Connect with us

Politik

Kunjungi Pasar Wangaya, Para Pedagang Inginkan Paslon Amerta Bisa Terpilih Jadi Walikota

Published

on


GATRA DEWATA | DENPASAR | Ketika Pasangan Calon (Paslon) Amerta Nomor Urut 2, Gede Ngurah Ambara Putra dan Made Bagus Kertanegara bersama tim pemenangan mengunjungi Pasar Wangaya, Denpasar Utara (Denut) ternyata banyak mendapat respon dari para pedagang.

Dimana respon para pedagang menginginkan sekali agar Paslon Amerta bisa terpilih. Astungkara Bapak terpilih, dan bisa cepat memberikan perubahan buat Kota Denpasar.

Pada saat Calon Walikota Ngurah Ambara membagikan masker dan kartu nama. Ada salah satu pedagang busung Pak Komang sangat menginginkan supaya pemimpin Kota Denpasar seperti Bapak bisa selalu turun ke Pasar untuk terus mendekatkan diri dengan para pedagang.

“Kami sangat menginginkan pemimpin yang merakyat seperti ini kedepanya. Pemimpin yang langsung berani bersentuhan dengan masyarakat seperti kami para pedagang,” ujar pria yang sudah cukup lama menetap di Kota Denpasar, dan juga mengaku sudah cukup lama berjualan di Pasar Wangaya.

Sembari membagikan masker dan kartu nama berlogo Paslon Amerta kepada para pedagang, Calon Walikota Ngurah Ambara mengatakan kalau memang diberikan kepercayaan untuk memimpin Kota Denpasar.

Hal utama yang akan dilakukan Paslon Amerta adalah terus akan mendekatkan diri dengan masyarakat terutamanya masyarakat pedagang.

“Ingat ini janji Paslon Amerta. Kalau dalam kurun waktu 2 tahun tidak bisa melakukan perubahan buat Kota Denpasar. Paslon Amerta siap mundur jadi Walikota,” tegasnya.

Ngurah Ambara menambahkan, apakah masyarakat menginginkan adanya perubahan untuk menjadikan Kota Denpasar Bersemi (Bersih, Aman, Serasi dan Indah) serta masyarakat kedepannya lebih sejahtera.

“Kami, Paslon Amerta akan sepenuhnya siap melakukan perubahan tersebut. Maka itu dimohon dukungan masyarakat Kota Denpasar. Ingat pada tanggal 9 Desember 2020 coblos Paslon Amerta Nomor Urut 2,” tambahnya. SUS


Daerah

Gung Ronny : Pemimpin Denpasar Masa Depan Harus Berani Dan Berpikir Out Of The Box.

Published

on

By

Pemerhati masalah sosial dan politikus Partai Garuda Provinsi Bali, I Gusti Agung Ronny Indra Wijaya Sunarya (Gung Ronny)

DENPASAR – Pemilihan kepala daerah yang akan berlangsung pada bulan November 2024 mendatang diharapkan bisa memilih sosok pemimpin yang berani, peduli dan mempunyai wawasan luas untuk mengatasi permasalahan sosial yang banyak terjadi di masyarakat.

Pemerhati masalah sosial dan politikus Partai Garuda Provinsi Bali, I Gusti Agung Ronny Indra Wijaya Sunarya (Gung Ronny), dalam wawancaranya kepada awak media, Kamis (13/06/2024), menyatakan perlu adanya sosok pemimpin yang berani bertindak dan berpihak pada masyarakat.

“Denpasar butuh pemimpin yang berani dan tegas, bukan pemimpin yang masih takut mengambil kebijakan.
Tidak hanya teori tapi harus bisa turun kebawah mengambil kebijakan yang berpihak pada rakyatnya,” demikian harapannya.

Permasalahan yang terjadi saat ini seperti tidak ada upaya untuk menemukan solusinya, bahkan terkesan adanya pembiaran sehingga merugikan pada masyarakat.

Terlihat masalah kemacetan jalan yang terus menerus terjadi disejumlah titik, seperti di simpang ruas jalan Imam Bonjol dengan Gunung Soputan, seputaran ruas jalan Marlboro barat yang sudah menjadi pemandangan rutin adanya antrian panjang terutama saat jam-jam sibuk.

Melihat kondisi jalan di Denpasar yang relatif sempit dan sudah over load, perlu dilakukan kebijakan pembatasan kendaraan pada jam-jam tertentu dan ruas jalan yang sudah ditentukan, seperti pemberlakuan ganjil-genap misalnya.

Dilain pihak, ketersediaan mass public transportation yang ada hingga saat ini belum menjadi solusi alternatif bagi masyarakat Denpasar untuk berpergian.

“Keberadaan Teman Bus sebagai alternatif transportasi yang murah dan aman, belum banyak menjadi pilihan masyarakat, harus dipikirkan bagaimana disiapkan transportasi pendukung sehingga saat penumpang turun di halte bus, sudah ada tersedia kendaraan umum lain yang murah untuk mengantarkan mereka ke tujuan masing-masing.
Ini salah satu cara mengurangi penggunaan kendaraan pribadi di jalan raya, sehingga dampaknya bisa mengurangi kemacetan,” ujarnya.

Hal ini merupakan salah satu permasalahan yang mesti menjadi perhatian utama calon pemimpin kota Denpasar ke depan, berani berbuat yang berdampak langsung ke masyarakat.

