Breaking News
light_mode

Edukasi ASF di Bangli, Benteng Awal Selamatkan Peternak Babi dari Wabah Mematikan

  • account_circle Ray
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANGLI – Ancaman African Swine Fever (ASF) yang terus menghantui peternak babi mendorong Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Warmadewa turun langsung ke lapangan. Pada Sabtu, 15 November 2025, tim dosen FKIK Unwar menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Banjar Dinas Tambahan Kelod, Desa Tambahan, Bangli, dengan fokus utama edukasi pencegahan ASF—penyakit virus mematikan yang dapat memusnahkan populasi babi hingga 100 persen.

Kegiatan ini melibatkan tim dosen FKIK Unwar yang terdiri atas AA Dewi Megawati, S.Si., M.Biomed., Ph.D, Dr. AA Gede Indraningrat, S.Si., MSc, dan Dr. Dra. Sang Ayu Made Putri Suryani, M.Si. Mereka berkolaborasi dengan narasumber ahli dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, drh. Tri Komala Sari, MSc., Ph.D, untuk memberikan pemahaman ilmiah sekaligus aplikatif kepada para peternak babi setempat.

Dalam pemaparannya, drh. Tri Komala Sari menegaskan bahwa ASF merupakan penyakit virus yang tidak menular ke manusia, namun sangat mematikan bagi babi, baik ternak maupun babi hutan.

Virus ini menyebar sangat cepat melalui kontak langsung, peralatan kandang, pakan sisa dapur yang tidak diolah dengan benar, hingga vektor seperti tikus dan lalat. “Sekali masuk kandang, ASF bisa menghabisi seluruh populasi dalam waktu singkat. Karena vaksin yang efektif belum tersedia untuk semua strain, pencegahan adalah satu-satunya benteng,” tegasnya.

Edukasi difokuskan pada pengenalan gejala ASF—mulai dari demam tinggi, lesu, penurunan nafsu makan, perubahan warna kulit, diare berdarah, hingga kematian mendadak—serta penerapan Kiatvetindo ASF, strategi kesiapsiagaan nasional berbasis biosekuriti, karantina ternak baru, pembatasan pergerakan babi, dan eliminasi ternak terinfeksi.

Pendekatan ini juga menegaskan pentingnya perspektif One Health, mengingat dampak ASF bukan hanya pada kesehatan hewan, tetapi juga ekonomi peternak, ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan yang diawali dengan sambutan Kelihan Banjar Dinas Tambahan Kelod, I Kadek Mustika, ini dilengkapi dengan pretest dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peternak. Sebagai bentuk dukungan nyata, tim PkM menyerahkan 10 sak pakan babi kepada peternak setempat guna membantu menjaga kondisi ternak selama masa pencegahan.

Dalam kesannya, I Kadek Mustika menyampaikan apresiasi atas pendampingan langsung yang dinilai sangat relevan dengan kondisi lapangan. “Edukasi seperti ini penting agar peternak tidak hanya tahu bahaya ASF, tetapi juga paham langkah konkret untuk melindungi ternaknya,” ujarnya.

 

Melalui program pendampingan yang dirancang berkelanjutan, FKIK Universitas Warmadewa berharap pengetahuan dan keterampilan biosekuriti peternak meningkat, angka kematian babi akibat ASF dapat ditekan, serta peternakan rakyat di Bangli menjadi lebih bersih, sehat, dan produktif. Di tengah ancaman wabah yang belum sepenuhnya terkendali, edukasi lapangan menjadi garis pertahanan pertama untuk menyelamatkan ekonomi peternak babi Bali.

Editor – Ray

Ray

Penulis

Jurnalis! Ajang silahturahmi dengan segala elemen.

