Connect with us

Nasional

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI: Soal PT KTM Perlu Disikapi Secepatnya

Published

on

Gde Sumarjaya Linggih (Demer), Wakil Ketua Komisi VI DPR RI

GATRA DEWATA | JAKARTA | Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Gde Sumarjaya Linggih atau yang akrab disapa Demer angkat bicara soal permohonan Pencabutan Ijin PT Kebun Tebu Mas (KTM), sebagaimana surat yang dikirimkan oleh Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, tanggal 15 Juli 2021 kepada Menteri Perindustrian Republik Indonesia.

Surat yang beredar luas dikalangan wartawan tersebut menyebutkan alasan permohonan pencabutan ijin PT KTM antara lain: Membangun pabrik sebagai kedok untuk memperoleh ijin impor raw sugar; merusak harga beli tebu, 12 pabrik gula di Jawa Timur terancam tutup; mengakibatkan persaingan yang tidak sehat dalam mendapatkan bahan baku tebu; diduga melakukan penimbunan gula rafinasi dan konsumsi; dan menyebarkan berita bohong.

“Saya pikir setiap pengaduan masyarakat harus segera ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme dan regulasi yang ada. Kita tetap berprinsip praduga tak bersalah. Agar dapat diketahui dengan pasti kebenaranya maka harus dilakukan investigasi khusus untuk itu,” papar Demer di Denpasar, Selasa (20/7/2021).

Politisi asal Bali ini mengaku tak asing mendengar nama PT KTM. Pasalnya, pada akhir April 2021, santer di media masa berita Sidak Satgas Pangan Jawa Timur ke PT KTM, Lamongan, Jawa Timur yang menemukan dugaan penimbunan 15 ribu ton gula rafinasi dan 22 ribu ton gula kristal putih di gudang milik perusahaan tersebut.

“Tindakan penimbunan di masa pandemi itu termasuk kejahatan pangan. Sanksi pidana penimbunan pangan diatur dalam Undang-undang Pangan Nomor 18 tahun 2012 dan Undang-undang Perdagangan Nomor 7 tahun 2014. Detail soal pasalnya, silahkan dicek di dalam kedua undang-undang tersebut,” ungkapnya.

Dari penelusuran media ini menemukan, sanksi pidana terdapat dalam Pasal 29 ayat 1 Undang-undang Perdagangan menyebutkan sanksi pidana penjara paling lama lima tahun dan denda maksimal Rp 50 miliar. Sedangkan pasal 133 UU Pangan mengancam setiap orang yang melakukan penimbunan makanan 7 tahun penjara atau denda maksimal Rp100 miliar.

Demer menilai, selain laporan dari Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, terkait praktek kecurangan yang dilakukan oleh PT KTM ini, sudah banyak desakan dari berbagai kelompok. Dirinya mendukung Menteri Perindusterian untuk mengambil langkah-langkah investigasi dengan kewengan yang dimiliki.

“Negara tidak boleh kalah dari para cukong yang ingin mengambil untung dengan cara-cara yang tidak benar. Bila terbukti bersalah, jatuhkan sanksi administratif berupa pencabutan izin. Bila mana terdapat dugaan tindak pidana, segera lakukan koordinasi dengan pihak terkait,” pungkas politisi senior Golkar ini dengan nada tegas. (D4V)


Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Pin Emas Dari Kapolri Untuk Danrem 163 Wira Satya Sekaligus Silahturami

Published

on

GatraDewaya[Denpasar] Makorem 163/Wira Satya kedatangan tamu istimewa, Jumat (30/07/2021) pagi. Tamu dimaksud adalah Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, S.H., M.Si.

Kedatangan orang nomor satu di Kepolisian Daerah Bali tersebut dalam rangka kunjungan silaturahmi sekaligus dalam rangka penyerahan Pin Emas dari Kapolri kepada Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H.

Kehadiran Kapolda disambut hangat oleh Danrem 163/Wira Satya yang didampingi Para Perwira Staf di Ruang Tamu Lobi Makorem.

Kapolda Bali yang didampingi Dirbinmas Polda Bali Kombes Pol Arum Priyono menyampaikan kehadiran di Makorem 163/Wira Satya untuk silahturahmi sekaligus menyerahkan Pin Emas dari Bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bagi Danrem 163/Wira Satya. Hal ini sebagai bentuk apresiasi Kapolri dalam penanggulangan dan penanganan COVID-19 di wilayah Provinsi Bali.

“Ini wujud apresiasi Bapak Kapolri kepada Danrem 163/Wira Satya dalam bersama serta bersinergi untuk berupaya menanggulangi dan menangani Pandemi COVID-19 yang saat ini kasusnya masih terjadi,” ungkap Kapolda yang sangat berharap semoga kasus makin menurun dan pandemi ini cepat berlalu.

