Connect with us

Daerah

Kian Agresif, Best Hostels Indonesia Sponsori K-Popular 2021 Dance Cover Competition & Festival

Published

on


K-Popular 2021 Dance Cover Competition & Festival

GatraDewata[Denpasar] Best Hostels Indonesia bagi-bagi kebahagiaan dalam event K-Popular 2021 Dance Cover Competition & Festival, Bali, tepatnya pada Minggu 4 April 2021. Selain menjadi sponsor acara, Best Hostels Indonesia juga membagikan beberapa doorprize berupa kode booking dengan potongan 50% bagi pengunjung booth.

Kehadiran tim Best Hostels Indonesia dalam acara ini semata-mata menjadi ajang untuk menyapa milenial. Ini erat kaitannya dengan tingginya permintaan hostel sebagai kebutuhan mendasar bagi tren traveling milenial.

Sejak beberapa tahun belakangan, hostel telah bertransformasi menjadi salah satu kebutuhan traveling, khususnya bagi generasi milenial. Ada beberapa alasan yang membuat para milenial menjatuhkan pilihan akomodasinya pada hostel.

Alasan-alasan tersebut antara lain, harganya yang lebih affordable, pengalaman baru yang ditawarkan, kesempatan berjejaring lebih luas, hingga desain hostel yang instagramable. Selain itu, kecenderungan milenial Indonesia untuk memilih akomodasi yang praktis dan savvy juga menjadikan alasan hostel banyak diburu.

Model traveling khas milenial juga cenderung menghabiskan lebih banyak waktu di destinasi wisata, dibandingkan stay di penginapan. Tren traveling seperti inilah yang membuat hostel jadi akomodasi paling dianjurkan.

Dalam kesempatan menyapa milenial ini, Best Hostels Indonesia juga ingin memperkenalkan fitur terbarunya, yakni fitur eXplore. Fitur ini akan semakin memudahkan traveler untuk booking tiket kegiatan sesuai minat yang diinginkan.

Ada beberapa kategori kegiatan yang ditawarkan dalam fitur eXplore, seperti culture & heritage, culinary, adventure, dan workshop. Namun seiring berjalannya waktu, kategori – kategori ini akan terus meningkat.

Tentang Best Hostel Indonesia

Founder Best Hostel, Thiyen Aditya, turut hadir

Best Hostel Indonesia atau BestHostels.co.id adalah platform online booking pertama di Indonesia yang berfokus pada hostel. Kehadirannya menjadi fasilitator untuk memenuhi kebutuhan akan hostel yang terus meningkat.

Platform ini juga berkontribusi untuk mendorong kemajuan hostel mitra di seluruh Indonesia. Tidak sekadar membantu memasarkan penginapan, Best Hostels Indonesia juga ikut menebar keunikan dari setiap hostel mitra. Dengan begitu, pengunjung tidak hanya disuguhi oleh fasilitas saja namun juga berbagai nilai tambahan lain dari masing-masing hostel.

Sahabat petualang juga dapat memesan berbagai tiket perjalanan dan pengalaman seru di fitur eXplore dari Best Hostels Indonesia. Keberadaannya akan membantu anda untuk menemukan penawaran tiket aktivitas sesuai keinginan.

Seiring dengan pertambahan usianya, Best Hostels Indonesia berkomitmen untuk terus tumbuh menjadi jawaban dari kebutuhan traveling milenial.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi: Aditya Prasapta (Sales & Marketing Consultant Best Hostel Indonesia), mobile 081337802065 atau via surel di pras@besthostels.co.id <swn>


Komang Swesen is a hotelier who has been in the field for more than two decades now. He loves writing that he already published 2 books about Butler and now active as an official journalist for Gatra Dewata Group.

