Connect with us

Global

Presiden Penuhi Tuntutan Perangkat Desa Terkait Peningkatan Kesejahteraan

Published

on


GATRADEWATA.COM|| Denpasar, Jumat .18 January 2019.Presiden Joko Widodo memenuhi tuntutan para perangkat desa yang ingin kesejahteraannya meningkat. Para perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) ini ditemui Presiden di Istora Senayan, Jakarta, pada Senin, 14 Januari 2019.

“Pertama-tama saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena bapak ibu semuanya, Persatuan Perangkat Desa Indonesia, yang sudah berjuang siang malam dalam melayani masyarakat di desa,” ujar Presiden membuka sambutannya.

Terkait kesejahteraan perangkat desa yang menjadi tuntutan mereka, Kepala Negara menjelaskan bahwa hal tersebut sudah diselesaikan oleh pemerintah. “Tetapi yang paling penting, sudah kita putuskan bahwa penghasilan tetap perangkat desa segera disetarakan dengan (PNS) golongan II A,” tutur Presiden.

Selain itu, Presiden juga memastikan bahwa para perangkat desa akan mendapatkan layanan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Presiden menyebutkan, perbaikan kesejahteraan para perangkat desa itu akan dilakukan lewat revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2014 dan PP 47 Tahun 2015.

*Pemanfaatan Dana Desa*

Pada kesempatan ini, Presiden juga memaparkan capaian-capaian yang telah berhasil dilaksanakan dalam program dana desa. Menurut Presiden, dana desa sebagai wujud perhatian pemerintah kepada desa, terus ditingkatkan. Pada 2015, pemerintah telah menggelontorkan Rp20,7 triliun, pada 2016 sebesar Rp47 triliun, pada 2017 dan 2018 masing-masing Rp60 triliun, dan rencananya pada tahun 2019 akan diberikan Rp70 triliun kepada desa.

“Totalnya sampai tahun 2019 ini kita telah gelontorkan Rp257 triliun kepada desa di seluruh Tanah Air. Dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote, 74.000 desa kita berikan dalam 5 tahun ini sudah Rp257 triliun,” lanjutnya.

Dari total dana desa sebesar Rp187 triliun yang sudah dikucurkan sampai tahun 2018 lalu, menurut Presiden, semuanya sudah terealisasi dan menjadi infrastruktur di desa. Beberapa di antaranya yaitu, jalan desa sepanjang 138.000 kilometer, pasar desa sebanyak 6.500 unit, posyandu sebanyak 11.500 unit, PAUD sebanyak 18.000 unit, dan jembatan desa sepanjang 791.000 meter.

“Artinya dana desa ini betul-betul sudah terealisasi dan bermanfaat bagi desa,” katanya.

Presiden berpesan agar anggaran dana desa tersebut pemanfaatannya selalu berputar dari desa ke desa. Presiden berharap dana desa tersebut tidak kembali ke kota atau bahkan bermuara di Jakarta.

“Kemudian yang kedua kalau ingin bikin jalan, bikin irigasi, gunakan tenaga kerja asli dari daerah dari desa setempat. Jangan, sekali lagi, ambil dari kota. Agar uang itu berputar di desa tersebut,” imbuhnya.

Saat bertemu dengan PPDI ini, Presiden didampingi oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Ketua PPDI Mudjito.

Jakarta, 14 Januari 2019
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden. ( INN.W)

 

 


Continue Reading
Advertisement

Global

PPWI Berduka

Published

on

GATRADEWATA.COM||INNALILLAHI WA INNAILAIHI ROJIUN… Telah berpulang kerahmatullah dengan tenang, sekitar jam. 02.00 dini hari tgl. 18 Juni 2019, Bpk. DR. H. Syahril, S.Pd., MM.

Beliau adalah salah seorang Anggota DPRD Periode 2019 – 2024 Kota Pekanbaru yang terpilih pada pemilu 17 April 2019 lalu.

Pak Syahril juga adalah Ketua Dewan Penasehat PPWI Riau, dan Ketua Yayasan Kansai (yang didirikan bersama Wilson Lalengke, Sekretaris Yayasan Kansai Pekanbaru).

