Connect with us

Daerah

Kapolda Bali Cek Kesiapan Sipandu Beradat dan Bankamda

Published

on


GatraDewata[Singaraja] – Kapolda Bali,  Irjen Pol. Drs. I Putu Jayan Danu Putra, SH, M.Si., melakukan pengecekan  langsung pelaksanaan kesiapan forum Sipandu Beradat dan Bankamda, melalui apel kesiapan yang dilaksanakan pada hari ini Kamis (4/11/2021), pukul 09.00 wita, di lapangan Ngurah Rai Singaraja, tepatnya di taman kota Singaraja.

Hadir dalam kegiatan apel pengecekan tersebut Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST, Kapolres Buleleng serta Forkompinda, Ketua MDA Kabupaten dan Kecamatan, Camat Sekabupaten Buleleng, Danramil serta unsur komponen masyarakat lainnya.

Kapolda Bali selaku pimpinan apel memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kapolres Buleleng beserta unsur Forkompinda atas terbentuknya forum Sipandu Beradat (Sistem Pengamanan Lingkungan Terpadu Berbasis Desa Adat),  mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan sampai dengan tingkat Desa Adat. Dan juga, terselenggaranya kegiatan ini sangat sesuai dengan kebijakan Pemerintah Provensi Bali dalam penguatan kedudukan tugas dan fungsi lapangan Desa Adat di Bali melalui “Nangun Sat Kerthi Loka Bali,“ melalui pola pembangunan serta berencana menuju Bali era baru yang mengandung makna menjaga kesucian dan kehormatan alam Bali serta isinya.

Disampaikan juga Kapolda Bali, suatu era yang ditandai dengan tatanan kehidupan baru  Tentram Kerta Raharja Gemah Ripah Lohjinawi, yakni tatanan kehidupan yang baik, menjaga keseimbangan alam dan budaya Bali, memenuhi kebutuhan harapan dan apresiasi krama Bali dalam berbagai aspek kehidupan, dan merupakan manajemen risiko, yakni memiliki kesiapan yang cukup dalam mengantisipasi munculnya permasalahan dan tantangan baru dalam tatanan lokal nasional dan global yang akan berdampak secara positif maupun negatif, serta kondisi di masa yang akan datang.

“Dalam upaya pengembangan Sipandu yang ditopang dengan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana yang memadai untuk menjaga keamanan daerah dan krama Bali serta keamanan para wisatawan telah ditetapkan Pergub Bali Nomor: 26 Tahun 2020, tentang Sipandu  Beradat, yang disusun dengan melibatkan unsur Polda Bali, Korem 163 / Wirasatya serta MDA Provensi  Bali, dimana Pergub ini sangat sejalan dengan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor: 4 Tahun 2020, tentang Pengamanan Swakarsa dan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor:  1 Tahun 2021,  tentang Pemolisian Masyarakat,” ucap Kapolda Bali.

Sipandu Beradat merupakan sistem pengamanan berbasis adat yang mengintegrasikan semua komponen keamanan yang  ada di Desa Adat, meliputi: Pecalang, Linmas, Satpam, Unsur Pemuda, Bhabinkamtibmas,  Babinsa dan lain-lain.

“Kepada seluruh anggota forum sipandu beradat dan bankamda saya minta agar mengikuti kegitan yang sangat strategis ini dengan disiplin dan penuh rasa tanggung jawab. Saya berharap kegiatan ini akan dapat menambah semangat, wawasan, dan pengetahuan saudara dalam melaksanakan tugas di desa adat,” pinta Kapolda.