Danrem 163/Wira Satya, Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H., sangat berterima kasih atas perhatian dan apresiasi yang diberikan Kapolri.

Menurut Danrem sinergi antara TNI-Polri bersama instansi terkait lainnya dan juga masyarakat yang sudah berjalan harus semakin baik dalam melakukan penanganan COVID-19 yang sejauh ini sangat berdampak pada berbagai lini kehidupan masyarakat.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolri atas perhatian dan penghargaan ini, mari kita lanjutkan sinergi dalam penanganan COVID-19 hingga kita menuju situasi yang lebih baik dan berkehidupan normal,” sebut Danrem.

Kedua pejabat berkesempatan juga mendiskusikan terkait pelaksanaan 3T (tracing, testing dan treatment).

Terkhusus terkait tracing atau pelacakan yang saat ini gencar dilaksanakan dengan melibatkan tenaga tracer dari TNI, Polri, Tenaga Kesehatan (Nakes) dan juga Relawan kedua pejabat sangat memberikan atensi.

Pengerahan tracer baik dari unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, Nakes dan juga relawan dalam pelaksanaan tugasnya di lapangan dapat melakukan dengan dua cara, yaitu secara digital dan manual.

Cara digital akan dimaksimalkan bagi Personel TNI maupun Polri sebagai langkah pertama yang akan dilakukan para tracer dimana akan menerima pemberitahuan atau notifikasi dari Dinas Kesehatan di daerah kemudian petugas akan menghubungi dan mewawancarai warga yang kontak erat COVID-19 lewat aplikasi pengiriman pesan whatsapp atau telepon. Jika tidak bisa maka akan ditindaklanjuti secara manual mendatangi langsung door to door ke rumahnya.

Rangkaian acara tersebut ditandai dengan pemasangan Pin Emas dan penyerahan piagam oleh Kapolda Bali kepada Danrem 163/Wira Satya.(Mga)

Continue Reading

Daerah

Warung Ais Dapur di Giri Mas Gelar Razia Perut Lapar

Published

on

Kegiatan bagi – bagi nasi bungkus di Warung Ais Dapur

GatraDewata[Singaraja] Memasuki Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, giliran Indra Pande dan istri Erny Suryani, Selaku Pemilik Warung Ais Dapur, melakukan kegiatan kemanusiaan.  Melalui usaha warungnya yang berlokasi di sebelah SPBU Giri Mas, Kecamatan Sawan, Buleleng, mereka bagikan nasi bungkus secara gratis.

Acara berbagi ini diberi tema Razia Perut Lapar

Tidak kurang dari 200 nasi bungkus mereka bagikan dengan tema Razia Perut Lapar. Indra Pandhe, selasa (27/7/2021) pagi, yang berasal Kubutambahan (Banjar Dinas Pasek) ini mengaku tergerak hatinya untuk saling peduli, berbagi dan saling menguatkan di masa pandemi Covid-19.

Ia bersama istrinya berharap semoga pandemi cepat berlalu. “Kami berharap bantuan ini bermanfaat dan pandemi cepat berlalu. Astungkara Swaha kita semua selalu sehat” ujarnya. (Mga)

Continue Reading

Daerah

UPT Dinsos Buleleng Bersama Beberapa Dinas Salurkan Bansos ke Seluruh Desa/Kelurahan se-Kabupaten Buleleng

Published

on

GatraDewata[Singaraja]  Kadis Sosial, I Putu Kariaman Putra,S.Sos,MM, memimpin kegiatan penyaluran bansos dari Kemensos RI. Kegiatan ini dibantu oleh seluruh UPT Dinsos Buleleng serta sinergitas dari beberapa Dinas untuk mengerahkan bantuan kendaraan. 3000 bungkus beras @5Kg yang disalurkan ke seluruh Desa/Kelurahan sesuai dengan usulan yang diberikan.

Bansos ini menindaklanjuti penyerahan secara simbolis yang dilaksanakan Rabu ( 21 /7/2021) di Lobi Kantor Bupati Buleleng yang secara langsung diserahkan oleh Bapak Wakil Bupati Buleleng didampingi Bapak Setda Buleleng.

Harapan dari kegiatan ini melainkan agar tidak ada kecemburuan dari masyarakat yang terdampak pandemi covid-19, khusus untuk bansos ini yang mendapatkan adalah sama sekali tidak mendapatkan bantuan (Non PKH, BST dan BPNT/Program Sembako) Se-Kabupaten Buleleng. Kutip Kadis Sosial, tutupnya. (Mga)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 Gatradewata. Ringan, Cerdas dan Tajam