Connect with us

Mangku Bumi

KEBANGKITAN SEMU

Published

on


Kawan bisa jadi lawan, sebaliknya lawan sekalipun bisa berkawan atas kesamaan kepentingan, begitu itu kehidupan dunia politik,bahkan para centeng politik pastilah urusan perut pribadinya,karena politik adalah seni mencapai kepentingan, partai merupakan kendaraan mencapai kepentingan, propaganda dan pencitraan adalah salah sebagian dari perangkat kepentingan yang dimaksud

Akan tetapi politikus dan centeng politik hanyalah segelintir orang, kalah jauh jumlahnya dengan rakyat yang berdaulat di satu negara, dan bisa dibayangkan ketika politikus hanya mementingkan diri dan kelompok politiknya apalagi samasekali tidak mengakomodir kepentingan rakyat, yang terjadi pasti demo, Sama-sama unjuk kepentingan, tentu saja yang kuat yang menang, tidak ada masalah bukan, yang berkuasa pasti merasa diri lebih kuat, tpi yang berdaulat pun sama merasa kepentingan merekalah yang harus di utamakan

Terkait propaganda dan pencitraan, dengan piawai para politikus menunggangi issue-issue yang sedang ngetrend di tengah masyarakat, mereka akan berusaha sedemikian rupa menarik simpati, menunggangi issue-issue tersebut untuk memuluskan pencapaian kepentingan mereka, semisal masalah kemakmuran dan kebangkitan, yang tertipu akan merasa keinginannya terjawab, padahal maksud para politikus bukanlah menjawab keinginan mereka, tetapi memanfaatkan eforia yang sedang melanda masyarakat, kebodohan lah yang membuat sebagian orang dungu terlalu berharap

Tidak ada harapan kebangkitan di luar diri, tidak ada daya upaya dari luar, dari dirilah upaya di mulai, berharap pada yang di luar hanya akan menjadikan kita para pembeo, jongos yang berharap belas kasihan dari para pemegang skenario, dan dipastikan itu langkah yang keliru, karena hidup di sorga dengan hati yang tidak tenang pun percuma saja, jauh lebih baik hidup di neraka dengan ketenangan hati, bahkan neraka pun akan berubah menjadi sorga

Sekalipun pimpinanmu orang hebbat, tapi jika kehidupan-mu kacau balau, kamu hidup dalam kekhawatiran tanpa kepastian,apa gunanya kehebbatan pemimpin yang kamu kagumi, atau kamu percaya pemimpinmu hebbat tetapi kekacauan terjadi di mana-mana, dan kamu masih percaya kehebatannya dengan berbagai alasan persmisif, itu karena kamu samasekali tidak mengerti apa arti sebuah kepemimpinan

Sama halnya ketika sebuah budaya hidup telah merasuki kehidupan bangsamu selama beratus bahkan beribu tahun, lalu kamu bermimpi membalik keadaan seperti membalik telapak, hal itu tidak lah logis, apalagi hanya berharap dari satu orang atau kelompok yang seakan-akan kehadiranya memperjuangkan apa yang kamu inginkan, idealnya kamu harus curiga atau setidaknya waspada, karena tidak ada tanaman yang tumbuh dalam semalam kecuali kecambah, apalagi dalam semalam mencapai setinggi langit, jika engkau mempercayainya maka orang-orang akan menilaimu sebagai generasi kecambah

Ada sebuah pepatah Indian yang mengatakan, ketika kamu ingin menangkap ikan, berpikirlah seperti ikan, dimana dan pada waktu apa ikan pada tempat mana, jam berapa mereka lapar dst dst, sama hal ketika kamu ingin mengalahkan musuh yang sedang dalam kondisi prima, berhadap-hadapan sebagai musuh adalah pilihan yang konyol, hancurkanlah mereka dari dalam tubuhnya sendiri, ledak-kan dari dalam, ketahuilah tentang dalaman mereka lalu hancurkan, bukan dengan perlawanan sporadis,melawan dalam kepingitan adalah pilihan yang paling logis

