Connect with us

Daerah

MASON ADVENTURES ELEPHANT PARK MENDAPATKAN HADIAH PENILAIAN AKREDITASI TERBAIK BERKAT RASA CINTANYA TERHADAP GAJAH

Published

on


Gatra dewata | Gianyar | Mason Elephant Park & Lodge, siapa yang tidak kenal tempat akomodasi gajah terbaik di Bali? Tempat yang sejuk, unik dan memiliki sensasi menginap ditemani gajah.

Tempat yang tidak boleh dilewatkan oleh pencinta gajah bagi pelancong yang ingin ke Bali.

Berada di Desa Taro, Ubud, Bali, Mason Elephant Park & Lodge sudah berdiri sekitar 20 tahun dan sekaligus menjadi tempat penampungan untuk menyelamatkan gajah korban dari perburuan liar.

Berkat kepedulian dan keuletan mason family ini membuat kamp gajahnya mendapatkan penilaian yang cukup memuaskan.

Asian Captive Elephant Standards (ACES) telah memberikan Mason Elephant Park & Lodge dengan akreditasi tingkat gold.

Tidaklah mudah untuk mendapatkan predikat terbaik disebuah kamp gajah oleh ACES, penilaian intensif dan proses audit yang memiliki standard Internasional terbaik di bidangnya.

Direktur ACES Nicolas Dubrocard mengatakan, “Petualangan Mason adalah contoh luar biasa dari pariwisata berbasis gajah. Semua gajah disosialisasikan dengan baik, diberi peluang pengayaan yang kuat dan menerima dokter hewan terbaik yang tersedia. Kami bangga dengan semua kerja keras tim di Mason Adventures telah berinvestasi di kamp dan gajah mereka. Level Gold sangat layak buat mereka”.

Mason Elephant Park & Lodge sudah memenuhi lebih dari 90% kriteria penilaian sebuah kamp ACES yang ketat dan mason mampu memenuhi semua 119 kriteria wajib untuk lulus, dan menyelesaikan standar lebih lanjut untuk yang lebih tinggi.

Bapak Dubrocard akan melakukan perjalanan ke Bali pada 20 November 2019 untuk menghadiri konferensi pers dan penyerahan sertifikat validasi kelayakan kepada Mason Elephant Park & Lodge.

ACES menilai kamp gajah di seluruh Asia Tenggara untuk menyediakan penilaian validasi tingkat tertinggi bagi kesejahteraan gajah untuk semua gajah yang bekerja di industri pariwisata.

Kamp-kamp gajah yang ACES teliti meliputi semua bidang, seperti manajemen kamp, termasuk tempat perlindungan gajah, makanan, perawatan hewan, sosialisasi, makan, berkuda, pengayaan fisik dan mental, pelatihan staf dan hak dan banyak aspek lain dari perawatan kamp.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi ACES di elephantstandards.com.


Daerah

Ambassador Gema Perdamaian Tanam Pohon dan Bersih-Bersih Sampah Plastik di Lereng Gunung Lempuyang

Published

on

GATRA DEWATA| BALI | Wujud upaya damai yang sesungguhnya adalah bergerak menginisiasi dengan gerakan nyata, sebagaimana yang dilakukan oleh Ambassador Gema Perdamaian dalam menjalankan program kerjanya. Salah satu program kerja tersebut adalah menjaga keseimbangan alam dan memberikan edukasi dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai yang dapat merusak ekosistem lingkungan. Demikian yang disampaikan oleh koordinator acara ini, Gusti Ayu Istri Sumadiasih.

Gek Istri menambahkan bahwa Damai tidak hanya dilakukan antar sesama manusia namun penting juga menjaga perdamaian dengan alam semesta. Hal ini sesuai dengan konsep Tri Hita Karana dalam menjaga keharmonisan hidup agar senantiasa dalam perdamaian. Kami memilih kawasan Pura Lempuyang yang berlokasi di Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem sebagai objek kegiatan. Selain dapat menanggulangi tanah longsor kami berharap dapat memenuhi kebutuhan makanan dimasa yang datang untuk habitat Kera dengan menanam bibit buah-buahan di kawasan tersebut.

Kawasan Pura Lempuyang sangat disucikan oleh penduduk sekitar dan disucikan juga oleh umat Hindu di Bali. Selain itu kawasan ini juga dijadikan destinasi Pariwisata sehingga sangat penting mengedukasi masyarakat mengurangi penggunaan sampah plastik dan kalau terpaksa menggunakan plastik sampahnya dibuang di tong sampah yang sudah disediakan. Sesuai dengan tema kegiatan ini yaitu “Tanamkan Kesadaran Generasi Muda Peduli Lingkungan”.

