Connect with us

English Coorner

Kata Ganti Sebagai ‘Korban’ – Objective Pronoun

Published

on


Gatra Dewata – Pembaca setia Gatra Dewata yang baru bergabung mohon untuk tertib ya! Pembahasan hari ini merupakan kelanjutan edisi yang lalu tentang subjective pronoun.

Namun, akan lebih baik jika anda memahami Subject Pronoun sebelum melangkah ke pembahasan yang satu ini. Untuk itu silahkan buka kembali pembahasan sebelumnya – klik DISINI.

“Object Pronoun (OP) merupakan kata ganti untuk menyatakan orang atau benda – baik dalam bentuk tunggal maupun jamak – sebagai objek.”

Jadi, jika anda menyusup kedalam OP maka posisi anda adalah sebagai orang yang akan mendapatkan perlakuan, entah itu baik maupun buruk, tergantung karma anda selama ini.

Simak contoh berikut untuk dapat lebih mudah memahaminya:

Skenarionya, pada pertarungan tinju kelas berat akhir pekan lalu saya mengalahkan abang anda di ronde ke tiga. Dalam hal ini abang andalah yang mengisi posisi sebagai OP, karena dialah yang mendapat perlakuan dari saya. Dialah yang saya pukuli sepanjang tiga ronde sampai babak belur dibagian mata dan dagu, sebagai bonus – darah segar mengucur dari hidungnya.

Bahasa Inggrisnya: I beat him on the third round last weekend.”

Saya ulangi, kata ‘I’ disini berlaku sebagai SP (masih inget, kan?), sementara ‘him’ (your big bro; he) sebagai OP. Untuk lebih lengkapnya silakan simak perubahan dari subjective ke objective pronoun berikut ini:

Sebagaimana anda saksikan sendiri bahwa ada beberapa OP yang enggan berubah wujud. Mereka tetap pada wujud aslinya ketika masih menjabat sebagai SP. Mereka adalah ‘you’ dan ‘it.’

Sebagaimana SP, OP juga punya ciri khusus dalam kedudukannya sebagai korban. Ia biasanya berada di tengah kalimat. Contohnya, kata ‘him’ pada kalimat diatas ada di tengah kalimat, tul gak? ‘Biasanya’ berarti tidaklah mutlak. Kadang ia juga berada di depan kalimat.

Contoh:

It (my laptop) was stolen yesterday

My laptop yang di ganti dengan OP ‘it’ mendapat perlakuan tidak menyenangkan oleh sang pencuri, yaitu dicuri tempo hari. Jadi dalam hal ini laptop anda bertindak sebagai OP.

Untuk lebih mematangkan pemahaman anda tentang OP, kerjakanlah tugas tugas berikut dan sebutkan yang mana bertindak sebagai OP!

  1. I adore him since the first sight.
  2. I bought her a luxury house in Pondok Indah.
  3. I trained my mother in law how to play Golf.
  4. I clean it twice a day.

The bill was settled by Cindy.

Sekian dulu pembahasan tentang ‘Objective Pronoun’ – selamat belajar buat rekan rekan semuanya.


English Coorner

Wyndham Garden Kuta Beach Bali support local bussinesses by launching a weekly garden market.

Published

on

GATRADEWATA.COM|| Kuta Bali .16 February 2019. Wyndham Garden Kuta Beach Bali partnered up with the Bali Bazaar Community to support the local bussiness in Bali. The beachfront hotel launched the Garden Market last Saturday for guest, tourist, ang Bali local to enjoy a day out with the family.
Visitors were able to enjoy live music while shopping for some of Bali’s best handcrafts, cloths and souvenir.

Guest can enjoy an “all can you ray ” BHW and take advantage of 20 % discount on other Food and Beverage at either Capello Bar or Coffee ‘ n Oven.

General Manager Bagus Ngurah said this new event is just the beginning of more exciting things to come.
Wyndham Garden Kuta Beach launching the Garden Market is just one of the many events guests can expect this year.
With the renovations slowly coming to an end we can start making plans for the future.
Working with all these local bussiness to sell the real Bali has been great and we cannot wait to explore more options for the near future !.