Semoga beliau berpulang dgn Husnul Khotimah menemui Ilahirobbi diampunkan segala dosanya serta dilipatgandakan seluruh amal kebajikan Beliau semasa hidup serta ditempat kan yg terbaik oleh Allah SWT.

Bagi keluarga yg ditinggal diberi kesabaran dan ketabahan untuk menerima ketentuan yg Maha Kuasa…… Aamiin YRA.( Redaksi)

Continue Reading

Global

Raja Maroko Ucapkan Selamat Kepada Joko Widodo

Published

on

GATRADEWATA.COM||Rabat – Raja Maroko, Yang Mulia Mohammed VI mengirim pesan ucapan selamat kepada Joko Widodo, atas terpilihnya kembali sebagai Presiden Republik Indonesia, Rabu, 22 Mei 2019.

Dalam pesan yang dipublikasikan melalui berbagai media di Maroko itu, Pemimpin Kerajaan Maroko ini menyampaikan ucapan selamat dengan setulus-tulusnya kepada Presiden Jokowi atas kepercayaan baru yang diberikan kepadanya oleh rakyat Indonesia untuk memimpin mereka menuju kemajuan dan kemakmuran lebih lanjut.

Pada kesempatan ini, Yang Mulia Mohammed VI juga menyatakan kepuasannya atas terjalinnya ikatan hubungan persaudaraan yang kuat dan solidaritas aktif yang menyatukan kedua bangsa, Indonesia dengan Maroko selama ini.

Yang Mulia Raja Maroko juga menegaskan kembali tekadnya untuk terus bekerjasama dengan Widodo dalam memperkuat hubungan kerjasama yang bermanfaat bagi Maroko dan Indonesia dan memperluas bidang-bidang kerjasama mereka demi melayani kepentingan kedua bangsa yang bersaudara ini.

Sumber: Press-release Kedubes Maroko di Jakarta

Continue Reading

Global

Kesederhanaan Dalam Persatuan Persaudaraan.

Published

on

GATRADEWATA.COM||Denpasar Bali, Hari perayaan HUT Kopassus yang ke 67 dirayakan Syukuran pada tanggal 30 April 2019 dengan Khidmat dan bergembira dalam suasana Negeri yang sedang menunggu perhitungan bagi kepemimpinan tertinggi negara ini. Terlihat seorang dengan wajah kental seorang prajurit Komando tulen memperkenalkan nama diri “Sertu Andre leimena” ikut menghibur, bernyanyi, terlihat sekali keakraban sebuah korp. baret merah termasuk bagian utama Bangsa ini dalam ruangan kecil dan perayaan yang sederhana ini.

Komando Pasukan Khusus yang disingkat menjadi Kopassus adalah bagian dari Komando Utama (KOTAMA) tempur yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat, Indonesia. Kopassus memiliki kemampuan tempur khusus seperti bergerak cepat di setiap medan, menembak dengan tepat, pengintaian, dan anti teror. Yang pergerakannya sudah tercium harus dan yang memiliki kasta tertinggi sebagai alat tempur negara.

Acara ini dihadiri oleh Komandan, Atasan & Senior serta rekan-rekan Korp Baret merah seluruh wilayah Bali, yang diadakan di gedung Zidam IX Udayana. TNI aktif menggunakan baju kebanggaan PDL DM atau PDH TNI AD Baret merah, Purnawirawan Seragam Kobame/Batik Baret merah, AKBM menggunakan Seragam AKBM/Batik.


Kolonel Inf Eko Suprihanto, pamen di kodam IX Udayana ini
terlihat memberikan sambutan dan cerita pengalaman beliau dimedan tempur dan persatuan dan persahabatan dalam korp. Kopassus kepada kawan-kawan di Acara itu “syukuri apa yang ada, Komando harus selalu menjadi hati kita dimana pun kita berada, baret merah tidak luntur dan tetap exist, Komando itu never give up. Hidup itu tentang berbagi”ujar Beliau.

Kita semua berharap negeri selalu dalam keadaan damai dan menuju sejahtera, maju dan pantang mundur, suara dari sebagian bait lagu yang dibawakan sebagai penutup acara perayaan Hut Kopassus ini yang lahir tanggal 16 April 1952 ini. Komando. (Ray)

Continue Reading

Wonderful Indonesia

Ads

Trending

Copyright © 2019 Gatradewata. Ringan, Cerdas dan Tajam