HUT ke-53 Media Indonesia, Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Donor Darah
- account_circle Admin
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

Direktur Pemberitaan Media Indonesia Ade Alawi (kanan) menyerahkan kenang-kenangan kepada M Raudy Gathmyr yang juga sebagai Kabid Litbang AWDI (Sumber foto MI/MOHAMAD IRFAN)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR – Dalam rangka menyambut hari ulang tahun ke-53 yang jatuh pada 19 Januari 2023, Media Indonesia menggelar rangkaian kegiatan sosial dan edukatif berupa donor darah serta pelatihan jurnalistik, Senin (16/1/2023).
Kegiatan donor darah dilaksanakan di Ruang Rapat Besar, Lobi 3 kantor Media Indonesia, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang. Aksi kemanusiaan ini menjadi bagian dari kontribusi Media Indonesia kepada masyarakat.
Sementara itu, pelatihan jurnalistik diselenggarakan di kampus President University, Jababeka, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini diikuti ratusan mahasiswa yang antusias mendalami dunia jurnalistik.
Direktur Pemberitaan Media Indonesia, Ade Alawi, dalam pemaparannya menekankan pentingnya ketangguhan seorang jurnalis dalam menjalankan tugas peliputan.
“Seorang jurnalis tidak boleh baper (bawa perasaan) dan harus memiliki akurasi serta ketelitian yang sangat baik dalam menulis berita,” ujarnya.
Menurut Ade, ketangguhan, kesabaran, serta kemampuan menjaga akurasi merupakan kunci utama agar seorang jurnalis mampu bertahan di tengah dinamika industri media.
Turut hadir sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut antara lain wartawan senior Emir Chairullah, fotografer Sumaryanto, content creator Berlin Fridiary, serta Head Department of Communication Studies President University, Mohammad Raudy Gathmyr / Kabid Litbang DPP Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI).
Dalam materinya, Emir Chairullah menyoroti pentingnya pemilihan angle berita dalam peliputan. Ia juga mengangkat contoh kasus protes PDI Perjuangan terhadap pemberitaan headline Media Indonesia terkait pidato Megawati Soekarnoputri yang dinilai merendahkan Presiden Joko Widodo.
Sementara itu, Mohammad Raudy Gathmyr yang juga menjabat sebagai Kabid Litbang DPP Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai pelatihan jurnalistik sangat penting untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman yang kuat tentang dunia pers.
“Ilmu jurnalistik penting sekali dipahami dengan baik oleh para mahasiswa,” ujarnya.
Sumber Repost Media Indonesia

Saat ini belum ada komentar