Connect with us

News

Presiden Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Indonesia di Tengah Perubahan Zaman

Published

on


GATRADEWATA.COM.||Senin.10 December
Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus aktif meluhuri dan melestarikan budaya bangsa Indonesia. Apalagi mengingat perkembangan zaman dan teknologi yang semakin cepat serta semakin tingginya penetrasi budaya lain yang masuk ke Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Presiden dalam sambutannya saat menghadiri acara Kongres Kebudayaan Indonesia 2018 di Kompleks Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, pada Minggu, 9 Desember 2018.

“Kita harus selalu ingat untuk terus aktif meluhuri kebudayaan Indonesia, kebudayaan nusantara dan sekaligus menguatkan dan mengembangkannya dalam menghadapi perkembangan zaman tersebut,” kata Kepala Negara.

Presiden meyakini bahwa bangsa Indonesia memiliki kekhasan sendiri dibanding bangsa-bangsa lain. Menurutnya, kebudayaan dan ilmu pengetahuan serta peradaban bangsa Indonesia lahir dari pengalaman panjang menghadapi perkembangan zaman dan upaya dalam memecahkan persoalan-persoalan yang ada.

“Oleh karena itu, mengakar kuat kepada peradaban Indonesia adalah utama. Namun, menjaga budaya untuk terus tumbuh di tengah interaksi belantara budaya-budaya dunia adalah tantangannya,” lanjutnya.

Fenomena perkembangan teknologi transportasi dan informasi yang semakin canggih dan cepat, lanjut Presiden, membuat lalu lintas dan interaksi budaya semakin padat dan kompleks. Baik itu berupa interaksi antarkelompok dan antarbangsa, interaksi antarkearifan termasuk interaksi antara yang lama dengan yang baru.

“Tetapi yang paling penting menurut saya, budaya kesadaran masyarakat bawah untuk meraih kesejahteraan untuk meraih kemajuan jangan sampai sirna. Dan dalam lalu lintas pemikiran dan gagasan yang semakin kompleks ini memang potensi gesekan juga semakin tinggi. Namun harus diingat peluang untuk toleransi dan kolaborasi sinergi juga selalu terbuka lebar,” tuturnya.

Untuk menghadapi kompleksitas lalu lintas budaya tersebut, Presiden pun mengimbau semua masyarakat untuk teguh menjaga peradaban Indonesia sekaligus keterbukaan juga untuk berinteraksi. Selain itu, juga membangun kesungguhan bersama untuk bertoleransi dan untuk berbagi.

“Kita harus menjaga agar interaksi tersebut tidak didominasi oleh semangat untuk berkontestasi semata, tetapi juga interaksi tersebut harus dilandasi jiwa toleransi dan semangat untuk berbagi. Dan orientasi kebudayaan harus tidak keluar dari etos sehari-hari kita, etos keseharian kita,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, Presiden pun memberikan ucapan terima kasihnya kepada para pegiat budaya yang telah menjaga agar kebudayaan Indonesia tetap mengakar kuat dan sekaligus tumbuh subur mewarnai belantara budaya dunia.

“Berkat semangat dan kerja keras bapak, ibu semuanya yang luar biasa. Sekali lagi saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ungkapnya.

*Peran Negara dalam Mendukung Ekspresi Toleransi*

Presiden Joko Widodo juga menuturkan bahwa yang dibutuhkan saat ini adalah panggung interaksi yang bertoleransi. Misalnya, _smart city_ yang menyediakan ruang publik yang inklusif sebagai panggung toleransi, atau bisa juga berupa ruang ekspresi dan kebebasan mimbar akademik dan berupa lembaga-lembaga keagamaan dan lembaga-lembaga pendidikan.

Dirinya menyadari untuk mewujudkan hal tersebut negara harus hadir sebagai fasilitator yang mendukung ekspresi toleransi. Peran negara tersebut antara lain dengan memberikan dukungan sumber daya, perlunya reformasi birokrasi kebudayaan yang fleksibel dan sesuai dengan tuntutan zaman, dan memfasilitasi keterlibatan masyarakat melalui dewan kebudayaan dan dewan kesenian, dan sebagainya.

“Tetapi seberapa pun besarnya peran pemerintah sebagai fasilitator terhadap peluang ekspresi yang bertoleransi, tidak akan mungkin tanpa adanya ruang-ruang ekspresi dan ruang-ruang toleransi ada di masyarakat dan yang ada di para pemimpin bangsa ini baik yang di daerah provinsi maupun di pusat,” ujarnya.

