Connect with us

Daerah

Koperasi ASAP Bali Bagikan Paket Sembako Guna Meringankan Beban Anggota

Published

on


Ketua ASAP Bali, Drs. Wayan Suata, saat menyerahkan paket sembako di kantor Grab, Gatsu Barat.

GatraDewata[Denpasar] – Bukan kali pertama, Asosiasi Sopir Angkutan Pariwisata Bali (ASAP), kembali bagikan paket sembako kepada anggotanya. Pendistribusian kali ini, Selasa 24/08/2021, khusus bagi anggota sopir Grab.

Ketua Koperasi ASAP, Drs. Wayan Suata, saat ditemui di kantor Grab dibilabgan Gatsu Barat, menjelaskan prihal distribusinya:  “Bantuan berupa 60 paket sembako yang kita bagikan hari ini khusus untuk anggota sopir yang tergabung di Grab,” paparnya.

Pembagian sembako ini merupakan wujud kepedulian koperasi ASAP Bali kepada anggota, guna sedikit meringankan beban anggota dari dampak pandemi.

“Siapa sih yang tidak terdampak sekarang ini? Walaupun paket sembakonya tidak banyak,  paling tidak bisa membantu meringankan beban hidup anggota.” ucapnya.

Suata menambahkan kalau bantuan sembako tersebut merupakan bantuan dari Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau Cok Ace, yang seluruhnya berjumlah 300 paket sembako berupa beras yang isinya 10 kilo gram per paketnya. “Saya ucapkan terimakasih kepada pak Wagub atas bantuannya,” ucapnya penuh syukur.

Pembagian sembako dilakukan bertahap kepada 871 anggota sopir freelance yang tergabung di Koperasi ASAP Bali, baik yang online maupun offline.

“Hari ini khusus dibagikan kepada masing – masing group melalui perwakilan karena kita harus mematuhi prokes tidak boleh ada kerumunan,” tambahnya.

Program sembako sebelumnya

Drs. Wayan Suata

Suata juga menjelaskan jika jajarannya sudah menggelar tiga program berbagi sembako sebelum yang ini.

“Yang pertama kami dibantu oleh Koperasi sebanyak 150 paket. Masing – masing paket berisi beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, mie, teh, kopi dan gula.”

“Yang kedua, bantuan BST dari BRI. Kami mengajukan 700 namun yang berhasil terealisasi sebanyak 250, dimana nilainya 2,4 juta per orang.”

“Yang ketiga, ada 30 paket sembako dari Jasa Raharja.”

Beliau menegaskan jika semua bantuan tersebut sudah terserap walaupun belum merata. Hal ini mengingat kuota paket sembako kurang dari jumlah anggota.

Sebelum beranjak, beliau kembali menambahkan jika bantuan kemarin bukan pula yang terakhir. “Kedepannya akan ada lagi 300 paket sembako, nanti akan saya info ke anggota,” tutupnya.[SWN]


Komang Swesen is a hotelier who has been in the field for more than two decades now. He loves writing that he already published 2 books about Butler and now active as an official journalist for Gatra Dewata Group.

Daerah

Kapolres Buleleng Tandatangani Kerjasama dengan RRI Singaraja

Published

on

GatraDewata[Singaraja] – Polres Buleleng melalui AKBP Andrian Pramudianto,S.I.K.,S.H.,M.Si., selaku Kapolres Buleleng,  telah melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Kepolisian Resor Buleleng dengan lembaga penyiaran publik, RRI Singaraja, yang diwakili Drs. Wardi selaku Kepala LPP RRI Singaraja, dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Lembaga penyiaran publik RRI Singaraja, Rabu (8/12/2021) pagi, bertempat di ruang Command Center Polres Buleleng.

Saat penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kapolres Buleleng dengan Kepala LPP RRI Singaraja, dihadiri juga beberapa staf dari RRI Singaraja serta Kabag Ops Polres Buleleng Kompol I Gusti Alit, Kasat Lantas, Kasikum dan Kasihumas. Perjanjin kerja sama ini dituangkan dalam surat Nomor: B/12/X/HUK.8.1.1 /2021 dan Nomor 1643/RRI SGR/10/2021 tentang Pelayanan Informasi Pada Masyarakat.

Tujuan ditandatangani perjanjian kerja ini untuk mendorong peningkatan pelaksanaan pelayanan informasi pada masyarakat berbasis radio publik di Singaraja.

Pelaksanaan kerjasama ini berupa pengisian acara dialog interaktif Lintas Singaraja Pagi, yang disiarkan setiap hari Sabtu mulai pukul 09.00 wita sampai pukul 10.00 wita, dan informasi lalu lintas setiap pagi dalam bentuk ‘news interview‘ mulai pukul 06.30 wita sampai pukul 09.00 wita.

