Connect with us

Global

Almarhum Dosen UNHI Dikremasi Hari Ini

Published

on


GatraDewata.Com – Siang ini, 8 Maret 2018, jenazah almarhum Bapak Drs. Gede Subawa Mas, M.Hum tiba di rumah duka Yayasan Pengayom Umat Hindu (YPUH), Kp. Baru, Singaraja.

Beberapa runtutan prosesi digelar yang dimulai dengan Dharmawacana, nyiramang layon (pemandian), ngaskara, megat sot dan baru kemudian masuk ke acara inti, yaitu kremasi pada jam 3 sore.

Prosesi tersebut disaksikan oleh sekurangnya 70 kerabat dekat termasuk beberapa perwakilan dari desa adat.

Isak tangis mewarnai prosesi almarhum khususnya sesaat sebelum jenazah dimasukkan ke ruang kremasi.

Menurut keterangan wakil ketua YPUH, Kadek Adhi Saputra, kremasi bisa memakan waktu antara 1.5 hingga 2 jam, tergantung kondisi jenazah. “Biasanya kremasi memakan waktu sekitar 1.5 jam, namun postur tubuh dan penggunaan formalin cukup memperlambat pembakaran” singkatnya.

Klar dengan kremasi, acara akan dilanjutkan dengan ngaskara yang diikuti dengan nganyut. Masih ada acara ngedetin dan bebrapa runtutan lainnya. “Seluruh acara bisa menghabiskan waktu rata – rata 4 jam per sesi” tutupnya sembari pamit untuk membantu kelancaran acara. <swn>

 


Continue Reading
Advertisement

Daerah

Peserta Calon Bintara dan Tamtama Polri T.A. 2021 Tandatangani Pakta Integritas Secara Serentak

Published

on

GatraDewata[Singaraja] Pembacaan, pengambilan sumpah dan penandatanganan Pakta Integritas terhadap panitia, peserta dan orang tua, penerimaan terpadu Bintara dan Tamtama tahun anggaran 2021 Polda Bali, dilaksanakan pada hari ini Selasa (13/4/2021) mulai pukul 10.00 wita melalui zoom metting yang dipimpin langsung Kapolda Bali Irjen Pol Drd. Putu Jayan Danu Putra, S.H.,M.Si.

Kegiatan zoom meting ini diikuti oleh seluruh Polres jajaran Polda Bali dengan menghadirkan perwakilan peserta Bintara dan Tamtama, perwakilan orang tua, panitia, undangan sebagai pengawas ekaternal dan outsorcing.

Hadir juga Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa, S.I.K.,M.H., yang didampingi Kabag Sumda Kompol Nyoman Sumarajaya, S.H., bersama perwakilan peserta dari peserta Bintara sebanyak 5 orang, peserta Tamtama sebanyak 2 orang, perwakilan orang tua sebanyak 2 orang, panitia sebanyak 6 orang dan undangan sebagai pengawas eksternal dan outsorcing sebanyak 5 orang.

Kapolda Bali menyampaikan, penerimaan calon Bintara dan Tamtama dilakukan secara BETAH ( Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis), cetusnya.

” ditekankan kepada peserta, orang tua dan panitia untuk melaksanakan dan mengikuti seleksi ini sesuai dengan sumpah/janji yang telah disepakati, bila ada yang melakukan perbuatan mempengaruhi atau meminta untuk diluluskan nantinya akan menjadikan catatan dan dapat digunakan untuk menggugurkan peserta, jadi ikuti seleksi dengan baik sesuai ketentuan, imbuhnya.

Peserta Bintara dan Tamtama yang mendaftar melalui Polres Buleleng sebanyak 401 orang terdiri dari 351 pria dan 50 wanita, namun yang terverifikasi sebanyak 392 orang terdiri dari 343 pria dan 49 wanita.

Adapun rincian secara lengkap yang terverifikasi adalah peserta Bintara PTU sebanyak 327 orang terdiri dari pria 278 dan wanita 49 orang.

Peserta Bakomsus TI sebanyak 18 orang yang secara keseluruhan Pria.

Sedangkan peserta Tamtama Brimob sebanyak 33 orang yang secara keseluruhan pria dan peserta Tamtama Polair sebanyak 4 orang yang keseluruhan pria.

Peserta Bintara dan Tamtama yang sudah terverifikasi mulai hari Rabu (14/5/2021) akan dilaksanakan pemeriksaan administradi (Rikmin) di Polres Buleleng dan bila lolos selanjutnya mengikuti tahapan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Disisi lain Kapolres Buleleng menyampaikan, agar seluruh peserta mempersiapkan diri dengan baik dan harus berpikir optimis dan percaya diri, jangan pesimis dan selalu berdoa agar dapat mengikuti pelaksanaan dengan baik, cetusnya.<mega>

Continue Reading

Daerah

Tatebahan, The Terrifying Beating Ritual in Karangasem

Published

on

GatraDewata[Karangasem] Come, See and Get it a try! The Beating Ritual with the Midrib of Banana Leaves as the Weapon.

