Connect with us

Kesehatan

Pelayanan Peserta Didik Fakultas Kedokteran Unud, 84,5% Pasien RSUP Nyatakan Puas

Published

on


GATRA DEWATA | BALI | RSUP Sanglah menyampaikan hasil survei kepuasan yang dilaksanakan oleh Badan Pendidikan, Penelitian dan Pelatihan RSUP Sanglah secara daring (23/12/2021).

Staff dan Pasien RSUP Sanglah secara umum menyatakan puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh peserta didik (Residen) FK Unud dengan hasil survei sebesar 84,5% untuk kepuasan pasien dan 90,5% untuk kepuasan staff RSUP Sanglah.

Acara ini diselenggarakan sebagai sarana sosialisasi dan diskusi hasil survei yang dilaksanakan RSUP Sanglah guna meningkatkan kualitas layanan dan menghasilkan lulusan residen yang lebih baik.

PLT Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSUP Sanglah – Dr. dr. Ketut Ariawati, Sp.A (K) menyampaikan harapannya agar dari Dekan FK Unud dan Dirut RSUP Sanglah memberikan tindak lanjut dari hasil survei pada acara ini. Sehingga proses pendidikan dan pelayanan di RSUP sanglah benar-benar menjadi satu untuk kelangsungan pelayanan dan lulusan yang baik.

Acara ini turut dihadiri oleh Dirut RSUP – dr. I Wayan Sudana, M.Kes., Dekan FK Unud – Dr.dr.Komang Januartha Putra Pinatih, M.Kes dan Para Koordinator Program Studi Spesialis FK Unud/RSUP Sanglah.

Dalam kesempatan ini, Dekan FK mengatakan “Survei ini sangat baik guna meningkatkan pelayanan dan kualitas pendidikan, survei ini bukan untuk mencari kesalahan atau kekurangan, tapi sebagai proses evaluasi dari apa yang sudah kita lakukan selama ini untuk perbaikan kedepannya.” Ucap Januartha.

Survei ini dilaksanakan tidak hanya menilai kepuasan terhadap pelayanan residen, tetapi juga menilai kepuasan residen terhadap situasi pendidikan di RSUP Sanglah guna mendapatkan hasil yang optimal untuk meningkatkan kualitas layanan dan lulusan. (Tim)


Kebanggaan sebagai wartawan adalah selalu silahturahmi kepada semua pihak, tetap belajar dan selalu konfirmasi dalam pemberitaan yang adil dan berimbang.

Kesehatan

Peresmian Gedung Dialisis RSU Negara Oleh Bupati I Nengah Tamba

Published

on

Jembrana – Sarana dan prasarana penunjang kesehatan Rsu Negara mulai berbenah. Gedung dan sarana penunjang kegiatan medis di Rsu Negara mulai ditingkatkan.

Hari ini 25/11 Gedung Dialisis Center diresmikan oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba, sarana penunjang kesehatan yang berfokus untuk beberapa penyakit antara lain : Penyakit Ginjal Akut (PGA) atau Kronis (PGK), pasien Infeksius Positif dan pasien infeksius Airborne.

Gedung Dialisis center yang siap dioprasikan untuk meringankan biaya keluarga pasien

Nengah Tamba dalam wawancara dengan awak media mengatakan ” kalau dulu pasien gagal ginjal dan cuci darah harus ke sanglah sekarang sudah bisa kita hendle di negara, dan ketersedian mesin ada 24 jadi klo perhari bisa dioprasikan dua kali bisa menangani 48 pasien per hari” ujar Bupati Tamba.

