Connect with us

Daerah

Seperti Apa Pengalaman Naik Bus Gratis ke Ubud?

Published

on


GatraDewata [ Denpasar ] Pada hari ini, Minggu, 24 Januari 2021, saya menyempatkan diri untuk mencoba wahana transportasi umum yang diinisiasi oleh pemerintah pusat. Terobosan ini dilabeli Trans Metro Dewata.

Pengalaman saya bersama keluarga cukup seru.

Pertama – tama kami mengunduh sistem aplikasinya di Google Play Store yang disebut TEMAN BUS. Disini anda akan mendapatkan informasi lengkap mulai ketersediaan shelter (pemberhentian) hingga posisi bus terdekat dengan lokasi anda.

Kamipun meluncur ke shelter Cening Ayu Celuk menggunakan motor. Skenarionya yaitu memarkir motor disini kemudian naik bus. Namun, mengingat pemberhentian pada saat kembali di Clandys, dimana cukup jauh untuk berjalan kaki maka kami putuskan ke shelter Chandra Buana Batubulan. Disini terdapat dua Shelter yang berdekatan.

Sepanjang jalan dari Celuk menuju Batubulan kami melewati dua bus. Ini mengindikasikan  ketersediaan layanan cukup padat. Setibanya di Batubulan kami mendapatkan bus berikutnya hanya berselang 5 menit sejak kami memarkir motor. Sebuah awsl yang positif.

Apa yang terjadi di dalam bus?

Ah, wooow, pintunya terbuka secara otomatis. Pintu depan untuk masuk, sementara yang tengah khusus untuk keluar. Pak sopir yang berpakaian layaknya pilot dengan ramah menyapa kami dan mempersilakan masuk. Tidak lupa, beliau juga mengingatkan kami untuk menggunakan hand sanitizer yang tersedia dibelakangnya. Disamping itu, ada juga peringatan protokol kesehatan (melalui audio) yang digaungkan setiap kali bus beranjak dari shelter.

Fasilitas audio ini juga menginformasikan titik – titik shelter yang akan dituju berikutnya. Dengan begitu penumpang yang pergi ke shelter tertentu bisa duduk tenang tanpa perlu risau kalau – kalau bus sudah melewati tempat tujuan.

Informasi keberadaan shelter juga terpajang secara visual berupa running text pada LED kecil yang terletak diatas sopir.

Kemudian terpantau ada empat alat pemecah kaca terpasang di kedua sisi bus. Alat ini dimaksudkan untuk memecah kaca pada saat terjadi situasi darurat, contohnya kebakaran.

Bus munggil ini dilengkapi dengan 15 tempat duduk menghadap samping, dimana 2 diantaranya (bangku merah) merupakan bangku prioritas. Bangku ini diperuntukkan bagi manula, penyandang disabilitas dan ibu hamil. Semua bangku tersebut dilengkapi sabuk keselamatan. Ada 4 bangku lainnya menghadap depan dan 17 hand grip bagi penumpang yang berdiri alias tidak kebagian bangku. Namun, pada situasi pandemi sekarang ini kapasitas dipangkas hingga 50% dan penumpang berdiri tidak diperkenankan sama sekali.

Sejauh perjalanan dari Batubulan menuju Ubud kami menyimpulkan beberapa hal berikut:

Saya akan mulai dengan keunggulan terobosan ini. Secara umum bus ini sangat nyaman, baik dari segi kelegaan ruang, ketersediaan AC maupun perilaku sopirnya. Boleh dibilang kenyamanan unit berbanding lurus dengan gaya mengemudi pak sopir. Komposisi antara rem, gas dan kopling dibuat akur sehingga perjalanan jadi mulus.

Kekurangannya tidaklah banyak. Pertama, posisi shelter pergi dan pulang tidak selalu berdekatan. Ini akan menyulitkan bagi mereka ýang pergi ke shelter naik motor. Ada peluang jalan kaki cukup jauh saat pulang menuju shelter dimana ia mengawali perjalanannya. Yang kedua, akses naik bus cukup sulit bagi manula dan penyandang disabilitas. Hal ini karena ada beberapa anak tangga yang harus dinaiki. Bagi yang doyan gowes maaf dulu karena hanya sepeda lipat yang memungkinkan dibawa on board.<swn>


Komang Swesen is a hotelier who has been in the field for more than two decades now. He loves writing that he already published 2 books about Butler and now active as an official journalist for Gatra Dewata Group.

