Connect with us

Daerah

MENGEMBALIKAN KESEIMBANGAN ALAM DI TENGAH PANDEMI COVID-19

Published

on

Pelaksanaan Upacara Yadnya Bayuh Bumi pada Jumat (22/5)di areal tempat Pemelisan Desa Adat Sesetan, Kota Denpasar.

GATRA DEWATA | DENPASAR | Yayasan Pasraman Bhuwana Dharma Shanti Sesetan menyelenggarakan Upacara Yadnya BAYUH BUMI bertepatan dengan Tilem Jyestha, Jumat (22/5), bertempat di areal hutan mangrove dan tempat Pemelisan Desa Adat Sesetan, Kota Denpasar. Dengan upacara ini diharapkan akan memulihkan kembali keseimbangan alam dari Wabah Covid-19 yang melanda dunia saat ini.

Di dalam rangkaian pelaksanaan upacara ini juga dilakukan pelepas liaran lebih kurang 900 burung berbagai jenis seperti burung kukur, titiran, prit, bondol, cerucuk, petingan, dan burung kecil lainnya, serta binatang lain berupa puluhan jangkrik. Upacara pecaruan ini dipuput oleh Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Shri Satya Jyoti, yang juga sebagai pendiri dan pembina Yayasan Pasraman Bhuwana Dharma Shanti. Ida Rsi menguraikan, upacara ini menggunakan sarana caru Panca Korsika, panca datu (penanaman serpihan mas, perak, tembaga, besi, dan permata mirah) lengkap dengan menyuarakan Panca Genta.

“Upacara ini bertujuan untuk menyeimbangkan alam, dengan cara memerdekakan roh, harapan agar kasus pandemi Corona yang melanda dunia berangsur-angsur punah. Upacara ini mengacu pada isi Lontar Widhi Sastra Roga Sangara Bumi yang berbunyi,….. Ri tatkalaning ganti kaliyuga bumi, Dewa matilar ing madya-loka, mantuk ring swarga Mahameru, ginantyaning dening bumi sabumi, sami wwang kasurupan butha…… yang bisa diartikan, Ketika pergantian bumi kaliyuga, para Dewa meninggalkan buminya manusia, pulang ke sorga yang tertinggi, digantikan oleh bumi dalam keadaan yang tidak seimbang, manusia di bumi semua dirasuki bhuta,”tutur Ida Rsi.

Dan menyambung dengan tutur lainnya yaitu,”Karena kenyataannya bahwa kehidupan dunia ini tidak seimbang, dimana manusia penuh sesak, bangunan, pabrik-pabrik, polusi memenuhi bumi, binatang-binatang makin punah karena diburu, dikurung, dan tempat hidupnya makin habis. Keseimbangan alam terganggu, inilah yang menimbulkan bencana,” papar sulinggih yang juga dosen Unhi ini.

Menurut Ida Rsi, dalam ajaran Hindu, Tuhan dengan hukum Rta (sirkulasi alam) tidak bisa dihentikan, tetapi dapat diminimalisasi dengan cara menyeimbangkan alam ini, yaitu dengan membersihkan polusi pada alam, membiarkan binatang-binatang, burung-burung, serta makhluk ciptaan Tuhan hidup bebas di alam. “Merdekakanlah roh-roh mereka, jangan dikurung, jangan dibunuh semena-mena hanya untuk mainan dan hobi. Apabila kita bisa memerdekakan segala roh niscaya keseimbangan dunia, kesejahteraan hidup pasti tercapai, maka diharapkan kepada masyarakat untuk bisa ikut melepaskan binatang atau burung ke alam bebas sehingga tidak terjadi kepunahan, maka dengan demikian keseimbangan kehidupan dunia lama-lama makin pulih,” tutupnya.

Kegiatan upacara yang diadakan ini hanya dihadiri oleh sekitar 20 orang, dengan menaati protokol kesehatan seperti pengaturan jarak duduk, penggunaan masker, dan lainnya. Perlu diketahui, upacara pecaruan dan pelepasan burung/binatang sedianya dilakukan di Kebun Raya Gianyar di kawasan Payangan. Namun sayang, secara mendadak upacara pecaruan tidak diperkenankan di hutan tersebut, walaupun sudah mengantongi izin dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gianyar. Atas bantuan Desa Adat Sesetan, upacara ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Sekretaris Sabha Desa Adat Sesetan, I Ketut Arya Suharja, didampingi prajuru adat I Made Sudarta yang mewakili Bendesa Adat Sesetan, menyampaikan, pelaksanaan upacara ini mengambil tempat di Sesetan, namun sesungguhnya diperuntukkan bagi seluruh alam Bali dan seluruh bumi beserta isinya. Upacara Yadnya Bayuh Bumi yang dilaksanakan, baik fungsi simbolik maupun fungsi nyatanya, adalah memulihkan keseimbangan alam. “Mudah-mudahan ini menjadi inspirasi kita semua untuk bersama-sama memulihkan keseimbangan alam sehingga kehidupan selamat,” ucapnya seraya berharap dengan upacara ini pandemi Covid-19 segera berakhir. (Ray)


Daerah

Babinsa Koramil 02/Kubutambahan Latih Siswa SMAN1 Kubutambahan LDKS

Published

on

Babinsa Koramil 1609 -02/ Kubutambahan latih LDKS siswa SMAN 1 Kubutambahan

BULELENG -Bertempat di Lapangan SMAN 1 Kubutambahan di Desa Tamblang Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng terdiri dari 2 orang personil Koramil 1609-02/Kubutambahan Kodim 1609/Buleleng Serda Elio De Andrade dan Serka Gede Budiawan.