Kepala LPP RRI Singaraja menyampaikan, “Terimakasih kepada Kapolres Buleleng atas kerjasamanya. RRI/Polri sama – sama milik negara yang dapat memberikan informasi kepada masyarakat,” ucapnya.

“Diharapkan kepada Kapolres Buleleng dalam rangka menyambut kegiatan Nataru 2021 dapat memberikan informasi melalui RRI Singaraja, khusus terkait perubahan pembatalan PPKM Level 3. Juga menyangkut himbauan dalam menyambut Nataru agar masyarakat tetap mematuhi Prokes Covid 19, terutama tidak melakukan kerumunan,” imbuhnya.

Disisi lain, Kapolres Buleleng  menyambut baik kerja sama yang telah dilakukan ini dan Polres Buleleng akan memberikan pejabatnya untuk menjadi nara sumber pemberi informasi melalui RRI Singaraja secara bergantian, baik mulai Kabag, Kasat dan Kapolsek jajaran,” ucapnya.

“Semoga hal yang positif ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Buleleng,” tutupnya.[MGA]

Continue Reading

Daerah

Gubernur Bali Gelontorkan Paket Sembako Kepada Warga Kubutambahan

Published

on

GatraDewata[Singaraja] – Pembagian Paket sembako dari Gubernur Bali, Dr.Ir.Wayan Koster, M.M, bantuan yang di salurkan berupa paket bears sebanyak 30 Paket, masing – masing 5 Kg. Bantuan beras yang disalurkan merupakan beras dari Petani Bali yang dibeli dari koperasi – koperasi krama Bali, Selasa (7/12/2021), dilaksanakan di Desa Kubutambahan, Banjar Dinas Kubuanyar, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.

Tujuan dari Pembagian Paket sembako dari Bapak Gubernur sebagai bentuk kepeduliannya kepada warga. Dalam pembagian paket sembako ini diwakilkan Ketut Suartika yang di sapa Nyok, yang tinggal di Kampung Anyar Singaraja.

Harapannya semoga dengan adanya bantuan paket sembako ini bisa membantu meringankan kebutuhan sehari – hari mereka.

Tidak lupa warga Kubuanyar mengucapkan terimakasih atas bantuan dari Bapak Gubernur Bali.[MGA]

Continue Reading

Daerah

Seorang Petani Nekat Gantung Diri, Diduga Kuat Karena Faktor ‘E’

Published

on

GatraDewata[Singaraja] – Di sebuah rumah di ladang milik Nengah Soliana (67), laki -laki, petani di Banjar Dinas Kanginan, Desa Penuktukan, Kecamatan Tejakula,  Kabupaten Buleleng, telah melakukan aksi bunuh diri dengan cara  gantung diri, Minggu (5/12/2021) pagi.

Awal kejadian sekitar pukul 08:00 Wita, korban Nengah Soliana (NS) pergi dari rumahnya di banjar dinas Kanginan dengan berjalan kaki. Kemudian sekitar pukul 09.00 Wita istri korban, Nengah Biniasih (NB), berada di tempat kejadian. Pukul 10.30 Wita datang saudara Made Sitawan menanyakan korban kepada isrti korban untuk meminjam alat perangkap (Jebag).

Karena NB tidak tahu dan tidak mengetahui keberadaan NS lalu saudara Made Sitawan meminta tolong untuk mengambilkan alat tersebut. NS pun masuknkendalam rumah untuk mengambiln perangkap tersebut. Namun ia dikejutkan oleh sosok NS yang tergantung di balok kayu bagian dinding. NS melakukan aksinya menggunakan tali nilon warna biru sepanjang 1,5 meter, jarak tali dengan leher sekitar 75 cm.  Kakinya menjuntai di lantai. Jarak tali dengan tanah swkiyar 210 cm. NS mengenakan baju kaos warna putih dengan lengan warna biru dan celana pendek warna hitam.

Mengetahui kejadian tersebut, kemudian Made Sitawan mencari bantuan ke warga sekitar.

Selanjutnya  kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Tejakula.

Dari hasil pemeriksaan Tim Medis Puskesmas Tejakula I, yang dipimpin oleh dr. Daniel, bahwa tidak terdapat tanda kekerasan, lidah menjulur, keluar air mani namun tidak ada kotoran dan diperkirakan kematian sudah 4 (empat) jam yang lalu dan mayat sudah kaku.

Untuk sementara diduga penyebab korban melakukan gantung diri karena faktor ekonomi (E).

Atas kejadian tersebut keluarga korban sudah mengiklaskan dan tidak akan melakukan visum serta menerima pristiwa ini sebagai musibah.[MGA]

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 Gatradewata. Ringan, Cerdas dan Tajam