Daerah

Sinergi Babinsa, Bhabinkamtibmas Dan Pecalang Amankan Melasti

Published

on

Sinergi Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Pecalang amankan melasti

BULELENG – Pengamanan kegiatan keagamaan (adat) oleh anggota Babinsa Koramil 1609-04/Tejakula sekaligus melaksanakan edukasi tentang protokol kesehatan (prokes) Jumat(02/12/2022).

Seperti kegiatan pengamanan dalam upacara keagamaan melasti di masyarakat Desa Sambirenteng.

“Pengamanan secara sinergi oleh Babinsa,Bhabinkamtibmas dan Pecalang agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan tertib lancar dan aman serta tetap disiplin mematuhi prokes.

Saat dikonfirmasi Babinsa Desa Sambirenteng Sertu Nyoman Darmaya menyampaikan untuk menjaga stabilitas keamanan ketertiban dan lancarnya kegiatan Melasti di desa binaan.

“dilakukan oleh Babinsa agar kondusifitas tetap terjaga, salah satunya dilakukan dengan melaksanakan atensi kegitan adat atau keagamaan melalui komsos secara humanis dan simpatik ucapnya. (Mga)

Continue Reading

Daerah

Babinsa Hadiri Sosialisasi Peringatan AIDS Sedunia

Published

on

Babinsa Koramil 1609 -06/ Banjar menghadiri sosialisasi AIDS dalam peringatan hari AIDS sedunia

BULELENG – Babinsa Sertu Putu Edi Suartawan Koramil 06/Banjar kodim 1609/Buleleng menghadiri sosialisasi dalam rangka memperingati hari AIDS sedunia.


Sosialisasi yang di gelar oleh KSPAN Yowana Widya Acharya SMP Negeri 1 Banjar dan di pusatkan di SMP Negeri 1 Banjar Desa Banjar Kabupaten Buleleng, Kamis  (1/11/2022).

Kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Kadisdikpora Kabupaten Buleleng yang diwakili oleh Kabag Kesra, Camat Buleleng, Pembina KSPAN Kabupaten Buleleng, Kepala Sekolah SMPN 1 Banjar beserta staf,Ketua Komite SMPN1 Banjar, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Siswa – siswi SMPN 1 Banjar.

Tema pada tahun ini adalah ” Satukan langkah cegah renungan AIDS nusantara. (Mga)

Continue Reading

Daerah

Sinergitas Tanpa Batas, Babinsa Koramil 04/Tejakula Makan Bersama Perangkat Desa

Published

on

Jalin kebersamaan, Babinsa Koramil 1609 -04/Tejakula makan bersama dengan perangkat desa

 

BULELENG ‐ Jalin Kebersamaan Babinsa Makan Bersama Dengan Perangkat Desa Pacung dalam rangka menjalin tali silaturahmi dan persaudaraan.

Bintara Pembina Desa (Babinsa) harus memiliki sikap dan perilaku yang baik dan menguasai 5 kemampuan teritorial agar dapat berbaur dengan masyarakat.

Seperti halnya Serma Dedy Babinsa Koramil 1609-04/Tejakula Kodim 1609/Buleleng yang menyempatkan makan bareng bersama perangkat Desa di kantor Desa Penuktukan Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng.

Guna Terciptanya Keakraban serta Keharmonisan bermasyarakat, Kamis (01/12/2022).

Babinsa menuturkan perangkat Desa bersama Babinsa sudah begitu dekat dan akrab, Ini merupakan suatu momen yang baik untuk mendekatkan diri dengan perangkat Desa maupun masyarakat sehingga tidak ada lagi jarak antara Babinsa dengan warga masyarakat baik dari kalangan anak – anak, pemuda maupun orang tua,” kata Babinsa.

“Terjalinnya silaturahmi yang baik merupakan awal keberhasilan seorang Babinsa dalam melaksanakan tugas membina masyarakat Desa Binaannya.

Makan bersama bisa menjadi salah satu simbol kemanunggalan TNI dengan rakyat karena inti kekuatan pertahanan kita terletak pada kemanunggalan TNI dengan rakyat  dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” Ujar Babinsa.(Mga)

Continue Reading

Trending

Copyright © 22 Juni 2013 Gatradewata. Pesonamu Inspirasiku