Daerah

Bergetar! Begini Himbauan Ketua DPD NasDem di Desa Mayong, Seririt

Published

on

Wakabid Migran, DPW Pusat Provinsi Bali, Komang Budiasa

GatraDewata[Singaraja] Setelah sukses lakukan konsolidasi di beberapa daerah yakni: DPD Buleleng, Klungkung, Denpasar dan Karangasem, kini NasDem hadir di DPC Singaraja. Acara Konsolidasi pendidikan politik ini digelar di kediaman salah satu kader, Made Jayadi, di Desa Mayong, Seririt, Sabtu 12/6/2021.

Konsolidasi tersebut dihadiri oleh 40 kader termasuk KSB DPD Kabupaten Buleleng. Hadir Pula Wakil Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Made Putri Nareni dan Ketua Fraksi Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Ni ketut Windrawati.

Tidak ketinggalan,  Dewan Pakar Pembina, Nyoman Tenaya; anggota Dewan Partai NasDem kab Buleleng, anggota dprd kab Buleleng Made Jayadi Asmara dan Ketua DPC Busungbiu, Gema Arisudana; Ketua DPC Seririt, Santika.

Ketua DPW Kab. Buleleng, Made Suparjo, memberikan sambutan di depan 40 kadernya.

Ketua DPD NasDem Singaraja, Made Suparjo, memperkenalkan sosok baru asal Desa Selat, Made Rena, untuk jabatan penting di tingkat kecamatan. Bukan tanpa alasan, kiprah gemilang beliau di bidang sosial di kawasan Kuta membawanya pada posisi Ketua DPC Sukasada.

Pada sambutannya, Made Suparjo menghimbau seluruh kader untuk berpolitik secara cerdas. Beliau juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar memilih pemimpin yang berintegritas. “Jangan memilih pemimpin hanya karena dikasi uang! Karena jika memilih karena uang maka endingnya akan buruk. Masyarakat akan rugi sendiri,” tegasnya bergetar.

Formasi kader partai NasDem

Dilain pihak, Wakabid Migran dari DPW pusat Provinsi Bali, Komang Budiasa, sangat mengapresiasi semangat Ketua yang sudah melakukan Konsolidasi di setiap Kecamatan. Beliau juga menggarisbawahi jika langkah penguatan struktur organisasi melalui konsolidasi ini perlu ditularkan hingga di tingkat DPrt.

Kemudian, anggota Dewan Kabupaten Buleleng, Made Jayadi, menegaskan bahwa target di 2024, Partai NasDem harus bisa mengamankan setidaknya satu kursi di DPR-RI. “Bukan sesuatu yang mudah,  tapi tidak mustahil. Melihat semangat perjuangan kita selama ini, satu kursi di DPR-RI sangat mungkin diraih” tutupnya penuh percaya diri.[SWN]

Continue Reading

Daerah

Miris! Nusa Dua Tampak Seperti Abandoned City

Published

on

Bali Collection, Nusa Dua

GatraDewata[Badung] Kondisi wilayah Bali selatan, khususnya Nusa Dua, tampak mempeŕihatinkan. Baik itu di sepanjang Jl. Pratama maupun kawasan ITDC kompak memberikan kesan abandoned city, kota yang ditinggalkan.

Volume kendaraan di perempatan jalan utama, hasil dari pengumpulan lampu merah, memberikan pesan seolah peradaban baru saja dimulai.

Bali Collection, Nusa Dua

Di Jalan Pratama masih banyak terlihat gerai, restoran dan hotel yang tutup. Bahkan  gerai yang masih bukapun terlihat sepi; ini terindikasi dari areal parkirnya yang kosong melompong. Ada juga warung tanpa pelanggan, hanya terlihat 4 orang karyawannya yang penuh harap.

Jl. Pratama, Nusa Dua

Di ITDC, pada Jumat 11 Juni 2021, jalanan juga tampak sepi. Padahal kemarin pameran BBTF 2021 masih berlangsung. Walaupun dihadiri oleh 145 vendor dari 14 provinsi dan 192 buyers dari 20 negara, sepertinya pengaruh acara tersebut hanya seujung kuku bagi kawasan paling selatan Bali ini.

