Breaking News
light_mode

KEK Kura Kura Bali Tegaskan Komitmen Lestarikan Delapan Pura di Tengah Pengembangan Kawasan

  • account_circle Admin
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, BALI – Suasana hening dan sakral pasca perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 masih terasa kuat di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali. Aktivitas pembangunan yang biasanya berlangsung dinamis, sempat berhenti total sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi luhur masyarakat Bali.

Foto: Pura Pat Payung Diambil: 23 Maret 2026

Keheningan tersebut tidak sekadar bentuk kepatuhan terhadap aturan, melainkan menjadi momentum refleksi bagi manajemen PT Bali Turtle Island Development (BTID) untuk semakin meneguhkan komitmen terhadap pelestarian budaya dan spiritualitas lokal.

Kepala Departemen Komunikasi KEK Kura Kura Bali, Zefri Alfaruqy, menegaskan bahwa penghormatan terhadap Hari Raya Nyepi merupakan bagian dari fondasi utama dalam pengembangan kawasan.

“Di KEK Kura Kura Bali, kami meyakini bahwa kemajuan harus berjalan seiring dengan penghormatan terhadap akar budaya Bali. Astungkara, pelaksanaan Nyepi di kawasan ini dapat berlangsung dengan baik,” ujarnya.

Zefri Alfaruqy.

Di dalam kawasan KEK Kura Kura Bali, terdapat delapan pura peninggalan leluhur yang hingga kini tetap terjaga, yakni Pura Pat Payung, Pura Taman Harum, Pura Batu Api, Pura Batu Kerep, Pura Puncakin Tingkih, Pura Tirta Harum, Pura Tanjung Sari, dan Pura Beji.

Salah satu pura yang memiliki nilai historis dan spiritual tinggi adalah Pura Pat Payung, yang diperkirakan telah berdiri sejak sekitar 200 tahun lalu. Pura ini diyakini sebagai tempat memohon taksu dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari kesenian hingga pengobatan.

Pemangku Pura Pat Payung generasi ketiga, I Ketut Sudiarsa, mengungkapkan bahwa pura tersebut memiliki keterkaitan dengan sejarah Kerajaan Klungkung. Nama “Pat Payung” diyakini berasal dari peristiwa terbangnya payung Raja Klungkung saat bertempur melawan Raja Karangasem, yang kemudian jatuh di lokasi pura sebagai simbol perlindungan.

Ia juga menyoroti nilai toleransi yang tumbuh di kawasan tersebut. Menurutnya, selain fungsi spiritual bagi umat Hindu, terdapat pula penghormatan terhadap unsur budaya lain, termasuk nuansa “Dalam Jawi” yang berkaitan dengan tradisi Muslim.

“Di sini kami juga menghormati keberadaan tradisi lain. Saat Idulfitri, kami menghaturkan selamatan sebagai bentuk toleransi,” jelasnya.

Hubungan harmonis antara pengelola kawasan dan pemangku pura juga terus dijaga. Sudiarsa menyebutkan, pihak manajemen BTID secara rutin melakukan persembahyangan sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan spiritual.

“Setiap bulan, manajemen BTID rutin menghaturkan Pejati untuk memohon keselamatan dan kelancaran pembangunan,” tambahnya.

Sementara itu, Pura Batu Api menjadi simbol harapan akan kemakmuran ekonomi. Pengempu pura, I Made Sandya, menilai keberadaan pura di tengah kawasan modern justru memperkuat nilai spiritual dalam pembangunan.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara investor dan masyarakat lokal agar pembangunan berjalan selaras dengan kearifan budaya.

“Kelancaran pembangunan di kawasan ini memerlukan kerja sama antara investor dan masyarakat lokal, terutama yang berkaitan dengan keberadaan pura,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Zefri kembali menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik dan pelestarian budaya.

“Kami tidak sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga tumbuh di atas tanah yang memiliki sejarah dan jiwa. Kehadiran delapan pura ini adalah denyut nadi spiritual kawasan. Modernitas yang kami bawa tidak akan menggeser tradisi, melainkan merangkulnya,” ujarnya.

Dengan mengusung konsep pariwisata berbasis budaya, KEK Kura Kura Bali berupaya menjadikan warisan leluhur sebagai bagian integral dari pengembangan kawasan, sehingga tetap lestari di tengah arus modernisasi.

