Connect with us

Kesehatan

Jasaraharja Bali Santuni Korban Kecelakaan WNA Australia

Published

on


Kasubag Pelayanan Santunan Harry Herawan dan Kasubag Keuangan dan Akuntansi Wardianto serahkan santunan kepada Consulate Australia Cal Greenham Mcguirk

Kasubag Pelayanan Santunan Harry Herawan dan Kasubag Keuangan dan Akuntansi Wardianto serahkan santunan kepada Consulate Australia Cal Greenham Mcguirk


Jasaraharja Cabang Bali membayar klaim asuransi terhadap Warga Negara Asing(WNA) yang mengalami kecelakaan. Dimana Jasaraharja merupakan BUMN yang ditunjuk Pemerintah untuk menjamin setiap orang yang mengalami kecelakaan di seluruh wilayah Indonesia. Tak terkecuali WNA yang mengalami kecelakaan di Indonesia, mereka juga berhak mendapatkan asuransi kecelakaan dari Jasaraharja.

Seperti yang terjadi di Kerobokan Kelod. Andrew Cummaudo WNA asal Australia yang mengalami kecelakaan dan mengakibatkan dirinya meninggal dunia. Mengetahui kejadian tersebut, Jasaraharja Cabang Bali melakukan jemput bola serta PRIME Services dan membayar klaim sebesar Rp 25 juta kepada ahli waris korban.

Sebelumnya, kecelakaan lalu lintas yang menelan korban jiwa WNA Kebangsaan Australia terjadi di Wilayah Hukum Polres Badung Jalan Raya Kerobokan tepatnya di depan SPBU Kerobokan Br. Taman Kelurahan Kerobokan Kelod Kecamatan Kuta Utara Kabupaten Badung, antara Sepeda Motor Honda Vario Nopol  DK-3206-ON dengan kendaraan Roda empat Toyota Yaris Nopol B-1329-POK

Akibat kecelakaan lalu lintas tersebut, pengendara sepeda motor DK-3206-ON Andrew Cummaudo,  32 Tahun , laki-laki Warga Negara Australia. Mengalami luka cedera kepala berat dan meninggal dunia dalam perjalan menuju RS Sanglah Denpasar.

“Berkat kesigapan dan jemput bola serta PRIME Services dengan dukungan mitra kerja terkait seperti Kepolisian serta Rumah Sakit yang sudah baik sangat baik dan harmonis sehingga santunan meninggal dunia korban an. Andrew Cummaudo dapat secepatnya dibayarkan.” Kata Suwana Humas Jasaraharja Bali. Rabu(25/11). 

Karena pertimbangan kemanusiaan, Ahli Waris (orang tua) korban yang bernama Salvatore Giuseppe Cummaudo berada di Australia, serta dukungan surat kuasa dari Ahli Waris Korban sehingga pembayaran santunan sebesar Rp 25 juta secara tunai diserahkan oleh Kasubag Pelayanan Santunan Harry Herawan dan Kasubag Keuangan dan Akuntansi Wardianto kepada Consulate Australia yang bernama Cal Greenham Mcguirk berada di Bali di Kantor Konsulat Australia Jl. Tantular No. 32 Renon Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut Cal Greenham Mcguirk mewakili keluarga korban dan masyarakat Australia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia melalui Jasa Raharja atas perhatian dan santunan yang diberikan kepada Warganya yang mengalami musibah kecelakaan di Bali.

“kami atas nama Pemerintah Australia mengapresiasi atas pelayanannya yang mudah dan cepat.”uajrnya.