“Kebijakan harus berdiri diatas kepentingan, jangan sebaliknya malah kepentingan yang berdiri diatas kebijakan.
Denpasar butuh pemimpin masa depan yang tegas, bukan boneka.
Pemimpin harus berani berpikir Out of the Box,” tegasnya. (E’Brv)

Continue Reading

Politik

Nama Partai Tidak Disebut Dalam KIM, Ketua Partai Garuda : Ada Apa Ini ?

Published

on

By

Ketua DPD Partai Garuda Provinsi Bali, I Gusti Agung Ronny Indra Wijaya Sunarya (Gung Ronny)

DENPASAR – Pernyataan Ketua DPD 1 Partai Golkar Bali, Sugawa Korry pada awak media terkait kelanjutan Koalisi Indonesia Maju menuai pertanyaan besar.

Dalam pernyataan yang tercantum pada beberapa media pada tanggal 04 Juni 2024, ada statement tertulis dari Sugawa Korry yang tidak mencantumkan nama partai Garuda dalam partai pendukung KIM.

Hal ini menjadi atensi dan pertanyaan besar dari DPP Partai Garuda, mengapa partainya tidak disebut dalam gabungan partai politik tersebut, padahal sudah jelas tertera Partai Garuda adalah salah satu partai gabungan di KIM.

Menanggapi hal ini, Ketua DPD Partai Garuda Provinsi Bali, I Gusti Agung Ronny Indra Wijaya Sunarya (Gung Ronny), mengungkapkan rasa penasarannya mengapa partainya seolah-olah diabaikan oleh ketua partai Golkar Bali.

“Dalam pernyataan tertulis yang dimuat dimedia, jelas tertera tidak mencantumkan nama partai kami dalam KIM, ada apa ini ?
Apa keberadaan partai kami tidak dianggap dalam KIM ?
Apa mungkin kami tidak diharapkan untuk berjuang ?
Saya berharap ada klarifikasi dari ketua partai Golkar Bali mengenai ini,” ujarnya.

Dari awal koalisi ini terbentuk, baik di pusat maupun daerah, Partai Garuda sudah tercantum jelas tergabung dalam KIM.

Saat dikonfirmasi oleh media, salah satu pengurus partai Golkar menyampaikan bahwa hal ini adalah semata-mata karena kesalahan dalam pengetikan.

“Ini karena salah ketik (typoo) tidak ada unsur kesengajaan,” jelasnya

Hingga kini belum ada klarifikasi resmi dari ketua Partai Golkar Bali terkait masalah ini  (E’Brv)

Continue Reading

Politik

Rieke: KPK Harus Tanpa Pandang Bulu Ungkap Kasus TASPEN

Published

on

“Saya mendesak pemerintah untuk keluarkan surat Cekal kepada Dirut PT. Taspen dan para pihak yang terindikasi kuat terlibat dalam korupsi dana PNS di PT. Taspen”

JAKARTA – Mengulik kembali pernyataan anggota komisi VI DPR RI, Rieke Diah Pitaloka yang menyoroti adanya dugaan indikasi permainan kotor dalam pengelolaan dana peserta PT. TASPEN (Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri), Jakarta, Senin (18/03/2024) yang lalu.

Dirinya mengaku khawatir terhadap keamanan dana pensiun yang dikelola oleh perusahaan tersebut. Ia juga sudah berulang – kali dalam rapat komisi VI DPR RI, mempertanyakan keamanan dana peserta PT. TASPEN.

“Jawabannya selalu sama, “aman”. Saya pertanyakan karena ada indikasi-indikasi kuat permainan kotor terhadap potongan gaji pekerja negara yang dikelola PT. TASPEN,” kata Rieke Diah Pitaloka.

Rieke juga melanjutkan bahwa ada pentingnya mencegah kejadian serupa dengan kasus yang melanda PT. ASABRI dan PT. JIWASRAYA agar tidak terjadi juga di PT. TASPEN. Ia juga menekankan bahwa tabungan dan pensiun yang dikelola oleh PT. TASPEN berasal dari potongan gaji PNS, bukan dari APBN.

“Uang ratusan triliun yang terakumulasi di PT. TASPEN adalah potongan gaji para pekerja yang bekerja pada negara, bukan uang gratisan dari negara,” tegas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu.

Ia juga berharap kepada pimpinan KPK untuk dapat membongkar dan menyelidiki kasus ini tanpa pandang bulu.

Legislator Dapil Jawa Barat yang juga pernah main dalam film Bajaj Bajuri ini untuk mendesak pemerintah mengeluarkan surat cekal kepada Dirut PT. TASPEN yang terlibat dalam indikasi korupsi dana PNS di PT. TASPEN.

Dan agar kasus PT. TASPEN menjadi agenda utama pada masa sidang berikutnya di Komisi VI DPR RI.

“Saya mendesak pemerintah untuk keluarkan surat cekal kepada Dirut PT. TASPEN, Kosasih, dan para pihak yang terindikasi kuat terlibat dalam indikasi kuat korupsi dana PNS di PT. TASPEN,” beber Rieke.

Dengan ini bisa diindikasikan bahwa Rieke hendak menyelamatkan ratusan triliun potongan gaji jutaan PNS di seluruh Indonesia.

“Selamatkan ratusan triliun  potongan gaji jutaan PNS di seluruh Indonesia! Cekal Dirut TASPEN!,” tutupnya.

Ia juga sempat mengapresiasi upaya dari mantan istri Dirut PT. Taspen, Rina Lauwy dan pengacaranya yang gigih mengungkap kasus tersebut. (Tim)

Continue Reading

Trending

Copyright © 22 Juni 2013 Gatradewata. Pesonamu Inspirasiku