Connect with us

Daerah

Tatebahan, The Terrifying Beating Ritual in Karangasem

Published

on


GatraDewata[Karangasem] Come, See and Get it a try! The Beating Ritual with the Midrib of Banana Leaves as the Weapon.

Tatebahan tradition has a strong connection to the life of farmers living in Bugbug Customary Village of Karangasem Bali. The tradition is held to express the gratitude to the Almighty God, Ida Sang Hyang Widhi Wasa for getting the success in harvesting. According to the folk story, the tatebahan tradition had been held sooner the settlement took place in the village even when people had not recognized a single letter yet.

This upcoming Aci Tatebahan falls in the 11th month of Caka Calendar on 26 April 2021. It coincides with the full moon, the auspicious day to perform the ceremony. Aci, a local dialect means ceremony. While tatebahan is derived from the word of ‘tebah’, meaning beating.

From the meaning, tatebahan is literally translated into beating each other by using the midrib of banana leaves as the weapon. The two boys in traditional outfits without shirt stand to get ready for a fight with the weapons in the middle of the crowd screaming for a support. They beat each other alternately after a clear order and instruction given. The specific body parts which can only be beaten are from the shoulder below the neck to the top of the waist no more than three times. This also showcases the boys’ boldness when stepping on their adulthood. No lost. No win. But fun. After the fight, both shake hands and hug each other. No revenge.

The meaning of this banana midrib beating is also to express the joy of happiness for the victory in performing the ritual other than the success in the harvest season. Spiritually this event also aims to exorcise the evil spirit interfering human life.

The good thing is that the travelers, media, antropologists, cultural observers and others are privileged to witness this rare tradition from our ancestors’ heritage and participate in this beating ritual with your counterparts, the villagers, to experience the allegedly imperceptible pain. Why Not. Put health protocol in place. Come, see and get it a try for fun and friendship.


Komang Swesen is a hotelier who has been in the field for more than two decades now. He loves writing that he already published 2 books about Butler and now active as an official journalist for Gatra Dewata Group.

Daerah

Babinsa Koramil 02/Kubutambahan Latih Siswa SMAN1 Kubutambahan LDKS

Published

on

Babinsa Koramil 1609 -02/ Kubutambahan latih LDKS siswa SMAN 1 Kubutambahan

BULELENG -Bertempat di Lapangan SMAN 1 Kubutambahan di Desa Tamblang Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng terdiri dari 2 orang personil Koramil 1609-02/Kubutambahan Kodim 1609/Buleleng Serda Elio De Andrade dan Serka Gede Budiawan.

Melaksanakan kegiatan kewilayahan dengan memberikan Pelatihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) di SMAN 1 Kubutambahan, yang dihadiri oleh Wakil Kepala Sekolah dan para guru beserta staf sekolah serta siswa sebagai peserta LDKS berjumlah 90 orang.

Pelaksanaan kegiatan LDKS yang dilaksanakan hari ini yang merupakan hari pertama dari tiga hari pelaksanaan oleh kedua personil Koramil Kubutambahan memberikan materi dasar tentang Peraturan Baris Berbaris (PBB) diantaranya materi Sikap Sempurna, Lencang Depan, Lencang Kanan, hadap kanan hadap Kiri, balik kanan, jalan ditempat dan hadap serong kiri – hadap serong kanan serta sikap – bentuk penghormatan. (Mga)

Continue Reading

Daerah

Siap Dukung Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musdes

Published

on

Babinsa Koramil 1609-06/Banjar hadiri musdes

BULELENG – Babinsa Desa Kayuputih Sertu Ida Putu Ardana Koramil 06/Banjar Kodim 1609/Buleleng bersama Bhabinkantibmas menghadiri kegiatan Musyawarah Desa (Musdes).

Pengesahan dan penetapan barang dan benda yang ada diwilayah Desa Kayuputih yang menjadi aset Pemerintah Desa Kayuputih agar dikemudian hari perbaikan maupun pengolahan bisa di anggarkan menggunakan Dana Desa.

Rapat Musdes di laksanakan di Ruang Rapat Kantor Desa Kayuputih Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng, Kamis (08/12/2022).

Dalam kegiatan musdes Desa Kayuputih tersebut di hadiri oleh Perbekel beserta Staf, Bhabinkamtibmas, Ketua BPD beserta anggota, Ketua LPM, Kadus se- Desa Kayuputih, Kelian Adat beserta Prajuru, Ketua Sabha beserta anggota dan Tokoh Masyarakat.

Dalam penggunaan Dana Desa agar benar-benar sesuai dengan aturan, jauhi pelanggaran dengan tidak menyalahgunakan anggaran Dana Desa tersebut, karena pada hakekatnya anggaran tersebut diberikan oleh Pemerintah untuk membantu Masyarakat menikmati Pembangunan sehingga Masyarakat menikmati percepatan Pembangunan,”ucap Sertu Ida Putu Ardana.(Mga)

Continue Reading

Daerah

Wujud Sinergitas Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Serta Pecalang Amankan Jalannya Poidalan

Published

on

Wujud sinergitas Babinsa Koramil 1609 - 04/Tejakula bersama Bhabinkamtibmas serta Pecalang amankan jalannya piodalan di wilayah binaan

BULELENG – Sinergitas dalam pengamanan piodalan Babinsa bersama Bhabinkamtibmas serta pecalang.

Pengamanan guna melancarkan prosesi upacara Piodalan Sasih Keenem di Desa Tejakula Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng .

Babinsa Desa Tejakula Koramil 04/Tejakula Kodim 1609/Buleleng Sertu Meky Robinson Naramessakh bersama dengan Babinkamtibmas Briptu Gede Hery Hermawan bersinergi dengan Pecalang Desa Adat Tejakula melaksanakan pengamanan Upacara Piodalan Sasih Keenem Desa Tejakula,Kamis (08/12/2022).

Menurut Babinsa ,seijin Danramil 1609-04/Tejakula Kapten Inf Rifa’i menyampaikan pelaksanaan Upacara Piodalan perlu mendapat pengamanan terutama pada saat warga melintasi jalan raya.

” apalagi dengan iring-iringan sarana dan prasarana yang dibawa oleh masyarakat untuk mendukung prosesi Upacara Piodalan akan berdampak kepada keamanan warga dan juga pengendara yang menggunakan jalur lalu lintas.

“Apabila tidak diatur maka akan terjadi kekroditan di jalan tentunya mengutamakan jalur koordinasi antar para petugas pengamanan,”ungkapnya.

Lanjutnya, untuk itulah peran Babinsa, Bhabinkamtibmas dan aparat kemanan setempat yaitu Para Pecalang diperlukan agar pelaksanaan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Kami dari pihak Keamanan yaitu dari Koramil 1609-04/Tejakula dan Polsek Tejakula sudah bersiap dari tadi pagi, di samping itu juga kami sudah berkoordinasi dengan pihak Desa Adat Tejakula dengan mengerahkan Pecalang dan perangkat adat lainnya untuk membantu pelaksanaan Upacara Piodalan yang sementara berlangsung ini,” tutur Babinsa. (Mga)

Continue Reading

Trending

Copyright © 22 Juni 2013 Gatradewata. Pesonamu Inspirasiku