Connect with us

Pariwisata dan Budaya

SMP Ganesha Beri Pendidikan Terbaik,Tidak Kawatir Kekurangan Siswa

Published

on


Drs. Ketut Jawita, M.Pd., Kepala SMP Ganesha Denpasar, foto; alt

Drs. Ketut Jawita, M.Pd., Kepala SMP Ganesha Denpasar, foto; alt


GATRADEWATA – Larangan pungutan untuk sekolah negeri yang dikawatirkan akan berefek minimnya minat masyarakat memilih sekolah swasta untuk melanjutkan pendidikan putra-putrinya tidak membuat SMP Ganesha Denpasar resah akan kekurangan siswa.

Pasalnya sekolah dibawah Yayasan Taman Pendidikan Ganesha yang terletak di Jalan Batas Dukuh Sari No. 42, Pedungan, Denpasar Selatan, Bali ini, hanya memungut uang gedung pada saat pendaftaran dan kemudian dilanjutkan dengan uang bulanan saja.

Drs. Ketut Jawita, M.Pd., Kepala SMP Ganesha Denpasar mengungkapkan bahwa sejak berdiri 2008 atau sembilan tahun silam, pembayaran lainnya di sekolah seperti; pembayaran uang ujian, uang ulangan maupun tryout tidak dipungut lagi.

“Kalau diluar sekolah seperti pengayaan, ya kita pungut tapi tidak begitu besar nominalnya,” ungkapnya. Selasa, 24/02/2017.

Sementara untuk penerimaan siswa kelas VII tahun ajaran 2016/2017 mencapai 460an siswa. Sedangkan animo masyarakat yang ingin anaknya melanjutkan di sekolah ini mencapai lebih dari 900 pendaftar.

Hal tersebut tidak terlepas dari sekolah pendukung yang ada di Sesetan. Yakni, banyak guru dari sekolah negeri yang mengajar disini bahkan guru yang juga sudah pensiun direkrut untuk mengabdi mengajar disini sehingga kualitasnya sangat terjamin.

Siswa sendiri banyak yang berasal dari Sesetan, Pedungan, Panjer dan Sidakarya. Dimana daerah tersebut merupakan wilayah heterogen/pendatang yang berasal dari berbagai daerah.

“Hasil lulusan kami banyak terserap untuk sekolah negeri di SMAN 5 Denpasar, SMKN 2 Denpasar. Sedangkan sekolah swasta kebanyakan di SMK PGRI 3 Denpasar,” lanjutnya.

Sedangkan terkait untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer(UNBK), dikatakan Kepala Sekolah, dari awal pihaknya belum bisa melaksanakan ujian berbasis komputer karena fasilitas baik sarana maupun prasana belum mendukung.

“Siswa Kelas IX kita ada 640an siswa yang terbagi menjadi 14 kelas sehingga tidak memungkinkan mengikuti UNBK. Jadi kita masih mengacu pada ujian biasa yakni berbasis kertas dan pensil,” kata Jawita.

Sejak berdiri tepatnya 21 April 2008 hingga saat ini, sekolah yang kini memiliki sebanyak 1.800 siswa, menerapkan kedisiplinan yang tegas dan bersinergi dengan orangtua siswa sehingga hasilnya belum pernah peserta didik di sekolah dengan fasilitas dua wi-fi gratis sampai tidak lulus sekolah.

“Biarlah masyarakat yang menilai hasil anak didik kami. Kita hanya mendidik yang terbaik bagi mereka,” akhir Jawita.

Alt


Continue Reading
Advertisement

Daerah

MASON ADVENTURES ELEPHANT PARK MENDAPATKAN HADIAH PENILAIAN AKREDITASI TERBAIK BERKAT RASA CINTANYA TERHADAP GAJAH

Published

on

Gatra dewata | Gianyar | Mason Elephant Park & Lodge, siapa yang tidak kenal tempat akomodasi gajah terbaik di Bali? Tempat yang sejuk, unik dan memiliki sensasi menginap ditemani gajah.

Tempat yang tidak boleh dilewatkan oleh pencinta gajah bagi pelancong yang ingin ke Bali.

Berada di Desa Taro, Ubud, Bali, Mason Elephant Park & Lodge sudah berdiri sekitar 20 tahun dan sekaligus menjadi tempat penampungan untuk menyelamatkan gajah korban dari perburuan liar.

Berkat kepedulian dan keuletan mason family ini membuat kamp gajahnya mendapatkan penilaian yang cukup memuaskan.

Asian Captive Elephant Standards (ACES) telah memberikan Mason Elephant Park & Lodge dengan akreditasi tingkat gold.

Tidaklah mudah untuk mendapatkan predikat terbaik disebuah kamp gajah oleh ACES, penilaian intensif dan proses audit yang memiliki standard Internasional terbaik di bidangnya.