Kehadiran PT Jasa Raharja (Persero) sebagai Asuransinya Masyarakat Indonesia, memberikan perlindungan kepada masyarakat melalui 2(dua) program asuransi sosial, yaitu; Asuransi Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Umum yang dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang No. 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang serta Asuransi Tanggung Jawab Menurut Hukum Terhadap Pihak Ketiga yang dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang No. 34Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

UU No 33 Tahun 1964 Jo PP No 17 Tahun 1965 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Umum menjelaskan korban yang berhak atas santunan adalah setiap penumpang sah dari alat angkutan penumpang umum yang mengalami kecelakaan diri, yang diakibatkan oleh penggunaan alat angkutan umum, selama penumpang yang bersangkutan berada dalam angkutan tersebut, yaitu saat naik dari tempat pemberangkatan sampai turun di tempat tujuan. Bagi penumpang kendaraan bermotor umum (bus) yang berada di dalam tenggelamnya kapal ferry, maka kepada penumpang bus yang menjadi korban diberikan santunan ganda. Sedangkan bagi korban yang jasadnya tidak diketemukan dan/atau hilang, penyelesaian santunan didasarkan kepada Putusan Pengadilan Negeri.

UU No 34 Tahun 1964 Jo PP No 18 Tahun 1965 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan menjelaskan bahwa korban yang berhak atas santunan adalah setiap orang yang berada di luar angkutan lalu lintas jalan yang menjadi korban akibat kecelakaan dari penggunaan alat angkutan lalu lintas jalan serta setiap orang atau mereka yang berada di dalam suatu kendaraan bermotor dan ditabrak, dimana pengemudi kendaraan bermotor yang penyebab kecelakaan, termasuk dalam hal ini para penumpang kendaraan bermotor dan sepeda motor pribadi.(alt)


Kesehatan

Kabiro Kemenko Marves Kunjungi RS Unud, Sambut G20

Published

on

By

Dr. dr. I Dewa Made Sukrama, MSi, SpMk (K) Direktur RSPTN Unud (kiri), Dr. Andreas Dipi Patria, S.Pi., M.Si., Kepala Biro Komunikasi Kementerian Koordinator bidang kemaritiman dan Investasi (baju putih)

GATRA DEWATA | BADUNG | Perhelatan acara kelas dunia yang akan digelar di Bali membuat banyak instansi pemerintahan berbenah, dari sektor transportasi, keamanan, pariwisata dan saat ini sektor kesehatan yang merupakan sektor terpenting dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

Kunjungan ke Rumah Sakit Universitas Udayana (RS Unud) oleh Dr. Andreas Dipi Patria, S.Pi., M.Si., selaku Kepala Biro Komunikasi Kementerian Koordinator bidang kemaritiman dan Investasi serta tim, merupakan upaya dukungan untuk mempersiapkan perhelatan kelas dunia tersebut.

Ia juga mengatakan bahwa masyarakat Bali dan Indonesia wajib merasa bangga, karena acara kegiatan semacam ini biasanya digelar di negara-negara maju, Indonesia saat ini merupakan negara yang masih dalam kategori negara berkembang.

“Kita pahami bahwa biasanya perhelatan acara G20 itu biasanya diadakan di negara-negara maju. Jadi kita mesti bangga akan hal itu, “ungkap Andreas Dipi, Minggu (27/02/2022).

Ia juga mengatakan bahwa rumah sakit RS Unud ini wajib meningkatkan kelas B arau A sebagai Rumah Sakit yang merupakan standard dari pelayanan kesehatan tingkat dunia.

“Kita akan dorong itu, “sebutnya.

Menurut keterangannya bahwa Presiden Joko Widodo juga memilih Bali sebagai tempat pelaksanaan G20, mengambil 3 isu utama yakni, pemerintah mengharapkan pemulihan ekonomi, transformasi energi yang artinya Bali sebagai etalase dunia sebagai percontohan penggunaan green energi (ramah lingkungan), serta masalah informasi digital.

Masyarakat Bali juga diharapkan mendapat kembali passionnya (gairahnya) dalam menyambut tamu internasional. Andreas Dipi juga mengajak masyarakat Bali untuk bangga menjadi citra wajah Indonesia bagi para anggota G20 yang merupakan bagian penggerak 70% ekonomi dunia saat ini.

