Connect with us

Pariwisata dan Budaya

Indonesian Housekeeper Association (IHKA) Bali, Menggelar Talkshow dan Exhibition 2018.

Published

on


GATRADEWATA.COM || Sanur, 5 Mei 2018.

Indonesian Housekeeper Association (IHKA) Bali kembali menggelar agenda tahunannya pada Sabtu 5 Mei 2018 di Grand Ballroom Sanur Paradise Plaza Hotel. Agenda kegiatan tahun ini diawali dengan pembukaan yang dilakukan oleh Ketua BPD PHRI Bali, Dr. Ir. Tjokorda Oka Arta Ardana Sukawati, M.Si, kemudian pengukuhan kepengurusan IHKA Bali 2018-2021, didampingi Bapak Rahmat Subianto, Ketua DPP IHKA, lalu talkshow dengan tema “Creativity for Opportunity“. Acara dilanjutkan presentasi product knowledge dari para vendors  yang turut berpartisipasi. Puluhan vendors berasal dari perusahaan distributor dan supplier berbagai produk perhotelan seperti linen, spring bed, Amenities, liquid dan lain sebagainya.

Bapak Nyoman Sugiarta, CHA, ketua terpilih periode ke-6 menyampaikan, “Ini merupakan komitmen kami di IHKA Bali untuk senantiasa menggelar kegiatan yang bermanfaat bagi seluruh anggota, menambah keterampilan dan wawasan seluruh anggota IHKA Bali khususnya, memperkuat dan memperteguh persaudaraan. Tahun ini hadir kurang lebih 520 orang para housekeepers dan executive room division yang mengikuti acara pada hari ini. Sekaligus kami menegaskan bahwa seluruh jajaran pengurus mengusung konsep luhur tradisi Bali yaitu menyamabraya; sah Lilik salunglung sabayantaka, bahwa persatuan dan integritas asosiasi ini merupakan simbol bahwa keberadaan kita benar-benar memberi manfaat bagi semua pihak untuk kebaikan pariwisata Bali.

Pada sesi talkshow menghadirkan keynote speaker antara lain Bapak Nyoman Kargana (Owner Langgeng Laundry Group) dan Bapak Nyoman Sukadana (CEO/Founder Elizabeth International) yang berbagi banyak pengalaman dan motivasi seputar dunia housekeeping sebagai profesi kepada para peserta acara. Moderator talkshow, Bapak Ketut Swabawa, CHA mengatakan, “Kami menghadirkan sosok pekerja keras dan penuh kreatifitas yang telah terbukti pencapaiannya hingga saat ini. Sehingga dapat menginspirasi keluarga besar IHKA Bali dalam meningkatkan kualitas diri dalam mencapai kesuksesan di masa mendatang”. Selanjutnya masing-masing vendors mempresentasikan produk-produk mereka ke seluruh peserta acara secara silih berganti dan diselingi dengan pemberian cenderamata dari IHKA Bali ke seluruh vendors yang berpartisipasi dan ikut sponsor acara.

Hadir pula pada kegiatan tersebut sebagai undangan diantaranya para mantan dan pendiri IHKA Bali, Bapak IB Wedasmara, Bapak Nyoman Astika serta Ketua DPP IHKA, Bapak Rahmat Subianto, pimpinan sekolah pariwisata, ketua asosiasi profesi dan usaha pariwisata serta para pimpinan vendor pendukung acara yang tidak hanya berasal dari Bali tapi juga dari luar pulau Bali. Acara sangat semarak karena turut dihibur stand up comedy Sengap Jaya asal Bali, hiburan musik dan tarian serta bagi-bagi banyak hadiah dan doorprize hingga berlanjut sampai acara makan malam bersama di tempat yang sama. <ydj>


Continue Reading
Advertisement

Daerah

Aliansi Pelaku Pariwisata Marginal Bali (APPMB) Sambut  Open Border Internasional

Published

on

Photo courtesy: baliairport.com

GatraDewata[Denpasar] – Telah diterbitkan Permenhumkam No MHH 02. GR.02.02/2021,  tentang Pemeriksaan Imigrasi Tertentu sebagai tempat masuk dalam masa penanganan penyebaran Corona virus disease 2019 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, per tanggal 17 September 2021. Permenhumkam tersebut pada intinya menyatakan bahwa, dalam Diktum ke 3, terlampir  tempat pemeriksaan Imigrasi untuk delapan Bandara, yakni:

  1. Kualanamo,
  2. Hangnadim,
  3. Soetta,
  4. Halim Perdana Kusuma,
  5. Yogyakarta,
  6. Juanda,
  7. Samratulangi, dan
  8. I Gusti Ngurah Rai.

Ini jelas, regulasi Open Border Internasional telah di tetapkan dan mefeka juga mendengar jika hari ini, 18 September, ada pesawat Qantas akan landing di bandara Ngurah Rai.

Hal ini membuat ketua APPMB, Puspa Negara, sumringah. “Tentu ini menjadi angin segar bagi pelaku pariwisata Bali, dan berharap para pemangku kepentingan segera mengambil langkah – langkah strategis tentang pemulihan pariwisata, dengan menyusun Time Schedule dan Program Prioritas Pergerakan Pemulihan Pariwisata secara Gradual,” cetusnya penuh semangat.