Direktur ACES Nicolas Dubrocard mengatakan, “Petualangan Mason adalah contoh luar biasa dari pariwisata berbasis gajah. Semua gajah disosialisasikan dengan baik, diberi peluang pengayaan yang kuat dan menerima dokter hewan terbaik yang tersedia. Kami bangga dengan semua kerja keras tim di Mason Adventures telah berinvestasi di kamp dan gajah mereka. Level Gold sangat layak buat mereka”.

Mason Elephant Park & Lodge sudah memenuhi lebih dari 90% kriteria penilaian sebuah kamp ACES yang ketat dan mason mampu memenuhi semua 119 kriteria wajib untuk lulus, dan menyelesaikan standar lebih lanjut untuk yang lebih tinggi.

Bapak Dubrocard akan melakukan perjalanan ke Bali pada 20 November 2019 untuk menghadiri konferensi pers dan penyerahan sertifikat validasi kelayakan kepada Mason Elephant Park & Lodge.

ACES menilai kamp gajah di seluruh Asia Tenggara untuk menyediakan penilaian validasi tingkat tertinggi bagi kesejahteraan gajah untuk semua gajah yang bekerja di industri pariwisata.

Kamp-kamp gajah yang ACES teliti meliputi semua bidang, seperti manajemen kamp, termasuk tempat perlindungan gajah, makanan, perawatan hewan, sosialisasi, makan, berkuda, pengayaan fisik dan mental, pelatihan staf dan hak dan banyak aspek lain dari perawatan kamp.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi ACES di elephantstandards.com.

Continue Reading

Daerah

KONSULAT JENDERAL AS SURABAYA MENGADAKAN PELATIHAN PERLINDUNGAN DIRI TERHADAP INSIDEN KIMIA DAN BIOLOGIS

Published

on

Gatra dewata | Bali | Dalam dewasa ini jaman yang semakin kompleks dan canggih dengan penggunaan bahan kimia dan biologis yang rentan terhadap kesehatan bahkan bisa menyebabkan kematian bagi hidup manusia dan lingkungan.

Konsulat Jenderal AS di Surabaya Membantu Tingkatkan Keamanan dan Kepercayaan Diri Wisatawan di Bali, Meningkatkan Kesadaran untuk Perlindungan Diri dari Insiden Kimia dan Biologis.

Pada tanggal 4 November 2019, kantor Keamanan Diplomatik AS yang bertanggung jawab atas langkah-langkah perlindungan terhadap insiden kimia dan biologis memberikan pelatihan kepada lebih dari 80 pemangku kepentingan industri pariwisata di Denpasar, Bali, termasuk anggota Dewan Penasihat Keamanan Luar Negeri (OSAC) Bali Chapter, staf dari Bandara Internasional Ngurah Rai, dan perwakilan dari konsulat asing.

Pelatihan ini difokuskan pada langkah-langkah perlindungan diri yang dapat diambil jika terpapar bahan kimia berbahaya atau biologis.

Pelatihan setengah hari ini merupakan kesempatan untuk membantu mengembangkan keterampilan dasar dan memberikan kesadaran umum tentang bahan kimia dan biologis, tetapi yang lebih penting lagi bagaimana mengidentifikasi langkah-langkah untuk membantu menyelamatkan hidup.

Konsulat Jenderal AS Surabaya, Mark McGovern mengatakan, “Pelatihan ini meningkatkan keamanan dan kepercayaan diri bagi jutaan wisatawan yang mengunjungi Bali setiap tahun. Ini adalah contoh lain dari kemitraan jangka panjang antara Amerika Serikat dan Indonesia dan menunjukkan komitmen kami terhadap stabilitas dan keamanan di wilayah ini.”

Instruktur utama untuk pelatihan ini adalah Marvin Galmore, Koordinator Pelatihan Regional; Keamanan Diplomatik A.S.

Pelatihan ini adalah bagian dari penjangkauan pemerintah AS yang luas di seluruh Indonesia bagian timur untuk meningkatkan kemitraan di bidang keselamatan, keamanan, dan keahlian.

Untuk informasi lebih lanjut tentang program ini, atau program Konsulat A.S. lainnya, silakan hubungi PASsurabaya@state.gov.

Visit our website and social media:
http://surabaya.usconsulate.gov,
www.facebook.com/USConGenSBY
Twitter and Instagram @USConGenSby

(Red)

Continue Reading

Daerah

KONSERVASI ALA PLATARAN MENJANGAN XTRAVAGANZA 2019

Published

on

Gatradewata | Bali | Bulan November Plataran L’Harmonie menjadi tuan rumah Plataran Menjangan Xtravaganza 2019 di Taman Nasional Bali Barat.

Dengan tema yang diusung adalah berfokus pada keterlibatan generasi muda dalam kegiatan konservasi, Menjangan Xtravaganza 2019 hadir dengan taglinenya,

“Millennials for the Forest”

Xtravaganza merupakan salah satu acara Plataran Indonesia yang konsen terhadap tema “budaya, musik dan lingkungan”

Acara ini secara rutin diadakan sepanjang tahun di hotel dan resort Plataran yang ada Indonesia, Plataran Bromo Marathon Xtravaganza 2019 adalah acara terakhir yang pernah diadakan oleh mereka.