“Kepada Prajuru Desa Adat serta Majelis adat di semua jenjang dari Provensi, Kabupaten/Kota dan Kecamatan yang juga merupakan anggota inti dari forum Sipandu Beradat, agar tetap menjaga keamanan Bali melalui koordinasi dengan aparat keamanan TNI – Polri, sehingga tidak akan ada tempat premanisme yang meresahkan masyarakat di Provensi Bali,” tambah Kapolda.Disisi lain, selesai melaksanakan apel pengecekan  Pembentukan Forum Sipandu Beradat Dan Bankamda  2021, Kapolda Bali yang didampingi beberapa Pejabat Utama Polda Bali dan Kapolres Buleleng, melaksanakan bakti sosial dengan pemberian sembako di panti sosial (Panti Jompo) Tresna Werda Jara Mara  Pati di Desa Kaliasem.

Bakti sosial Kapolda Bali memberikan sembako kepada pantio sosial berupa , tikar plastik sebanyak 5 buah, kasur spon sebanyak 5 buah, kasur lantai sebanyak 4 buah, selimut besar sebanyak 12 buah, pakaian bekas sebanyak 2 karung, minyak kayu putih sebanyak 96 botol @ 60 ml, gula pasir sebanyak 1 karung, pasta gigi sebanyak 9 buah, perlengkapan mandi sebanyak 5 paket, air mineral sebanyak 5 kardus dan beras sebanyak 100 kg.

“Saya sangat senang bisa berkunjung ke Panti Sosial ini dan berterimaksih atas waktu yang diberikan, serta semoga bansos yangn diberikan bermanfaat. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dan untuk tetap bersemangat,” tutup Kapolda.[MGA]


Komang Swesen is a hotelier who has been in the field for more than two decades now. He loves writing that he already published 2 books about Butler and now active as an official journalist for Gatra Dewata Group.

Continue Reading
Advertisement

Daerah

Kapolres Buleleng Tandatangani Kerjasama dengan RRI Singaraja

Published

on

GatraDewata[Singaraja] – Polres Buleleng melalui AKBP Andrian Pramudianto,S.I.K.,S.H.,M.Si., selaku Kapolres Buleleng,  telah melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Kepolisian Resor Buleleng dengan lembaga penyiaran publik, RRI Singaraja, yang diwakili Drs. Wardi selaku Kepala LPP RRI Singaraja, dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Lembaga penyiaran publik RRI Singaraja, Rabu (8/12/2021) pagi, bertempat di ruang Command Center Polres Buleleng.

Saat penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kapolres Buleleng dengan Kepala LPP RRI Singaraja, dihadiri juga beberapa staf dari RRI Singaraja serta Kabag Ops Polres Buleleng Kompol I Gusti Alit, Kasat Lantas, Kasikum dan Kasihumas. Perjanjin kerja sama ini dituangkan dalam surat Nomor: B/12/X/HUK.8.1.1 /2021 dan Nomor 1643/RRI SGR/10/2021 tentang Pelayanan Informasi Pada Masyarakat.

Tujuan ditandatangani perjanjian kerja ini untuk mendorong peningkatan pelaksanaan pelayanan informasi pada masyarakat berbasis radio publik di Singaraja.

Pelaksanaan kerjasama ini berupa pengisian acara dialog interaktif Lintas Singaraja Pagi, yang disiarkan setiap hari Sabtu mulai pukul 09.00 wita sampai pukul 10.00 wita, dan informasi lalu lintas setiap pagi dalam bentuk ‘news interview‘ mulai pukul 06.30 wita sampai pukul 09.00 wita.

Kepala LPP RRI Singaraja menyampaikan, “Terimakasih kepada Kapolres Buleleng atas kerjasamanya. RRI/Polri sama – sama milik negara yang dapat memberikan informasi kepada masyarakat,” ucapnya.

“Diharapkan kepada Kapolres Buleleng dalam rangka menyambut kegiatan Nataru 2021 dapat memberikan informasi melalui RRI Singaraja, khusus terkait perubahan pembatalan PPKM Level 3. Juga menyangkut himbauan dalam menyambut Nataru agar masyarakat tetap mematuhi Prokes Covid 19, terutama tidak melakukan kerumunan,” imbuhnya.