Garden Market at Wyndham Garden Kuta Beach Bali take place every Saturday from 10 am till 10 pm in the evening

Wyndham Market Kuta Beach is located on a absolute beachfront in Bali,Indonesia. It offers stylish and spacious guestrooms ranging from executive rooms and suites with pool acces and ocean views. The resort features two pools- a family pool for children and rooftop pool overlooking the ocean, a day spa and meeting room for seminars and events.
For more detail please visit website .www.wyndhamgardenkutabali.com.
( INN.W)

Continue Reading

English Coorner

Apa Itu Demonstrative Pronoun?

Published

on

GatraDewata.Com – Sesuai dengan penyebutannya bahwa ‘demonstrative pronoun’ merupakan kata ganti yang digunakan untuk menunjukkan, mengindikasikan ataupun mepresentasikan – baik benda yang dekat maupun jauh dan sifatnya spesifik. Kenapa dibilang spesifik, karena pada umumnya jarang sekali benda yang kita maksud menyendiri. Pastinya ada benda lain diluar yang menyertainya.

Nah, pada penggunaannya sehari hari, demonstrative pronoun ini biasa juga digunakan untuk menunjukkan benda dalam bentuk tunggal maupun jamak.

Hanya ada dua penyebutannya yaitu: this dan that, dimana jika ia hadir dalam bentuk jamak maka this akan berubah menjadi these dan that menjadi those.

Berikut contoh dasar yang bisa anda gunakan sebagai acuan:

  • This is my shoes > ini sepatu saya; anda sedang menunjukkan sepatu yang ada di dekat anda.
  • That is Tamoo’s bag > itu tasnya Tamoo; anda sedang menunjukkan sebuah tas milik tuan Tamoo yang jauh dari diri anda.
  • These chairs are all broken > kursi – kursi ini semuanya patah; anda sedang menunjukkan bahwa kursi > kursi dekat anda semuanya patah.
  • Those white chairs are in good condition > kursi – kursi putih itu dalam kondisi bagus; anda sedang menunjukkan bahwa kursi – kursi berwarna putih yang jauh dari ini dalam kondisi ang bagus.

(more…)

Continue Reading

English Coorner

Whose, Whom, Which: Kapan Digunakan?

Published

on

GatraDewata.Com – Kita menggunakan interrogative pronouns untuk mengajukan pertanyaan. Bentuk kata ganti ini mewakili sesuatu yang kita tidak ketahui (apa yang kita pertanyakan).

Ada empat bentuk interrogative pronouns: who, whom, what, which.

Ketahuilah bahwa kata ganti milik ‘whose’ bisa juga berlaku sebagai kata ganti interrogative (an interrogative possessive pronoun).

Ingat bahwa ‘whom’ merupakan bentuk yang tepat ketika kata gantinya merupakan object daripada  kata kerjanya, sebagaimana dalam kalimat “Whom did you meet?” Namun, biasanya, pada prakteknya sehari hari kita sangat jarang menggunakan ‘whom.’ Kebanyakan native speaker akan mengatakan (atau bahkan menulis): “Who did you meet?”

Lihatlah contoh berikut ini. Pada jawaban atas pertanyaan tersebut, frase kata benda yang bertindak sebagai interrogative pronoun ditampilkan dengan penebalan huruf (bold).

Silakan dicatat bahwa kita kadang – kadang menggunakan imbuhan (suffix) “-ever” untuk membuat kata majemuk (compound) dari salah satu dari kata ganti berikut (terutama whoever, whatever, whichever). Ketika kita tambahkan “-ever”, kita menggunakannya untuk penekanan/penegasan, namun sering untuk menunjukkan kebingungan ataupun sikap kaget.

Perhatikan contoh berikut:

Whoever would want to eat such a nasty food?

They’re all beautiful! Whichever will you choose?

Photo courtesy: pinterest.com <swn>
Continue Reading

Wonderful Indonesia

Ads

Trending

Copyright © 2019 Gatradewata. Ringan, Cerdas dan Tajam