Bahwasanya segala sesuatu atas wujud di mulai dari sisi spirit, dari niskala, pada awalnya kosong, mulailah dari keadaan itu, niscahya segala sesuatu dapat berjalan sesuai kesempurnaan pencipta semesta, bukan malah memilih menjadi agen kekacauan yang tidak penting , sejarah kehidupan akan mengenangmu sebagai sang pembuat kekacauan

Atlantia Ra


Daerah

Rayakan HUT ke-14, Paiketan Warga Arya Wang Bang Pinatih Gelar Serangkaian Acara

Published

on

Draft gambar rencana pembangunan situs Kerajaan Kertalangu

GatraDewata, Denpasar – Serangkaian memperingati HUT ke-14 Paiketan Warga Arya Wang Bang Pinatih (PW-AWBP) Provinsi Bali/Pusat digelar kegiatan gotong-royong atau bersih-bersih di lahan bekas Kerajaan atau Puri Kertalangu (berdiri tahun 1350 – 1615 M dengan raja terakhirnya Kyai Anglurah Agung Pinatih Mantra) berlangsung di eks Balitex Jl. WR Supratman, Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Minggu (23/10/2022) pukul 07.30 Wita.

Nampak hadir dalam acara tersebut Ketua Umum PW-AWBP Bali/Pusat I Gusti Ngurah Jaya Negara (IGN Jaya Negara), Ketua Harian Nyoman Swastika, Sekretaris Umum Wayan Sudiarta, Sekretaris I IGN Murthana beserta seluruh Pengurus, Sabha Maha Widya, Sabha Walaka, Pengurus PW-AWBP kabupaten/kota se-Bali, ibu-ibu AWBP, termasuk pengurus Yowana AWBP Provinsi Bali.

Jajaran pengurus PW-AWBP saat diwawancarai di lokasi bersih – bersih, Kertalangu, Denpasar

“Pemilihan tempat di lahan seluas 16 are ini dimaksudkan untuk melakukan napak tilas situs Kerajaan Kertalangu. Napak Tilas yang dimaksud yaitu untuk mengenang situs kerajaan (AWBP) di masa lalu,” ungkap Jaya Negara yang juga menjabat Wali Kota Denpasar ini

Ia juga menandaskan melalui perayaan hari ulang tahun dengan acara bersih- bersih, juga dimaksudkan untuk meningkatkan kebersamaan dan menjaga spirit gotong royong dan ikatan pasemetonan (kekeluargaan) agar semakin erat. Pada saat bersamaan pengurus juga membagikan puluhan paket sembako kepada petugas kebersihan DLHK Kota Denpasar di lokasi kerja bakti.

“Di sini ada tonggak sejarah Kerajaan Kertalangu yang ingin kita hidupkan lagi. Mengingat lahan ini merupakan milik Pemprov maka kami berharap Pak Gubernur mau membangun di sini, yang nantinya juga bisa dijadikan sebagai destinasi wisata budaya. Kami siap untuk merawatnya,” tandas Jaya Negara yang juga Panglingsir Puri Penatih ini.

Di sela-sela kegiatan Sekretaris Umum Wayan Sudiarta merasa bersyukur karena hari ini bisa berkumpul dan bergotong-royong sebagai bentuk kebersamaan, yang diwakili oleh pengurus dan panglingsir, termasuk ibu-ibu setempat.

Penanaman pohon langka di lokasi bekas kerajaan Kertalangu

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran para semeton Pinatih di acara gotong royong ini yang bertujuan meningkatkan rasa kebersamaan, persatuan, dan motivasi semua elemen. Sebagaimana dikatakan Pak Ketua, kami berharap pak Gubernur mau membangun di sini sehingga seluruh kegiatan warga Bang Pinatih nantinya terpusat di sini,” imbuhnya.

