian dibatasi maksimal 3 liter, sedangkan mobil maksimal 20 liter. Pelayanan akan memprioritaskan pengendara sepeda motor agar distribusi dapat menjangkau lebih banyak konsumen yang membutuhkan BBM.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam skema ini adalah mekanisme pembelian. Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, konsumen dapat membeli Pertalite kemasan tanpa menggunakan barcode.

Pengangkutan BBM kemasan menuju SPBU akan menggunakan empat unit mobil pikap milik Pertamina. Setiap kendaraan dilaporkan memiliki kapasitas angkut maksimal 500 kemasan. Kendaraan tersebut juga direncanakan melayani konsumen secara langsung di lokasi SPBU sesuai mekanisme antrean yang berlaku.

Meski demikian, jumlah kemasan yang dapat diangkut perlu dibedakan dari volume BBM yang didistribusikan. Pertamina disebut mengalokasikan 5.000 liter per hari dari stok Depo Sanggaran, sedangkan kapasitas angkut dalam satuan kemasan bergantung pada ukuran wadah yang dibawa.

Delapan SPBU Masuk Daftar Persiapan Tambahan Kemasan

Selain SPBU Jalan Diponegoro–Sanggaran, terdapat delapan SPBU lain yang tercantum dalam laporan sebagai lokasi persiapan tambahan jeriken atau wadah BBM kemasan. Persiapan tersebut dijadwalkan pada Sabtu (17/10/2026) pukul 10.00 WITA, dengan jumlah awal minimal 100 wadah berkapasitas 2 atau 3 liter.

Delapan SPBU yang tercantum dalam daftar tersebut adalah:

SPBU 5480152 – Padma.

SPBU 5480157 – Nangka Utara.

SPBU 5480111 – Kesiman.

SPBU 5480123 – Trenggana.

SPBU 5180130 – Hayam Wuruk.

SPBU 5480112 – Antasura.

SPBU 5480115 – Renon.

SPBU 5480121 – Imam Bonjol.

Namun, daftar tersebut masih merupakan informasi persiapan penambahan wadah. Penetapan SPBU penerima pasokan BBM kemasan berikutnya disebut masih menunggu pertimbangan Pertamina, dengan memperhatikan kedekatan lokasi terhadap depo dan kebutuhan pasokan masing-masing SPBU.

Skema distribusi Pertalite kemasan ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya mempercepat pelayanan dan mengurangi kepadatan antrean kendaraan. Efektivitasnya akan bergantung pada kelancaran pasokan, kesiapan petugas, serta pelaksanaan distribusi di setiap SPBU.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tergerak Hati Nurani, Ketut Sudiarsa Bagikan 1.000 Nasi Bungkus dan Air Mineral untuk Warga yang Antre BBM

    Tergerak Hati Nurani, Ketut Sudiarsa Bagikan 1.000 Nasi Bungkus dan Air Mineral untuk Warga yang Antre BBM

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    Ketut Sudiarsa turun langsung ke kawasan Renon, Denpasar, membagikan 1.000 nasi bungkus dan 30 dus air mineral untuk membantu warga yang kelelahan mengantre BBM di tengah cuaca panas. Ia berharap pemerintah segera mengatasi kendala distribusi agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal. DENPASAR – Hati nurani bicara, seorang tokoh Pariwisata Bali Ketut Sudiarsa SE, SH, MH., […]

  • Bimba Rainbow Taman Giri Adakan Gelar Karya Lihat Kebunku, Michelle Natasha: Anak – anak Seperti Bunga yang Tumbuh

    Bimba Rainbow Taman Giri Adakan Gelar Karya Lihat Kebunku, Michelle Natasha: Anak – anak Seperti Bunga yang Tumbuh

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Ray
    • 47Komentar

    BADUNG – Bimba Rainbow Taman Giri mengadakan gelar karya dengan tema Lihat Kebunku, sebuah pentas seni dari anak-anak Bimba Rainbow Taman Giri yang letaknya Jalan Taman Giri Gang Mawar I Nomor 5, Lingkungan Mumbul, Badung, Bali, tersebut secara khusus diperuntukkan bagi anak usia 3 hingga 6 tahun. Pentas seni yang menarik hati ini diadakan di […]

  • Budaya Veda yang Menjiwai Tradisi Hindu, Jejaknya hingga Yoga Masih Hidup

    Budaya Veda yang Menjiwai Tradisi Hindu, Jejaknya hingga Yoga Masih Hidup

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Warisan budaya India memiliki banyak tradisi yang tampak dekat dengan praktik Hindu, mulai dari tradisi Veda, bahasa Sanskerta, yoga, Ramayana, hingga ritual dan festival keagamaan. NEW DELHI — Kebudayaan India kerap dianggap identik dengan Hindu karena banyak tradisi, simbol, kesenian, filsafat, hingga praktik spiritual di India memiliki akar sejarah yang berkaitan dengan tradisi Hindu. Namun, […]

  • Megawati Sempat Ingatkan Jokowi, Whoosh Tidak Urgensi Ketimbang Pangan dan Pupuk

    Megawati Sempat Ingatkan Jokowi, Whoosh Tidak Urgensi Ketimbang Pangan dan Pupuk

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto kembali menyinggung polemik utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh. Ia mengungkapkan bahwa Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, sejak awal telah mempertanyakan urgensi pembangunan proyek tersebut. Hasto mengatakan, Megawati berulang kali menekankan agar pemerintah lebih memprioritaskan kebutuhan rakyat, seperti sektor pendidikan, pembangunan […]

  • China Mendesak Venezuela Segera Melunasi Utang Miliaran Dolar dari Perjanjian Pinjaman Minyak

    China Mendesak Venezuela Segera Melunasi Utang Miliaran Dolar dari Perjanjian Pinjaman Minyak

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 16Komentar

    Beijing, 21 Januari 2026 — Pemerintah China secara resmi meningkatkan tekanan kepada Venezuela untuk segera menyelesaikan kewajiban utang miliaran dolar yang berasal dari sejumlah pinjaman yang diberikan selama era kepemimpinan Hugo Chávez. Ketegasan Beijing muncul di tengah dinamika politik dan ekonomi yang semakin kompleks di Amerika Latin akibat intervensi militer Amerika Serikat dan perubahan kepemimpinan […]

  • Tim Transformasi Bentukan Kapolri Ditolak Presiden, Wilson Lalengke: Semestinya Listyo Mundur Saja

    Tim Transformasi Bentukan Kapolri Ditolak Presiden, Wilson Lalengke: Semestinya Listyo Mundur Saja

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 9Komentar

    Jakarta – Gelombang kritik muncul menyusul pembentukan tim transformasi oleh Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang kabarnya ditolak Presiden Prabowo Subianto. Di antara kritikus kinerja Polri yang paling vokal adalah Wilson Lalengke, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), yang secara terbuka menyerukan pengunduran diri Listyo Sigit Prabowo. Dalam pernyataan tegasnya, alumni PPRA-48 Lemhannas […]

expand_less