Seirama dengan profilnya sebagai “True Indonesian Icon” serta keinginan yang terus menerus Plataran untuk mendukung lingkungan lokal, ramah terhadap lingkungan alam dan menjaga keadaan satwa liar yang ada.

Acara yang diadakan tahunan ini memiliki point utama dalam meningkatkan kesadaran publik akan ekosistem pesisir dan laut.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta otoritas Taman Nasional Bali Barat ikut mendukung acara ini dan fokus pada tiga aspek utama yaitu,

Ekowisata & keberlanjutan, budaya & hiburan, dan kewirausahaan lokal.

Dengan menampilkan pertunjukan musik oleh Jamie Aditya (Jockey dan Musisi Video Indonesia-Australia), Balawan (Gitaris dan Penulis Lagu Indonesia), Dialog Dini Hari (Folk Band Indonesia), Astrid Sulaiman (Pianis & Wakil Ketua Ubud Village Jazz Festival) dan banyak lagi, dengan membawa musik kedalam hutan yang memperlihatkan kepada penonton akan keindahan alam yang diwiliki wilayah ini.

Kegiatan ini juga memiliki proyek penanaman pohon endemik, penanaman karang dan program pelepasan burung jalak Bali, serta festival seni dan budaya, festival kuliner dan perlombaan memasak, festival mural, workshop pembuatan layang-layang dan festival, dan kelas Zumba outdoor.

Kebutuhan panggung, produksi acara dan hiburan dikelola oleh PT Ubud Vista Jafesindo di mana merupakan legalitas dari Ubud Village Jazz festival.

Acara ini telah berlangsung Sabtu, 2 November 2019 di Plataran L’Harmonie – Taman Nasional Bali Barat.

Tamu yang hadir diperkirakan Sekitar 1.500 orang, yang akan difokuskan terutama di sekitar Octagon Ocean Club dan Area Penangkaran Rusa dengan jadwal yang dibuat padat sepanjang hari menyatukan kaum millinnials demi kebaikan hutan dan lingkungan.

“Harapan kami generasi milinieal bisa menjadi bagian dalam menjaga kawasan hutan, dan juga mampu melanjutkan konservasi.” Bapak Agus Trisna sebagai kepala taman nasional bali barat.

Plataran Indonesia didirikan pada tahun 2009 sebagai perusahaan Indonesia yang mencakup berbagai aspek pariwisata, termasuk hotel, resor, kapal pesiar, spa, restoran, venue dan nature development area.

Properti Plataran tersebar di berbagai lokasi indah kepulauan Indonesia.

“Plataran” sendiri berarti “Tempat yang paling disukai Tuhan”.

Konsep dasar pariwisata Plataran meliputi tiga X yaitu, eXoticism, eXperience dan eXcellence, dengan komitmen untuk menjadi

“True Indonesian Icon”.

Dan mereka terus ikut andil dalam berusaha mewakili Indonesia di kancah dunia pada Pembangunan Keberlanjutan Ramah Lingkungan (Eco Sustainability Development).

Plataran L’Harmonie Menjangan terpilih sebagai pemenang pada Global Forum on Human Settlements (GFHS) ke-14 untuk Perencanaan dan Desain (Planning and Design of Scenic Areas) dalam kategori Destinasi Wisata.

Pencapaiannya dalam membangun komunitas resort yang selaras dengan topologi dan hidrologi setempat, Plataran menjadi perusahaan perhotelan pertama, taman nasional pertama dan proyek pengembangan lingkungan pertama di Indonesia yang menerima penghargaan bergengsi ini Selain penghargaan terbaru dari GFHS, resort ini merupakan Green Silver Winner dalam Indonesia Sustainable Tourism Award pada tahun 2017, dinobatkan dalam Top 100 Global Sustainable Destinations pada tahun 2017 & 2018, pemenang pada World Luxury Spa Awards tahun 2018 dan sering terdaftar sebagai 100 perusahaan teratas di Indonesia.

Yozua Makes, CEO Plataran menjelaskan betapa berartinya peran serta media di dalam menjaga lingkungan dan selalu dapat menyuarakannya.

“Menjaga lingkungan harus seimbang dengan menjaga manusia” ujarnya.

Acara yang terbuka untuk umum dan masyarakat lokal terlibat di dalamnya ini, mendapatkan dukungan besar dari Bupati Buleleng.

“Kami Mendukung dari awal dalam kegiatan Plataran Menjangan Xtravaganza, semoga di tahun yang akan datang tetap dilaksanakan dengan berkolaborasi dengan seni dan budaya yang akan ada di Buleleng.” Bapak Nyoman Sutrisna selaku Kepala Dinas Pariwisata mewakili Bupati Buleleng. (Red)

Continue Reading

Wonderful Indonesia

Ads

Trending

Copyright © 2019 Gatradewata. Ringan, Cerdas dan Tajam