Tatebahan tradition has a strong connection to the life of farmers living in Bugbug Customary Village of Karangasem Bali. The tradition is held to express the gratitude to the Almighty God, Ida Sang Hyang Widhi Wasa for getting the success in harvesting. According to the folk story, the tatebahan tradition had been held sooner the settlement took place in the village even when people had not recognized a single letter yet.

This upcoming Aci Tatebahan falls in the 11th month of Caka Calendar on 26 April 2021. It coincides with the full moon, the auspicious day to perform the ceremony. Aci, a local dialect means ceremony. While tatebahan is derived from the word of ‘tebah’, meaning beating.

From the meaning, tatebahan is literally translated into beating each other by using the midrib of banana leaves as the weapon. The two boys in traditional outfits without shirt stand to get ready for a fight with the weapons in the middle of the crowd screaming for a support. They beat each other alternately after a clear order and instruction given. The specific body parts which can only be beaten are from the shoulder below the neck to the top of the waist no more than three times. This also showcases the boys’ boldness when stepping on their adulthood. No lost. No win. But fun. After the fight, both shake hands and hug each other. No revenge.

The meaning of this banana midrib beating is also to express the joy of happiness for the victory in performing the ritual other than the success in the harvest season. Spiritually this event also aims to exorcise the evil spirit interfering human life.

The good thing is that the travelers, media, antropologists, cultural observers and others are privileged to witness this rare tradition from our ancestors’ heritage and participate in this beating ritual with your counterparts, the villagers, to experience the allegedly imperceptible pain. Why Not. Put health protocol in place. Come, see and get it a try for fun and friendship.

Continue Reading

Daerah

Kian Agresif, Best Hostels Indonesia Sponsori K-Popular 2021 Dance Cover Competition & Festival

Published

on

K-Popular 2021 Dance Cover Competition & Festival

GatraDewata[Denpasar] Best Hostels Indonesia bagi-bagi kebahagiaan dalam event K-Popular 2021 Dance Cover Competition & Festival, Bali, tepatnya pada Minggu 4 April 2021. Selain menjadi sponsor acara, Best Hostels Indonesia juga membagikan beberapa doorprize berupa kode booking dengan potongan 50% bagi pengunjung booth.

Kehadiran tim Best Hostels Indonesia dalam acara ini semata-mata menjadi ajang untuk menyapa milenial. Ini erat kaitannya dengan tingginya permintaan hostel sebagai kebutuhan mendasar bagi tren traveling milenial.

Sejak beberapa tahun belakangan, hostel telah bertransformasi menjadi salah satu kebutuhan traveling, khususnya bagi generasi milenial. Ada beberapa alasan yang membuat para milenial menjatuhkan pilihan akomodasinya pada hostel.

Alasan-alasan tersebut antara lain, harganya yang lebih affordable, pengalaman baru yang ditawarkan, kesempatan berjejaring lebih luas, hingga desain hostel yang instagramable. Selain itu, kecenderungan milenial Indonesia untuk memilih akomodasi yang praktis dan savvy juga menjadikan alasan hostel banyak diburu.

Model traveling khas milenial juga cenderung menghabiskan lebih banyak waktu di destinasi wisata, dibandingkan stay di penginapan. Tren traveling seperti inilah yang membuat hostel jadi akomodasi paling dianjurkan.

Dalam kesempatan menyapa milenial ini, Best Hostels Indonesia juga ingin memperkenalkan fitur terbarunya, yakni fitur eXplore. Fitur ini akan semakin memudahkan traveler untuk booking tiket kegiatan sesuai minat yang diinginkan.

Ada beberapa kategori kegiatan yang ditawarkan dalam fitur eXplore, seperti culture & heritage, culinary, adventure, dan workshop. Namun seiring berjalannya waktu, kategori – kategori ini akan terus meningkat.

Tentang Best Hostel Indonesia

Founder Best Hostel, Thiyen Aditya, turut hadir

Best Hostel Indonesia atau BestHostels.co.id adalah platform online booking pertama di Indonesia yang berfokus pada hostel. Kehadirannya menjadi fasilitator untuk memenuhi kebutuhan akan hostel yang terus meningkat.

Platform ini juga berkontribusi untuk mendorong kemajuan hostel mitra di seluruh Indonesia. Tidak sekadar membantu memasarkan penginapan, Best Hostels Indonesia juga ikut menebar keunikan dari setiap hostel mitra. Dengan begitu, pengunjung tidak hanya disuguhi oleh fasilitas saja namun juga berbagai nilai tambahan lain dari masing-masing hostel.

Sahabat petualang juga dapat memesan berbagai tiket perjalanan dan pengalaman seru di fitur eXplore dari Best Hostels Indonesia. Keberadaannya akan membantu anda untuk menemukan penawaran tiket aktivitas sesuai keinginan.

Seiring dengan pertambahan usianya, Best Hostels Indonesia berkomitmen untuk terus tumbuh menjadi jawaban dari kebutuhan traveling milenial.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi: Aditya Prasapta (Sales & Marketing Consultant Best Hostel Indonesia), mobile 081337802065 atau via surel di pras@besthostels.co.id <swn>

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 Gatradewata. Ringan, Cerdas dan Tajam