Connect with us

Uncategorized

Post Format: Gallery

Published

on



Continue Reading
Advertisement

Daerah

Antara Churros, Cappuccino dan Keceriaan si Buah Hati

Published

on

GatraDewata – Bedugul | Hanya mau mengingatkan, bagi warga Bali yang doyan ngemut Churros berlumuran cokelat asli, ada tempat keren bernama Chocolate House. Sebagaimana klaim pak Prabowo yang lebìh TNI dari TNI, Chocolate House menyuguhkan cokelat yang lebih cokelat daripada cokelat lainnya, alias mantap joss.

Jika anda bertandang dari arah Denpasar, lokasinya di sebelah kanan jalan dimana disebrangnya terdapat pohon beringin besar. Dari segi jarak berkisar 500 meter dari danau Beratan.

Mereka menyediakan parkiran super luas; di depan muat sekitar 6 mobil dan kemudian di belakang sanggup meladeni hingga 15 mobil. Gedung utamanya ada di depan yang meliputi a) lantai 1 merupakan tempat penerimaan tamu dan resto dibelakangnya, b) lantai bawah yang sejajar dengan area taman bagian belakang, terdapat dapur sekelas bintang lima; bersih dan rapi, c) lantai atas merupakan resto plus tempat main rumah – rumahan bagi sang buah hati.

Nah, antara parkir belakang dan dapur tadi terdapat lapangan hijau yang mana ditengah – tengahnya terdapat sebuah wahana munggil. Wahana ini paforit anak saya, yaitu: dua buah ayunan pendek disisi selatan, kemudian tersambung dengan perosotan. Perosotan tersebut bisa dicapai dengan menaiki anak tangga atau memanjat pada sisi satunya layaknya panjat tebing. Dek atasnya juga dilengkapi rumah – rumahan dengan benerapa jendela. Asyik banget deh. Anak – anak yang mai disana selalu penuh keceriaan.

Bagi orang tua si buah hati tidak perlu khawatir saat anaknya main disana karena ada area resto yang sangat luas, model lesehan,  persis di sebelah selatan taman tersebut. Anak – anak terlihat jelas dari tempat menikmati Churros favorit.

Disebelahnya ada sebuah gedung yang kerap saya fungsikan, yaitu toilet. Pertama saya kesana dibuat kaget betapa toiletnya sangat mewah. Jarang lo di Bali tempat nongkrong punya toilet sekaliber ini. Benar – benar setingkat bintang lima.

Menilik soal menu memang tidak banyak pilihannya. Namanya saja Chocolate House, mereka lebih mengedepankan penganan bernuansa cokelat. Yang jelas Capucinnonya mantap, disajikan dengan cangkir unik dan terkesan mewah. Ada juga beberapa pilihan makanan ringan untuk anak – anak.

Di depan resto lesehan ini terdapat sebuah lapangan yang dikelilingi koleksi bunga nan indah. Nuansanya dibuat penuh bunga sehingga raut wajah para pengunjung dibuat berbunga – bunga. Namun, jika tidak punya urusan dengan anak – anak saya sarankan untuk ngendon di lantai atas di gedung utama; pemandangannya ciamik dan bikin betah. Disini waktu seolah – olah merangkak sangat lambat. Tidak jarang orang bahkan tertidur disamping kopinya.

Yang terakhir, mengingat kunjungan sangat tinggi saat akhir pekan, manajemen Chocolate House memilih untuk tutup setiap hari Senin. Tunggu apalagi? Segera kunjungi dan jangan lupa selalu terapkan protokol kesehatan sesuai himbauan pemerintah. <swn>

Continue Reading

Daerah

5 Tips Aman di Tempat Kebugaran Selama Pandemi

Published

on

GatraDewata ⌊Denpasar⌋ Bagi mereka yang suka tampil bugar kerap dihadapkan pada dilema selama pandemi Corona. Di satu sisi tidak boleh berkerumun, disisi lain musti menjaga ketahanan tubuh yang salah satunya dengan tetap berolahraga. Jika anda tinggal di daerah pinggiran perkotaan tinggal pakai sepatu kemudian jogging di luar. Nah, mereka yang tinggal di perkotaan tidak memiliki keuntungan itu. Satu – satunya pilihan yaitu pusat kebugaran yang kerap disebut Gym.

