Connect with us

Kesehatan

Pameran Hasil Karya Warga Binaan Permasyarakatan

Published

on


Kalapas Denpasar melayani pembeli dari Australia

Kalapas Denpasar melayani pembeli dari Australia


Kementerian Hukum dan Hak Asasi Bali gelar pameran Peningkatan Pembinaan Kemandirian Melalui Pameran Hasil Karya Warga Binaan Permasyarakatan(WBP) Se-Bali di Pantai Shindu Sanur Denpasar Bali. Dimana pameran warga binaan ini, diikuti

seluruh Lembaga Permasyarakatan se-Bali dan dilaksanakan selama dua hari(24-25 November 2015).

Dalam pameran tersebut, berbagai hasil karya seni, mulai dari lukisan, patung, cinderamata dari bahan daur ulang, baju serta berbagai karya tangan dari warga binaan dipamerkan dan dijual untuk masyarakat umum. Bahkan wisatawan asing yang kebetulan berlibur ke Bali, juga ikut melihat serta membeli beberapa hasil karya warga binaan ini.

Drs, Sulistiono, M.M., Kepala Kantor Wilayah Hukum dan Ham Bali saat membuka acara pameran tersebut, menyampaikan bahwa melalui pameran ini, warga masyarakat di luar

lembaga permasyarakatan dapat turut serta berpartisipasi dalam pembinaan dan para warga binaan dapat menyalurkan minat serta mengembangkan bakat yang dimilikinya selama mendapatkan pembinaan di lembaga permasyarakatan maupun di rumah tahanan negara. Sehingga nantinya apabila kembali ke tengah masyarakat, sudah memiliki bekal ketrampilan.

“Sistem lembaga permasyarakatan dalam pembinaan para warga binaan, bukan semata-mata dimaksud untuk tujuan komersil yang bersifat provit oriented. Namun lebih dimaksudkan sebagai media untuk mengaktualisasikan diri sebagai pribadi, anggota keluarga.” Kata Sulistio.

Lebih lanjut menyampaikan bahwa hal ini berarti bahwa pembinaan terhadap narapidana harus dilaksanakan sedemikian rupa sehingga bermanfaat, baik selama menjalani pembinaan maupun setelah selesai.

“Dengan pembinaan ini, mereka memiliki kesempatan yang sama seperti anggota masyarakat pada umumnya, untuk dapat memberikan kotribusi positif sebagai anggota masyarakat yang aktif dan produktif dalam pembangunan.”

Seperti diketahui, program kegiatan pembinaan warga masyarakat di lapas maupun di rutan ditekankan pada kegiatan pembinaan kepribadian dan kegiatan kemandirian.

Untuk pembinaan kepribadian, diarahkan untuk pembinaan mental dan watak agar bertanggung jawab pada diri sendiri keluarga dan masyarakat. Sedangkan pembinaan kemandirian diarahkan pada pembinaan ketrampilan sehingga setelah bebas diharapkan mampu bersaing dalam bursa tenaga kerja atau dapat hidup mandiri.

Sementara Sunarto Kalapas Denpasar yang mengikuti pameran ini menyampaikan bahwa, tidak ada persiapan khusus dalam pameran yang diikuti warga binaannya.

“Kita tidak hanya persiapan untuk pameran saja, akan tetapi ini adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan di dalam(LP) oleh anak-anak warga binaan. Adapun kegiatannya mulai dari melukis, nyablon kaos, bikin kerajinan tas, perak maupun kegiatan lainnya. Jadi kegiatannya tidak hanya dalam pameran saja.” Tegas Kalapas yang baru pindah dari Pontianak ini.

Kalapas menambahkan bahwa kegiatan ini juga untuk memperkenalkan diri dan rumah tahanan maupun LP mempunyai kegiatan untuk warga binaan, sebelum kembali ke tengah-tengah masyarakat.

“Yang jelas persyaratan khusus sebelum mereka mengikuti pembinaan seperti ini tidak ada, jadi semua bisa mengikutinya. Cuma sebelum mereka masuk, kita lakukan rolsment bakat dan minat, setelah itu baru kita arahkan.” tambah Sunarto.(alt)


Kesehatan

Pelayanan Peserta Didik Fakultas Kedokteran Unud, 84,5% Pasien RSUP Nyatakan Puas

Published

on

By

GATRA DEWATA | BALI | RSUP Sanglah menyampaikan hasil survei kepuasan yang dilaksanakan oleh Badan Pendidikan, Penelitian dan Pelatihan RSUP Sanglah secara daring (23/12/2021).

Staff dan Pasien RSUP Sanglah secara umum menyatakan puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh peserta didik (Residen) FK Unud dengan hasil survei sebesar 84,5% untuk kepuasan pasien dan 90,5% untuk kepuasan staff RSUP Sanglah.

Acara ini diselenggarakan sebagai sarana sosialisasi dan diskusi hasil survei yang dilaksanakan RSUP Sanglah guna meningkatkan kualitas layanan dan menghasilkan lulusan residen yang lebih baik.

PLT Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSUP Sanglah – Dr. dr. Ketut Ariawati, Sp.A (K) menyampaikan harapannya agar dari Dekan FK Unud dan Dirut RSUP Sanglah memberikan tindak lanjut dari hasil survei pada acara ini. Sehingga proses pendidikan dan pelayanan di RSUP sanglah benar-benar menjadi satu untuk kelangsungan pelayanan dan lulusan yang baik.

Acara ini turut dihadiri oleh Dirut RSUP – dr. I Wayan Sudana, M.Kes., Dekan FK Unud – Dr.dr.Komang Januartha Putra Pinatih, M.Kes dan Para Koordinator Program Studi Spesialis FK Unud/RSUP Sanglah.