Bendesa Adat Purwayu, Jro Wayan Jati menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan mulia ini. Beliau berharap semakin banyak generasi muda yang peduli terhadap lingkungan yang sesuai dengan misi krama Bali yaitu Nangun Sat Kertih Loka Bali.

Acara ini berlangsung pada hari Minggu 22 November 2020, mulai pukul 08:30 wita sampai pukul 15:00 wita. Kegiatan ini didukung penuh oleh Dinas Kehutanan dan Lingkungan Provinsi Bali yang memberi sumbangan bibit sebanyak 200 pohon upakara dan buah-buahan. Meskipun ditengah pandemi, kami tetap menerapkan protokol kesehatan CHSE pada saat pelaksanaan kegiatan. Beberapa organisasi turut berpartisipasi dalam kegiatan ini diantaranya: komunitas Gema Perdamaian, Sekaa Teruna Teruni Purwa Yowana, kelompok Pemandu Wisata Badra Karma, Jegeg Bagus Karangasem, komunitas Bersih-bersih Bali dan Komunitas Trash Hero Indonesia. Kegiatan ini dihadiri oleh Bendesa adat Purwayu sebagai perwakilan masyarakat setempat. (agp)

Continue Reading

Daerah

5 Tips Aman di Tempat Kebugaran Selama Pandemi

Published

on

GatraDewata ⌊Denpasar⌋ Bagi mereka yang suka tampil bugar kerap dihadapkan pada dilema selama pandemi Corona. Di satu sisi tidak boleh berkerumun, disisi lain musti menjaga ketahanan tubuh yang salah satunya dengan tetap berolahraga. Jika anda tinggal di daerah pinggiran perkotaan tinggal pakai sepatu kemudian jogging di luar. Nah, mereka yang tinggal di perkotaan tidak memiliki keuntungan itu. Satu – satunya pilihan yaitu pusat kebugaran yang kerap disebut Gym.

Lalu, bagaimana anda bisa tampil bugar tapi juga aman? Berikut tips yang saya rangkum sebagai referensi anda:

1. Berlatihlah di Gym yang sepi.

Memilih gym yang sepi dimaksudkan untuk memperkecil resiko penularan; baik ditular maupun menularkan. Gym yang sepi juga memungkinkan bagi anggotanya untuk menjaga jarak. Ada beberapa faktor untuk menemukan gym yang sepi, misalnya: a) berlatihlah pada jam – jam yang tidak biasa. Rata – rata orang mulai berlatih antara jam 9 am sampai siang, kemudian lanjut lagi sorenya antara jam 5 pm sampai jam 8 malam. Tapi untuk lebih akuratnya bisa anda bicarakan dengan bagian admin masing – masing gym. b) faktor yang ini agak ruwet, tapi jika keselamatan merupakan prioritas pastinya bakal dilakoni juga. Cari gym yang mahal! Gym yang mahal biasanya kurang laku, maksudnya jarang orang yang datang kesini karena faktor U alias uang. Sebagaimana diungkapkan oleh David, pemilik Smart Fit, dimana beliau sengaja tidak menyesuaikan harga selama pandemi guna menyaring anggota. Alhasil jumlah anggotanya turun hingga 70%. Artinya, tidak akan terjadi kerumunan yang tidak terkendali.

2. Cari Gym yang sistem ventilasinya mumpuni. 

Bukan tanpa alasan untuk mengutamakan gym yang memiliki sistem ventilasi bagus. Penularan Covid-19 sebagian besar dari pernapasan. Oleh sebab itulah kita diharuskan untuk selalu mengenakan masker. Ironisnya, penggunaan masker agak sulit saat berolahraga; nafas jadi berat. Lagipula ruangan yang tertutup dan suhunya dikontrol dengan sistem pendingin (AC) justru tidak direkomendasikan oleh ahli. Disinilah peran ventilasi tersebut ditempatkan. Ventilasi yang mumpuni harus memiliki jalur pergantian udara memadai. Penggunaan exhaust pada beberapa titik tidaklah cukup jika aliran udara masuk hanya datang dari satu arah. Akan ada bagian – bagian tertentu yang udaranya mendem atau pertukarannya lambat. Jadi yang tepat yaitu harus ada banyak jendela/ventilasi di semua sisi ruangan. Jika ditambahkan dengan beberapa exhaust maka akan menjadi sempurna.

