Connect with us

Daerah

Sambut New Normal, UHA Gelar Ubud Clean Up Campaigne

Published

on


GatraDewata, Gianyar Ubud Hotel Association serius menyambut kembalinya pariwisata di Bali. Untuk itulah asosiasi yang dinakhodai oleh Gede Ngurah Dewantara Narottama ini menandainya dengan gelaran acara jalan santai dan bersih – bersih di seputaran Monkey Forest Ubud, Sabtu (23/4).

Terlihat peserta mulai berdatangan sejak jam 7.30 pagi ini, dari berbagai hotel yang merupakan anggota UHA. Hingga saat ini UHA sudah beranggotakan 100an hotel yang tersebar di wilayah Ubud. Awalnya Gede hanya menargetkan minimal lima peserta dari masing – masing hotel, atau setidaknya 85 orang. Namun, ia terkejut dengan membludaknya massa yang hadir. Faktanya ada sekitar 300 orang yang turut menorehkan sejarah diakhir masa pandemi Covid-19 ini.

Gede Ngurah Dewantara (paling kanan), Ketua UHA Ubud

Disamping menggelar acara jalan santai dan bersih – bersih, UHA memiliki strategi khusus guna menghadapi new normal. “Dalam waktu dekat kami akan mengadakan pelatihan (SDM) untuk kesiapan pelayanan. Hal ini mengingat ada banyak karyawan baru yang belum berpengalaman. Karyawan lama yang tadinya dirumahkan banyak yang beralih profesi dan enggan untuk kembali,” bebernya ketika ditemui di sela – sela acara.

Tingkat hunian sebagian besar hotel di Ubud sejak dibukanya kembali pariwisata Bali cukup menjanjikan. “Ada kenaikan hingga 30% sejak awal buka dimana karantina tidak lagi deberlakukan,” tambahnya.

“Apalagi nanti awal Mei, sepanjang lebaran, anggota kami rata – rata sudah fully booked (penuh, red),” sergahnya optimis.

Sambutan oleh ketua UHA

UHA tidak sendirian di acara bergengsi ini, ada belasan korporasi yang turut ambil bagian sebagai sponsor, yaitu GoJek, Bina Wisata Ubud, Blue Karma Dijiwa Ubud, Mason Adventure, Hatten Winery, Bali Dwipa Jaya cabang Ubud, Monkey Forest, Kenak Medika, Taman Dedari, Gangga Coffee, Ayuzany beauty studio, Purana Suite Ubud, Radha Spa, Mr Wayan by the sea, Nandini Jungle Resort & Spa, Dapper Pemuda, Kau Kau Restaurant, Kamalini Spa, The San too Villas & Spa, The Kayon Jungle Resort, The Sankara Resort & Spa, Mscosmetic, Bank Mandiri dan BNI.

Atas dukungan sponsor, panitia menyediakan hadiah (door prize) bagi peserta yang beruntung sebagai tahap penutupan acara. Seluruh peserta pakedek pakenyem (antusias, red) selama acara berlangsung. Gestur mereka sekaligus mengindikasikan jika Ubud Clean Up Campaigne berlangsung sukses.[SWN]


Komang Swesen is a hotelier who has been in the field for more than two decades now. He loves writing that he already published 2 books about Butler and now active as an official journalist for Gatra Dewata Group.

Daerah

Kerennya Aksara Bali Sejajar Aksara Internasional

Published

on

 

DENPASAR – Mengingat sepak terjang Wayan Koster dalam menjaga adat dan budaya Bali terutama dari sisi aksara Bali yang sudah mulai ditinggalkan itu, kini bisa sejajar dengan aksara – aksara lainnya di dunia.

Berawal dari dilantiknya menjadi Gubernur Bali pada tanggal 5 September 2018, Gubernur asal Desa Sembiran, Buleleng ini memang langsung tancap gas sebulan kemudian mengeluarkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara dan Sastra Bali serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali.

Komitmennya untuk melestarikan budaya Bali serta warisan leluhur yang adiluhung patut dibanggakan. Kemudian ketika aksara Bali menjadi salah satu aksara di Indonesia yang didaftarkan dalam domain internet, menurutnya, dengan didaftarkannya aksara Bali menjadi domain internet, maka menegaskan posisi aksara Bali di kancah internasional. 