Dalam kesempatan ini, Dekan FK mengatakan “Survei ini sangat baik guna meningkatkan pelayanan dan kualitas pendidikan, survei ini bukan untuk mencari kesalahan atau kekurangan, tapi sebagai proses evaluasi dari apa yang sudah kita lakukan selama ini untuk perbaikan kedepannya.” Ucap Januartha.

Survei ini dilaksanakan tidak hanya menilai kepuasan terhadap pelayanan residen, tetapi juga menilai kepuasan residen terhadap situasi pendidikan di RSUP Sanglah guna mendapatkan hasil yang optimal untuk meningkatkan kualitas layanan dan lulusan. (Tim)

Continue Reading

Daerah

Sosok Kunci Suksesnya Gowes for Love Diorama 2.0 dan Nominal ‘Punia’ Pak Bupati

Published

on

Suasana funbike Gowes for Love Diorama 2.0

GatraDewata[Gianyar] – Sebuah acara tidak terjadi begitu saja. Pastinya ada sosok penting yang turun tangan, sehingga funbike Gowes for Love, Minggu 19/12/2021, berjalan lancar.

Hal ini tak lepas dari peran Sekaa Truna Truni (STT, kelompok remaja) setempat, yang diketuai oleh I Kadek Bayu Erawan. Pada pelaksanaannya beliau dibantu oleh sang kakak, I Wayan Gede Putra, yang pada tahun 2019 lalu merupakan ketua SST.

Pada helatan funbike 2021 ini Pak Wayan bertindak sebagai Ketua Panitia acara. Beliau pula yang naik ke panggung memberikan sambutan bagi para undangan.

(kiri) I Wayan Gede Putra Arimbawa selaku ketua panitia dan (kanan) I Kadek Bayu Erawan

Pak Wayan juga membangun sinergitas dengan anggota SST, untuk kemudian melakukan audiensi ke Pemprov Gianyar, serta kedinasan lainnya.

Alhasil, mereka sukses mendapatkan atensi pak Bupati, yang turut hadir di acara. Bukan hanya hadir, beliau juga menyisihkan punia (dana bantuan) kepada panitia Gowes for Love Diorama 2.0. Tidak tanggung – tangyung, jumlahnya mencapai 10 juta Rupiah.

Para undangan termasuk dari Pemprov, DPRD, pejabat desa dan sponsor

“Ada juga beberapa pejabat daerah lainnya yang turut menyumbang di kisaran 1 juta Rupiah,” terang Wayan di sela – sela acara.

Disamping ‘uang saku’ dari pak Bupati, Wayan juga mengapresiasi dukungan sponsor yang telah berkontribusi disini. “Saya tidak perlu sebutkan satu per satu, tapi kami banyak mendapatkan sponsor, baik dari perusahaan besar maupun pedagang kecil,” ungkapnya.

Wayan mengakui jika cara ini mendapatkan restu karena pemberlakuan protokol kesehatan yang cukup ketat. “Kami ikuti semua prosedur Prokes, mulai dari pengecekan suhu tubuh, penyediaan sanitasi dan himbauan pemakaian masker dan menjaga jarak,” tutupnya ramah.[SWN]

Continue Reading

Daerah

Gowes for Love Diorama 2.0 Dilepas Langsung Bupati Gianyar

Published

on

GatraDewata[Gianyar]Gowes for Love Diorama 2.0 getarkan Sayan, Minggu (19/12/2021), yang mengambil start/finish di lapangan Sayan.

Dalam sambutannya, panitia mengapresisasi kehadiran beberapa pejabat daerah mulai dari Dinas Kebudayaan, Kadis Pariwisata, Bendesa Desa Sayan, anggota DPRD Gianyar (Etty), Camat Sayan dan Kedewatan, para undangan hingga Bupati Gianyar.

Diselenggarakannya Gowes for Love ini diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan, yang dalam hal ini bisa dilakukan sambil bersepeda. Untuk itulah gowes kali ini temanya “Living Your Passion” secara aktifitas bersepeda merupakan kegiatan atas cinta atau rasa suka.

Bupati Gianyar bersama beberapa petinggi daerah dan desa setempat

Sejatinya acara Gowes for Love ini dilakukan setiap tahun, sejak 2019. Namun, karena kondisi pandemi maka pada 2020 secara berat hati ditiadakan.

Gowes kali ini dibagi menjadi dua level: road bike dengan panjang rute mencapai 40 km dan trek pendek dengan panjang sekitar 30 km.

Antusiasme warga tergolong sangat tinggi. Pesertanya membludak dari berbagai wilayah Bali. Bahkan, ada sekumpulan peserta yang turut hadir dari Singaraja.

Komunitas sepeda dibawah bendera rider Bima

Disamping peserta individu ada banyak komunitas sepeda, lengkap dengan kostum masing – masing, turut meramaikan acara. Salah satu komunitas dari Denpasar, Rider Bima, hadir dengan Koster bercorak merah hitam.  Salah satu anggotanya mengakui kerap ikut acara fun bike seperti ini.

Sebelum dilepas oleh Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, SST.Par., M.A.P, beliau mengawalinya dengan penyerahan punia (dana bantuan) kepada panitia. Baru kemudian dilanjutkan dengan pelepasan peserta Road Bike 40 km, disusul peserta MTB 30 km.

Disela – sela acara fun bike, panitia juga menggelar Yoga yang diikuti sekurangnya 30 orang.[SWN]

Continue Reading

Trending

Copyright © 22 Juni 2013 Gatradewata. Pesonamu Inspirasiku