Menurutnya, ruang yang dibutuhkan bukan hanya ruang di luar diri, tetapi juga ruang yang ada di dalam tubuh dan pikiran-pikiran setiap individu. Karena ekspresi yang diwarnai toleransi dan toleransi yang diekspresikan juga membutuhkan ruang dalam hati dan pikiran.

“Membutuhkan ruang dalam niat di semua tindakan kita untuk membuka diri, untuk berbagi, dan untuk mengembangkan diri. Dan dengan cara ini insyaallah kita bisa mempercepat langkah hijrah kita menuju ke sebuah Indonesia yang maju,” tandasnya.

Di penghujung sambutannya, Presiden membacakan sajak Diponegoro karya Chairil Anwar.

Sebelum memberikan sambutan, Presiden menyerahkan penghargaan kepada empat budayawan, yakni Tim Restorasi Candi Borobudur Ismojono dan Hubertus Sadirin, Putu Wijaya, dan Zawawi Imron.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden.
(INN.W)


Advertisement

News

Peringati HUT Ke 20 Tahun, SMA N 2 Negara Adakan Donor Darah Dan Bakti Lingkungan

Published

on

Jembrana – Hari pertama serangkaian HUT ke-20 tahun, SMA N 2 Negara mengadakan acara donor darah yang diikuti puluhan siswa bertempat di ruang UKS yang bekerja sama dengan PMI kabupaten jembrana. Selanjutnya beberapa siswa dan perwakilan guru mengadakan bakti sosial dengan membagikan beberapa jenis sembako yang bertempat di salah satu panti asuhan Artha Kara Kumara yang berlokasi di jalan Sedap Malam desa Kaliakah.

Bakti sosial yang dilakukan dalam serangkaian HUT diadakan di panti asuhan Artha Kara Kumara dengan memberikan beberapa jenis kebutuhan pokok

“Adapun tujuan diadakannya HUT ini untuk meningkatkan kreatifitas, kompetitif dan mengembangkan jiwa kepedulian siswa kepada sesama,” ungkap Dwi Yadnya salah satu guru yang juga panitia acara.

Rangkaian hari HUT sekolah berlangsung selama enam hari dan mengambil tema “Pavitra Anagata Jyoti Dadaki” yang berarti sinar suci yang memberikan semangat kebangkitan anak muda menuju masa depan emas. Selanjutnya hari kedua yang jatuh pada hari ini (3/10) diadakan Expo dari 9 Kampus yang ada di Bali, SSC dan lomba pensi siswa.

Menurut Dwi Yadnya sumber dana peringatan HUT SMA N 2 Negara berasal dari dana BOS, beberapa pihak sponsorship dan peserta UMKM yang mendukung acara tersebut. “Selaku ketua panitia juga berharap kolaborasi dari semua wali siswa untuk mewujudkan motto sekolah yaitu sehat cerdas dan berkarakter sehingga menjado kebanggaan sekolah, keluarga dan bangsap,” Tambahnya.

Continue Reading

Daerah

“Sepi Litig” Sebulan Setelah Diresmikan, Omset Pedagang Tak Kunjung Naik

Published

on

Jembrana – Relokasi Pasar Umum Negara yang bertempat di parkiran belakang Kantor DPRD Jembrana nampak terlihat sepi. Sejak diresmikan sebulan lalu tepatnya tanggal 31 agustus para pedagang yang berjumlah 438 orang mulai menuai beberapa keluhan.

Selain karena omset yang tak kunjung naik juga beberapa pelanggan mengeluh karena jarak yang terlalu jauh dari tempat semula. Siang ini (3/10) nampak para pedagang saling ngobrol sesama pedagang untuk menghindari rasa jenuh.

Nampak beberapa pedagang saling mengobrol untuk mengisi kejenuhan 

Salah satu pedagang sembako mengatakan omset perhari di tempat sekarang masih dua puluh persen sampai dua puluh lima persen dari tempat semula, “Omsetnya tidak naik-naik, dan beberapa pelanggan sudah mulai jarang kesini karena tempatnya jauh, mentok omset satu hari dua puluh lima persen dibanding dulu, ada juga teman sebelah cuma dapat jualan satu buah celana sampai siang ini,” Ujar pedagang yang tidak mau identitasnya disebut.