“Tahun selanjutnya diadakan di India, jadi Bali harus dapat menjadi etalase bagi dunia dalam melihat kondisi Bali kedepan, “ungkapnya.

Drs. I Made Rentin, AP., M.Si., selaku Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, juga terlihat hadir mendampingi kegiatan kunjungan tersebut. Ia mengharapkan RS Unud dapat mempersiapkan diri dalam pertemuan G20 di Bali.

“RS Unud diharapkan mampu mengambil momentum dalam acara ini untuk berbenah diri melengkapi apa yang dibutuhkan untuk menjadi Rumah Sakit level Internasional, “pungkasnya. (Ray)

Continue Reading

Kesehatan

RSPTN Unud Sambut KTT G20 Jadi Rumah Sakit Rujukan

Published

on

By

Direktur RSPTN Unud terima tim pendahulu Kemenkes, guna mengecek kesiapan sebagai RS rujukan delegasi KTT G20

GATRA DEWATA | BALI | Kunjungan Tim Pendahulu dari Kementerian Kesehatan ke Rumah sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) Universitas Udayana adalah merupakan angin segar bagi pariwisata Bali yang terpuruk akibat pandemi yang cukup lama.

Bali yang sangat menginginkan titik awal kebangkitan pariwisatanya ini harus berbenah untuk menyambut kedatangan delegasi konferensi tingkat tinggi G20 mendatang di Bali.

Mereka hadir untuk mengecek fasilitas rumah sakit sebagai rujukan delegasi konferensi tingkat tinggi G20 mendatang. Ini merupakan pertemuan yang ke-17, serta Indonesia mendapatkan Presidensi G20 setelah serah terima dari Italia pada 31 Oktober 2021 di Roma. Tema yang diusung G20 tahun 2022 adalah,

Recover Together, Recover Stronger

Presidensi Indonesia berlangsung dari 1 Desember 2021 hingga KTT pada kuartal keempat tahun 2022. Acara ini dihadiri oleh 20 kepala negara, yang merupakan gabungan negara yang terdiri atas 19 negara dan 1 lembaga Uni Eropa.

Posisi yang strategis ini dapat menjadi potensi pasar tidak hanya berdampak terhadap sektor industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), namun juga pada sektor lainnya yang terlibat seperti Rumah Sakit yang memiliki sumber daya manusia (SDM) dengan fasilitas standard International sebagai rujukan delegasi G20.

Menemui Dr. dr. I Dewa Made Sukrama, MSi, SpMk (K) selaku direktur RSPTN Unud mengatakan kesiapannya menjadi rumah sakit rujukan delegasi G20.

“Kami bangga mendapat kunjungan dari kementerian Kesehatan Republik Indonesia, untuk kendala kami tidak ada dalam menyambut even G20 mendatang, sebagai rumah sakit rujukan delegasi G20, ” sebut Dewa Made yang juga merupakan Guru besar ini.

Ia juga mengatakan bahwa persiapan ini meliputi ruangan intensif, ICU, UGD dan fasilitas penunjang, laboratorium, PCR dan swab antigen. Ia juga mengungkapkan tidak khawatir karena SDM RSPTN ini sudah mumpuni dan juga expert dibidangnya masing-masing.

Ia juga berharap masyarakat dapat tetap menaati protokol kesehatan yang ada, seperti insiden dari prevalensi daripada Omicron pada pandemi ini dapat turun. “Tetap menjaga kesehatan dan prokes, jangan lalai karena pandemi ini bisa saja tidak pernah berakhir, “harapnya, Selasa (22/02/2022).

Ditempat yang sama dari tim pendahulu kementerian kesehatan Asral Hasan juga mengatakan kesiapan RSPTN sebagai rujukan rumah sakit delegasi G20 nantinya cukup baik.