Lalu, bagaimana anda bisa tampil bugar tapi juga aman? Berikut tips yang saya rangkum sebagai referensi anda:

1. Berlatihlah di Gym yang sepi.

Memilih gym yang sepi dimaksudkan untuk memperkecil resiko penularan; baik ditular maupun menularkan. Gym yang sepi juga memungkinkan bagi anggotanya untuk menjaga jarak. Ada beberapa faktor untuk menemukan gym yang sepi, misalnya: a) berlatihlah pada jam – jam yang tidak biasa. Rata – rata orang mulai berlatih antara jam 9 am sampai siang, kemudian lanjut lagi sorenya antara jam 5 pm sampai jam 8 malam. Tapi untuk lebih akuratnya bisa anda bicarakan dengan bagian admin masing – masing gym. b) faktor yang ini agak ruwet, tapi jika keselamatan merupakan prioritas pastinya bakal dilakoni juga. Cari gym yang mahal! Gym yang mahal biasanya kurang laku, maksudnya jarang orang yang datang kesini karena faktor U alias uang. Sebagaimana diungkapkan oleh David, pemilik Smart Fit, dimana beliau sengaja tidak menyesuaikan harga selama pandemi guna menyaring anggota. Alhasil jumlah anggotanya turun hingga 70%. Artinya, tidak akan terjadi kerumunan yang tidak terkendali.

2. Cari Gym yang sistem ventilasinya mumpuni. 

Bukan tanpa alasan untuk mengutamakan gym yang memiliki sistem ventilasi bagus. Penularan Covid-19 sebagian besar dari pernapasan. Oleh sebab itulah kita diharuskan untuk selalu mengenakan masker. Ironisnya, penggunaan masker agak sulit saat berolahraga; nafas jadi berat. Lagipula ruangan yang tertutup dan suhunya dikontrol dengan sistem pendingin (AC) justru tidak direkomendasikan oleh ahli. Disinilah peran ventilasi tersebut ditempatkan. Ventilasi yang mumpuni harus memiliki jalur pergantian udara memadai. Penggunaan exhaust pada beberapa titik tidaklah cukup jika aliran udara masuk hanya datang dari satu arah. Akan ada bagian – bagian tertentu yang udaranya mendem atau pertukarannya lambat. Jadi yang tepat yaitu harus ada banyak jendela/ventilasi di semua sisi ruangan. Jika ditambahkan dengan beberapa exhaust maka akan menjadi sempurna.

3. Perhatikan ketersediaan fasilitas keselamatan sesuai Protokol Kesehatan.

Pengadaan fasilitas ini sudah jamak dilakukan oleh penyedia jasa. Kita bisa lihat di depan setiap toko terdapat tempat cuci tangan, kemudian ada juga sanitizer di dekat meja kasir. Produk tersebut juga penting di pusat kebugaran. Malah, boleh dibilang suatu keharusan. Bayangkan saja satu alat bisa digunakan oleh beberapa orang secara bergantian dalam tempo yang berdekatan. Penggunaan sanitizer di gym lebih intens daripada tempat umum lainnya. Gunakanlah selalu sanitizer, beberapa kali, saat berlatih. Disamping sanitizer ketersediaan handuk juga tidak kalah penting sehingga keringat tidak tertinggal yang kemudian tersapu oleh orang berikutnya.