Ketua APPMB, Puspa Negara

“Kami APPMB sangat mengapresiasi Kemenkumham yang jelas telah menerbitkan regulasi secara bertahap: mulai permenkumham 11 tahun 2020 tentang pelarangan sementara warga asing masuk Indonesia; terus Permenkumham 27 th 2021 tentang Pemberian pembatasan visa; Permenkumham 34 tahun 2021 tentang Pemberian Visa masuk Indonesia; hingga Kepmenkumham No MHH 02.Gr.02.02/2021 sebagaimana disebutkan  diatas,” tambahnya.

“Ini terlihat regulasi yg mulai memberi angin segar pariwisata Bali. Oleh karena itu, kami mulai mempersiapkan semua sarana dan prasarana untuk siap membuka kembali usaha kami. Renovasi sudah kami lakukan dan bersiap untuk buka Advance Booking. Intinya kami telah sangat siap buka  ODTW, DTW dan ODTWK. BRAVO Kemenkumham.” tutupnya.[PT]

Continue Reading

Daerah

Punya Riwayat Sakit Kejang, Karyawan Hotel Meregang Nyawa di Dasar Kolam

Published

on

GatraDewata[Singaraja] – Gede  S (34 Tahun) yang beralamat di Banjar Dinas Geretek, Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula,  Kabupaten Buleleng, ditemukan  tenggelam di kolam renang Hotel A, Kamis (9/9/2021) pagi.

Beliau merupakan  karyawan Hotel A di divisi Engginering dan Pool Atendent.

Gede pertama kali ditemukan tenggelam di hotel A, yang juga beralamat di Banjar Dinas Geretek, oleh rekan kerjanya – Nengah Suarjaya.

Setelah melihat kejadian tersebut, Nengah Suarjaya kemudian memberitahu Gede Mustika, juga merupakan teman kerja, bahwa Gede S tenggelam di kolam dengan kedalaman sekitar 1,5 meter.

Lantas keduanya berupaya menolong korban dengan mengangkatnya ke pinggir kolam. Saat itu kondisinya sudah dalam keadaan tidak bernapas. Selanjutnya saksi-saksi bersama warga sekitar meminta bantuan medis dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tejakula guna penanganan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan medis Puskesmas Tejakula, dr. Gede Megantara Putra, bahwa tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan pada tubuh korban. Gede dinyatakan sudah meninggal sekurangnya 4 jam sejak ditemukan dan mulut mengeluarkan busa.

Dari pihak keluarga  yang diwakili Kadus Geretek, Gede Supama, bahwa pihak keluarga sudah mengikhlaskan  ini adalah sebuah musibah. Dan tidak menuntut secara hukum pihak manapun dan menolak dilakukan pemeriksaan lebibb dalam (Autopsi). Serta dari keterangan keluarga, Gede S memang memiliki riwayat penyakit kejang – kejang sejak sekitar 2 bulan yg lalu.(Mga).

Continue Reading

Daerah

Bukan Soal Kuliner dan Angin Segar Saja, Anda Bisa Nikmati Wahana Ini di Serangan

Published

on

Photo courtesy: befreetour.com

GatraDewata[Denpasar] – Sebagaimana diketauui bahwa sepanjang jalan Serangan, Denpasar, menjadi salah satu tempat rekreasi untuk melepas kepenatan. Terlebih dengan pemberlakuan PPKM selama berminggu – minggu. Rasa bosan akan menguap ketika dibawa ke tempat ini.

Dulunya tempat ini hanya populer dengan wisata mancing, kuliner dan sekedar cari angin segar atau refreshing. Sampai sekarangpun kegiatan tersebut masih tetap eksis. Malah banyak terlihat perkumpulan motor yang nongkrong di sepanjang jalan ini, khususnya saat weekend.

Suasana dekat jembatan Serangan tampak ramai oleh pengunjung

Kini, sejak beberapa minggu belakangan, Anda bisa bernostalgia ke masa lalu: naik Dokar (andong). Ada dua Dokar yang terparkir menunggu peruntungan, persis di pintu masuk Pulau Serangan, dekat pertigaan Bypass Ngurah Rai. Spot ini merupakan starting point mereka jika ada yang menggunakan jasanya. “Kita mulai dari sini menuju jembatan, kemudian putar balik kesini lagi,” jelas Pandi, salah satu operator Dokar.

Pandi juga menambahkan jika dulu ia beroperasi di seputaran pantai Kuta. “Sebelum pandemi  melanda, kami bersama sekitar 40 operator lainnya mangkal di pantai Kuta. Karena disana sepi, sejak dua minggu lalu, kami mencoba peruntungan disini,” tambahnya penuh harap.

Naik wahana Dokar bisa memberi pengalaman baru bahi anak – anak, atau sekedar bernostalgia bagi para orangtua

Ketika ditanya soal ongkos beliau sangat diplomatis. “Kita yang penting sama – sama jalan aja; untuk sekali putaran, sekeluarga, saya kasi dah 50 ribu. Biasanya kalau di pantai Kuta sampai 200 ribu. Idealnya satu keluarga terdiri dari orangtua dan dua anak, bisa sampai lima orang,” paparnya.

Beliau juga menjelaskan jika rute satu putaran yang ditempuh bisa mencapai hampir 3 kilometer.

Usaha layanan naik Dokar inipun mengikuti iklim kunjungan warga di Serangan. “Untuk sementara kami hanya hadir saat akhir pekan saja. Pada hari – hari biasa terbilang sepi.” tutupnya ramah.[SWN]

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 Gatradewata. Ringan, Cerdas dan Tajam