“Kami bersyukur dari sisi perawatan UGDnya, rawat inap, juga ruang isolasi intensifnya akan memberikan kemudahan kita untuk dapat menjadi rujukan sebagai rumah sakit untuk delegasi G20 nantinya, “ungkapnya.

Ia juga mengatakan bahwa lokasi rumah sakit ini sangat strategis dari lokasi acara. “G20 merupakan peluang kita sebagai tuan rumah untuk even-even Internasionalnya, kami mempersiapkan rumah sakitnya sebagai rujukannya. Apa yang kita sajikan nanti adalah wajah Indonesia yang sebenarnya bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah kelas dunia, “jelas Asral Hasan.

Ia juga mengharapkan RSPTN ini dapat berkembang lebih baik, karena potensi yang dimiliki cukup besar, dari sisi gedung yang besar, luas dan megah, experience yang dimiliki.

“Kami pasti akan mendukung RSPTN ini menjadi rumah sakit rujukan bagi delegasi G20 nantinya, “pungkasnya mengakhiri. (Ray)

Continue Reading

Kesehatan

Antisipasi Lonjakan Varian Omicron, Mendagri Perpanjang dan Lakukan Penyesuaian Level PPKM Wilayah Jawa Bali

Published

on

Ilustrasi virus Omicron

GatraDewata | Jakarta – 08/02/2022 | Peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 dalam seminggu terakhir ini, jauh hari telah diprediksi oleh Pemerintah. Oleh karena itu, prinsip kehati – hatian dan kewaspadaan Pemerintah dalam menghadapi lonjakan yang relatif eksponensial tetap menempatkan keselamatan rakyat sebagai hukum tertinggi, dengan tetap memperhatikan keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat. Sebagai bentuk antisipasi kebijakan, Menteri Dalam Negeri telah memperpanjang dan memperbarui  level PPKM untuk wilayah Jawa Bali melalui diterbitkannya Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2022, tanggal 7 Februari 2021, yang akan mulai berlaku efektif pada tanggal 8 s.d. 14 Februari 2022.

Beberapa hal yang diatur dalam perpanjangan PPKM tersebut antara lain adanya perubahan jumlah daerah pada Level 1 yang mengalami penurunan dari 40 daerah menjadi 30 daerah, dan Level 2 dari 86 daerah menjadi 57 daerah. Sedangkan pada daerah yang berada pada Level 3 mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari 2 daerah menjadi 41 daerah. Peningkatan jumlah daerah yang berada pada Level 3 tidak semata-mata karena meningkatnya jumlah kasus positif yang salah satunya disebabkan oleh kasus omicron, tetapi juga karena faktor menurunnya tracing yang dilakukan dan mulai bertambahnya tingkat Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Safrizal ZA, dalam keterangan persnya, Selasa 8 Februari 2022 juga menjelaskan bahwa di dalam Inmendagri Nomor 9 Tahun 2022 terdapat beberapa penyesuaian diantaranya:

a. Pada daerah dengan status PPKM Level 3 memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Untuk industri penunjang ekspor, pengaturan shift maksimal 75% staf/shift di fasilitas produksi/pabrik, dan 25% untuk pelayanan administrasi.
  2. Supermarket, warteg/lapak jajanan, restoran, dan mall dapat beroperasi hingga pukul 21.00 dan pasar rakyat dapat beroperasi hingga pukul 20.00, dengan kapasitas maksimal 60%.
  3. Sedangkan untuk konstruksi swasta dapat beroperasi maksimal 50%, dan kapasitas tempat kegiatan seni, budaya, olahraga dan sosial masimal 25%, dan tempat ibadah maksimal 50%.

b. Pada daerah dengan status PPKM Level 2 terdapat beberapa penyesuaian diantaranya:

