Connect with us

Daerah

Sinergitas Kapolres dan Dandim/1609 Buleleng Gelar Baksos di Desa Sidatapa

Published

on


GatraDewata[Sungaraja] Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto, S.IK., S.H., M.Si., bersama Dandim/1609 Buleleng LETKOL Inf. Muhammad Windra Listianto, S.E., M.I.K., melaksanakan kegiatan bakti sosial (baksos) TNI-POLRI Minggu (22/8/2021). Kegiatan ini dimaksudkan untuk membantu warga desa Sidetapa yang terdampak Covid 19.

Baksos yang dilaksanakan di Balai Banjar Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, tersebut turut dihadiri Kapolsek Banjar KOMPOL Made Agus Dwi Wirawan, S.H., M.H., Danramil 1609-06/Banjar KAPTEN Inf. I Gede Oka, Camat Banjar Bapak I Gede Arya Suardana, AP.MM, Anggota DPRD Kabupaten Buleleng Bapak Gede Arta Wijaya, Kepala Desa Sidetapa Bapak Ketut Budiasa, Bendesa Adat Desa Sidetapa, Ketua BPD Desa Sidetapa, Ketua Satgas Covid-19 dan masyarakat penerima bansos.

Dandim 1609/Buleleng LETKOL Inf. Muhammad Windra Listianto, S.E., M.I.K., dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal. “Saat ini Kita masih dalam situasi Covid-19 dan kita harus mengikuti protokol kesehatan yang ada dan selalu hidup sehat. Kepedulian Kita bersama untuk bisa membantu pemerintah mencegah penularan Covid-19 dan selalu mengingatkan warganya untuk tetap menggunakan masker dan selalu hidup sehat. Apabila ada masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19, agar dilakukan Tracing sehingga bisa dideteksi dan penyebarannya bisa dicegah. Dan saat ini kita sudah siapkan isolasi terpusat di Kabupaten Buleleng. Mari kita bekerja sama untuk mencegah penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Kapolres Buleleng dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen yang turut hadir. “Terima kasih kepada Bapak Dandim 1609/Buleleng, Kepala Desa Sidetapa, Tomas dan Muspika Banjar yang telah hadir dalam kegiatan bakti sosial Kodim 1609/Polres Buleleng, serta penyerahan sembako untuk masyarakat Desa Sidetapa dan semoga bisa mengurangi beban akibat Pandemi yang masih terjadi di Indonesia, dan Bali pada khususnya. Dalam kesempatan yang baik ini saya sekaligus memperkenalkan diri sebagai Kapolres Buleleng yang baru, dan mohon kerjasamanya, serta selalu mengikuti protokol kesehatan yang ada guna memutus mata rantai virus Covid-19. Mari kita sama-sama bersatu untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan paket sembako secara simbolis oleh Kapolres Buleleng dan Dandim 1609/Buleleng kepada 60 warga masyarakat Desa Sidetapa yang terdampak Pandemi Covid-19.

Kapolres Buleleng, melalui Kapolsek Banjar KOMPOL Made Agus Dwi Wirawan, S.H., M.H., mengatakan: “Kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan ini adalah bentuk kepedulian Polri dan TNI di Kabupaten Buleleng dalam meringankan beban masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi akibat Pandemi Covid-19,” ucap Kapolsek.

“Melalui kegiatan ini pula Kapolres Buleleng bersama Dandim 1609/Buleleng mengajak semua pihak untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, dengan tetap disiplin mematuhi dan menerapkan Protokol Kesehatan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Beberapa warga masyarakat saat dikonfirmasi mengatakan sangat berterima kasih dengan adanya pembagian paket sembako tersebut, dan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung  aman, lancar dan kondusif hingga usai.(Mga)


Komang Swesen is a hotelier who has been in the field for more than two decades now. He loves writing that he already published 2 books about Butler and now active as an official journalist for Gatra Dewata Group.

Daerah

Kapolres Buleleng Tandatangani Kerjasama dengan RRI Singaraja

Published

on

GatraDewata[Singaraja] – Polres Buleleng melalui AKBP Andrian Pramudianto,S.I.K.,S.H.,M.Si., selaku Kapolres Buleleng,  telah melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Kepolisian Resor Buleleng dengan lembaga penyiaran publik, RRI Singaraja, yang diwakili Drs. Wardi selaku Kepala LPP RRI Singaraja, dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Lembaga penyiaran publik RRI Singaraja, Rabu (8/12/2021) pagi, bertempat di ruang Command Center Polres Buleleng.

Saat penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kapolres Buleleng dengan Kepala LPP RRI Singaraja, dihadiri juga beberapa staf dari RRI Singaraja serta Kabag Ops Polres Buleleng Kompol I Gusti Alit, Kasat Lantas, Kasikum dan Kasihumas. Perjanjin kerja sama ini dituangkan dalam surat Nomor: B/12/X/HUK.8.1.1 /2021 dan Nomor 1643/RRI SGR/10/2021 tentang Pelayanan Informasi Pada Masyarakat.

Tujuan ditandatangani perjanjian kerja ini untuk mendorong peningkatan pelaksanaan pelayanan informasi pada masyarakat berbasis radio publik di Singaraja.