“Ini bisa disamakan juga dengan aksara Jepang, China atau Korea. Kita akan semakin dikenal di dunia, ” ungkap Wayan Koster pada waktu itu.

Upayanya itu ditandai dengan peresmian penggunaan aksara Bali di bandara I Gusti Ngurah Rai pada tanggal 5 Oktober 2018. Kemudian dilanjutkan dengan penggunaan aksara Bali di papan nama instansi baik pemerintah, BUMN maupun swasta.

Ia juga menegaskan bahwa penggunaan aksara Bali ada aturannya sendiri dan sudah dijabarkan dalam Pergub nomor 80 Tahun 2018. Aksara Bali harus diletakkan di atas aksara latin. Hal itu bertujuan untuk menghormati warisan leluhur, menyatakan rasa bangga kepada kearifan lokal Bali asli.

Lalu untuk papan nama instansi, Koster menyebutkan sudah ditentukan dengan gradasi merah putih yang melambangkan Negara Indonesia. Sehingga dalam kesempatan tersebut, ia berharap semua pihak bisa menggunakan dan mengimplementasikan penulisan aksara Bali dengan baik dan benar.

Melalui Pergub No 80 tahun 2018, semakin memudahkan mendaftarkan aksara Bali ke pengelola domain internasional ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers). Pasalnya, aksara Bali sudah resmi diakui pemerintah dan sudah mempunyai kekuatan sendiri.

“Ini langkah kita menghormati warisan para leluhur kita yang adiluhung. Jika bukan kita yang melestarikan, lama-lama aksara Bali akan punah,” imbuhnya.

Ia juga menyatakan kebanggaannya banyak anak muda yang tergerak menekuni aksara Bali, dan terbukti pemenang lomba kali ini berasal dari generasi muda. 

“Ilmu pengetahuan dan teknologi boleh berkembang, tapi anak muda jangan terlalu terseret arus modernisasi, jaga terus kebudayaan dan kearifan local kita,” bebernya.

Langkah Pendaftaran aksara Bali ini juga sangat selaras dengan visi misi Pemprov Bali yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Melalui Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru. (Tim)

Continue Reading

Daerah

Demi Kenyamanan Customers, Java Lotus Hotel Gelar Uji Kompetensi Food Handler 

Published

on

By

Java Lotus Hotel Jember

GatraDewata – Jember, Menjawab tuntutan pelanggan, pasar industri jasa dan meningkatkan “value” layanan terhadap pelanggan, serta memenuhi kewajiban perusahaan untuk up-skilling paralel dengan upaya re-skilling sumber daya manusia di perusahaan, maka menejemen Java Lotus Hotel Jember menyelenggarakan Uji Kompetensi Food Handler.

Investasi soft-skill kepada sebagian karyawan di Tri Wulan pertama tahun 2024, dilaksanakan bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Jaminan Mutu dan Keamanan Pangan (JMKP). Berupa Sertifikasi Pengelolaan Higiene Sanitasi Makanan, skema sertifikasi okupasi nasional penjamah makanan (food handler).

LSP JMKP, terverifikasi Badan Nasional Seritifikasi Profesi (BNSP) ini, adalah LSP pihak ketiga yang dibentuk oleh Asosiasi Profesi Keamanan Pangan Indonesia (APKEPI). Mendapat dukungan penuh Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), Kementrian Perindustrian RI, Kementrian Pertanian RI, serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, terpercaya!

Uji Kompetensi dengan asesor Sigit Jaya Saputra yang didatangkan dari Jakarta menjadi program perusahaan melalui divisi HRD (Human Resources Development) dengan harapan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan produk makanan, minuman yang disediakan hotel. Selain untuk meningkatkan keyakinan tamu bahwa setiap “sajian” telah diolah dengan standard keamanan dan kebersihan sesuai undang – undang yang berlaku.

Setiap produk sajian diracik tangan – tangan terampil, profesional dan telah teruji kompetensinya sehingga melalui sajian makanan dan minuman tamu merasa nyaman dan aman berada di hotel.

Kearifan Lokal

General Manager Java Lotus Hotel Jember, Jeffrey Wibisono V

Hal meracik kudapan berstandar keamanan dan kebersihan internasional, namun bahan baku tetap mengutamakan hasil budidaya pekebun, petani, nelayan sekitar Jember, negeri Pandhalungan yang dikenal dengan JFC —Jember Fashion Carnaval—nya ini.

