Breaking News
light_mode

Savate Tabanan Perluas Pembinaan Atlet Muda, Bidik Tampil di Porprov Bali 2027

  • account_circle Ngurah Wisnawa
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN – Cabang olahraga bela diri Savate terus memperkuat pembinaan atlet di Kabupaten Tabanan melalui program latihan bersama dan sosialisasi yang menyasar kalangan pelajar.

Kegiatan yang berlangsung di GOR Debes Tabanan, Selasa (30/6), menjadi langkah awal memperkenalkan olahraga asal Prancis tersebut kepada siswa SD, SMP, hingga SMA sekaligus menjaring bibit-bibit atlet potensial.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari KONI Bali, KONI Tabanan, Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Tabanan, serta jajaran pengurus Federasi Savate Indonesia dari berbagai kabupaten/kota di Bali.

Turut hadir Wakil Ketua Umum I KONI Bali Maryoto Subekti, Sekretaris Umum KONI Bali I Ketut Jagra Sunu, Kepala Bidang Binpres KONI Bali Agung Bagus Tri Candra Arka, Sekretaris Umum Savate Bali Deva Putra, Ketua KONI Tabanan I Made Nurbawa, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Tabanan.

Sekretaris Umum KONI Bali, I Ketut Jagra Sunu, mengapresiasi perkembangan Savate di Pulau Dewata yang dinilai menunjukkan kemajuan signifikan. Meski secara administratif masih menunggu pengesahan sebagai anggota KONI Bali, ia memastikan proses tersebut tinggal menunggu keputusan dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Bali.

“Secara prinsip Savate sudah kami setujui menjadi anggota KONI Bali. Harapan kami tahun ini bisa resmi disahkan sehingga pada Porprov Bali 2027 Savate dapat dipertandingkan sebagai cabang olahraga ekshibisi,” ujarnya.

Menurut Jagra, perkembangan prestasi Savate Bali juga semakin menggembirakan. Atlet-atlet Bali telah mengikuti Kejuaraan Nasional sejak 2025 dan Bali dipercaya menjadi tuan rumah Kejurnas Savate yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.

Sementara itu, Sekretaris Umum Savate Provinsi Bali, Deva Putra, menjelaskan organisasi Savate kini telah terbentuk di seluruh sembilan kabupaten/kota di Bali. Masing-masing pengurus daerah aktif menggelar pembinaan, kejuaraan, dan sosialisasi kepada masyarakat.

Ia menerangkan, dalam olahraga Savate terdapat tiga nomor pertandingan, yakni body contact, point fighting, dan seni tongkat. Cabang olahraga ini juga terbuka bagi peserta mulai usia tujuh tahun hingga dewasa dengan pembagian kategori berdasarkan usia dan berat badan.

Ketua Pengkab Savate Tabanan, Romanica Anggela Intanisari, mengatakan pihaknya akan mengintensifkan sosialisasi melalui latihan bersama, kunjungan ke sekolah maupun kecamatan, serta kegiatan sosial sebagai bagian dari pengenalan olahraga kepada masyarakat.

“Kami ingin memperkenalkan Savate lebih luas melalui latihan bersama, kemudian turun langsung ke beberapa kecamatan. Selain itu kami juga akan mengadakan kegiatan sosial seperti aksi bersih-bersih pantai dan area umum serta memanfaatkan media sosial untuk memperluas sosialisasi,” katanya.

Saat ini, Savate Tabanan telah membina sekitar tujuh atlet senior dan lima atlet usia dini berusia 8 hingga 12 tahun. Pengurus membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin bergabung dan mengembangkan kemampuan di cabang olahraga bela diri tersebut.

Menurut Anggela, pembinaan yang dilakukan tidak semata-mata mengejar prestasi olahraga, tetapi juga membentuk karakter generasi muda.

“Kami ingin melahirkan atlet yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki etika, disiplin, dan karakter yang baik sehingga mampu mengharumkan nama Tabanan, Bali, bahkan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Umum Savate Tabanan, I Nyoman Duantara. Ia menilai keberhasilan pembinaan atlet harus ditopang tata kelola organisasi yang profesional agar prestasi dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Prestasi harus berjalan seiring dengan manajemen organisasi yang baik. Karena itu kami terus melakukan pembinaan, sosialisasi, serta merangkul atlet-atlet potensial agar memiliki kesempatan berkembang hingga mencapai prestasi yang lebih tinggi,” tegasnya.

