Connect with us

News

Suasana Haru Sertijab Kalapas Rutan Kelas II B Negara

Published

on

Lilik Subagiyono yang didaulat menjadi Kalapas baru Rutan Kelas II Negara

Jembrana – Setiap perpisahan selalu meninggalkan momen-momen yang tidak bisa terlupakan, begitu juga dengan acara sertijab yang pagi ini dilaksanan Rumah Tahanan (Rutan) kelas II B Negara yang berada di jalan Wijaya Kusuma Kabupaten Jembrana ini.

Acara sertijab yang dihadiri Seluruh Petugas Lapas dan warga binaan rutan berlangsung dengan penuh hikmat.(24/11)

Acara dibuka dengan Tari Puspanjali yang dipersembahkan pegawai rutan dan selanjutnya pidato perpisahan dari kalapas Bambang Hendra Setiawan mengungkapkan “Kepada seluruh pegawai rutan yang sudah menjadi andalan kami selama 3 tahun ini, ajik Wiradi selaku anggota DPRD Kabupaten Jembrana yg sudah menyempatkan waktu untuk datang dan seluruh anak-anak yang saya cintai dan banggakan, semoga sehat selalu” ungkap Hendra.

“Selama kurang lebih 3 tahun saya menjadi kalapas disini tentunya banyak pengalaman mmbahagiakan dan sangat berat untuk meninggalkan keluarga besar disini dan karena kita bisa selalu bersinergi untuk tetap menjaga rutan menjadi aman dan terkendali, dalam ksempatan ini saya mohon pamit kepada rutan kelas II B Negara dan tgl 28 nanti saya akan melakukan sertijab juga dan bertugas di ngajuk Jawa Timur untuk bertugas disana” tutup Bambang yang dikenal ramah saat menjadi kalapas.

Lilik Subagiyono yang didaulat menjadi Kalapas baru Rutan Kelas II B Negara dalam sambutannya mengatakan ” Nama saya Lilik Subagiyono, sebelumnya bertugas di Rutan Kediri. Selaku Kalapas yang baru mana yang nanti sudah bagus akan saya tinggkatkan lagi, namun demikian saya tidak luput dari teman-teman semua termasuk warga binaan yang sudah memberikan kontribusi, khususnya petugas yg ada di Rutan kls II B Negara ini, senantiasa saya ingin menyampaikan baik itu bapak/ibu petugas dan warga binaan dan mohon untuk bersinergi. Saling memberikan kontribusi yang baik untuk menjadikan rutan ini lebih baik untuk kebaikan kita bersama” tutup Kalapas Lilik.

Acara selanjutnya ditutup dengan penyerahan bingkisan sebagai kenang-kenangan dan ditutup dengan acara bebas yaitu Kesenian Topeng dan aksi band dari warga binaan lapas. (D.U)


News

Kakanwil Bali Kunjungi Rutan Negara Dan Tekankan Tugas Pengamanan Dan Pembinaan

Published

on

Jembrana – Awal bulan Desember, Rutan Negara mendapat kunjungan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali (Kakanwil Bali), Anggiat Napitupulu. Kunjungan kali ini ditemani Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas), Gun Gun Gunawan, Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitasi, Pengelolaan Benda Sitaan, Barang Rampasan Negara, dan Keamanan, Kepala Subbidang Pelayanan Tahanan, Perawatan Kesehatan, dan Rehabilitasi.

Kakanwil Bali mengapresiasi kebersihan dan kenyamanan Rutan Negara dan menyatakan Rutan Negara sangat layak. Bertempat di aula Garuda Wisnu Kencana (GWK), Kakanwil beserta Kadivpas didampingi Kepala Rutan berikan penguatan petugas Rutan. Kegiatan dibuka oleh Lilik Subagiyono yang mengucapkan terimakasih atas kunjungan Kakanwil serta Kadivpas ke Rutan Negara. Penguatan diawali oleh Kadivpas terkait tugas dan kewajiban ASN khususnya petugas untuk membangun Zona Integritas.

“Sebagian besar kegagalan meraih WBK dikarenakan kurang terpenuhinya data dukung LKE. Oleh karena itu semua wajib tahu penilaian masing-masing area perubahan,” paparnya tegas. Disambung oleh Kakanwil Bali dengan memperkenalkan diri. Anggiat Napitupulu juga mohon maaf atas kunjungan beliau yang sempat gagal ke Rutan Negara hingga akhir masa jabatan Karutan terdahulu, Bambang Hendra Setyawan.

Kakanwil Bali saat mengunjungi rutan dan peternakan yang menjadi program rutan kelas IIB Negara

Beliau berharap seluruh petugas mampu bekerjasama dengan baik dengan Karutan baru, Lilik Subagiyono serta senantiasa mampu membantu beliau menjalankan tugasnya.

Poin penting yang disampaikan terkait tugas utama petugas pemasyarakatan. “Petugas pemasyarakatan itu tugasny cuman dua yaitu pengamanan dan pembinaan,“Jangan rendahkan saudara – saudara kita (WBP) yang di dalam.