Pelaksanaan kerjasama ini berupa pengisian acara dialog interaktif Lintas Singaraja Pagi, yang disiarkan setiap hari Sabtu mulai pukul 09.00 wita sampai pukul 10.00 wita, dan informasi lalu lintas setiap pagi dalam bentuk ‘news interview‘ mulai pukul 06.30 wita sampai pukul 09.00 wita.

Kepala LPP RRI Singaraja menyampaikan, “Terimakasih kepada Kapolres Buleleng atas kerjasamanya. RRI/Polri sama – sama milik negara yang dapat memberikan informasi kepada masyarakat,” ucapnya.

“Diharapkan kepada Kapolres Buleleng dalam rangka menyambut kegiatan Nataru 2021 dapat memberikan informasi melalui RRI Singaraja, khusus terkait perubahan pembatalan PPKM Level 3. Juga menyangkut himbauan dalam menyambut Nataru agar masyarakat tetap mematuhi Prokes Covid 19, terutama tidak melakukan kerumunan,” imbuhnya.

Disisi lain, Kapolres Buleleng  menyambut baik kerja sama yang telah dilakukan ini dan Polres Buleleng akan memberikan pejabatnya untuk menjadi nara sumber pemberi informasi melalui RRI Singaraja secara bergantian, baik mulai Kabag, Kasat dan Kapolsek jajaran,” ucapnya.

“Semoga hal yang positif ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Buleleng,” tutupnya.[MGA]

Continue Reading

Daerah

Gubernur Bali Gelontorkan Paket Sembako Kepada Warga Kubutambahan

Published

on

GatraDewata[Singaraja] – Pembagian Paket sembako dari Gubernur Bali, Dr.Ir.Wayan Koster, M.M, bantuan yang di salurkan berupa paket bears sebanyak 30 Paket, masing – masing 5 Kg. Bantuan beras yang disalurkan merupakan beras dari Petani Bali yang dibeli dari koperasi – koperasi krama Bali, Selasa (7/12/2021), dilaksanakan di Desa Kubutambahan, Banjar Dinas Kubuanyar, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.

Tujuan dari Pembagian Paket sembako dari Bapak Gubernur sebagai bentuk kepeduliannya kepada warga. Dalam pembagian paket sembako ini diwakilkan Ketut Suartika yang di sapa Nyok, yang tinggal di Kampung Anyar Singaraja.

Harapannya semoga dengan adanya bantuan paket sembako ini bisa membantu meringankan kebutuhan sehari – hari mereka.

Tidak lupa warga Kubuanyar mengucapkan terimakasih atas bantuan dari Bapak Gubernur Bali.[MGA]

Continue Reading

Daerah

Seorang Petani Nekat Gantung Diri, Diduga Kuat Karena Faktor ‘E’

Published

on

GatraDewata[Singaraja] – Di sebuah rumah di ladang milik Nengah Soliana (67), laki -laki, petani di Banjar Dinas Kanginan, Desa Penuktukan, Kecamatan Tejakula,  Kabupaten Buleleng, telah melakukan aksi bunuh diri dengan cara  gantung diri, Minggu (5/12/2021) pagi.

Awal kejadian sekitar pukul 08:00 Wita, korban Nengah Soliana (NS) pergi dari rumahnya di banjar dinas Kanginan dengan berjalan kaki. Kemudian sekitar pukul 09.00 Wita istri korban, Nengah Biniasih (NB), berada di tempat kejadian. Pukul 10.30 Wita datang saudara Made Sitawan menanyakan korban kepada isrti korban untuk meminjam alat perangkap (Jebag).

Karena NB tidak tahu dan tidak mengetahui keberadaan NS lalu saudara Made Sitawan meminta tolong untuk mengambilkan alat tersebut. NS pun masuknkendalam rumah untuk mengambiln perangkap tersebut. Namun ia dikejutkan oleh sosok NS yang tergantung di balok kayu bagian dinding. NS melakukan aksinya menggunakan tali nilon warna biru sepanjang 1,5 meter, jarak tali dengan leher sekitar 75 cm.  Kakinya menjuntai di lantai. Jarak tali dengan tanah swkiyar 210 cm. NS mengenakan baju kaos warna putih dengan lengan warna biru dan celana pendek warna hitam.

Mengetahui kejadian tersebut, kemudian Made Sitawan mencari bantuan ke warga sekitar.

Selanjutnya  kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Tejakula.

Dari hasil pemeriksaan Tim Medis Puskesmas Tejakula I, yang dipimpin oleh dr. Daniel, bahwa tidak terdapat tanda kekerasan, lidah menjulur, keluar air mani namun tidak ada kotoran dan diperkirakan kematian sudah 4 (empat) jam yang lalu dan mayat sudah kaku.

Untuk sementara diduga penyebab korban melakukan gantung diri karena faktor ekonomi (E).

Atas kejadian tersebut keluarga korban sudah mengiklaskan dan tidak akan melakukan visum serta menerima pristiwa ini sebagai musibah.[MGA]

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 Gatradewata. Ringan, Cerdas dan Tajam