Editor – Ray

Penulis

Pesonamu Inspirasiku

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selat Hormuz Memanas, Kapal Tugboat Musaffah 2 Meledak! Tiga WNI Masih Hilang

    Selat Hormuz Memanas, Kapal Tugboat Musaffah 2 Meledak! Tiga WNI Masih Hilang

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Ray
    • 1Komentar

    DENPASAR – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali menjadi sorotan setelah insiden ledakan kapal tugboat Musaffah 2 di Selat Hormuz yang menyebabkan tiga warga negara Indonesia (WNI) hingga kini masih dinyatakan hilang. Insiden tersebut terjadi pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 02.00 waktu setempat di perairan antara Uni Emirat Arab dan Oman. Kapal yang berbendera Uni […]

  • Kapolres Lamongan Ungkap Luka Lama Pelayanan Polisi: Lapor Sepeda Hilang, Empati Justru Absen Play Button

    Kapolres Lamongan Ungkap Luka Lama Pelayanan Polisi: Lapor Sepeda Hilang, Empati Justru Absen

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 4Komentar

    LAMONGAN — Pengakuan jujur Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman membuka kembali diskusi publik soal wajah pelayanan kepolisian di akar rumput. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Arif menceritakan pengalaman pahit saat melaporkan kehilangan sepeda ke kantor polisi ketika masih berpakaian sederhana. Alih-alih mendapat empati, ia justru merasa diperlakukan dingin dan diremehkan. Dalam video yang diunggah, […]

  • Noorsy Ingatkan Indonesia di Ambang Krisis Kedaulatan Akibat Tekanan Global dan Krisis Moral Play Button

    Noorsy Ingatkan Indonesia di Ambang Krisis Kedaulatan Akibat Tekanan Global dan Krisis Moral

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Ray
    • 10Komentar

    Jakarta, 7 Januari 2026 — Pengamat ekonomi-politik Ichsanudin Noorsy menilai Indonesia tengah memasuki fase genting yang mengancam kedaulatan nasional. Ia menyebut bangsa ini sedang berada dalam situasi “kejutan sistemik” yang bekerja secara senyap namun terstruktur, melalui tekanan ekonomi global sekaligus kerusakan nilai-nilai moral di dalam negeri. Menurutnya, jika kondisi ini tidak disadari sejak dini, Indonesia […]

  • PHMB Bersama Yayasan Hindu Bali Lepas Puluhan Tukik di Pantai Surabrata

    PHMB Bersama Yayasan Hindu Bali Lepas Puluhan Tukik di Pantai Surabrata

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    Tabanan – Persaudaraan Hindu Muslim Bali (PHMB) menggelar kegiatan persembahyangan bersama, bersih-bersih pantai, dan pelepasan puluhan ekor tukik di Pantai Surabrata, Selemadeg Barat, Tabanan, pada Minggu (19/10/2025). Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh dan perwakilan lembaga lintas komunitas, di antaranya Ketua Yayasan Bima Sakti Ida Bagus Surya Miasa, S.E., Ketua DPD Perkumpulan Garuda Indonesia Maju (GAIM) […]

  • Daging Babi, Gizi dan Polemik Larangan Jual Terbuka di Medan

    Daging Babi, Gizi dan Polemik Larangan Jual Terbuka di Medan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Ray
    • 0Komentar

    MEDAN – Daging babi merupakan salah satu sumber protein hewani yang dikonsumsi luas di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Sumatera Utara. Di tengah nilai gizi yang dikandungnya, kebijakan pelarangan penjualan daging babi secara terbuka di Kota Medan memunculkan polemik di masyarakat. Secara ilmiah, daging babi dikenal mengandung protein berkualitas tinggi yang penting untuk pembentukan […]

  • Angka Perceraian di Surabaya Naik Tajam pada 2025, Fenomena “Banjir Janda” Kian Nyata

    Angka Perceraian di Surabaya Naik Tajam pada 2025, Fenomena “Banjir Janda” Kian Nyata

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 3Komentar

    Surabaya – Fenomena yang kerap disebut masyarakat sebagai “banjir janda” semakin nyata terjadi di Kota Surabaya. Sepanjang tahun 2025, angka perceraian tercatat mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data Pengadilan Agama (PA) Surabaya, jumlah perkara perceraian yang masuk selama tahun 2025 mencapai 6.080 kasus. Angka tersebut menunjukkan tren kenaikan jika dibandingkan dengan tahun 2024. […]

expand_less