Melaksanakan kegiatan kewilayahan dengan memberikan Pelatihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) di SMAN 1 Kubutambahan, yang dihadiri oleh Wakil Kepala Sekolah dan para guru beserta staf sekolah serta siswa sebagai peserta LDKS berjumlah 90 orang.

Pelaksanaan kegiatan LDKS yang dilaksanakan hari ini yang merupakan hari pertama dari tiga hari pelaksanaan oleh kedua personil Koramil Kubutambahan memberikan materi dasar tentang Peraturan Baris Berbaris (PBB) diantaranya materi Sikap Sempurna, Lencang Depan, Lencang Kanan, hadap kanan hadap Kiri, balik kanan, jalan ditempat dan hadap serong kiri – hadap serong kanan serta sikap – bentuk penghormatan. (Mga)

Continue Reading

Daerah

Siap Dukung Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musdes

Published

on

Babinsa Koramil 1609-06/Banjar hadiri musdes

BULELENG – Babinsa Desa Kayuputih Sertu Ida Putu Ardana Koramil 06/Banjar Kodim 1609/Buleleng bersama Bhabinkantibmas menghadiri kegiatan Musyawarah Desa (Musdes).

Pengesahan dan penetapan barang dan benda yang ada diwilayah Desa Kayuputih yang menjadi aset Pemerintah Desa Kayuputih agar dikemudian hari perbaikan maupun pengolahan bisa di anggarkan menggunakan Dana Desa.

Rapat Musdes di laksanakan di Ruang Rapat Kantor Desa Kayuputih Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng, Kamis (08/12/2022).

Dalam kegiatan musdes Desa Kayuputih tersebut di hadiri oleh Perbekel beserta Staf, Bhabinkamtibmas, Ketua BPD beserta anggota, Ketua LPM, Kadus se- Desa Kayuputih, Kelian Adat beserta Prajuru, Ketua Sabha beserta anggota dan Tokoh Masyarakat.

Dalam penggunaan Dana Desa agar benar-benar sesuai dengan aturan, jauhi pelanggaran dengan tidak menyalahgunakan anggaran Dana Desa tersebut, karena pada hakekatnya anggaran tersebut diberikan oleh Pemerintah untuk membantu Masyarakat menikmati Pembangunan sehingga Masyarakat menikmati percepatan Pembangunan,”ucap Sertu Ida Putu Ardana.(Mga)

Continue Reading

Daerah

Wujud Sinergitas Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Serta Pecalang Amankan Jalannya Poidalan

Published

on

Wujud sinergitas Babinsa Koramil 1609 - 04/Tejakula bersama Bhabinkamtibmas serta Pecalang amankan jalannya piodalan di wilayah binaan

BULELENG – Sinergitas dalam pengamanan piodalan Babinsa bersama Bhabinkamtibmas serta pecalang.

Pengamanan guna melancarkan prosesi upacara Piodalan Sasih Keenem di Desa Tejakula Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng .

Babinsa Desa Tejakula Koramil 04/Tejakula Kodim 1609/Buleleng Sertu Meky Robinson Naramessakh bersama dengan Babinkamtibmas Briptu Gede Hery Hermawan bersinergi dengan Pecalang Desa Adat Tejakula melaksanakan pengamanan Upacara Piodalan Sasih Keenem Desa Tejakula,Kamis (08/12/2022).

Menurut Babinsa ,seijin Danramil 1609-04/Tejakula Kapten Inf Rifa’i menyampaikan pelaksanaan Upacara Piodalan perlu mendapat pengamanan terutama pada saat warga melintasi jalan raya.

” apalagi dengan iring-iringan sarana dan prasarana yang dibawa oleh masyarakat untuk mendukung prosesi Upacara Piodalan akan berdampak kepada keamanan warga dan juga pengendara yang menggunakan jalur lalu lintas.

“Apabila tidak diatur maka akan terjadi kekroditan di jalan tentunya mengutamakan jalur koordinasi antar para petugas pengamanan,”ungkapnya.

Lanjutnya, untuk itulah peran Babinsa, Bhabinkamtibmas dan aparat kemanan setempat yaitu Para Pecalang diperlukan agar pelaksanaan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Kami dari pihak Keamanan yaitu dari Koramil 1609-04/Tejakula dan Polsek Tejakula sudah bersiap dari tadi pagi, di samping itu juga kami sudah berkoordinasi dengan pihak Desa Adat Tejakula dengan mengerahkan Pecalang dan perangkat adat lainnya untuk membantu pelaksanaan Upacara Piodalan yang sementara berlangsung ini,” tutur Babinsa. (Mga)

Continue Reading

Trending

Copyright © 22 Juni 2013 Gatradewata. Pesonamu Inspirasiku