Connect with us

Kesehatan

Rayakan Kelulusan, Siswa Tutup Ruas Jalan

Published

on


Eforia siswa merayakan kelulusan hingga menutup ruas jalan

Eforia siswa merayakan kelulusan hingga menutup ruas jalan


GATRADEWATA – Pengumuman kelulusan untuk tingkat SMA/SMK di Bali ditandai dengan luapan eforia berlebihan dari siswa-siswi yang merayakan kelulusan. Sabtu, 7 Mei 2016.

Sudah menjadi tradisi setiap merayakan kelulusan dengan melakukan aksi corat-coret seragam sekolah dan melakukan konvoi.

Sayang, kegembiraan siswa yang berlebihan ini hingga menutup ruas jalan, yakni di pertigaan di jalan Jendral Sudirman tepatnya di depan SMAN 2 Denpasar.

Dari pantauan di lokasi, ratusan siswa-siswi dari berbagai sekolah di Denpasar melakukan aksi corat-coret bahkan jalan pun tidak lepas dari semprotan cat.

Pihak SMA Negeri 2 Denpasar melalui Wakasek Humas mengatakan bahwa siswa-siswi di depan sekolahnya tersebut bukan dari SMAN 2 Denpasar, akan tetapi merupakan siswa gabungan dari berbagai sekolah. Kendatipun demikian, pihaknya tidak menampik, mungkin ada siswanya yang ikut serta.

“Kita umumkan kelulusan melalui website sekolah dan kami tidak menyebarkan langsung ke anak-anak,” kata Semadi Yasa.

Hal tersebut, kata Wakasek Humas, untuk meminimalisir eforia berlebihan dari siswa dan pengumuman kelulusan ini didahului dengan bersembahyang bersama.

“Kemarin kita sudah melepas siswa angkatan ke 48 dengan jumlah 376 alumni dari jurusan IPA dan IPS,” ujar Wakasek Humas.

Sementara di SMA Negeri 1 Kuta, para siswa-siswi di sekolah ini diberikan ruang. Pihak sekolah menempatkan mereka di lapangan sebelah sekolah dan dijaga oleh Babinkamtibmas, Babinsa dan PAM Swakarsa.

“Kita sudah pernah pengumuman kelulusan dengan berpakean adat dan melalui website, akan tetapi mereka juga tetap melakukan aksi corat-coret, jadi kita berikan saja mereka ruang untuk meluapkan kegembiraan,” kata Drs. I Nyoman Yasa Kepala SMA Negeri 1 Kuta

Babinkamtibmas menambahkan bahwa pihaknya telah memberikan wejangan kepada siswa di sekolah ini untuk tidak melakukan hal-hal yang mengganggu Kamtibmas.

“Kita sudah berikan arahan kepada siswa agar tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Babinkamtibmas.

Alt


Advertisement

Kesehatan

Luncurkan Slogan Baru, “Ingat Sehat Ingat Kimia Farma”

Published

on

DENPASAR – Kimia Farma Group resmi meluncurkan slogan ‘Ingat Sehat,Ingat Kimia Farma’ sekaligus bersamaan dengan pembukaan (grand opening) 23 outlet baru dan relokasi serta berbagai penandatanganan kerjasama yang terangkum dalam 7 gebrakan perusahaan untuk menjadikan wajah baru Kimia Farma sebagai pusat produk kesehatan di tanah air.

Kegiatan ini digelar secara hybrid dipusatkan di outlet Kimia Farma Danau Tamblingan, Sanur, Denpasar, Bali, pada 7 Juli 2023 (7/7).

Launching ‘Ingat Sehat Ingat Kimia Farma’ disertai 7 gebrakan pada 7 Juli ini kian memperkuat strategi
ekspansi PT Kimia Farma Apotek (KFA) dalam perluasan dan cakupan layanan.

Sedangkan Grand Opening sebanyak 23 outlet baru dan relokasi tersebut tersebar di Aceh, Sumatra Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Bali, Gorontalo dan Nusa Tenggara Timur.

Launching dan Grand Opening dihadiri oleh Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara yang diwakili pejabat Pemkot Denpasar, Asdep
Kementerian BUMN Aditya Dhanwantara, Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Rizka Andalucia (secara daring), Komisaris Utama PT Bio Farma (Persero) Tanri Abeng, Wakil Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Soleh Udin Al Ayubi, Direktur Utama Kimia Farma David Utama, Direktur Utama KFA Agus Chandra serta jajaran direksi dan komisaris KFA dan Branch Manager KFA (secara daring dan luring).

Saat memberikan sambutan, David Utama menyampaikan bahwa sesuai arahan Menteri BUMN.

