Connect with us

News

Ketua LSM Jarrak Bali Himbau Pemerintah Buka Lalu Lintas Ternak Sapi Keluar Bali

Published

on

Made Ray Sukarya, ketua LSM Jarrak Bali

JEMBRANA – Made Ray Sukarya selaku ketua LSM Jarrak Bali meminta pemerintah segera membuka lalu lintas ternak sapi, sekaligus sapi Bali diseberangkan keluar Bali.

Alasan ini merupakan keresahan peternak sapi Bali, mengingat persyaratan lalu lintas ternak sudah dikeluarkan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada, untuk tahun 2023.

Hal tersebut dilakukan, dalam rangka menindaklanjuti hasil rapat koordinasi lalu lintas sapi potong antar pulau, yang saat itu, dihadiri dinas yang menangani fungsi peternakan dan kesehatan hewan Kabupaten/Kota dan Balai Karantina Pertanian Kelas I Denpasar.

“Karena per 1 Januari 2023 adanya aturan baru, yang mana seluruh Kabupaten/Kota yang melakukan pemeriksaan sapi dan vaksinasi serta menerbitkan BAP, surat riwayat kesehatan hewan dan sertifikat vaksin, yang mana dibutuhkan kemampuan teknis untuk menjalankan serta anggaran dikhawatirkan belum siap, sehingga membutuhkan waktu yg lebih panjang.

Satu sisi kuota belum keluar, sisi lain butuh waktu yang panjang untuk bisa mendapatkan izin antar pulaunya,” kata Ray Sukarya, saat dikonfirmasi di Denpasar, Jumat, 13 Januari 2023.

Disebutkan Ray Sukarya, bahwa sapi yang akan dikeluarkan telah memenuhi persyaratan dan menerima vaksinasi, minimal satu dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan hewan ternak dinyatakan sehat dengan bukti kepemilikan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) atau Sertifikat Veteriner (SV) yang diterbitkan oleh Pejabat Otoritas Veteriner/ Dokter Hewan berwenang di provinsi daerah asal, sebelum diberangkatkan serta telah memiliki Surat Riwayat Kesehatan Hewan dari Kabupaten/Kota.

Meski telah memenuhi persyaratan lalu lintas ternak sapi potong antar pulau, namun, Ray Sukarya mengaku hingga kini sapi Bali belum bisa dikeluarkan, meski Bali sudah dinyatakan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Para peternak Bali resah, sudah menunggu sekitar 8 bulan lamanya. Padahal Bali sudah aman dan bebas dari penularan PMK. Seharusnya pemerintah segera menyeberangkan sapi keluar Bali,” tegasnya.

Ironisnya, rekomendasi penerima malah sudah dikeluarkan oleh Kalimantan, Sumatera dan Jawa, berdasarkan permohonan rekomendasi teknis kesehatan hewan untuk pemasukan ternak Nomor 18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Undang-Undang Nomor 41 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 18 tahun 2009 dan Surat Edaran Nomor 8 tahun 2022 tentang pengendalian lalu lintas hewan rentan PMK dan produk hewan rentan PMK berbasis Kewilayahan.

“Kami cek di lapangan, malah Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jawa Barat sudah memberikan rekomendasi atas pemasukan ternak sapi, dengan catatan ternak sapi berasal dari daerah bebas PMK yang mengacu pada ketentuan Badan Kesehatan Hewan Dunia. Demikian pula, hewan ternak dalam keadaan sehat, sudah divaksin PMK dengan dibuktikan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dilengkapi hasil pemeriksaan laboratorium,” paparnya.

Tak hanya Jawa Barat, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Selatan juga memberikan rekomendasi atas pemasukan ternak ruminansia atau sapi.

“Setelah kami cek di lapangan, ternyata rekomendasi masuk Jawa Barat sudah 4.000 ekor dan Kalimantan 3.000 ekor per bulan,” pungkas Ray Sukarya. (Tim)


Kebanggaan sebagai wartawan adalah selalu silahturahmi kepada semua pihak, tetap belajar dan selalu konfirmasi dalam pemberitaan yang adil dan berimbang.

News

Babinsa Koramil Tejakula Himbau Warga Waspada DBD

Published

on

Babinsa Bondalem Koramil 1609 -04/ Tejakula komsos dengan pemerintahan desa membahas waspada DBD

BuLELENG – Komunikasi sosial merupakan usaha Babinsa untuk menjalin hubungan dengan warga binaannya, agar menjadi lebih dekat dan akrab dengan warga binaannya. Serta tercapainya tugas pokok Babinsa di wilayah binaannya.