Waterblow sendiri masih tutup. Seorang penjaga gerbang masuk itu mengatakan jika tempat wisata yang terkenal dengan semburan airnya  sudah setahun ini tutup.

Begitu juga di pusat keramaian ITDC, Bali Collection, dimana parkirnya hanya terisi kurang dari 10 kendaraan. Mayoritas vendor disana masih tutup. Beberapa vendor yang masih buka meliputi: Quiksilver, Starbuck, The Royal Kitchen dan Gourmet & cafe.

Kelihatannya Nusa Dua, Bali pada umumnya, membutuhkan lebih banyak lagi acara  – acara akbar guna memompa perekonomian warga setempat.[SWN]

Continue Reading

Daerah

Kasus Bayi di Busungbiu (Bag 3), LSM Minta Polres Buleleng Usut Keterlibatan Pihak Lain

Published

on

Formasi pengurus LSL KOMPAK

GatraDewata[Singaraja] Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM) KOMPAK (Komunitas Masyarakat untuk Penegakan Hukum dan Keadilan) Selasa (8/6/2021) siang, mendatangi Polres Buleleng memberikan apresiasi terhadap pengungkapan kasus pembuangan bayi yang diungkap dengan cepat.

Kedatangan LSM KOMPAK ke Polres Buleleng yang dipimpin langsung Ketua LSM Kompak I Nyoman Angga Saputra Tusan, S.H.,yang didampingi Sekretaris Putu Diana Prisilia Eka Trisna, S.H., serta 3 orang yang tergabung didalamnya , diterima langsung Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Yogie Pramagita, S.H.,S.I.K., di ruang Unit PPA.

Ketua LSM KOMPAK menyampaikan 3 hal kepada Kasat Reskrim Polres Buleleng, yakni:

  1. LSM Kompak memberikan apresiasi atas kinerja Polres Buleleng, melalui gerak cepatnya dalam mengungkap kasus penemuan bayi tanpa tangan yang tejadi di Dusun Munduk Tengah, Desa Tista, Kecamatan Busungbiu, Kabuapten Buleleng.
  2. Mendorong jajaran pimpinan Polres Buleleng melalui Penyidik Unit PPA Polres Buleleng untuk mengusut tungas pelaku-pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut, agar tidak berhenti penetapan status tersangka pada saudari RS (ibu bayi). Namun kiranya dilakukan penyelidikan yang lebih mendalam terhadap siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut.
  3. Termasuk juga investigasi lebih mendalam terkait kedudukan dan keterlbatan laki-laki/ayah sang bayi yang dalam hal ini harus ikut bertanggung jawab.

Dan di sampaikan pula kepada seluruh masyarakat, khususnya masyaraakt Buleleng, dalam aktivitasnya di media sosial agar tidak semata-mata menghakimi saudari RS selaku ibu dari sang bayi sepenuhnya bersalah. Karena menurut hemat kami yang bersangkutan bertanggungjawab sebagai ayah dari bayi tersebut mau bertanggung jawab atas perbuatan yang dilakukannya.

LSM KOMPAK dalam pertemuan dengan Polresta Buleleng

Kasat Reskrim mewakili Kapolres Buleleng mengucapkan terimakasih atas apresiasi yang disampaikan LSM KOMPAK kepada Polres Buleleng atas pengungkapan kasus pembuatan bayi yang terjadi di Desa Tista.

“Penyidik akan tetap melakukan proses hukum terhadap kasus ini, nantinya bilamana ditemukan fakta perbuatan dan fakta hukum serta terpenuhinya unsur pidana atas perbuatan tersebut, maka yang terlibat dan atau turut serta atau yang dapat mempertanggung jawabkan atas perbuatan tersebut akan dilakukan proses hukum“, tutupnya.[MGA]

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 Gatradewata. Ringan, Cerdas dan Tajam