Connect with us

Daerah

Hujan Telah Berlalu, Jl. Batuyang Masih Tetap Kumuh

Published

on


Jalan Batuyang terlihat kumuh

GatraDewata[Gianyar] Meskipun hujan sudah berlalu sejak beberapa hari lalu, sebagian warga di sepanjang Jl. Batuyang masih direpotkan oleh luapan air got. Hingga pagi ini, Kamis, 18 Maret 2021, terlihat luapan air mulai dari depan Gang Camar hingga Gang Pipit cukup deras.

Kondisi tersebut cukup merepotkan karena luapan air yang dilalui kendaraan menimbulkan cipratan yang bisa mengotori pengendara lain dan warga sekitar. Otomatis pengendara yang lewat disini harus melaju sepelan mungkin.

Kondisi paling parah terjadi di areal depan Perumahan Taman Sari dan pertigaan Gang Pipit. Di dua titik ini air got tersumbat total sehingga seluruh volume got meluap ke jalan. Bukan hanya becek, luapan air dan tumpukan sampah membuat pemandangan sepanjang jalan terlihat kumuh.

Kakek Enteg mengambil inisiatif membersihkan sendiri got di depan rumahnya

Tampak seorang kakek sepuh, Enteg, sedang membersihkan got di depan rumahnya, persis di sebelah Perum Taman Sari tadi.

“Setiap hujan airnya meluap disepanjang jalan ini,” ucapnya sembari menunjukkan seberapa jauh dampak luapan air di wilayahnya.

Kakek Enteg juga menambahkan jika pembersihan got ini dilakukan secara mandiri karena sudah tidak tahan dengan kondisi becek yang berlarut – larut. “Belum ada petugas yang menangani luapan ini, saya lakukan ini dengan inisiatif sendiri,” tambahnya sembari menggaruk sumbatan.

Jika dilihat dari hasil kerjanya yang menggunung, tampak sumbatan tersebut diakibatkan oleh sampah plastik dan endapan pasir.

Beliau berharap ada tindak lanjut dari petugas terkait yang bisa segera menangani luapan air got ini.<swn>


Komang Swesen is a hotelier who has been in the field for more than two decades now. He loves writing that he already published 2 books about Butler and now active as an official journalist for Gatra Dewata Group.

Daerah

Bupati Buleleng Pimpin Apel Persiapan Pemilihan Perbekel Serentak 2021

Published

on

GatraDewata[Singaraja] – Sebagai wujud kesiapan atas tanggung jawab menjamin kemanan, ketertiban dan kelancaran pelaksanaan pemilihan perbekel serentak di kabuapten Buleleng, Kamis (28/10/2021) pagi, dilaksanakan apel gelar pasukan persiapan pelaksanaan perbekel serentak.

Sebagai pimpinan apel Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, S.T., menyampaikan, “pemilihan perbekel serentak dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 31 Oktober 2021, yang digelar di delapan kecamatan yang m3ncakup 40 desa,” ucapnya.

Untuk mengamankan jalannya pelaksanaan pemilihan dilakukan kordinasi dari seluruh pihak, baik dari pemerintah daerah, calon perbekel, panitia tingkat desa dan unsur pengamanan dari pihak TNI/Polri, Linmas serta pecalang maupun komponen masyarakat lainnya.

Ditegaskan Bupati Buleleng, bahwa kondisi wilayah Buleleng pada saat ini dalam keadaan kondusif, maka untuk itu untuk tetap dipertahankan, ini terjadi berkat kerja sama dan dukungan semua pihak yang bersinergi dengan baik. Dengan dukungan semua pihak, optimis pelaksanaan pemilihan perbekel serentak di kabupaten Buleleng berjalan sesuai harapan bersama yaitu aman, tertib dan damai.

“Sampaikan dan berikan pemahaman kepada masyarakat untuk ikut serta menjaga situasi yang tetap kondusif dalam pelaksanaan pemilihan perbekel,” tegas Buapti.

Bupati Buleleng juga menekankan kepada semua calon perbekel untuk menjaga situasi kemanan desa, jangan melakukan hal-hal yang dapat mencederai proses demokrasi, ikutilah proses pemilihan perbekel secara jujur agar menghasilkan pemimpin desa yang berintegritas.