Dari program sertifikasi uji kompetensi, Jeffrey Wibisono V mengungkapkan  “Jadi, tidak perlu ragu dan khawatir lagi ya! Java Lotus Hotel Jember berusaha meningkatkan mutu pelayanan untuk tamu yang datang, juga mempertahankan kualitas produk sajiannya tanpa melupakan keberpihakan pada budidaya setempat.”

Jeffrey menutup pernyataannya dengan menyampaikan, “Nilai tambah bagi tamu yang menginap atau sekadar menikmati olahan dapur Java Lotus Hotel Jember, tidak hanya mendapat konsumsi makanan sehat, aman, berkualitas. Juga tetap berbagi dengan lingkungan sekitar serta ikut menekan emisi CO2 dari aktivitas mengolah bahan baku menjadi kudapan siap saji.”

Apalagi, Java Lotus Hotel memiliki 3 outlet FnB yakni MakanKoe Restaurant, KopiKoe Café, dan The Upper & Lower Sky Lounge. Hal ini menjadi sangat penting mengingat konsumen dari ketiga outlet tersebut cukup ramai dan diminati masyarakat. Ceruk pasar komoditi lokal yang mendukung perekonomian setempat.

Perlu diingat bahwa Uji Kompetensi dilakukan tanggal 20 Februari 2024, jam 10.00 WIB di Mawar Melati Meeting Room, Mezzanine Floor of Java Lotus Hotel.

Kegiatan eksklusif ini diikuti 11 karyawan di bagian Food and Beverage Departement, yang telah memenuhi persyaratan dan ketentuan untuk mengikuti uji kompetensi. Dalam skema food handler diikuti tujuh (7) staff Food and Beverage Porduct, tiga (3) staff Food and Beverage Service, serta satu (1) staff Akunting Receiving. Sedangkan untuk Skema Pengelola Higiene Sanitasi Makanan untuk penanggung jawab hanya diikuti oleh Chef Arif (Chef de Cuisine Java Lotus Hotel).

Uji kompetensi meliputi tes tulis, tes wawancara, dan praktek bagi masing – masing peserta. Mereka juga mendapat evaluasi mengenai hal – hal yang harus diperbaiki dan di pertahankan.

So, kita tunggu kehadiranmu di Java Lotus Hotel ya!

Narahubung:
Jeffrey Wibisono V., General Manager
Email: gm@javalotushotel.com
Telepon Java Lotus Hotel: 0331 5102 777; HP: 0811 39 8917

Website: https://javalotushotel.com

Continue Reading

Daerah

Sambut Bulan Bahasa Bali, Desa Berangbang Gelar Lomba Mesatue dan Nyurat Aksara Bali

Published

on

Jembrana – Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa Bali yang ke enam pada tahun 2024, desa adat Berangbang mengadakan lomba mesatue dan nyurat aksara Bali yang bertempat di Aula LPD desa Berangbang.

Kegiatan yang dibuka dengan tarian Puspanjali dihadiri pula oleh ketua MDA kabupaten Jembrana I Nengah Subagia, Mejelis alit kecamatan Negara, Tim penyuluh dan beberapa tim dari kebudayaan kecamatan Negara.

Bendesa adat desa Berangbang I Made Saha Arimbawa saat memberikan sambutan dalam rangka mempringati bulan bahasa Bali yang diadakan di Aula LPD Berangbang

Bendesa Adat Berangbang I Made Saha Arimbawa dalam sambutannya mengucapkan terima kasih untuk semua undangan yang tlah hadir dalam acara bulan bahasa Bali, “acara bulan bahasa bali ini terselenggara berkat kerja sama baik desa dinas dan desa adat di Berangbang, dan merupakan program provinsi yang dijalankan tiap tahun di masing-masing desa,” Ucap Saha Arimbawa.

Lomba nyurat aksara Bali kali ini diikuti oleh 10 orang peserta dengan masing-masing sekolah mengirim 2 wakilnya untuk mengikuti lomba. Khusus untuk lomba Mesatue melibatkan 6 peserta dari ibu-ibu PKK dari tiap banjar se-desa Berangbang.

Continue Reading

Trending

Copyright © 22 Juni 2013 Gatradewata. Pesonamu Inspirasiku