Connect with us

Daerah

Odalan Bernuansa Spesial di ‘Pura Pusat Kawitan Pasek Gelgel Dalem Ciwa Gaduh’

Published

on


Pura Pusat Kawitan Pasek Gelgel Ciwa Gaduh

GatraDewata[Klungkung] Odalan berkala yang diadakan setiap enam bulan di Pura Pusat Kawitan Pasek Gelgel Dalem Ciwa Gaduh, Klungkung (Bali), tergolong lancar. Acara yang berlangsung selama empat hari ini, sejak Selasa 4 Mei 2021, dihadiri penglingsir Jro Mangku Dana (120 tahun)  dan Ida Pandita Mpu Jaya Ashita Santi Yoga. Panitia odalan menegaskan jika kehadiran Ida Pandita Mpu Jaya Ashita Santi Yoga membuat odalan kali ini berbeda dari odalan – odalan sebelumnya.

“Odalan kali ini tergolong sangat spesial karena untuk pertamakalinnya dipuput oleh Ida Pandita Mpu Jaya Ashita Santi Yoga,” ungkap Jro Mangku Jana selaku ketua panitia odalan.

Ida Pandita Mpu Jaya Ashita Santi Yoga

Sebelum piodalan dimulai kedua tokoh tadi memberikan sambutan secara bergantian.  Mereka sepakat menghimbau agar para anggota/semeton yang hadir tidak gampang terseret pengaruh global yang menyesatkan. Disamping itu, mengingat Pura Pusat Kawitan Pasek Gelgel Dalem Ciwa Gaduh kini sedang melakukan pembangunan area parkir maka diharapkan partisipasi anggota lebih aktif lagi.

“Partisipasi anggota bisa dalam bentuk apa saja. Yang berkecukupan bisa dalam bentuk materi, bisa juga pemikiran dan yang aktif di pemerintahan bisa dalam bentuk akses, atau apapun yang nantinya meringankan beban pembanguan ini,” pungkas penglingsir.

Menurut keterangan bendahara pembangunan Pura Pusat Kawitan Pasek Gelgel Dalem Ciwa Gaduh tercatat diskrepansi saat ini sekitar 800 juta rupiah. Dana pembangunan dibagi rata dengan jumlah anggota yang mencapai 4700 orang, yang belakangan bertambah drastis menjadi 6000an orang, baik dari bali maupun luar bali. guna membantu pelunasan iuran bagi anggota yang kurang mampu maka panitia Pura Pasek Gaduh mendirikan Koperasi yang saat ini masih berstatus pra-koperasi. “Anggota yang berkecukupan sudah melunasi kewajibannya, sementara mereka yang belum mampu diharapkan bisa segera mengambil langkah yang dianggap perlu. ide pembentukan koperasi ini tidak lain adalah untuk tujuan angaduh, yakni kesejahteraan anggota. yang mampu akan menanamkan modalnya disini sementarra mereka yang belum mampu akan memanfaatkannya untuk usaha sehingga segera bisa menunaikan kewajibannya,” beber Ketut Serinama selaku penasihat koperasi.

Panitia pembangunan Pura Pusat Kawitan Pasek Gelgel Dalem Ciwa Gaduh optimis jika kekurangan dana tersebut akan mampu dilunasi dalam waktu dekat. “Anggota kita datang dari berbagai kalangan dan partisipasi mereka juga tinggi, sehingga kami optimis target dapat dicapai dengan mudah,” tutup Ketut Serinama. [SWN]


Komang Swesen is a hotelier who has been in the field for more than two decades now. He loves writing that he already published 2 books about Butler and now active as an official journalist for Gatra Dewata Group.

Daerah

Kapolres Buleleng Tandatangani Kerjasama dengan RRI Singaraja

Published

on

GatraDewata[Singaraja] – Polres Buleleng melalui AKBP Andrian Pramudianto,S.I.K.,S.H.,M.Si., selaku Kapolres Buleleng,  telah melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Kepolisian Resor Buleleng dengan lembaga penyiaran publik, RRI Singaraja, yang diwakili Drs. Wardi selaku Kepala LPP RRI Singaraja, dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Lembaga penyiaran publik RRI Singaraja, Rabu (8/12/2021) pagi, bertempat di ruang Command Center Polres Buleleng.

Saat penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kapolres Buleleng dengan Kepala LPP RRI Singaraja, dihadiri juga beberapa staf dari RRI Singaraja serta Kabag Ops Polres Buleleng Kompol I Gusti Alit, Kasat Lantas, Kasikum dan Kasihumas. Perjanjin kerja sama ini dituangkan dalam surat Nomor: B/12/X/HUK.8.1.1 /2021 dan Nomor 1643/RRI SGR/10/2021 tentang Pelayanan Informasi Pada Masyarakat.

Tujuan ditandatangani perjanjian kerja ini untuk mendorong peningkatan pelaksanaan pelayanan informasi pada masyarakat berbasis radio publik di Singaraja.