4. Bijaksanalah dengan program latihan.

Kadang kita sudah membuat program latihan dan merencanakan untuk menggunakan alat – alat tertentu nantinya. Namun, ketika sedang berlatih ada orang lain yang juga menggunakan alat yang sama. Jika ini terjadi maka pikirkan untuk beralih ke alat lain yang memberikan efek serupa pada otot anda. Dumbell anda diesrobot orang, pakailah cable machine. Ketika treadmill tidak memungkinkan anda masih bisa gunakan sepeda statis atau bentuk otot paha dengan leg press. Apalagi yang nyerobot badannya lebih besar, anda tidak mau bonyok sepulang latihan, bukan? Langkah ini bukan untuk membuat anda terlihat seperti pengecut. Tapi malah terlihat cerdas dan bijak yang efeknya anda bisa terus berlatih kedepannya.

5. Wuhan Shake.

Jika selama ini modus latihan anda karena peluang untuk cipika – cipiki (cium pipi kanan – cium pipi kiri) dengan instruktur aerobik di lantai atas, lupakan itu untuk smentara. Jabat tangan saja tidak direkomendasikan, apalagi cipika – cipiki. Kini metode ramah tamah setara jabat tangan sudah tergantikan dengan Wuhan Shake, yaitu bisa dengan mempertemukan siku atau ujung kaki. Pilihlah sesuai kenyamanan anda.

Intinya adalah kita harus selalu awas terhadap kemungkinan terpapar virus Corona. Jika orang lain tidak mengerti maka mulailah dari diri sendiri. Kurangi ego dan tambahlah beban, maka tuhan, dengan segala kemurahannya, akan membuat otot anda semakin berkembang.<swn>

Continue Reading

Daerah

Jangan Sampai Jadi Pemangku Tanggung, Ikuti Kursus Kepemangkuan Disini!

Published

on

GatraDewata ⌊Denpasar⌋ Pasraman Ghanta Yoga membuka kursus Kepemangkuan dibawah naungan Yayasan Taman Bukit Pengajaran. Pendaftaran sudah mulai dibuka sejak awal minggu ini dan akan ditutup pada tanggal 28 November 2020.

Pelatihan kepemangkuan ini akan digelar pada tanggal 29 November 2020, dimulai dengan proses mewinten. Pelatihan kepemangkuan ini berlangsung selama 3 bulan dengan total 24 kali pertemuan. Seluruh pelatihan akan dilakukan di Pasraman Ghanta Yoga yang beralamat di Gang Ulun Carik V Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur.

Adapun materi yang akan diberikan dalam kursus kepemangkuan dasar ini, meliputi :

  • Sesana/swadarmaning pemangku; sesi ini akan terfokus untuk melatih peserta tata cara pemangku nganteb
  • Wariga; pengenalan pencarian hari baik
  • Tatwa
  • Upacara/Upakara; pemaparan upacara mulai dari manusa, dewa hingga butha yadnya
  • Dasar Kosala Kosali
  • Gegelaran pemangku; materi lanjutan dari swadarmaning pemangku


Kursus pelatihan kepemangkuan ini dibuka untuk seluruh lapisan masyarakat yang sedang aktif maupun pemula dibidnag kepemangkuan. “Siapa saja boleh ikut; baik pemangku aktif maupun calon atau orang-orang yang ingin jadi pemangku” terang Ketua Pesraman Ghanta Yoga.

Donasi untuk kursus kepemangkuan ditetapkan sebesar 800 ribu/orang untuk seluruh sesi, yang berdurasi antara 1.5 hingga 2 jam per sesinya. Sebagai bonus, peserta akan diberikan pelatihan tambahan yaitu Yoga Asuci Laksana guna meningkatkan kesucian diri dan kerahayuan.  Peserta juga akan diberikan panduan materi untuk kemudian dibawa pulang, serta sertifikat bagi yang berhasil menuntaskan seluruh sesi.

Untuk keterangan lebih lanjut pembaca GatraDewata bisa menghubungi bagian administrasi di nomor 08993182858.<swn>

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 Gatradewata. Ringan, Cerdas dan Tajam