Kimia Farma Group berkomitmen untuk memperluas jangkauan dan akses pelayanan kesehatan
kepada masyarakat melalui lebih dari 1.200 outlet yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Untuk memperkuat komitmen sebagai pusat produk kesehatan, menurutnya, Kimia Farma terus
melengkapi produk dan layanan. Dari sisi produk, kini outlet Kimia Farma tidak hanya menyediakan obat, tetapi juga produk kecantikan (beauty product) seperti perawatan kulit (skincare) dan kosmetik, produk bayi dan anak seperti popok dan berbagai jenis susu, produk personal care (perawatan diri) untuk kebersihan tubuh, rambut, kulit dan wajah serta alat kesehatan dan produk kesehatan lainnya.

David menambahkan, dari sisi layanan, Kimia Farma juga trus berinovasi melalui klinik virtual
(virtual clinic) yang juga diluncurkan pada hari ini.

Layanan klinik virtual ini bekerja sama dengan para dokter Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk memudahkan masyarakat berkonsultasi dengan dokter dan dilayani oleh Kimia Farma. Inovasi-inovasi tersebut merupakan bagian dari 7 gebrakan yang menjadi milestone wajah baru Kimia Farma.

“Jadi, hari ini menjadi momentum penting, sebuah milestone bagi Kimia Farma Group dan Holding BUMN Kesehatan Bio Farma melalui 7 gebrakan di momen spesial 7/7.

Gebrakan ini menjadikan wajah baru Kimia Farma sebagai pusat produk kesehatan dan untuk
memperkuat slogan ‘Ingat Sehat, Ingat Kimia Farma’.

Langkah ekspansi Kimia Farma terus dilakukan sejak awal tahun ini. Hal ini sebagai bentuk komitmen kami dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Ekspansi outlet akan terus dilakukan,” tuturnya saat acara
Launching Slogan ‘Ingat Sehat, Ingat Kimia Farma’ dan Grand Opening 23 Outlet Kimia Farma di Bali, Jumat (7/7).

Selain launching slogan: Ingat Sehat, Ingat Kimia Farma, terdapat tujuh gebrakan dalam momentum 7/7.

1) Grand opening 23 outlet baru dan relokasi di seluruh wilayah Indonesia.

2)Kolaborasi KFA dengan Optik Melawai.

3) Launching klinik virtual Kimia Farma bekerja samadengan RSCM serta SiapDok dan telah terdaftar di Satu Sehat.

4) Penandatanganan kerja sama dengan beberapa rumah sakit umum daerah (RSUD), RS vertikal, RS BUMN dan RS TNI untuk peningkatan kualitas layanan kefarmasian rumah sakit.

5). Penandatanganan kerja sama KFA dan PT Retail Kita Indonesia serta launching Warung Sehat Kimia Farma di beberapa daerah hingga ke desa.

6). Penandatanganan kerja sama tentang alat-alatkesehatan.

7) PT Kimia Farma Tbk, juga menandatangani kerjasama dengan Wondfo Biotech CoLtd. tentang kolaborasi penyiapan / produksi produk point of care test (POCT) di Indonesia disertai transfer teknologi untuk pasar Indonesia bahkan direncanakan diperluas untuk wilayah AsiaTenggara.

Selain itu untuk mendukung program pelayanan kesehatan secara preventif dan promotif juga disepakati jaringan outlet Kimia Farma dapat dijadikan sebagai spoke / skrining riwayat kesehatan peserta BPJS maupun masyarakat Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Agus Chandra, Direktur Utama PT Kimia Farma Apotek, menyampaikan bahwa 7 gebrakan ini dilakukan Kimia Farma ini untuk memperkuat posisinya
sebagai pusat produk dan layanan kesehatan yang makin lengkap dengan wajah baru outlet yang
lebih lengkap dan menarik bagi pelanggan.

“Ini menjadi momentum penting bagi kami melalui ekspansi, kerja sama dengan mitra, dan launching slogan ‘Ingat Sehat, Ingat Kimia Farma’ sekaligus melakukan 7 gebrakan penting.

Outlet Kimia Farma kini semakin lengkap dari sisi produk dan layanan kesehatan,Outlet juga makin banyak dan tersebar.

Kini, masyarakat bisa langsung melihat wajah baru outlet Kimia Farma yang lebih menarik dan lengkap. Gebrakan-gebrakan ini sebagai bentuk komitmen kami sebagai bagian dari Kimia Farma Group untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kinerja perusahaan yang berkelanjutan,” tuturnya.

Agus Chandra menegaskan bahwa Kimia Farma akan terus melakukan ekspansi outlet serta
berkolaborasi dengan mitra lain untuk meningkatkan jangkauan layanan dan variasi produk
kesehatan kepada masyarakat.

