Connect with us

Olahraga

Motor Cross Buleleng Sabet Satu Emas Dan Satu Perak

Published

on

Gede ferry berhasil sabet emas di Cabor motor cross

 

BULELENG – Cabang Olahraga motor cross Kabupaten Buleleng berjaya di Sirkuit Tengkudak, Penebel Tabanan, Rabu (16/11). Atlet motor cross Buleleng meraih medali emas kategori perorangan junior dan medali perak kategori beregu junior.

Dua pembalap andalan Buleleng yakni I Gede Ferry Pratamayasa dan I Gede Radheya Ambara Jati Purnamawan turun dalam dua nomor yakni perorangan junior dan beregu junior. Pada kategori perorangan junior, pembalap Buleleng I Gede Ferry Pratamayasa berhasil mengasapi lawan-lawannya sejak lepas start. Meskipun kondisi sirkuit yang becek namun Ferry konsisten mempertahakan posisinya hingga digaris Finish. Seluruh Official Buleleng pun bersorak dengan capaian Ferry.

Di kategori beregu junior, sebetulnya Buleleng tinggal selangkah lagi bisa mendapatkan emas. Ferry sejak start sudah memimpin balapan hingga empat lap mengasapi kontingen Kabupaten Badung. Namun hujan deras mengguyur Sirkuit Tengkudak sehingga menyebabkan kondisi lintasan menjadi sangat licin. Pembalap Ferry terjatuh di tikungan kedua dan pembalap Badung langsung memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memimpin lomba hingga finish. Dua pembalap Buleleng berhasil finish dan meraih medali perak.

Ferry (19) mengaku sangat senang dengan raihan yang telah diperoleh kali ini. Pencapaian yang luar biasa dan dukungan dari tim dan official membuatnya sangat percaya diri mengikuti lomba. Meskipun terkendala hujan namun ia berhasil mendapatkan podium kedua untuk mengamankan medali perak pada nomor beregu junior. “Saya tidak terbiasa race ketika hujan dan lintasan menjadi licin. Tapi astungkara saya bersama Radheya bisa mengamankan medali perak untuk beregu. Saya ucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah mensupport,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Pengkab Imi Buleleng, I Gede Purnamawan mengatakan target yang diperoleh cabor motor cross diluar ekspetasi. Ini capaian yang luar biasa karena sudah meraih medali emas dan perak dari dua kategori yang diikuti. Kita bisa bersaing dengan Kabupaten lain terutama Badung.
Namun sayangnya hujan yang merubah peringkat pada kategori beregu. Pembalap menjadi sulit mengendalikan motor dan lintasan menjadi licin. Awalnya sudah memimpin namun karena licin, Ferry terjatuh sehingga disalip pembalap Badung. “Ya kita syukuri dengan raihan yang diperoleh pembalap kita. Mudah – mudahan ajang road race minggu depan di Negara bisa mendapat vibrasi positif dari raihan motor cross,” pungkasnya. (Mga)


News

Keseruan Lomba Mancing Di Twin Tower Negara

Published

on

Jembrana – Dalam rangka mempringati Hari Nusantara Dinas Perhubungan Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Jembrana menggelar lomba mancing yang berlokasi di kolam Twin Tower Negara.

Lomba yang dimulai mulai pukul 7 pagi dihadiri ratusan peserta dari berbagai kalangan dan umur ini sukses mengundang gelak tawa dan riuh peserta lomba. Selain karena banyaknya target ikan yang didapat juga disebabkan kail masing-masing peserta yang saling tersangkut karena jarak yang berdekatan.

Pemenang lomba mancing saat menerima trophy dan uang tunai dari panitia lomba

Hadiah yang diberikan kepada pemenang lomba juga tidak sedikit yaitu Rp. 2.500.000, untuk juara 1 ikan bawal yang dimenangkan peserta atas nama I Komang Agus Suardika asal Kaliakah dengan berat ikan 0.645kg selanjutnya untuk juara 2 dan 3 dimenangkan oleh Sahid dan Putu Budiarta masing-masing dari Loloan timur dan kaliakah.

Kategori pemenang ikan lele dimenangkan Kade Nova asal Tegal Cangkring dengan berat ikan 3.295kg yang mendapat hadiah sebesar Rp. 700.000, dan juara kedua dan ketiga masing dimenangkan Muslim dan Ria Parta asal Loloan Timur dan Lelateng.

Bagus salah satu peserta lomba mengatakan sangat senang dengan diadakan lomba mancing “saya berharap ke kegiatan seperti bisa rutin dilaksanakan bila perlu tiap bulan karena penghobby mancing di Jembrana sangat banyak juga sebagai hiburan rakyat” kata Bagus. (D.U)

Continue Reading

Olahraga

Serunya Laga Muay Thai Summer Fights, KONI belum Support

Published

on

Keseruan laga Muay Thai di Summer Fights.

BADUNG – Summer Fights ke-4 yang berlangsung di Badung, Bali (18/12), telah usai digelar. Empat ratus penonton begitu antusias menyaksikan semua laga yang memang berlangsung menakjubkan. Internasional Conference Centre Bali pun bergemuruh.

Di laga perebutan Belt Welterweight, Rahman yang menjadi unggulan berhasil mengalahkan Maruli melalui hitungan angka yang sangat tipis. Namun kemenangannya sama sekali tidak mudah. Selain karena Rahman tengah mengalami sedikit cedera dijari tangan kirinya, Maruli juga tampil dengan mengesankan. Maruli sempat merobohkan Rahman dengan elbow-nya.