Pelaksanaan kerjasama ini berupa pengisian acara dialog interaktif Lintas Singaraja Pagi, yang disiarkan setiap hari Sabtu mulai pukul 09.00 wita sampai pukul 10.00 wita, dan informasi lalu lintas setiap pagi dalam bentuk ‘news interview‘ mulai pukul 06.30 wita sampai pukul 09.00 wita.

Kepala LPP RRI Singaraja menyampaikan, “Terimakasih kepada Kapolres Buleleng atas kerjasamanya. RRI/Polri sama – sama milik negara yang dapat memberikan informasi kepada masyarakat,” ucapnya.

“Diharapkan kepada Kapolres Buleleng dalam rangka menyambut kegiatan Nataru 2021 dapat memberikan informasi melalui RRI Singaraja, khusus terkait perubahan pembatalan PPKM Level 3. Juga menyangkut himbauan dalam menyambut Nataru agar masyarakat tetap mematuhi Prokes Covid 19, terutama tidak melakukan kerumunan,” imbuhnya.

Disisi lain, Kapolres Buleleng  menyambut baik kerja sama yang telah dilakukan ini dan Polres Buleleng akan memberikan pejabatnya untuk menjadi nara sumber pemberi informasi melalui RRI Singaraja secara bergantian, baik mulai Kabag, Kasat dan Kapolsek jajaran,” ucapnya.

“Semoga hal yang positif ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Buleleng,” tutupnya.[MGA]

Continue Reading

Daerah

Gubernur Bali Gelontorkan Paket Sembako Kepada Warga Kubutambahan

Published

on

GatraDewata[Singaraja] – Pembagian Paket sembako dari Gubernur Bali, Dr.Ir.Wayan Koster, M.M, bantuan yang di salurkan berupa paket bears sebanyak 30 Paket, masing – masing 5 Kg. Bantuan beras yang disalurkan merupakan beras dari Petani Bali yang dibeli dari koperasi – koperasi krama Bali, Selasa (7/12/2021), dilaksanakan di Desa Kubutambahan, Banjar Dinas Kubuanyar, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.

Tujuan dari Pembagian Paket sembako dari Bapak Gubernur sebagai bentuk kepeduliannya kepada warga. Dalam pembagian paket sembako ini diwakilkan Ketut Suartika yang di sapa Nyok, yang tinggal di Kampung Anyar Singaraja.

Harapannya semoga dengan adanya bantuan paket sembako ini bisa membantu meringankan kebutuhan sehari – hari mereka.

Tidak lupa warga Kubuanyar mengucapkan terimakasih atas bantuan dari Bapak Gubernur Bali.[MGA]

Continue Reading

Daerah

Seorang Petani Nekat Gantung Diri, Diduga Kuat Karena Faktor ‘E’

Published

on

GatraDewata[Singaraja] – Di sebuah rumah di ladang milik Nengah Soliana (67), laki -laki, petani di Banjar Dinas Kanginan, Desa Penuktukan, Kecamatan Tejakula,  Kabupaten Buleleng, telah melakukan aksi bunuh diri dengan cara  gantung diri, Minggu (5/12/2021) pagi.

Awal kejadian sekitar pukul 08:00 Wita, korban Nengah Soliana (NS) pergi dari rumahnya di banjar dinas Kanginan dengan berjalan kaki. Kemudian sekitar pukul 09.00 Wita istri korban, Nengah Biniasih (NB), berada di tempat kejadian. Pukul 10.30 Wita datang saudara Made Sitawan menanyakan korban kepada isrti korban untuk meminjam alat perangkap (Jebag).

Karena NB tidak tahu dan tidak mengetahui keberadaan NS lalu saudara Made Sitawan meminta tolong untuk mengambilkan alat tersebut. NS pun masuknkendalam rumah untuk mengambiln perangkap tersebut. Namun ia dikejutkan oleh sosok NS yang tergantung di balok kayu bagian dinding. NS melakukan aksinya menggunakan tali nilon warna biru sepanjang 1,5 meter, jarak tali dengan leher sekitar 75 cm.  Kakinya menjuntai di lantai. Jarak tali dengan tanah swkiyar 210 cm. NS mengenakan baju kaos warna putih dengan lengan warna biru dan celana pendek warna hitam.

Mengetahui kejadian tersebut, kemudian Made Sitawan mencari bantuan ke warga sekitar.

Selanjutnya  kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Tejakula.

Dari hasil pemeriksaan Tim Medis Puskesmas Tejakula I, yang dipimpin oleh dr. Daniel, bahwa tidak terdapat tanda kekerasan, lidah menjulur, keluar air mani namun tidak ada kotoran dan diperkirakan kematian sudah 4 (empat) jam yang lalu dan mayat sudah kaku.

Untuk sementara diduga penyebab korban melakukan gantung diri karena faktor ekonomi (E).

Atas kejadian tersebut keluarga korban sudah mengiklaskan dan tidak akan melakukan visum serta menerima pristiwa ini sebagai musibah.[MGA]

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 Gatradewata. Ringan, Cerdas dan Tajam