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesaksian di PN Gianyar Ungkap Jejak Lama Tanah Subak Petulu, ARUN Soroti Praktik Kotor Gunakan Pajak Untuk Klaim SHM

    Kesaksian di PN Gianyar Ungkap Jejak Lama Tanah Subak Petulu, ARUN Soroti Praktik Kotor Gunakan Pajak Untuk Klaim SHM

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Ray
    • 1756Komentar

    GIANYAR – Sidang perkara sengketa tanah di kawasan Subak Petulu Andong kembali bergulir di Pengadilan Negeri Gianyar, Senin (15/12/2025). Agenda pemeriksaan saksi justru membuka tabir lama penguasaan lahan yang kini disengketakan, sekaligus memunculkan tudingan serius soal praktik mafia tanah yang dinilai merugikan masyarakat kecil. Dalam persidangan tersebut, majelis hakim mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan pihak […]

  • Bawahan Prabowo Pakai Mercedes-Maybach GLS 600 Berpelat Merah, Publik Soroti Transparansi Penggunaan Kendaraan Dinas

    Bawahan Prabowo Pakai Mercedes-Maybach GLS 600 Berpelat Merah, Publik Soroti Transparansi Penggunaan Kendaraan Dinas

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    JAKARTA – Sebuah foto yang memperlihatkan sport utility vehicle (SUV) mewah Mercedes-Maybach GLS 600 menggunakan pelat nomor dinas berwarna merah viral di media sosial dan memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Unggahan yang pertama kali beredar melalui platform Threads itu dengan cepat menyebar ke berbagai media sosial dan menjadi perbincangan publik. Foto tersebut diunggah oleh akun […]

  • Prabowo Siaga El Nino, Perintahkan Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Nasional

    Prabowo Siaga El Nino, Perintahkan Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Nasional

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Presiden Instruksikan Penguatan Ketahanan Air, Pangan, dan Teknologi Pemadam Karhutla JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman musim kemarau yang diperkirakan berlangsung bersamaan dengan fenomena El Nino berkekuatan kuat pada 2026. Arahan tersebut disampaikan saat memimpin rapat terbatas bersama jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa […]

  • Tiongkok Kembangkan “Padi Air Laut”, Solusi Baru Hadapi Krisis Pangan Global

    Tiongkok Kembangkan “Padi Air Laut”, Solusi Baru Hadapi Krisis Pangan Global

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 14Komentar

    BEIJING – Para peneliti Tiongkok berhasil mencetak terobosan besar di bidang pertanian dengan mengembangkan varietas baru yang dijuluki “padi air laut”, yaitu padi yang mampu tumbuh di tanah asin dan berpotensi memberi makan ratusan juta orang pada akhir dekade ini. Gagasan ini pertama kali dicetuskan oleh Yuan Longping, sosok yang dikenal sebagai “Bapak Padi Hibrida” […]

  • Misteri Patung Dwarapala, Penjaga Gerbang yang Sarat Makna Spiritual dan Simbol Kekuasaan

    Misteri Patung Dwarapala, Penjaga Gerbang yang Sarat Makna Spiritual dan Simbol Kekuasaan

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    DENPASAR, 28 Juni 2025 — Patung berwujud raksasa bersenjata gada yang kerap ditemui di pintu gerbang candi, pura, atau bangunan kuno di Nusantara dikenal dengan nama Dwarapala. Lebih dari sekadar ornamen atau hiasan, Dwarapala memegang fungsi simbolik sebagai penjaga sakral terhadap tempat suci, sekaligus perlambang batas antara dunia profan dan spiritual. Dalam kepercayaan Hindu-Buddha yang […]

  • Prabowo: Jangan Keluhkan Beras Mahal, Petani Harus Hidup Sejahtera

    Prabowo: Jangan Keluhkan Beras Mahal, Petani Harus Hidup Sejahtera

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    Panen Raya Serentak di 43 Titik Jadi Penegasan Komitmen Pemerintah Mewujudkan Swasembada Pangan Nasional MALANG – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa kesejahteraan petani harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan sektor pertanian nasional. Menurutnya, petani merupakan ujung tombak ketahanan pangan sehingga sudah sepatutnya memperoleh penghasilan yang layak. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Panen Raya […]

expand_less