Connect with us

Olahraga

Perbakin Bali dukung Sport Tourism, Isro: Tawarkan Shooting For Fun

Published

on

Isro Firdaus, Kabid Organisasi Pengprov Perbakin Bali dan Pelatih Kepala Tim Menembak Bali

GATRA DEWATA | BALI | Cabang Olahraga (Cabor) menembak adalah jenis olahraga kompetitif yang melibatkan konsentrasi tinggi, kemahiran yang meliputi akurasi dan kecepatan, dengan menggunakan berbagai jenis senjata seperti senjata api atau senapan angin serta perburuan juga merupakan olahraga menembak.

Target untuk mengangkat program sport tourism yang lagi digadang-gadang sebagai upaya membangkitkan gairah pariwisata Bali saat masa pandemi seperti sekarang, disambut baik oleh Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Bali.

Melalui Isro Firdaus selaku Kepala Bidang (Kabid) Organisasi Pengurus provinsi (Pengprov) Perbakin Bali dan Pelatih Kepala Tim Menembak Bali, menyambut ramah awak media sore itu. Ia menuturkan prestasi yang sempat diraih timnya di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 yang lalu, 1 medali emas, 4 perak dan 2 perunggu.

“Kita lagi bersiap-siap untuk Porprov (pekan olahraga provinsi) mendatang, ada 3 atlit kita yang sudah dipanggil oleh PB (Pengurus Besar) Perbakin untuk Pelatnas SEA Games 2022 mei mendatang yang akan diselenggarakan di Vietnam, “ungkap Isro, Kamis (03/02/2022), di lapangan tembak Perbakin Tohpati.

Ia yang memiliki 5 sertifikat Internasional sebagai pelatih ini mengakui bahwa Bali memiliki atlit-atlit yang mumpuni bila dikawal dengan baik. Fasilitas yang dinilai kurang di Bali seperti impiannya adalah ingin memiliki Electronic Scoring Target (EST) untuk di Bali.

“EST sangat penting karena itu standar penilaian untuk kelas nasional bahkan dunia untuk sekarang ini, kita (Bali) masih manual menghitungnya, “sebutnya, yang juga saat ini 1 senjata dipakai 4 orang dalam latihan.

Untuk meningkatkan dan mendukung sport tourism dirinya menjelaskan bahwa cabang olahraga menembak ini memiliki program shoot for fun, artinya turis yang datang dapat memesan paket sewa senjata api maupun senjata air gun untuk dicoba di lapangan.

“Ya kita ada paket juga untuk turis yang ingin mencoba olahraga ini, kita sediakan pelatihnya, bagaimana caranya memegang senjata, luwes dan nyaman baru dor menembak sasaran yang sudah disiapkan, “jelasnya, yang membatasi umur 17 tahun ke atas atau umur 14 tahun tetapi didampingi orangtuanya.

“Turis Jepang, China, Rusia, turis dari Jazirah Arab, menyukai olahraga menembak ini. Kita bisa tawarkan ke mereka, “tambah Isro dalam mendukung sport tourism. (Ray)


Kebanggaan sebagai wartawan adalah selalu silahturahmi kepada semua pihak, tetap belajar dan selalu konfirmasi dalam pemberitaan yang adil dan berimbang.

News

Keseruan Lomba Mancing Di Twin Tower Negara

Published

on

Jembrana – Dalam rangka mempringati Hari Nusantara Dinas Perhubungan Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Jembrana menggelar lomba mancing yang berlokasi di kolam Twin Tower Negara.

Lomba yang dimulai mulai pukul 7 pagi dihadiri ratusan peserta dari berbagai kalangan dan umur ini sukses mengundang gelak tawa dan riuh peserta lomba. Selain karena banyaknya target ikan yang didapat juga disebabkan kail masing-masing peserta yang saling tersangkut karena jarak yang berdekatan.

Pemenang lomba mancing saat menerima trophy dan uang tunai dari panitia lomba

Hadiah yang diberikan kepada pemenang lomba juga tidak sedikit yaitu Rp. 2.500.000, untuk juara 1 ikan bawal yang dimenangkan peserta atas nama I Komang Agus Suardika asal Kaliakah dengan berat ikan 0.645kg selanjutnya untuk juara 2 dan 3 dimenangkan oleh Sahid dan Putu Budiarta masing-masing dari Loloan timur dan kaliakah.

Kategori pemenang ikan lele dimenangkan Kade Nova asal Tegal Cangkring dengan berat ikan 3.295kg yang mendapat hadiah sebesar Rp. 700.000, dan juara kedua dan ketiga masing dimenangkan Muslim dan Ria Parta asal Loloan Timur dan Lelateng.

Bagus salah satu peserta lomba mengatakan sangat senang dengan diadakan lomba mancing “saya berharap ke kegiatan seperti bisa rutin dilaksanakan bila perlu tiap bulan karena penghobby mancing di Jembrana sangat banyak juga sebagai hiburan rakyat” kata Bagus. (D.U)

Continue Reading

Olahraga

Serunya Laga Muay Thai Summer Fights, KONI belum Support

Published

on

Keseruan laga Muay Thai di Summer Fights.

BADUNG – Summer Fights ke-4 yang berlangsung di Badung, Bali (18/12), telah usai digelar. Empat ratus penonton begitu antusias menyaksikan semua laga yang memang berlangsung menakjubkan. Internasional Conference Centre Bali pun bergemuruh.

Di laga perebutan Belt Welterweight, Rahman yang menjadi unggulan berhasil mengalahkan Maruli melalui hitungan angka yang sangat tipis. Namun kemenangannya sama sekali tidak mudah. Selain karena Rahman tengah mengalami sedikit cedera dijari tangan kirinya, Maruli juga tampil dengan mengesankan. Maruli sempat merobohkan Rahman dengan elbow-nya.

