Connect with us

Daerah

Kapolres Buleleng Kembali Salurkan Bingkisan sembako kepada Warga yang Terdampak Covid – 19

Published

on


GatraDewata[Singaraja] – Sebanyak 250 bingkisan sembako yang berisi beras masing – masing 5 kilogram dan satu bal kecil mie instan, disalurkan Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto, S.I.K., S.H., M.Si., kepada masyarkat yang terdampak Covid 19. Penyaluran sembako ini digelar di dua lokasi berbeda: pertama, Rabu (1/9/2021), di aula kantor Desa Temukus terhadap 150 orang warga; ke dua, di Jalan Kartini, tepatnya terhadap umat paroki Santo Paulus Singaraja.

Untuk penyerahan sembako di Desa Temukus diwakilkan kepada waka Polres Buleleng KOMPOL Yusak Agustinus Sooai, S.I.K., dan didampingi Perbekel Desa Temukus Drs. Made Karuna, serta Waka Polsek Banjar AKP Budiarta.

Sedangkan penyerahan sembako yang diserahkan kepada 100 umat Paroki Santo Paulus diserahkan langsung Kapolres, bersama-sama dengan Romo libert dan perwakilan dari Donator Hadi Wijaya Alias Aliang.

Romo libert menyampaikan apresiasinya:  “Kami ucapkan terimakasih atas kepedulian Kapolres Buleleng bersama dengan donatur yang telah memberikan bantuan kepada umat yang terdampak Covid 19. Bantuan ini akan sangat membantu umat, apalagi dalan situasi pandemi sangat dibutuhkan uluran tangan dan kepedulian komponen masyarakat. Bantuan tersebut akan meringankan beban perekonomian mereka dan  semoga bantuan ini menjadi berkat,” cetusnya.

“Harapan saya kedepan, kegiatan seperti ini dilakukan secara berkesinambungan karena banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan dan kita tidak tahu kapan Covid 19 ini akan berlalu,“ imbuhnya.

Disisi lain, Kapolres Buleleng menyampaikan: “dalam situasi pandemi Covid 19 yang belum diketahui kapan berakhirnya, dimana mengakibatkan perekonomian melemah, sehingga diharapkan kepada komponen masyarakat yang mampu untuk dapat memberikan bantuannya dalam bentuk apapun, termasuk sembako,” cetusnya.

“Mereka membutuhkan uluran tangan donatur. Mari kita peduli terhadap sesama karena kegiatan ini memiliki nilai kemanusian, apalagi di masa pandemi,” imbuhnya.

“Agar masyarakat tetap mematuhi prokes Covid 19 dan bilamana ada masyarakat maupun umat yang belum divaksin, agar disampaikan kepada kami kemudian kami vaksin di Klinik Pratama Polres Buleleng. Atau bagi warga yang tidak bisa datang, terutama yang lansia, nanti tim vaksinator Polres Buleleng akan mendatangi mereka untuk diberikan vaksin. Vaksin ini akan sangat berguna untuk kesehatan dimasa pandemi Covid 19,” tutupnya.(Mga)


Komang Swesen is a hotelier who has been in the field for more than two decades now. He loves writing that he already published 2 books about Butler and now active as an official journalist for Gatra Dewata Group.

Daerah

Puskor Hindunesia Lantik Gede Ricky Sukarta Sebagai Ketua Dekorda Badung

Published

on

GatraDewata | Badung | Pusat Koordinasi Hindu Indonesia (Puskor Hindunesia) wilayah Bali yang diketuai I Dewa Made Sudewa, SE, M.Si, lantik Dewan Koordinasi Daerah (Dekorda) Badung, Drs. Gede Ricky Sukarta, MBA, di Balai Banjar Babakan, Canggu, Minggu (16/1/2022) siang.

Pelantikan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor: 20/WIL-BALI/PH/SK/I/2022, untuk periode kepengurusan hingga lima tahun mendatang.

Puskor Hindunesia akan melakukan pelantikan wilayah Bali secara marathon, dengan formasi melingkar dan akan berakhir di Bangli.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut yaitu Bupati Badung, yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Badan Kesbangpol, I Nyoman Suendi. Ada juga sejumlah pejabat daerah Badung, diantaranya Disbud, Kemenag, PHDI, Bendesa Madya MDA, MDA Kuta Utara, PSN, DPK Peradah, PC KMHDI, DPK Prajaniti, DPD Pandu Nusa, WHDI, Polsek setempat dan Camat Kuta Utara. Puskor Hindunesia juga mengundang seluruh pejabat desa dan pengurus adat, termasuk LPD dan Satgas Covid 19.