Di kawasan eks Kerajaan Kertalangu yang di sebelahnya kini juga berdiri SMP 14 Denpasar, SMA Negeri 9 Denpasar dan SMK ini rencananya akan dibangun wantilan untuk kegiatan paiketan, aktivitas sosial, seni dan budaya dari keluarga besar Arya Wang Bang Pinatih se-Bali/Indonesia.

“Yang kedua, kami juga melakukan penanaman pohon langka tadi secara simbolis dan sebanyak 50 buah seperti Majegau dan Nagasari. Selanjutnya kita serahkan kepada Jro Bandesa Adat Kesiman untuk ditanam di lingkungan sendiri yang akan bermanfaat untuk generasi kita di masa depan,” papar Sudiarta.

Disinggung awak media terkait peran dan posisi paiketan menjelang perhelatan Pilkada 2024 ini, Sudiarta menjawab diplomatis dan menyatakan pihaknya tak ada sangkut pautnya dengan ranah politik.

“Tiyang (saya-red) kira seperti komen dulu yang disampaikan oleh Sabha Walaka, kami di paiketan tidak masuk pada ranah itu. Jadi walaupun warga Arya Wang Bang Pinatih terdiri dari berbagai warna itu adalah pada posisi satu hal, tetapi dalam Pemilu 2024 kami tak berada pada ranah itu,” pungkas Sudiarta.

Rangkaian acara HUT ke-14 Paiketan Warga Arya Wang Bang Pinatih Bali/Pusat sebelumnya telah dilaksanakan kegiatan Penyegaran Kepemangkuan Sasana Sangkul Putih yang diakhiri dengan pembagian paket sembako kepada sebanyak 115 Jro Mangku di Hotel Golden Tulip, Jl. Gatsu Barat, Denpasar, Jumat (14/10/2022) lalu.

Acara bersih – bersih pada perayaan HUT ke-14 PW-AWBP

Dalam waktu dekat ini juga akan digelar persembahyangan bersama di Pura Dalem Mutering Jagat Kesiman Kertalangu pada Rabu, 26 Oktober 2022. Untuk aksi sosial kemanusiaan digelar donor darah sekaligus merayakan puncak acara HUT ke-14 PW-AWBP Bali/Pusat di Gedung Dharma Negara Alaya, Lumintang Denpasar, pada Minggu, 6 November 2022 mendatang.

Sedangkan Mahasabha IV Tahun 2021 Paiketan Warga Arya Wang Bang Pinatih Provinsi Bali/Pusat telah rampung digelar di Hotel Golden Tulip, Denpasar Barat pada Minggu 31 Oktober 2021 lalu yang kembali memandatkan IGN Jaya Negara sebagai Ketua Umum PW-AWBP Bali/Pusat masa bhakti 2021 – 2026.

Continue Reading

Mangku Bumi

PSN Kuta Selatan dan Komunitas Si Komo berbagi di Desa Adat Padang Sambian.

Published

on


GATRADEWATA.COM|| Rabu,20 April 2022.
PSN Kuta Selatan dan Kumintas Si Komo berbagi di Desa Adat Padang Sambian.

Pinandita Sanggraha Nusantara ( PSN ) Korlap Kecamatan Kuta Selatan bersama Komunitas Si Komo berbagi melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian sembako kepada para pemangku di desa adat Padangsambian.

Sebanyak 70 Pemangku hadir dalam acara tersebut yang juga disaksikan oleh Jro Bendesa Padangsambian, Ketua PSN Korwil Bali, Korda Badung, Korda Denpasar, dan Korcam Denpasar Barat.

Dalam Kesempatan tersebut Ketua PSN Korwil Bali, Pinandita I Wayan Dodi Arianta sangat mengapresiasi apa yang dilaksanakan oleh PSN Kuta Selatan dan Komunitas Si Komo Berbagi. ” Dalam masa Pandemi ini para pemangku sebagai pelayan umat memang seharusnya di perhatikan kesejahteraannya.