Disisi lain, Kapolres Buleleng  menyambut baik kerja sama yang telah dilakukan ini dan Polres Buleleng akan memberikan pejabatnya untuk menjadi nara sumber pemberi informasi melalui RRI Singaraja secara bergantian, baik mulai Kabag, Kasat dan Kapolsek jajaran,” ucapnya.

“Semoga hal yang positif ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Buleleng,” tutupnya.[MGA]

Continue Reading

Daerah

Gubernur Bali Gelontorkan Paket Sembako Kepada Warga Kubutambahan

Published

on

GatraDewata[Singaraja] – Pembagian Paket sembako dari Gubernur Bali, Dr.Ir.Wayan Koster, M.M, bantuan yang di salurkan berupa paket bears sebanyak 30 Paket, masing – masing 5 Kg. Bantuan beras yang disalurkan merupakan beras dari Petani Bali yang dibeli dari koperasi – koperasi krama Bali, Selasa (7/12/2021), dilaksanakan di Desa Kubutambahan, Banjar Dinas Kubuanyar, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.

Tujuan dari Pembagian Paket sembako dari Bapak Gubernur sebagai bentuk kepeduliannya kepada warga. Dalam pembagian paket sembako ini diwakilkan Ketut Suartika yang di sapa Nyok, yang tinggal di Kampung Anyar Singaraja.

Harapannya semoga dengan adanya bantuan paket sembako ini bisa membantu meringankan kebutuhan sehari – hari mereka.

Tidak lupa warga Kubuanyar mengucapkan terimakasih atas bantuan dari Bapak Gubernur Bali.[MGA]

Continue Reading

Daerah

Seorang Petani Nekat Gantung Diri, Diduga Kuat Karena Faktor ‘E’

Published

on

GatraDewata[Singaraja] – Di sebuah rumah di ladang milik Nengah Soliana (67), laki -laki, petani di Banjar Dinas Kanginan, Desa Penuktukan, Kecamatan Tejakula,  Kabupaten Buleleng, telah melakukan aksi bunuh diri dengan cara  gantung diri, Minggu (5/12/2021) pagi.

Awal kejadian sekitar pukul 08:00 Wita, korban Nengah Soliana (NS) pergi dari rumahnya di banjar dinas Kanginan dengan berjalan kaki. Kemudian sekitar pukul 09.00 Wita istri korban, Nengah Biniasih (NB), berada di tempat kejadian. Pukul 10.30 Wita datang saudara Made Sitawan menanyakan korban kepada isrti korban untuk meminjam alat perangkap (Jebag).

Karena NB tidak tahu dan tidak mengetahui keberadaan NS lalu saudara Made Sitawan meminta tolong untuk mengambilkan alat tersebut. NS pun masuknkendalam rumah untuk mengambiln perangkap tersebut. Namun ia dikejutkan oleh sosok NS yang tergantung di balok kayu bagian dinding. NS melakukan aksinya menggunakan tali nilon warna biru sepanjang 1,5 meter, jarak tali dengan leher sekitar 75 cm.  Kakinya menjuntai di lantai. Jarak tali dengan tanah swkiyar 210 cm. NS mengenakan baju kaos warna putih dengan lengan warna biru dan celana pendek warna hitam.

Mengetahui kejadian tersebut, kemudian Made Sitawan mencari bantuan ke warga sekitar.

Selanjutnya  kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Tejakula.

Dari hasil pemeriksaan Tim Medis Puskesmas Tejakula I, yang dipimpin oleh dr. Daniel, bahwa tidak terdapat tanda kekerasan, lidah menjulur, keluar air mani namun tidak ada kotoran dan diperkirakan kematian sudah 4 (empat) jam yang lalu dan mayat sudah kaku.

Untuk sementara diduga penyebab korban melakukan gantung diri karena faktor ekonomi (E).

Atas kejadian tersebut keluarga korban sudah mengiklaskan dan tidak akan melakukan visum serta menerima pristiwa ini sebagai musibah.[MGA]

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 Gatradewata. Ringan, Cerdas dan Tajam