“Ini sejalan dengan slogan yang mulai digaungkan yaitu: Ingat Sehat,Ingat Kimia Farma.

Dia mencontohkan outlet baru Kimia Farma DanauTamblingan, yang berlokasi di Sanur, memiliki kategori produk yang lengkap mulai dari produk khas Bali, travel to go, produk tropical, Bali Nature,travel medicine, Herborist, Selensia serta produk-produk lainnya.

Selain itu, outlet baru di Sanur ini sudah melayani klinik virtual dan pemeriksaan mata.

“Khusus untuk 47 outlet di seluruh Indonesia dengan konsep Apotek Plus Klinik Virtual Kimia Farma ini diharapkan makin meningkatkan pengalaman pelanggan Kimia Farma.

Apalagi layanan Klinik Virtual Kimia Farma telah terdaftar di Satu Sehat. Demikian juga kolaborasi dengan Retail Kita untuk Warung Sehat binaan Kimia Farma di beberapa daerah hingga ke tingkat desa akan memperluas akses layanan dan produk kesehatan terhadap masyarakat. Bahkan kerja sama ini juga didukung Bank Mandiri berupa pembiayaan dan digitalisasi melalui layanan Livin Merchant.

Ini juga akan menjadi gebrakan Kimia Farma Apotek dalam memperluas jaringan outlet sehingga dapat berdampak positif terhadap kinerja perusahaan dan mitra binaannya.

Agus Chandra mengajak konsumen untuk berkunjung ke outlet-outlet Kimia Farma seiring dengan
tampilan baru, kelengkapan produk kesehatan, dan berbagai promo menarik seperti diskon hingga 70% pada waktu tertentu.

“Kami ingin memberikan pengalaman terbaik kepada seluruh pelanggan kami.” (Tim)

Continue Reading

Kesehatan

Dalam Rangka HUT IKAHI ke-70, Pengadilan Negeri Negara Adakan Acara Donor Darah Masal

Published

on

Jembrana – Dalam rangka memperingati hari jadi IKAHI (Ikatan Hakim Indonesia) yang ke-70 pada tanggal 20 maret mendatang, Pengadilan Negeri Negera dan Pengadilan Agama Jembrana mengadakan donor darah masal yang berlokasi di area gedung Pengadilan Negeri Negara.

Peserta donor darah masal saat melangsungkan pengambilan darah

Donor darah yang dimulai pukul 08.00 pagi ini sukses diikuti puluhan peserta, diantaranya hakim pengadilan negeri dan dari Dharmayukti Karini (Organisasi Wanita Mahkamah Agung) Pengadilan Negeri Negara, Posbakum dan tidak mau ketinggalan kejaksaan Negeri Jembrana juga ikut berpartisi dalam kegiatan donor darah masal tersebut.

Ni Kadek Kusuma wardani selaku Ketua Pengadilan Negeri Negara menuturkan kegiatan ini untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama, “Bisa peduli dan peka terhadap kebutuhan darah di sekitar kita, agar seluruh Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama bisa menjaga vitalitas untuk bisa membantu saudara yang membutuhkan” ujar Kusuma Wardani.

Ketua PMI Kabupaten Jemberana, dr. A.A. Ngurah Made Avatara Shadaka menambahkan kebutuhan darah di Jembrana sangat tinggi sehingga terus membutuhkan pendonor dalam jumlah banyak, “kebutuhan darah menjadi motivasi untuk kita di PMI untuk lebih giat lagi menggerakkan masyarakat untuk berdonor dengan motto ayo donor jangan kendor” tutup Agung Ngurah.

Continue Reading

Daerah

YBBI Gelar Pengobatan Gratis di Padangsambian

Published

on

By

I Nyoman Sujantara (Mangku Endong) selaku ketua Sabha Kerta Desa Adat Padangsambian

GatraDewata.Com, Denpasar – Yayasan Usadha Belog Bali Indonesia menggelar pengobatan gratis untuk pertamakalinya di wilayah Padangsambian, Denpasar Barat, Sabtu (28/1), disponsori oleh Jro Made Wati.Beliau merupakan salah satu pengawas di yayasan pusat, disamping juga sebagai Supermart Minyak Belog di kecamatan Denpasa Barat. Acara tersebut  berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 13.00 wita. Gerakan mulia dalam bentuk pengobatan tradisional ini mendapat dukungan dari I Nyoman Sujantara (Mangku Endong) selaku ketua Sabha Kerta Desa Adat Padangsambian.

Sebagian dari mereka tampak menikmati pijatan Pangusada, sebagian lainnya ada yang menjerit kesakitan. Menurut  mereka yang kesakitan merupakan pasien niskala (sakit non medis).