3. Perhatikan ketersediaan fasilitas keselamatan sesuai Protokol Kesehatan.

Pengadaan fasilitas ini sudah jamak dilakukan oleh penyedia jasa. Kita bisa lihat di depan setiap toko terdapat tempat cuci tangan, kemudian ada juga sanitizer di dekat meja kasir. Produk tersebut juga penting di pusat kebugaran. Malah, boleh dibilang suatu keharusan. Bayangkan saja satu alat bisa digunakan oleh beberapa orang secara bergantian dalam tempo yang berdekatan. Penggunaan sanitizer di gym lebih intens daripada tempat umum lainnya. Gunakanlah selalu sanitizer, beberapa kali, saat berlatih. Disamping sanitizer ketersediaan handuk juga tidak kalah penting sehingga keringat tidak tertinggal yang kemudian tersapu oleh orang berikutnya.

4. Bijaksanalah dengan program latihan.

Kadang kita sudah membuat program latihan dan merencanakan untuk menggunakan alat – alat tertentu nantinya. Namun, ketika sedang berlatih ada orang lain yang juga menggunakan alat yang sama. Jika ini terjadi maka pikirkan untuk beralih ke alat lain yang memberikan efek serupa pada otot anda. Dumbell anda diesrobot orang, pakailah cable machine. Ketika treadmill tidak memungkinkan anda masih bisa gunakan sepeda statis atau bentuk otot paha dengan leg press. Apalagi yang nyerobot badannya lebih besar, anda tidak mau bonyok sepulang latihan, bukan? Langkah ini bukan untuk membuat anda terlihat seperti pengecut. Tapi malah terlihat cerdas dan bijak yang efeknya anda bisa terus berlatih kedepannya.

5. Wuhan Shake.

Jika selama ini modus latihan anda karena peluang untuk cipika – cipiki (cium pipi kanan – cium pipi kiri) dengan instruktur aerobik di lantai atas, lupakan itu untuk smentara. Jabat tangan saja tidak direkomendasikan, apalagi cipika – cipiki. Kini metode ramah tamah setara jabat tangan sudah tergantikan dengan Wuhan Shake, yaitu bisa dengan mempertemukan siku atau ujung kaki. Pilihlah sesuai kenyamanan anda.

Intinya adalah kita harus selalu awas terhadap kemungkinan terpapar virus Corona. Jika orang lain tidak mengerti maka mulailah dari diri sendiri. Kurangi ego dan tambahlah beban, maka tuhan, dengan segala kemurahannya, akan membuat otot anda semakin berkembang.<swn>

Continue Reading

Daerah

Jangan Sampai Jadi Pemangku Tanggung, Ikuti Kursus Kepemangkuan Disini!

Published

on

GatraDewata ⌊Denpasar⌋ Pasraman Ghanta Yoga membuka kursus Kepemangkuan dibawah naungan Yayasan Taman Bukit Pengajaran. Pendaftaran sudah mulai dibuka sejak awal minggu ini dan akan ditutup pada tanggal 28 November 2020.

Pelatihan kepemangkuan ini akan digelar pada tanggal 29 November 2020, dimulai dengan proses mewinten. Pelatihan kepemangkuan ini berlangsung selama 3 bulan dengan total 24 kali pertemuan. Seluruh pelatihan akan dilakukan di Pasraman Ghanta Yoga yang beralamat di Gang Ulun Carik V Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur.

Adapun materi yang akan diberikan dalam kursus kepemangkuan dasar ini, meliputi :

  • Sesana/swadarmaning pemangku; sesi ini akan terfokus untuk melatih peserta tata cara pemangku nganteb
  • Wariga; pengenalan pencarian hari baik
  • Tatwa
  • Upacara/Upakara; pemaparan upacara mulai dari manusa, dewa hingga butha yadnya
  • Dasar Kosala Kosali
  • Gegelaran pemangku; materi lanjutan dari swadarmaning pemangku


Kursus pelatihan kepemangkuan ini dibuka untuk seluruh lapisan masyarakat yang sedang aktif maupun pemula dibidnag kepemangkuan. “Siapa saja boleh ikut; baik pemangku aktif maupun calon atau orang-orang yang ingin jadi pemangku” terang Ketua Pesraman Ghanta Yoga.

Donasi untuk kursus kepemangkuan ditetapkan sebesar 800 ribu/orang untuk seluruh sesi, yang berdurasi antara 1.5 hingga 2 jam per sesinya. Sebagai bonus, peserta akan diberikan pelatihan tambahan yaitu Yoga Asuci Laksana guna meningkatkan kesucian diri dan kerahayuan.  Peserta juga akan diberikan panduan materi untuk kemudian dibawa pulang, serta sertifikat bagi yang berhasil menuntaskan seluruh sesi.

Untuk keterangan lebih lanjut pembaca GatraDewata bisa menghubungi bagian administrasi di nomor 08993182858.<swn>

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 Gatradewata. Ringan, Cerdas dan Tajam