Connect with us

Olahraga

Sport Tourism, Gung Cok: Kriket Olahraga yang Populer di Dunia

Published

on

Anak Agung Bagus Tri Chandra Arka (Gung Cok), Ketua Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Bali

GATRA DEWATA | BALI | Kriket (Cricket) adalah sebuah olahraga tim yang dimainkan antara dua kelompok yang masing-masing terdiri dari sebelas orang. Permainan ini mirip dengan kasti yang sangat populer di tanah air tetapi berbeda, bentuk modern kriket berawal dari negara Inggris dan menyebar menjadi populer di negara-negara persemakmuran, seperti di beberapa negara di Asia Selatan, misalnya India, Pakistan dan Sri Lanka.

Kriket juga merupakan olahraga yang penting di Inggris dan Wales, Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan, Zimbabwe dan wilayah Karibia yang penduduknya bertuturkan bahasa Inggris.

Ditemui di kediaman Anak Agung Bagus Tri Chandra Arka (Gung Cok) selaku Ketua Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Bali, menuturkan banyaknya minat masyarakat Bali terhadap olahraga yang populer di luar negeri ini.

“Kriket di Bali sudah cukup berkembang karena kita sudah mempertandingkan Porjar (pekan olahraga pelajar), ini menunjukan bahwa olahraga kriket sudah digemari, “ungkapnya Sabtu (12/02/2022), di kediamannya.

Tingkatan pertandingan Porjar itu dari tingkat SD, SMP dan SMA, ini juga menurutnya olahraga kriket ini sudah diterima sejak usia dini. Di Bali sendiri memiliki atlet kriket yang sangat banyak sampai 3 lapis.

Ditanya soal pembinaan dan pengadaan alat olahraga yang tergolong tidak murah ini bagi kasyarakat kebanyakan, dirinya menambahkan bahwa kriket memiliki wadah di Internasional, mereka melihat juga potensi atlet serta mengamati perkembangan yang ada di masing-masing organisasi kriket yang ada, karena olahraga kriket merupakan olahraga yang populer di mancanegara.

“Dengan adanya wadah kriket internasional, otomatis supporting dari dunia itu ada, “jelasnya, sambil mengatakan juga berterima kasih terhadap supporting KONI kemarin di PON Papua.

Kriket juga merupakan olahraga yang secara langsung sudah mendukung gema dari sport tourism yang lagi didengungkan di Bali. Ini karena olahraga kriket cukup populer di luar negeri, tentu even sebelum pandemi covid-19, dirinya mengaku sering mengadakan even-even antar club.

“Di lapangan udayana Australia sering mengirim 2-3 club untuk bermain di Bali (even). Jadi itu tentu menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan terutama penggemar olahraga kriket di negara sana yang cukup populer. Hubungan ini sudah terjalin,”jelas Gung Cok.

Kualifikasi peserta dalam U-19 pertandingan dunia (under-19 tahun) Mei mendatang dalam upaya menjaring atletnya di 3 negara nantinya, ini juga bagian dari kerjasama tourism akan terjalin diantaranya.

Untuk mempersiapkan diri dalam porprov nanti dirinya merencanakan akan menggelar rakerprov di akhir bulan februari ini. Dimana ada beberapa hal akan di bahas, 1. Persiapan porprov dari masing-masing kabupaten/kota, serta nomor yang akan dipertandingkan, 2. Perkembangan organisasi di kabupaten/kota yang tersisa, yakni Tabanan, Karangasem dan Bangli, agar bisa ikut menambah perolehan medali nantinya, 3. Mengupayakan strategi 2 kabupaten tadi agar bisa ikut, 4. PCI Bali melihat kesempatan emas dari pertandingan U-19 dunia ini.

PCI Bali dalam menunjang dan menyambut kegiatan U-19 ini dirinya juga akan mempersiapkan even yang dapat minimal sebagai upaya menjaga kesinambungan dari U-19.

“kita mengharapkan adanya lampu hijau dari disdikpora untuk hal ini, “pungkasnya. (Ray)


Kebanggaan sebagai wartawan adalah selalu silahturahmi kepada semua pihak, tetap belajar dan selalu konfirmasi dalam pemberitaan yang adil dan berimbang.

Olahraga

PSSI Buleleng Gelar Futsal Championship 2022

Published

on

PSSI Buleleng gelar futsal championship 2022 sebanyak 26 club ikut ambil bagian

BULELENG – Sebanyak 26 klub ikut ambil bagian dalam ajang Buleleng Futsal Championship 2022 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Buleleng. Kompetisi dalam format turnamen itu diselenggarakan di GOR Bhuana Patra sejak Senin (5/12/2012) hingga Rabu (14/12) pekan depan.

Kompetisi tersebut diikuti oleh klub-klub konstituen Askab PSSI Buleleng. Dari 34 klub konstituen PSSI Buleleng, sebanyak 26 klub diantaranya ikut serta dalam turnamen tersebut. Sementara sisanya tidak ikut mengirimkan tim pada kompetisi tahun ini.

Turnamen dibuka Ketua Umum PSSI Buleleng Gede Suyasa yang ditandai dengan penendangan bola ke arah gawang. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum KONI Buleleng Ketut Wiratmaja, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng Ketut Wiratmaja, dan Dirut Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng Made Lestariana.

Ketua Umum Askab PSSI Buleleng Gede Suyasa mengungkapkan, ini pertama kalinya PSSI Buleleng menggelar turnamen futsal bagi klub-klub konstituen asosiasi. Sebelumnya kompetisi melibatkan tim SMA/SMK. Selain itu PSSI juga pernah menggelar kompetisi best of the best, dengan mengundang klub-klub yang keluar sebagai juara pada turnamen yang digelar oleh pihak ketiga.