Melalui berbagai program pembinaan dan sosialisasi yang berkesinambungan, Savate Tabanan optimistis mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi sekaligus memperkuat eksistensi cabang olahraga tersebut di Bali, seiring target tampil sebagai cabang ekshibisi pada Porprov Bali 2027.

Ngurah Wisnawa

Penulis

Jadilah Terang Di Hati dan Di Jiwa. SehatBugarWaras

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SIM Digital Korlantas Permudah Masyarakat, Urus dan Perpanjang SIM Kini Bisa dari Rumah

    SIM Digital Korlantas Permudah Masyarakat, Urus dan Perpanjang SIM Kini Bisa dari Rumah

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    JAKARTA — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus memperkuat transformasi digital pelayanan publik melalui layanan SINAR (SIM Nasional Presisi) dan SIM Digital yang kini dapat diakses langsung melalui aplikasi Digital Korlantas Polri. Inovasi ini memungkinkan masyarakat melakukan pendaftaran, ujian teori, hingga perpanjangan SIM secara daring tanpa harus mengantre di kantor pelayanan. Melalui layanan SINAR, masyarakat […]

  • Korban Agen Nakal di Indonesia Siap Tempuh Jalur Hukum

    Korban Agen Nakal di Indonesia Siap Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 6Komentar

    Bali – Sejumlah korban dari seorang agen nakal yang diduga terlibat dalam praktik penipuan di Indonesia menyatakan siap menempuh jalur hukum untuk memperjuangkan hak mereka. Dalam sebuah pertemuan daring (Zoom Meeting), para korban memaparkan kronologi kasus serta besarnya kerugian finansial yang mereka alami akibat ulah agen tersebut. Wakil Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) FKPPI Bali, […]

  • Posko THR–BHR 2026 Dibuka, Aliansi HAPERA Bali Perluas Advokasi hingga Ojol dan Pekerja Informal

    Posko THR–BHR 2026 Dibuka, Aliansi HAPERA Bali Perluas Advokasi hingga Ojol dan Pekerja Informal

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 7Komentar

    DENPASAR – Aliansi Hak Pekerja Sejahtera (HAPERA) Bali membuka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) dan Bantuan Hari Raya (BHR) Nyepi serta Idul Fitri 2026. Posko ini disiapkan sebagai ruang advokasi bagi pekerja yang mengalami pelanggaran hak, sekaligus memperluas jangkauan pengaduan hingga pekerja sektor informal seperti pengemudi dan kurir online. Posko yang mulai dibuka pada […]

  • Island Bazaar Resmi Hadir di KEK Kura Kura Bali, Perpaduan Kreativitas Lokal dan Pelestarian Budaya

    Island Bazaar Resmi Hadir di KEK Kura Kura Bali, Perpaduan Kreativitas Lokal dan Pelestarian Budaya

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Denpasar, Bali – Island Bazaar resmi digelar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali pada 27–28 Februari 2026. Mengusung konsep sunset market, ajang ini menghadirkan ruang temu bagi pelaku usaha lokal, pegiat seni, dan masyarakat dalam suasana senja yang hangat dan inspiratif di Kampus United in Diversity (UID), Pulau Serangan. Selama dua hari penyelenggaraan, […]

  • Trik Negosiasi Kecil yang Berdampak Besar

    Trik Negosiasi Kecil yang Berdampak Besar

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 5Komentar

    JAKARTA — Negosiasi sering dianggap sebagai arena pertarungan kata dan strategi yang rumit. Namun, menurut praktisi komunikasi bisnis dan negosiator profesional, Arief Pranoto, justru ada trik-trik kecil yang mampu memberikan dampak besar. “Banyak orang berpikir negosiasi itu soal siapa yang lebih keras menekan. Padahal, kuncinya ada pada persiapan, empati, dan taktik kecil yang sering diremehkan,” […]

  • Limbad Dikira Syaiton oleh Petugas Imigrasi Arab Saudi, Ternyata Cuma Terlalu Estetik

    Limbad Dikira Syaiton oleh Petugas Imigrasi Arab Saudi, Ternyata Cuma Terlalu Estetik

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Ray
    • 11Komentar

    JEDDAH – Momen umrah Master Limbad baru-baru ini nyaris berubah menjadi drama lintas budaya. Sosok pesulap eksentrik asal Indonesia itu sempat ditahan oleh petugas imigrasi di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, karena dianggap mencurigakan. Alasannya? Penampilannya dianggap terlalu menyeramkan. Setibanya di bandara, aura misterius Limbad yang dikenal dengan gaya wajah datar, rambut panjang […]

expand_less