Ketua Dekorda Badung terpilih, Drs. Gede Ricky Sukarta, MBA

Acara pelantikan dimulai dengan tarian Sekar Jepun, menyanyikan lagu Indonesia Raya, berdoa bersama dan laporan ketua panitia. Baru setelah itu memasuki acara inti, meliputi pembacaan SK, pembacaan Sapta Prasetya Darma Puskor Indonesia dan Penyerahan Pataka Dekorwil Bali kepada Dekorda Badung.

Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kesbangpol, Kemenag, ketua Dekorwil Bali, Dewan Pembina Dekorda Badung, ketua Dekorda Badung dan orasi Hindunesia bangkit oleh ketua umum Dekornas Hindunesia.

Disamping menghadirkan Tari Sekar Jepun sebagai pembuka, acara Puskor Hindunesia di Br. Babakan ini juga dimeriahkan penyanyi Bali, Raka Sidan. Raka membawakan beberapa lagu guna menghibur para undangan sambil menikmati hidangan makan siang. Acara pelantikan Dekorwil Badung berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan Satgas Covid 19 yang berlaku.[SWN]

Continue Reading

Daerah

Diduga belum mengantongi IMB YPUH Jalan Sulawesi Kampung Baru Singaraja di bekukan

Published

on

GATRA DEWATA | SINGARAJA |Ratusan masyarakat, dari Aliansi Masyarakat Peduli Buleleng memadati Jalan Sulawesi Gang 1 No 24 Lingkungan Baruna Sari, Kampung Baru Singaraja.tujuannya menolak akan di lakukan penyegelan terhadap Yayasan Pengayom Umat Hindu ( YPUH ) oleh SatPol PP Kabupaten Buleleng, Jumat (14/01/2022) Pagi.

Berdasarkan Surat Bupati No.180/3704/HK tertanggal 28 Desember, Perda No.2 Tahun 2012 tentang perijinan. Maka di perintahkan kepada Plt.Kepala Satuan Polisi Pamong Praja untuk melakukan penyegelan terhadap YPUH.

Dr.Surata ,SH.M .Kn. Selaku Dewan Pembina Yayasan “mengatakan masalah pengurusan ijin saya sangat berterima kasih atas petunjuknya itu, disinilah peran masyarakat dan pemerintah merupakan satu kesatuan karena pemerintah itu berasal dari masyarakat juga. Tentang permohonan ijin, kamu kami mohon bantuan/petunjuk, ijin apa yang kami mohonkan kemudian persyaratannya apa saja untuk mengajukan permohonan ijin, karena berdasarkan Perda No.2 Tahun 2012 yang ada hanya permohonan ijin usaha, permohonan ijin dagang, tidak ada permohonan untuk kremasi, untuk itu kami mohon petunjuk dan jangan di persulit untuk kami melakukan permohonan ijin, ” jelasnya.

Ketua Yayasan Jero Mangku Sedana, BA menerangkan awal pendirian YPUH ini karena melihat situasi Masyarakat Umat Hindu di Bali. Dalam kesehariannya itu ada istilahnya kesepekang dan juga ada Masyarakat yang mengalami kesulitan melakukan penguburan dalam urusan kematian. Karena urusan kematian sangat pelik. “Untuk itu kita mendirikan Yayasan ini sebagai solusi/dan jalan keluar bagi Masyarakat yang mengalami kematiannya, itu dasar pertimbangan kami mendirikan Yayasan ini,” jelasnya.

Yayasan ini berdiri sudah hampir 12 Tahun dari tahun 2010 dan sebelum tahun itu kami sudah melakukan gerakan keliling megadakan Upacara – upacara keluar Bali Tahun 2005. Awalnya kami punya pemikiran akan di tolak program kami, ternyata kami mendapat dukungan Dan apresiasi positif sehingga kami mengupayakan tempat ini dan kita bangun sebuah tempat kremasi, yang waktu itu mendapat rekomendasi dari Bupati lama Putu Bagiada. Dan dasar utama kami melayani Umat tidak hanya dari Umat Hindu saja melainkan dari Umat lain juga kami melayani, karena tujuan kami adalah kemanusiaan/Yadnya, “jelas Jero Mangku.

Yayasan menerima petunjuk untuk melakukan permohonan ijin dan SatPol PP Kabupaten Buleleng hanya menyegel kremasinya saja dan untuk kegiatan pelayanan Umat yang lain masih bisa di jalankan. (Mga)

Continue Reading

Daerah

Residivis Spesialis Rumah Kost Berhasil Dibekuk Satreskrim Polres Buleleng.

Published

on

Singaraja|GatraDewata | Beberapa laporan ke Polres Buleleng terhadap hilangnya barang yang terjadi di rumah kos saat ditinggal penghuni dan juga ditempat Pendidikan, berhasil diungkap Satuan Reserse Kriminal Polres Buleleng dibawah pimpinan Kasat Reskrim AKP Yogie Pramagita, S.H.,S.I.K., bersama dengan Kanit Pidana Umum IPTU Kevin Simatupang S.TGr.K., dan timnya.