Mereka sama seperti kita. Hanya mereka sekarang tengah bersekolan di Rutan ini ada yang sekolah 6 tahun, 8 tahun dan bahkan ada yang tidak lulus sehingga harus kembali bersekolah. Harus merangkul mereka sebagai saudara sehingga mampu mengamankan mereka. Selanjutnya kita gali permasalah mereka untuk kita bina bersama,” imbuhnya.

Kakanwil juga mengingatkan fungsi petugas sebagai pelayan publik bukan lagi sebagai petugas penjara yang bekerja diibaratkan peternak itik. Selain itu beliau juga menghimbau netralitas seluruh ASN dalam ajang pemilihan umum nanti, “Kalau jaman dulu orang bilang mulutmu harimaumu. Sekarang, Jarimu adalah pistolmu,” jelas beliau. Beliau juga mengharapkan apabila ingin mendukung hendaknya bergerak secara pasif dan tidak melalui media sosial.

Kegiatan ditutup oleh Karutan Negara yang mengharapkan diberikan baik oleh Kakanwil maupun Kadivpas tidak hanya mampu dipahami namun harus diimplementasikan. Kegiatan dirangkaian dengan pengledahan area rutan dan ditutup dengan foto bersama. (D.U)

 

 

 

Continue Reading

News

Belasan Anak Punk Tanpa Tujuan Pasti Diamankan Satpol PP Jembrana

Published

on

Jembrana – Anak Punk begitu mereka menyebut gerombolan dirinya, anak-anak yang sebagian besar berumur belasan tahun ini menyebrang dengan menumpangi truck untuk menyebrang ke pulau Bali.

Berawal diamankannya 3 anak punk yang berada di perempatan jalan Taman Makam Pahlawan (TMP) negara 29/11 malam selanjutnya Satpol PP melakukan penyisiran dan ditemukan juga 9 anak punk lainnya untuk diangkut oleh mobil trantip Satpol Pp Kabupaten Jembrana.

Belasan anak punk diamankan di kantor Satpol PP

Sekretaris Satpol PP Komang Diyatmika yg ditemui langsung awak media mengatakan ” Anak-anak ini kita amankan untuk tidak mengganggu ketertiban umum, apalagi mereka datang ke Bali dengan tujuan dan identitas tidak jelas, berkeliaran di perempatan jalan dan anggota mengamankan untuk dibawa kesini, setelah di introgasi mereka berasal dari Probolinggo Jawa Timur, untuk tindakan selanjutnya kita menunggu dari Dinas Sosial apakah mau dikembalikan atau bagaimana,” ungkap Diyatmika.

Sampai berita ini diturunkan Kepala Bidang Rehabilitasi Dinas Sosial Budi Aryana tidak dapat ditemui dan tidak merespon sambungan telefon. (D.U)

Continue Reading

News

Oprasi Warga Binaan Rutan, Sajam, Remi Dan Kartu Domino Pun Ditemukan

Published

on

Jembrana – Upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) Lilik Subagiyono selaku Kepala Rutan Kelas IIB Negara yang didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, I Nyoman Sudiarta, beserta 24 orang yang berisikan petugas pengamanan, satops patnal dan CPNS melaksanakan kegiatan penggeledahan kamar hunian warga binaan pada Selasa malam (29/11).

“Kegiatan yang kita laksanakan malam ini guna meminimalisir barang-barang terlarang dari kamar warga binaan yang mungkin saja dapat mengakibatkan gangguan kantib” terang Lilik Subagiyono saat memberikan pengarahan sebelum penggeledahan dimulai. “Laksanakan penggeledahan sesuai SOP yang berlaku,” sambungnya.

Gabungan Petugas Rutan saat melakukan oprasi kepada warga binaan

Guna mempercepat kegiatan, anggota dibagi menjadi dua kelompok yang dengan sigap menyisir area open camp dan blok hunian. Kegiatan diawali dengan Penggeledahan badan WBP sebelum mensterilkan area blok hunian guna mencegah adanya barang-barang terlarang yang terselip dalam pakaian maupun badan.

Walaupun kegiatan dilakukan pada malam hari seluruh anggota nampak semangat saat melakukan penggeledahan secara mendetail. Saat pengledahan berlangsung berbagai barang terlarang ditemukan seperti sejumlah barang terlarang seperti benda tajam berupa gunting, cutter, paku, sendok-garpu, obeng, serta barang pecah belah lainnya. Barang-barang tersebut langsung disita dari dalam kamar hunian untuk selanjutnya dimusnahkan.

Selain barang-barang tersebut, disita juga sejumlah kartu remi, kabel dan domino. Sementara untuk alat komunikasi dan juga barang terlarang seperti miras dan narkoba tidak ditemukan dalam penggeledahan tersebut. Kegiatan penggeledahan berlangsung sekitar dua jam dan kegiatan berjalan secara kondusif.(D.U)

Continue Reading

Trending

Copyright © 22 Juni 2013 Gatradewata. Pesonamu Inspirasiku