Disisi lain Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto, S.I.K.,S.H.,M.M., yang juga hadir saat apel kesiapan pelaksanaan pemilihan perbekel serentak di kabupaten Buleleng menyampaikan, “sebanyak 424 personel di seprintkan dalam pengamanan mulai tahapan pengamanan kampanye dan pengamanan masa tenang;  pada saat pemilihan diseprintkan 319 personel untuk semua tempat pemilihan suara,“ ucapnya.

“Lokasi pemilihan perbekel yang agak rawan akan ditempatkan minimal 2 persoenl dan desa yang dianggap rawan terdapat di daerah barat sehingga nantinya   personel yang diseprintkan akan melaksanakan patroli rutin dengan menggunakan kendaraan roda dua  terutama didaerah pengunungan, bahkan disiagakan 1 peleton personel brimob,“ tambahnya.[MGA]

Continue Reading

Daerah

Polsek Kawasan Pelabuhan Celukan Bawang Gelar Persembahyangan Bersama

Published

on

GatraDewata[Singaraja] – Bertepatan dengan Anggar Kasih Julungwangi, Personil polsek Kawasan Pelabuban Celukan Bawang melaksanakan persembahyangan bersama. Ritual tersebut dalam rangka piodalan di pura padmasana Polsek Kawasan Pelabuhan Celukan Bawang, Selasa (26/10/2021).

Kegiatan persembahyangan dipuput oleh Jro mangku yang diikuti oleh seluruh personil dan Bhayangkari beragama Hindu.

Piodalan diawali dengan upacara Butha Yadya (mecaru), yang memiliki makna untuk menjaga keseimbangan dan keharmonisan alam semesta.

AKP I Made Suwandra, SH, mengatakan bahwa kegiatan piodalan sebagai wujud srada bhakti dan syukur kehadapan Ida Sang Hyang Widi Wasa, dengan tujuan agar seluruh jajarannya diberikan kesehatan dan keselamatan dalam tugasnya melayani masyarakat.

“Diharapkan dengan pelaksanaan persembahyangan dengan hati yang ikhlash, kusyuk dan memasrahkan diri kehadirat Ida Sang Hyang Widi Wasa diberikan berkah keamanan, kesejahteraan dan kedamaian bagi personil dan masyarakat di Wilayah Polsek Kawasan Pelabuhan Celukan Bawang,” ungkap AKP I Made Suwandra, SH.[MGA]

Continue Reading

Daerah

Hidup Sendiri dan Mengidap Hernia, Ketut Dana ‘Didatangi’ Kapolsek Singaraja

Published

on

GatraDewata[Singaraja] – Ketut Dana (75), kakek sebatang kara yang tinggal di gubuk, Dusun Delod Margi Desa Sari Mekar, menderita sakit hernia. Ia mendapatkan perhatian khusus Kapolsek Singaraja, Kolok Dewa Ketut Darma Aryawan, S.T ,M.M.

Kapolsek, bersama Ketua Bhayangkari Ranting Singaraja, langsung menemui Ketut Dana yang sedang duduk disamping gubuknya dan terlihat sangat memprihatinkan. Apalagi ia hidup hanya sendirian saja.

Kedatangan rombongan guna melakukan tali kasih kepada Ketut Dana, dengan memberikan dua paket sembako dan santunan seadanya. Tujuannya tidak lain untuk dapat mengurangi beban hidupnya.

Setelah menerima sembako, terucap kata-kata yang sedikit gugup dari Ketut Dana, “suksme pak Polisi dan Ibu Polisi, tiang sampun tekaine terus baange sembako (terimakasih pak Polisi dan Ibu Polisi, saya sudah didatangi dan diberikan sembako, red),” ucapnya.

Secara terpisah Kapolsek menerangkan, “kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan kegiatan tali kasih dari jajaran personel Polsek Singaraja,” ucapnya.

“Tali kasih yang dilakukan ini akan berlanjut dan memberikan bantuan, baik berupa sembako maupun dalam bentuk lain, untuk dapat meringankan beban idupnya di masa pandemi Covid 19,” imbuhnya.(MGA)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 Gatradewata. Ringan, Cerdas dan Tajam