Awalnya, Maruli yang ‘underdog’ dan sudah tampak kepayahan diduga akan berhasil dirobohkan Rahman. Namun siapa sangka, Maruli mampu bertahan dari serangan-serangan hingga usai pertandingan. Ia bahkan mampu memberikan perlawanan yang membuat Rahman sempat kerepotan.

Pertarungan yang berlangsung hingga 5 ronde itu pun menjadi salah satu the ‘best match’ dari Summer Fights ke-4 tahun ini. “Ini pertarungan yang sangat menakjubkan. Kedua petarung menampilkan kemampuan terbaiknya. Terutama Maruli, meski di atas kertas ia di bawah lawannya, tapi ia punya mental sekuat baja,” kata salah satu penonton.

Laga Belt Lightweight juga tidak kalah mengesankan. Pertarungan Brandon vs Fahri yang berlangsung 5 ronde dipenuhi jual-beli serangan. Predikat yang mereka sandang sebagai petarung profesional memang bukan kaleng-kaleng. Bahkan Brandon yang sejak ronde 3 pelipisnya robek, terus memberikan perlawanan hingga usai ronde 5.

Namun Brandon harus menerima keputusan juri yang memenangkan Fahri lewat perolehan angka. Hingga dengan demikian, Fahri berhasil mempertahankan rekor catatan tidak terkalahkan.

Sementara di Belt Middleweight, juara WMC Asia di Singapura, Serieal Efendy, dinyatakan menang tanpa bertarung. Pasalnya, Raymond Robert yang menjadi lawannya terpaksa harus didiskualifikasi oleh pihak penyelenggara. Raymond mengalami ‘over weight’ saat dilakukan penimbangan.

“Raymond kami diskualifikasi. Berat badannya kelebihan 10 kg dari ambang batas yang ditetapkan,” ujar Marcos Manurung selaku promotor acara.

Menariknya, sesaat setelah petarung profesional asal Agam, Sumatera Barat itu menang WO, ia melakukan tantangan terbuka dari atas ring. “Aku coba (tantang) Jeka Saragih,” kata Serieal. Perlu diingat, Jeka Saragih adalah satu-satunya petarung asal Indonesia yang berpotensi bertanding di Ultimate Fighting Championship (UFC). Hingga sontak hal itu membuat ICCB bergemuruh panjang.

Di nomor perempuan, duel antara Winiia dan Sri juga berlangsung memukau. Keduanya benar-benar memiliki persiapan matang pada laga Summer Fights ke-4 itu. Fisik, skill, strategi, semua dikerahkan hingga menghasilkan satu ronde yang luar biasa. Winnia berhasil mematahkan perlawanan Sri saat ia memukul KO lawannya.

Empat ‘match’ lainnya berlangsung tanpa KO. Asish, Edsar, Jemito, berhasil mengungguli perolehan poin dari lawan lawan mereka yaitu Mbas, Gata, dan Arismawan. Sedangkan Raphael Vs Gede yang merupakan kid match, berakhir draw. Keduanya dinyatakan sama-sama menjadi pemenang. Hal ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan panitia agar kelak Indonesia dapat melahirkan petarung-petarung kelas dunia.

Sayangnya, menurut promotor Marcos, Summer Fights ke-4 itu kemungkinan akan menjadi yang terakhir. Sebab hingga berita ini diturunkan, panitia penyelenggara sama sekali tidak mendapat dukungan dari pihak pemerintah. Selama ini penyelenggaraan Summer Fights hanya mengandalkan sponsorship yang memberikan produk, Marcos sendiri bahkan harus mengeluarkan kocek pribadinya demi harapannya untuk memajukan seni bela diri Muay Thai di Indonesia.

“Saya berharap pemerintah di Bali mensupport, karena event ini sangat mendukung Sport Tourism dan membantu mendatangkan Wisatawan Domestik dan Mancanegara ke Bali,” jelas Marcos.(Bdi)

Continue Reading

Kesehatan

Perayaan Tiga Tahun Berdirinya Novri Yoga Yang Dihadiri Istri Bupati Tamba

Published

on

Jembrana – Siapa yang tidak tahu manfaat yoga, olahraga olah nafas dan tubuh ini dikenal hampir ratusan tahun di India.

Kini seni olahraga itu lebih dekat ada di masyarakat Jembrana. Novri Yoga begitu nama yang dikenal yang hadir sejak tiga tahun lalu berhasil mencuri perhatian para pecinta seni olahraga yang mempunyai banyak manfaatnya ini.

Peserta yoga fokus memperagakan intruksi instruktur

Perayaan ke-3 tahun yang berlokasi di Twin Tower Kota Negara Novri Yoga dihadiri Puluhan membernya ini memulai dengan Yoga Bersama yang dihadiri pula oleh istri Bupati dan Wakil Bupati Jembrana.

“Setelah saya menjadi member Novri Yoga, tubuh dan pikiran jadi jauh lebih rilek dan tubuh semakin sehat, apalagi lokasi berada di tengah Kota Negara jadi selain mendapat banyak kesehatan juga kenal lebih banyak teman” ucap Shila salah satu member.

Dalam sambutannya Novri Hartini Owner Novri Yoga mengucapkan rasa terima kasih karena kepada para member “Terima kasih sekali kepada para member yang sudah menyempatkan waktu untuk hadir, semoga semakin kompak dan sukses karena novri yoga tidak ada apa-apa tanpa kalian” Ucap Novri

Acara dilanjutkan dengan tiup lilin dan senam sumba terakhir pembagian doorprize untuk member yang beruntung.(D.u)

Continue Reading

Trending

Copyright © 22 Juni 2013 Gatradewata. Pesonamu Inspirasiku