  1. Untuk industri penunjang ekspor, pengaturan shift maksimal 75% staf/shift di fasilitas produksi/pabrik, dan 50% untuk pelayanan administrasi.
  2. Supermarket, warteg/lapak jajanan, restoran, dan mall dapat beroperasi hingga pukul 21.00 dan pasar rakyat dapat beroperasi hingga pukul 20.00, dengan kapasitas maksimal 75%.
  3. Kapasitas maksimal tempat seni, budaya, olahraga, dan sosial adalah 50%, dan tempat ibadah maksimal 75%. Sedangkan untuk konstruksi swasta sudah dapat beroperasi 100%.

c. Pada daerah dengan PPKM Level 1, penyesuaiannya antara lain:

  1. Untuk industri penunjang ekspor, pengaturan shift maksimal 100% staf/shift di fasilitas produksi/pabrik, dan 75% untuk pelayanan administrasi.
  2. Supermaker, pasar rakyat, warteg/lapak jajanan, restoran, mall, dan bioskop sudah dapat buka dengan kapasitas 100% hingga pukul 22.00.
  3. Masih terdapat pembatasan kapasitas maksimal untuk tempat kegiatan seni, budaya, olahraga dan sosial, tempat ibadah, dan fasilitas umum yaitu maksimal 75%.

Safrizal menambahkan bahwa di dalam Inmendagri kali ini, anak – anak usia dibawah 12 tahun diizinkan untuk berkunjung ke tempat – tempat keramaian. seperti pusat perbelanjaan, mall, bioskop, dan berbagai tempat fasilitas umum, dengan pendampingan orang tua dan harus menunjukkan sertifikat vaksin minimal dosis pertama. Namun apabila anak – anak ingin mengunjungi taman bermain, maka harus menunjukkan bukti vaksinasi dosis kedua.

Khusus pada Industri orientasi ekspor dan domestik pada daerah PPKM Level 2 dan Level 3 dapat beroperasi 100% dengan syarat telah memiliki IOMKI, minimal 75% karyawannya telah dilakukan vaksinasi dosis kedua, dan dilakukan pengecekan menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Penggunaan aplikasi PeduliLindungi juga perlu dioptimalkan di semua sektor mulai dari perkantoran, pusat perbelanjaan, transportasi, hingga tempat restoran dan kafe sebagai bagian yang integral dalam upaya tracing dan tracking guna menekan transmisi penyebaran Covid-19.

Dalam hal kegiatan belajar mengajar di Level 3 maka pelaksanaannya berpedoman pada Keputusan Bersama 4 Menteri yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negri Nomor 05/KB/2021, Nomor 1347 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/Menkes/6678/2021, Nomor 443-5847 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid19.

Safrizal turut menghimbau kepada seluruh Pemerintah Daerah untuk terus mengakselerasi capaian vaksinasi, termasuk pemberian vaksinasi ketiga (booster) serta terus memperkuat aktivasi Posko ditingkat Desa dan Kelurahan sampai RW/RT. Seruan ini sejalan dengan himbauan bagi masyarakat yang terkonfirmasi positif tanpa gejala maupun bergejala ringan untuk tetap tenang dan melakukan isolasi mandiri maupun di tempat isolasi terpusat yang telah disediakan oleh Pemerintah Daerah. Penanganan di tingkat hulu ini penting untuk sebagai satu strategi mitigasi yang mengurangi tekanan di sektor hilir Rumah Sakit, sehingga Bed Occupancy Ratio (BOR) dapat terjaga, khsusnya bagi pasien dengan gejala berat atau penyertaan komorbid.

Di akhir keterangan persnya, Safrizal ZA menegaskan kembali bahwa adanya Varian Omicron sekali lagi membuktikan bahwa Pandemi Covid-19 ini belum berakhir, kita harus terus meningkatkan kewaspadaan, hindari kerumunan dan jangan kendor sedikitpun dalam disiplin protokol Kesehatan.<>

Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri

Continue Reading

Trending

Copyright © 22 Juni 2013 Gatradewata. Pesonamu Inspirasiku