“Biasanya sakit ginjal kan dalam satu minggu itu dua kali, jadi sesuai dengan progres kita untuk meringankan beban keluarga pasien untuk mempersingkat jarak berobat” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama Dirut Rsu Negara Dr Putu Eka Indrawati manambahkan ” untuk layanan baru atau CAPD sesuai indikasi dokter bisa dilakukan sendiri dirumah, bisa dipasang alat jadi hanya untuk pembedahan aja harus dilakukan di Rumah Sakit, bisa Dialisis sendiri dirumah sesuai arahan pemerintah pusat kemenkes jadi lebih fleksible karna bisa cairan saja yg dibawa kerumah, untuk mengurangi biaya jadi lebih murah” tutup Eka. (D.U)

Continue Reading

Kesehatan

Peresmian Gedung Dialisis Center Rsu Negara Oleh Bupati I Nengah Tamba

Published

on

Jembrana – Sarana dan prasarana penunjang kesehatan Rsu Negara mulai berbenah. Gedung dan sarana penunjang kegiatan medis di Rsu Negara mulai ditingkatkan.

Hari ini 25/11 Gedung Dialisis Center diresmikan oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba, sarana penunjang kesehatan yang berfokus untuk beberapa penyakit antara lain : Penyakit Ginjal Akut (PGA) atau Kronis (PGK), pasien Infeksius Positif dan pasien infeksius Airborne.

Gedung Dialisis center yang siap dioprasikan untuk meringankan biaya keluarga pasien

Nengah Tamba dalam wawancara dengan awak media mengatakan ” kalau dulu pasien gagal ginjal dan cuci darah harus ke sanglah sekarang sudah bisa kita hendle di negara, dan ketersedian mesin ada 24 jadi klo perhari bisa dioprasikan dua kali bisa menangani 48 pasien per hari” ujar Bupati Tamba.

“Biasanya sakit ginjal kan dalam satu minggu itu dua kali, jadi sesuai dengan progres kita untuk meringankan beban keluarga pasien untuk mempersingkat jarak berobat” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama Dirut Rsu Negara Dr Putu Eka Indrawati manambahkan ” untuk layanan baru atau CAPD sesuai indikasi dokter bisa dilakukan sendiri dirumah, bisa dipasang alat jadi hanya untuk pembedahan aja harus dilakukan di Rumah Sakit, bisa Dialisis sendiri dirumah sesuai arahan pemerintah pusat kemenkes jadi lebih fleksible karna bisa cairan saja yg dibawa kerumah, untuk mengurangi biaya jadi lebih murah” tutup Eka. (D.U)

Continue Reading

Kesehatan

Peresmian Gedung Dialisis Center Rsu Negara Oleh Bupati I Nengah Tamba

Published

on

Jembrana – Sarana dan prasarana penunjang kesehatan Rsu Negara mulai berbenah. Gedung dan sarana penunjang kegiatan medis di Rsu Negara mulai ditingkatkan.

Hari ini 25/11 Gedung Dialisis Center diresmikan oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba, sarana penunjang kesehatan yang berfokus untuk beberapa penyakit antara lain : Penyakit Ginjal Akut (PGA) atau Kronis (PGK), pasien Infeksius Positif dan pasien infeksius Airborne.

Gedung Dialisis Center yang siap dioprasikan untuk meringankan biaya keluarga pasien

Nengah Tamba dalam wawancara dengan awak media mengatakan ” kalau dulu pasien gagal ginjal dan cuci darah harus ke sanglah sekarang sudah bisa kita hendle di negara, dan ketersedian mesin ada 24 jadi klo perhari bisa dioprasikan dua kali bisa menangani 48 pasien per hari” ujar Bupati Tamba.

“Biasanya sakit ginjal kan dalam satu minggu itu dua kali, jadi sesuai dengan progres kita untuk meringankan beban keluarga pasien untuk mempersingkat jarak berobat” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama Dirut Rsu Negara Dr Putu Eka Indrawati manambahkan ” untuk layanan baru atau CAPD sesuai indikasi dokter bisa dilakukan sendiri dirumah, bisa dipasang alat jadi hanya untuk pembedahan aja harus dilakukan di Rumah Sakit, bisa Dialisis sendiri dirumah sesuai arahan pemerintah pusat kemenkes jadi lebih fleksible karna bisa cairan saja yg dibawa kerumah, untuk mengurangi biaya jadi lebih murah” tutup Eka. (D.U)

Continue Reading

Trending

Copyright © 22 Juni 2013 Gatradewata. Pesonamu Inspirasiku