“Untuk futsal, kami belum pernah punya klub yang nyatakan diri punya (tim) futsal. Makanya kami undang klub ini, supaya tahu. Apakah selain punya tim sepakbola, punya tim futsal juga. Ternyata dari 34 klub, ada 26 klub yang punya tim futsal,” kata Suyasa.

Lebih lanjut Suyasa mengungkapkan kompetisi yang rutin dengan melibatkan klub-klub konstituen, akan memudahkan PSSI memantau perkembangan atlet. Sehingga memudahkan PSSI Buleleng menyiapkan tim pada ajang multi event, seperti Porprov Bali.

Pihaknya pun mempertimbangkan untuk menggelar kompetisi futsal antar klub sebagai salah satu program rutin. “Kedepan akan kami pikirkan bentuknya. Apakah kejuaraan atau liga dengan kompetisi penuh,” demikian Suyasa.

Adapun klub-klub peserta kompetisi yakni Persada Sukasada, Indonesia Muda Kampung Kajanan, Teja Harum Tejakula, Putra Mas Pemuteran, Putra Harapan Kaliasem, Intan Jaya Celukan Bawang, Tunas Harapan Pengastulan, Kusuma Bangsa Kampung Kajanan, PORS Seririt, Tintin FC Tinga-Tinga, Padma FC Tukadmungga, Putra Selayar Kampung Baru, Persega Gerokgak.

Ada pula Singa Anturan, Amartha Patas, Putra Devata Pakisan, Putra Fajar Patas, Victory Banjar Tegal, Taruna 99 Celukan Bawang, Forkal Kalibukbuk, Persibu Buleleng, Tunad Muda Celukan Bawang, MKS Kampung Bugis, Spartak Kampung Kajanan, Fortuna Sulanyah, dan Putra Penarukan. (Mga)

Continue Reading

News

Jelang Final Road Race, Jembrana Tempatkan Pembalapnya Di Posisi Terdepan

Published

on

Jembrana – Road Race menjadi cabor olahraga yang ditunggu – tunggu masyarakat Jembrana, selain karena menjadi tuan rumah Jembrana juga berhasil menempatkan beberapa pembalapnya di posisi terdepan dalam babak kualifikasi kemarin.

Hari ini (27/11) Final digelar di Sirkuit Simpang Suropati depan Kantor Bupati Jembrana. Beberapa pembalap jembrana yang berhasil menempati start twrdepan antara lain : I Kadek andre P, Ketut Andriana Pu, Gede Eco adi, dan terakhir Kadek Krisna.

Sebelum final, diadakan sesi Warn up yang wajib diikuti semua pembalap. Final hari ini akan berlangsung selama 25 laps yang dimulai pukul 11.00 wita.

Continue Reading

Olahraga

ISSI Sumbang Emas Perdana Dari Nomor Downhill Putri

Published

on

Luh Elsa Putri Rani cetak emas perdana kategori downhill putri

 

BULELENG – Atlet dari Ikatan Sepeda Seluruh Indonesia ( ISSI ) Kabupaten Buleleng sukses menyumbang 1 Medali Emas dari nomor Downhill Putri di Porptov Bsli XV ini. Race dari nomer ini digelar di kawasan Gheotermal Bedugul, Desa Candi Kuning, Kabupaten Tabanan, Selasa ( 2/11/2022).

Raihan 1 Medali emas tersebut dicetak oleh Luh Elsa Putri Rani (20) pada kategori Downhill Putri. Elsa memastikan diri meraih medali dengan catatan waktu tercepat 4 menit 12 detik, unggul tipis dari kontingen Kota Denpasar, Ida Ayu Made Intan yang mencatatkan waktu 4 menit 22 detik. Menyusul kontingen Kabupaten Badung, Linda Fitri dengan durasi race 4 menit 24 detik, di posisi ketiga.

Manajer Tim Ikatan Sepeda Seluruh Indonesia ( ISSI ) Kabupaten Buleleng, Komang Budiarsana menjelaskan capaian yang diraih oleh atlet sepeda ini tak terlepas dari dukungan berbagai pihak sehingga muncul motivasi untuk berjuang dan meraih prestasi.

“Dukungan penuh datang dari KONI Kabupaten Buleleng, Ketua Umum Pengkab ISSI Buleleng dan pelatih dan official yang menjadi dasar para atlet untuk berjuang”, ujar Budiarsana.

Budiarsana memberikan apreasiasi penuh terhadap atletnya yang berjuang hingga memperoleh prestasi. Prestasi ini pula, menurut Sekcam Sukasada ini menjadi bukti bahwa goweser – goweser di kabupaten Buleleng bisa unjuk prestasi di ajang Porprov Bali ke- XV kali ini.

“Kita sudah berusaha secara maksimal, bagaimana mewujudkan small is gold sebagai jargon KONI Buleleng. Alhasil atlet buleleng mampu memberikan yang terbaik,” tambahnya.

Sementara Wakil Ketua III KONI Buleleng, I Putu Nova Anita Putra mengapresiasi perolehan emas dari ISSI Buleleng dibarena Porprov Bali XV. Capaian itu bisa jadi pondasi bagi atlet ISSI Buleleng untuk lebih kuat meraih medali pada nomer lain.

“Kami melihat, sejak awal ISSI Buleleng memang telah mempersiapkan atletnya dengan matang menghadapi Porprov Bali, dan ini bukti kerja keras mereka selama ini,” kata Nova. (Mga)

Continue Reading

Trending

Copyright © 22 Juni 2013 Gatradewata. Pesonamu Inspirasiku