Laporan kehilangan barang yang diterima di Polres Buleleng ada di beberapa tempat diantaranya:

Pertama laporan yang diterima dari Ni Putu Sukadesi (42), bahwa berdasarkan Mangku Susila yang bekerja sebagai tukang sapu di SMA Dwijendra, Singaraja, melaporkan jika pada hari Selasa (7/12/ 2021) ruangan guru telah terbuka dan lampu menyala, setelah dicek kepala sekolah ternyata barang inventaris milik SMA Dwijendra berupa proyektor yang ditaruh didalam lemari kaca sudah tidak ada di tempat. Kemudian laptop yang ditaruh di dalam almari juga hilang. Dengan hilangnya barang tersebut maka pihak SMA Dwijendra mengalami kerugian Rp. 20.000.000 (dua puluh juta rupiah).

Kedua, laporan Jumat (16/12 2021) sore, saat korban Lanjar Ruski Dia Pratami (24) pergi ke pasar dan balik ke kos sekira pukul 17.30 wita. Saat masuk ke kamar kos barang milik korban berupa Laptop dan HP yang ada di dalam kamar sudah tidak ada di tempat.

Ketiga, laporan dari Gusti Ketut Sukmayanti (22), melaporkan bahwa Selasa (28/12/2021) malam, saat korban  kembali ke kost pukul 19.40 wita, melihat kamar kost sudah dalam keadaan terbuka dan gagang pintu rusak. Kemudian HP milik korban sudah tidak ada lagi di kamar yang saat ditinggal HP tersebut sedang mengisi daya (charge). dengan hilangnya barang korban kerugian yang dialami sebesar Rp. 3.000.000.- ( tiga juta rupiah).

Dari ketiga laporan tersebut, selanjutnya Kasat Reskrim bersama dengan timnya, terus melakukan penyelidikan, mulai dari tempat kejadiann perkara dan keterangan saksi-saksi yang ada. Dari hasil penyelidikan tersebut mengarah kepada seseorang yang memiliki spesialis melakukan pengambilan barang dirumah kost yang ditinggal penghuninya.

Selanjutnya, Senin (3/1/2022) sore, Satuan Reserse Kriminal Polres Buleleng berdasarkan bukti permulaan yang cukup berhasil mengamankan seorang laki – laki, Gede Sakti Adi Suryana Putra (18). Saat itu dia sedang ada di Jalan Pahlawan, Gg. 13 Kelurahan Banjar Tegal, Singaraja.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap pelaku, diketahui pelaku telah melakukan aksinya dibeberapa tempat, diantaranya kejadian yang dilaporkan di TKP SMA Dwijendra, di temapt kost yang ada di Gg. Durian Sambangan, di temapt kost yang ada di Gg. Mawar Sambangan, tempat kos di jalan Parikesit Singaraja, tempat kos di jalan Teleng Singaraja, temapt kos di Jalan Sudirman Singaraja, tempat Kos di jalan Abimanyu Singaraja dan beberapa tempat kejadian yang ada Di Denpasar.

Dari bebeapa tempat kejadian tersebut telah berhasil diamankan barang bukti berupa: 1 Buah Monitor merk LG, 1 Buah Proyektor merk Ben Q, 1 Buah Proyektor merk Acer, 1 Unit sepeda motor Honda Scoopy warna merah hitam (DK 2764 VM), 2 Buah Tas Laptop warna Hitam, 1 Buah laptop merk acer warna dark silver, 1 Buah HP Merk Huawei V20, 1 Buah HP Merk Vivo Y55, 1 Buah HP merk Mitto A67, 1 Buah Jaket/sweter warna abu-abu yg berisi tulisan “NASA”, 2 Buah Tabung Gas LPG 3 Kg, 1 Pasang sendal jepit merk flifer dan 1 Buah Tab merk Asus warna putih.

“Terhadap pelaku telah disangka melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan, sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” ucap Kasat Reskrim AKP Yogie.

“Beberapa barang yang diambil pelaku sempat dijual kepada pihak lain dan hasil penjualannya dipergunakan untuk keperluan sendiri dan sebagian barang berupa HP masih ada pada diri pelaku,” imbuh Kasat Reskrim’

“Pelaku adalah residivis, spesialis mengambil barang milik orang lain di tempat – tempat kost yang ditinggal penghuninya,” tutup Kasat Reskrim.[MGA]

Continue Reading

Trending

Copyright © 22 Juni 2013 Gatradewata. Pesonamu Inspirasiku