Monarch Bali Gelar BRIGHTNESS 2026, 3.435 Mahasiswa Baru Dipersiapkan Menuju Karier Hospitality Internasional
- account_circle Ray
- calendar_month 12 jam yang lalu
- print Cetak

Monarch Bali resmi membuka peserta didik baru (New Brighters), di Aston Denpasar Hotel & Convention Center, Senin (6/7/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR – LPK Monarch Bali resmi membuka program Bright Hospitality Awareness (BRIGHTNESS) Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 sebagai langkah awal membentuk karakter dan kompetensi mahasiswa baru sebelum memasuki industri parhotelan dan pariwisata. Program yang mengusung tema “Global Career Strength” ini dilaksanakan serentak di lima kabupaten di Bali dengan total 3.435 peserta didik baru (New Brighters).

Sebanyak 1.043 peserta didik baru atau New Brighter Monarch Bali Dalung mengikuti pembukaan Bright Hospitality Awareness (BRIGHTNESS) 2026.
Khusus di Kampus Monarch Bali Dalung, kegiatan pembukaan berlangsung di Aston Denpasar Hotel & Convention Center, Senin (6/7/2026), dan diikuti lebih dari seribu mahasiswa baru yang akan menjalani rangkaian orientasi selama lima hari.
Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Monarch Bali, dilanjutkan sambutan Ketua Yayasan Widhi Sastra Nugraha, I Nengah Yasa Adi Susanto, S.H., M.H., Direktur Monarch Bali Dalung I Putu Rucita, S.E., M.M., serta Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung Drs. A.A. Ngurah Rai Yuda Darma, M.A.P.
Sebagai simbol dimulainya BRIGHTNESS 2026, dilakukan penyematan name tag kepada perwakilan mahasiswa baru dan pemukulan gong sebagai tanda dimulainya proses pembentukan karakter dan budaya hospitality.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Widhi Sastra Nugraha, I Nengah Yasa Adi Susanto, menegaskan bahwa BRIGHTNESS bukan sekadar kegiatan orientasi, melainkan program integrasi yang dirancang untuk membangun identitas, karakter, dan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja.
“BRIGHT Hospitality Awareness menjadi fondasi bagi peserta didik untuk memahami nilai-nilai hospitality, membangun soft skills, serta menumbuhkan budaya pelayanan yang menjadi kebutuhan utama industri pariwisata global,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama lima hari pertama peserta akan mengikuti program 5 Days Self Identity yang kemudian dilanjutkan dengan pengembangan diri melalui Self Growth, Psychology of Intrapersonal, dan Self Intention guna memperkuat karakter serta kemampuan interpersonal.

Ketua Yayasan Widhi Sastra Nugraha, I Nengah Yasa Adi Susanto.
Menurutnya, tema Global Career Strength menjadi arah baru Monarch Bali dalam mencetak lulusan yang memiliki global mindset, kompetensi berstandar internasional, serta jaringan profesional yang luas sehingga mampu bersaing di pasar kerja dunia.
“Melalui Academic Excellence Program, kami mengembangkan outcome-based training yang menitikberatkan pada kompetensi, jiwa kewirausahaan, dan budaya kerja profesional,” katanya.

Ia menambahkan, seluruh mahasiswa nantinya akan memperoleh sertifikasi kompetensi dari BNSP melalui uji kompetensi, serta memperoleh kesempatan mengikuti program internship internasional, penempatan kerja luar negeri, hingga studi lanjutan melalui jaringan kemitraan global yang dimiliki Monarch Bali.
Program tersebut, lanjutnya, sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui tiga pilar utama, yakni melatih, mensertifikasi, dan menempatkan tenaga kerja.

Sementara itu, Direktur Monarch Bali Dalung, I Putu Rucita, menegaskan komitmen institusinya dalam memperkuat kualitas pendidikan vokasi melalui pengembangan kurikulum berbasis industri, peningkatan kompetensi instruktur, penyediaan fasilitas pembelajaran modern, sertifikasi profesi, hingga perluasan jaringan kerja sama dengan industri hospitality nasional maupun internasional.
Mahasiswa juga memperoleh kesempatan mengikuti On the Job Training (OJT) di hotel berbintang, Global Internship Program, sertifikasi profesi melalui LSP P1 Monarch Bali, serta akses penempatan kerja melalui jaringan industri di dalam maupun luar negeri.

Direktur Monarch Bali Dalung, I Putu Rucita.
“Kami ingin melahirkan lulusan yang siap bekerja, profesional, memiliki daya saing internasional, dan mampu menjawab kebutuhan industri hospitality global,” ujar Rucita.
Rangkaian pembukaan BRIGHTNESS 2026 juga diisi Bright Talk Show bertajuk “Your Passport to A Global Tourism Career” yang menghadirkan praktisi industri, asosiasi profesi, serta mitra penempatan kerja internasional.
Melalui forum tersebut, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai tren industri pariwisata dunia, peluang karier internasional, hingga kompetensi yang dibutuhkan agar mampu bersaing secara global.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung, Drs. A.A. Ngurah Rai Yuda Darma.
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung, Drs. A.A. Ngurah Rai Yuda Darma, mengapresiasi konsistensi Monarch Bali dalam menghasilkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan industri parhotelan dan pariwisata yang terus berkembang.

Tanda dibukanya peserta didik baru di Monarch Bali dengan bunyian gong sebanyak 5 kali.
Melalui penyelenggaraan BRIGHTNESS 2026, Monarch Bali berharap seluruh New Brighters mampu membangun karakter yang kuat, meningkatkan kompetensi profesional, serta menjadi insan hospitality yang adaptif, berintegritas, dan siap meniti karier, baik di Indonesia maupun di berbagai negara.
Editor – Ray

https://shorturl.fm/m73JM
6 Juli 2026 3:58 PMPatrice & Associates
6 Juli 2026 9:13 AMScottsdale, AZ, United Ѕtates
16265237726
restaurant recruiter network (https://padlet.com)