Jro Mangku Goris

Kadek Yasa, akrab dipanggil Jro Mangku Goris, selaku Ketua Yayasan Belog Bali Indonesia cabang Denpasar mengakui jika antusiasme masyarakat setempat sangat tinggi. “Jumlah pasien yang hadir sejak pagi mencapai ratusan orang. Mereka datang silih berganti dan ditangani oleh <span;>30an Pangusada (praktisi pengobatan tradisional Bali),” ujarnya.

Beliau menambahkan jika acara hari ini merupakan yang pertamakalinya, dan berharap untuk menggelar acara serupa secara rutin kedepannya. “Desa Padangsambian memiliki 14 Banjar disini dan nantinya kami akan gelar pengobatan gratis di masing – masing Banjar tersebut,” tambahnya.

Diantara puluhan pangusada yang sibuk menangani pasiennya masing- masing,  tampak Ketua (Pusat) Yayasan Bali Belog Indonesia, drh. Made Harimbawa (Mangku Belog), turut memberikan pelayanan. Salah satu pasien perempuan yang beliau tangani saat itu merupakan pasien niskala (sakit non medis). Ia menjerit kesakitan ketika menjalani prosesi pengobatan.

Jro Mangku Belog (rambut panjang)

Mangku Belog memaparkan kiprahnya saat mulai merintis yayasan yang diembannya sejak 2017. Tujuan beliau tidak lain untuk membantu pengobatan bagi para pasien diluar non medis. Sebagaimana makna Belog dalam hal ini yaitu berpikir logis, misalnya sakit medis harus diselesaikan secara medis, dan niskala ditangani secara niskala. Dan, yang terpe.ting baginya adalah pengobatan yang diberikan tidak dipungut bayaran. “Saya tegaskan kepada seluruh Pabgusada untuk tidak memungut biaya sepeserpun. Kami melakukan ini untuk ngayah (berbakti) karena ingin berkontribusi dengan kehidupan. Pengobatan inilah yang bisa kami persembahkan,” paparnya rinci.

Beliau juga merupakan peracik minyak yang hingga kini digunakn sebagai sarana pengobatan: Minyak Belog. Minyak ini disinyalir memiliki khasiat untuk menyembuhkan hingga 37 macam penyakit, misalnya sakit kepala, batuk, asam lambung, prostat dan lain sebagainya.

Beliau menegaskan jika Minyak Belog berbeda dengan minyak – minyak lain yang sudah duluan beredar. “Minyak kami ini untuk mengobati, sementara minyak lain kebanyakan hanya untuk pijat saja,” ungkapnya.

Jro Wati, sponsor usadha gratis di Padangsambian dan Supermart Minyak Belog di wilayah Denpasar Barat

Minyak Belog kini dikelola dan diproduksi oleh PT. Usadha Bakti Buana yang beralamat di kota Gianyar. Kemudian seluruh Pangusada dibekali minyak tersebut guna mendukung misi kebaikan dengan memberikan pengobatan gratis kepada masyarakat.

Mangku Belog juga menegaskan jika pengobatan ini sesuai arahan Gubernur Koster, yaitu menggalakkan pengobatan tradisional. Beliau menghimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan pengobatan yang disediakannya sehingga bisa menekan pengeluaran pengobatan. “Di kami gratis dan tanpa efek samping. Tapi kalau nantinya memang sakit medis maka kamipun akan sarankan untuk ke dokter. Jenis pengobatan kami berjalan beriringan dengan dunia kedokteran,” tutupnya.

Testimoni pasien (Wayan Malini)

Di tempat terpisah, salah seorang pasien (Wayan Malini) memberikan testimoni kepada awak media, disaksikan beberapa pasien lainnya. Ia mengungkapkan sudah mengikuti pengobatan gratis beberapa kali dan telah merasakan manfaatnya. “Saya sudah mengikuti pengobatan ini beberapa kali. Dan, yang terpenting bahwa saya sudah menggunakn Minyak Belog sejak tahun lalu. Awalnya saya mengidap batuk pilek dan radang paru – paru. Kemudian teman saya merekomendasikan Minyak Belog untuk dihirup dn dioleskan. Sejak saat itu saya tidak lagi mengkonsumsi obat – obatan kimia,” terangnya.

Disamping menggunakan Minyak Belog, Made juga rutin mengkonsumsi Jamu Belog yang ia yakini mampu membuatnya tampil segar. “Saya sudah mengkonsumsi sekitar 20 botol Jamu Belog sejak Oktober tahun lalu,” tambahnya.

Made juga mengakui sudah tidak pernah lagi ke dokter sejak menggunakan produk mereka.(swn)

Continue Reading

Trending

Copyright © 22 Juni 2013 Gatradewata. Pesonamu Inspirasiku