Seperti halnya yang dilakukan Sertu Imanuel Obeng, Babinsa Desa Bondalem Koramil 1609 -04/Tejakula Kodim 1609/Buleleng melaksanakan komsos dengan pemerintahan desa, Senin (6/2/2023).

Dalam komsosnya Babinsa mengimbau kepada warga agar aktif menjaga kebersihan lingkungan, selain itu juga lingkungan yang tidak bersih atau kumuh menyebabkan sarang penyakit bagi warga.

“Untuk itu dengan menjajaga kebersihan lingkungan dengan cara tidak membuang sampah sembarangan dapat menciptakan lingkungan yang sehat bagi masyarakat. Dan Babinsa juga mengimbau agar warga waspadai nyamuk demam berdarah dengue (DBD),” ucap Babinsa. (Mga)

Continue Reading

News

Babinsa Koramil Banjar Monitoring Kegiatan Bakti Sosial Dan Safari Kesehatan

Published

on

Babinsa Koramil 1609 - 06/ Banjar melaksanakan monitoring bakti sosial dan safari kesehatan

BULELENG – Babinsa Sertu Kadek Okabawa Koramil 06/Banjar kodim 1609/Buleleng bersama Bhabinkantibmas dan Linmas melaksanakan pengamanan dan monitoring kegiatan Bakti Sosial dan Safari Kesehatan dr. Nyoman Sutjidra Sp.Og di Aula kantor Desa Gesing kec Banjar kab Buleleng, Minggu (05/02/2023)

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dr. Nyoman Sutjidra Sp.Og, Perbekel dan Perangkat Desa Ketua BPD dan anggota, Ketua LPM beserta anggota,KBD seDesa Gesing, Masyarakat yang berobat gratis.

Babinsa Sertu Kadek OkaBawa mengatakan,Safari kesehatan yang di laksanakan pengobatan gratis berupa, USG bagi ibu hamil, pemeriksaan kesehatan bagi warga lansia. Dan bakti sosial berupa pembagian sembako untuk lansia. (Mga)

Continue Reading

News

Babinsa Koramil Banjar, Bedah Rumah Warga Tidak Mampu

Published

on

Babinsa Koramil 1609 - 06/Banjar laksanakan bedah rumah tidak layak huni bagi warga tidak mampu

BULELENG – Anggota Koramil 06/Banjar Kodim 1609/Buleleng di pimpin oleh Danramil 06/Banjar Kapten Inf Gede Oka bersama masyarakat melaksanakan kegiatan pembongkaran rumah, pembuatan pondasi, pemasangan selup dam tiang.

Bantuan diberikan kepda Putu Artawan, 37 tahun, program bedah rumah RTLH dengan tema,” Praja Raksaka Peduli Rakyat,” Bantuan Pangdam IX Udayana di Banjar Dinas Ambengan Desa Banjar Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng, Sabtu (04/02/2023).

Kegiatan bedah rumah tersebut merupakan program untuk membantu warga kurang mampu yang kondisi rumahnya masih memprihatinkan. Program ini tentu sinergi dengan program TNI dalam mewujudkan keamanan, kenyamanan dan kesejahteraan masyarakatnya.

“ Program bantuan ini tentu sangat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, pasalnya masih ada beberapa masyarakat yang belum memiliki Rumah Layak Huni yang sesuai dengan standar kesehatan,” ujar Kapten Inf Gede Oka

Sebagai Babinsa, kita harus membantu pelaksanaan perbaikan rumah warga, karena ini merupakan wujud Kemanunggalan TNI bersama Rakyat dalam pelaksanaan tugas kewilayahan,” tambah Sertu Putu Edi Suartawan

Pada kesempatan tersebut Kepala Desa Banjar Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng, mengucapapkan rterimakasih atas kehadiran Babinsa di Desa Kami.

“Tidak kami pungkiri, kehadiran Babinsa sangat membantu pihak kami terutama warga dalam setiap kegiatan di Desa. Mereka kerap kali memberikan solusi bagi setiap permasalahan di Desa kami.
” Atas nama warga, kami mengucapkan banyak terimakasih atas kontribusinya selama ini,”ucapnya. (Mga)

Continue Reading

Trending

Copyright © 22 Juni 2013 Gatradewata. Pesonamu Inspirasiku