Ditanya terkait program kupon yang dibuat bupati Jembrana I Nengah Tamba yang diambil dari donasi sejumlah Rp.50.000,00 (lima puluh ribu rupiah) dari ASN aselon ll dan lll mengungkapkan itu belum begitu berpengaruh, dan beberapa pedagang mengkwatirkan beberapa pedagang lainnya akan tidak kuat bertahan melihat kondisi pembeli sepi seperti sekarang ini, “Saya takutkan teman-teman disini akan kabur melihat sampai saat ini belum ada peningkatan jumlah pembeli,” tutupnya.

Continue Reading

News

Trans Studio Bali Selenggarakan Travel Agent Gathering

Published

on

By

Travel Agent Gathering di Trans Studio Bali.

DENPASAR – Berlokasi di Jalan Imam Bonjol no 440, Trans Studio Bali yang merupakan salah satu theme park terbesar, melaksanakan acara Travel Agent Gathering pada hari Sabtu, 30 September 2023 yang dihadiri oleh 100 perwakilan yang sebagian besar merupakan anggota dari Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali dan Indonesia Inbound Tour Operator Association (IINTOA) Bali.

Berlokasi di Amphiteater Trans Studio Bali, acara dimulai dengan tari pembukaan Great’s Gatsby Performance oleh Team Show & Production Trans Studio Bali, dilanjutkan dengan sambutan dari I Nyoman Sutarjana selaku General Manager Trans Studio Bali.

Dalam sambutannya, I Nyoman Sutarjana menyampaikan rasa terima kasih kepada para partner yang sudah bersedia hadir dalam Travel Agent Gathering Trans Studio Bali, terutama kepada ASITA serta IINTOA yang sudah membantu dalam kelancaran acara. Beliau menambahkan, tujuan penyelenggaraan gathering adalah memperkenalkan lebih dalam produk dan fasilitas Trans Studio Bali sehingga nantinya dapat berkolaborasi bersama dengan Trans Studio Bali, mengingat kedua asosiasi tersebut memegang berbagai segmentasi market wisatawan mulai dari domestik hingga mancanegara.

Dengan begitu diharapkan Trans Studio Bali bisa menjadi pilihan wisatawan untuk mencoba berbagai aktifitas mulai dari bermain wahana dalam ruangan hingga Digital Experience yang tidak bisa ditemukan dimanapun di Bali.

Terdapat pula narasumber lainnya, yaitu I Gede Vendi Antara selaku Sales Manager Trans Studio Bali yang memaparkan produk serta fasilitas-fasilitas yang tersedia di Trans Studio Bali. Mulai dari pengenalan 5 Zona dengan 20 Wahana Permainan dan berbagai pertunjukkan kelas dunia, hingga penjelasan berbagai aktivitas yang dapat dicoba dalam theme park, seperti Super Fun Day, Team Building, Corporate Social Event, Traffic Management dan Show Management.

“Trans Studio Bali merupakan theme park dengan standar kelas dunia yang selalu menjalankan daily checking, regular maintenance serta bersertifikat CHSE yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pengunjung,” ungkap Vendi.

Acara dilanjutkan dengan penampilan Archipelago Show dan ditutup dengan Gayatri Show. Kemudian dilanjutkan dengan pembagian door prize dan sesi berphoto bersama.

Setelah acara utama berakhir, peserta diajak makan siang dan setelah itu para peserta gathering dipersilahkan mencoba seluruh wahana dan juga menyaksikan pertunjukkan.

Dalam kesempatan lain, General Manager Trans Studio Bali, I Nyoman Sutarjana menyatakan, diTrans Studio Bali ini terdapat wahana unggulan yang bernama Flying Over Indonesia, dimana wahana ini menggunakan teknologi 5D yang hanya ada di 12 negara didunia dan merupakan yang terbesar di Asia Tenggara.

Saat ini rata 2 tingkat kunjungan ke Trans Studio Bali mencapai 500 orang per hari, dimana kapasitas maksimal bisa menampung 2000 orang.

“Besar harapan adanya kerjasama dengan para travel agent ini akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan baik asing maupun domestik ke Trans Studio Bali, ” ujar I Nyoman Sutarjana. (Brv)

Continue Reading

Trending

Copyright © 22 Juni 2013 Gatradewata. Pesonamu Inspirasiku