Awalnya, Maruli yang ‘underdog’ dan sudah tampak kepayahan diduga akan berhasil dirobohkan Rahman. Namun siapa sangka, Maruli mampu bertahan dari serangan-serangan hingga usai pertandingan. Ia bahkan mampu memberikan perlawanan yang membuat Rahman sempat kerepotan.

Pertarungan yang berlangsung hingga 5 ronde itu pun menjadi salah satu the ‘best match’ dari Summer Fights ke-4 tahun ini. “Ini pertarungan yang sangat menakjubkan. Kedua petarung menampilkan kemampuan terbaiknya. Terutama Maruli, meski di atas kertas ia di bawah lawannya, tapi ia punya mental sekuat baja,” kata salah satu penonton.

Laga Belt Lightweight juga tidak kalah mengesankan. Pertarungan Brandon vs Fahri yang berlangsung 5 ronde dipenuhi jual-beli serangan. Predikat yang mereka sandang sebagai petarung profesional memang bukan kaleng-kaleng. Bahkan Brandon yang sejak ronde 3 pelipisnya robek, terus memberikan perlawanan hingga usai ronde 5.

Namun Brandon harus menerima keputusan juri yang memenangkan Fahri lewat perolehan angka. Hingga dengan demikian, Fahri berhasil mempertahankan rekor catatan tidak terkalahkan.

Sementara di Belt Middleweight, juara WMC Asia di Singapura, Serieal Efendy, dinyatakan menang tanpa bertarung. Pasalnya, Raymond Robert yang menjadi lawannya terpaksa harus didiskualifikasi oleh pihak penyelenggara. Raymond mengalami ‘over weight’ saat dilakukan penimbangan.

“Raymond kami diskualifikasi. Berat badannya kelebihan 10 kg dari ambang batas yang ditetapkan,” ujar Marcos Manurung selaku promotor acara.

Menariknya, sesaat setelah petarung profesional asal Agam, Sumatera Barat itu menang WO, ia melakukan tantangan terbuka dari atas ring. “Aku coba (tantang) Jeka Saragih,” kata Serieal. Perlu diingat, Jeka Saragih adalah satu-satunya petarung asal Indonesia yang berpotensi bertanding di Ultimate Fighting Championship (UFC). Hingga sontak hal itu membuat ICCB bergemuruh panjang.

Di nomor perempuan, duel antara Winiia dan Sri juga berlangsung memukau. Keduanya benar-benar memiliki persiapan matang pada laga Summer Fights ke-4 itu. Fisik, skill, strategi, semua dikerahkan hingga menghasilkan satu ronde yang luar biasa. Winnia berhasil mematahkan perlawanan Sri saat ia memukul KO lawannya.

Empat ‘match’ lainnya berlangsung tanpa KO. Asish, Edsar, Jemito, berhasil mengungguli perolehan poin dari lawan lawan mereka yaitu Mbas, Gata, dan Arismawan. Sedangkan Raphael Vs Gede yang merupakan kid match, berakhir draw. Keduanya dinyatakan sama-sama menjadi pemenang. Hal ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan panitia agar kelak Indonesia dapat melahirkan petarung-petarung kelas dunia.

Sayangnya, menurut promotor Marcos, Summer Fights ke-4 itu kemungkinan akan menjadi yang terakhir. Sebab hingga berita ini diturunkan, panitia penyelenggara sama sekali tidak mendapat dukungan dari pihak pemerintah. Selama ini penyelenggaraan Summer Fights hanya mengandalkan sponsorship yang memberikan produk, Marcos sendiri bahkan harus mengeluarkan kocek pribadinya demi harapannya untuk memajukan seni bela diri Muay Thai di Indonesia.

“Saya berharap pemerintah di Bali mensupport, karena event ini sangat mendukung Sport Tourism dan membantu mendatangkan Wisatawan Domestik dan Mancanegara ke Bali,” jelas Marcos.(Bdi)

Continue Reading

Kesehatan

Perayaan Tiga Tahun Berdirinya Novri Yoga Yang Dihadiri Istri Bupati Tamba

Published

on

Jembrana – Siapa yang tidak tahu manfaat yoga, olahraga olah nafas dan tubuh ini dikenal hampir ratusan tahun di India.

Kini seni olahraga itu lebih dekat ada di masyarakat Jembrana. Novri Yoga begitu nama yang dikenal yang hadir sejak tiga tahun lalu berhasil mencuri perhatian para pecinta seni olahraga yang mempunyai banyak manfaatnya ini.

Peserta yoga fokus memperagakan intruksi instruktur

Perayaan ke-3 tahun yang berlokasi di Twin Tower Kota Negara Novri Yoga dihadiri Puluhan membernya ini memulai dengan Yoga Bersama yang dihadiri pula oleh istri Bupati dan Wakil Bupati Jembrana.

“Setelah saya menjadi member Novri Yoga, tubuh dan pikiran jadi jauh lebih rilek dan tubuh semakin sehat, apalagi lokasi berada di tengah Kota Negara jadi selain mendapat banyak kesehatan juga kenal lebih banyak teman” ucap Shila salah satu member.

Dalam sambutannya Novri Hartini Owner Novri Yoga mengucapkan rasa terima kasih karena kepada para member “Terima kasih sekali kepada para member yang sudah menyempatkan waktu untuk hadir, semoga semakin kompak dan sukses karena novri yoga tidak ada apa-apa tanpa kalian” Ucap Novri

Acara dilanjutkan dengan tiup lilin dan senam sumba terakhir pembagian doorprize untuk member yang beruntung.(D.u)

Continue Reading

Trending

Copyright © 22 Juni 2013 Gatradewata. Pesonamu Inspirasiku