Sementara itu Jro Bendesa Padangsambian menyambut baik kegiatan PSN, disamping kegiatan kepedulian terhadap kesejahteraan Pinandita, juga melaksanakan pelatihan- pelatihan bagi pemangku seperti Kursus Teologi Hindu dan seminar-seminar keagamaan. Misalkan pelatihan sangging yang dilaksanakan di Balai desa disini.
Beliau berpesan supaya pemangku di desa adat Padangsambian memiliki keinginan terus belajar, karena tantangan yang dihadapi umat Hindu sangat majemuk.

Pinandita I Made Wira Adi Topan, S.Fil Ketua PSN Kuta Selatan dan mewakili komunitas Si Komo berbagi menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini tidak ada motivasi selain ingin berbagi kepada para Pinandita.
Dimana diawali dengan pengumpulan dana sukarela dari komunitas sampai akhirnya ada yang tersentuh dengan kegiatan kami.
Saat ini kami melaksanakan pembagian100 paket sembako setiap Minggu kepada pemangku dan masyarakat umum. Dari 100 yang disalurkan 70% nya disalurkan untuk para pemangku.(INN.W.)

Continue Reading

Mangku Bumi

Upacara RSI Yadnya Apodgala Dwijati di Griya Tegal Harum

Published

on

Sebelum Apodgala Dwijati dilaksanakan, Tgl 6 Maret 2022 sudah dilaksanakan acara Diksa Pariksa pula.

GATRA DEWATA ● BALI | Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan, SE., terlihat menghadiri acara Apodgala Dwijati Ida Bhawati Putu Gede Adnyana, S.H., M.Ag., bersama istri Ida Bhawati Istri Nyoman Sumarni, yang dilaksanakan pada hari Kamis 17 Maret 2022 bertepatan dengan Purnama Kadasa di Griya Tegal Harum Banjar Deloduma, Kaba-Kaba Tabanan Bali.

Acara dimulai dari pk 17.00 WITA hingga selesai. Dihadiri pula oleh Bendasa Adat Kaba-Kaba, PHDI Kabupaten, Ketua MGPSSR Tabanan, pasemetonan Pasek, tokoh masyarakat dan lainnya yang mendukung terlaksananya acara tersebut.

Seperti biasa acara dimulai dengan panyembrahma, kemudian pembacaan Bhisama Pasek, Pembacaan SK Diksa, Sambrahma wacana dari Bendesa adat setempat, Sambrahma wacana dari Ketua MGPSSR Tabanan, Sambrahma wacana dari PHDI Kabupaten Tabanan sekaligus menyerahkan Diksa.

Upacara RSI Yadnya Apodgala Dwijati ini juga ‘dipuput’ oleh Nabe Napak Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Acharyananda, dari Griya Mumbul Sari, Banjar Serongga, Lebih, Gianyar. Nabe Waktra Ida Pandita Mpu Nabe Darma Reka Santika Tanaya, dari Griya Mandara Jati, Banjar Tebesaya, Peliatan, Ubud. Nabe Saksi Ida Pandita Mpu Nabe Daksa Siwa Putra Shanti Yoga dari Griya Agung Pasek Sari Tegal, Jln Gunung Karang Tegal Denpasar.

“Total biaya yang dikeluarkan dari tgl 6 Maret hingga kemarin itu menghabiskan dana 50 juta, dan itu dana pribadi, “jelas Gus Agung putra beliau kepada awak media melalui pesan elektronik.

Harapan yang dilontarkan Ida Nak Lingsir anyar presida ngemargiang swadarma dados kasulinggihan, memberikan pelayanan dan pencerahan ke Umat Hindu seluruhnya. (JA)

Continue Reading

Trending

Copyright © 22 Juni 2013 Gatradewata. Pesonamu Inspirasiku