Connect with us

Daerah

Ekonomi Kerthi Bali Dapat Lestarikan Keberadaan Gula Juruh

Published

on

Nyoman Nadiana (Don Rarre) pegiat UMKM produk lokal desa Les.

GATRA DEWATA ● BALI | Program Ekonomi Kerthi Bali yang dicanangkan oleh Gubernur Bali Wayan Koster di desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, dapat mengangkat potensi ekonomi di desa menjadi lebih luas lagi. Dari sisi manajemen, penjualan, pengemasan serta potensi yang dapat mendatangkan wisatawan ke wilayah desa tersebut. Tentu itu dapat menjadi contoh bahkan barometer wisata baru bagi Bali sebagai potensi ekonomi kerakyatan.

Program Desa Kerthi Bali Sejahtera (KBS) ini dihadiri oleh Koordinator kelompok ahli bidang Pembangunan Pemerintah Provinsi Bali, Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, MS., Akademisi Program Studi Kedokteran Hewan Universitas Udayana, bidang Parwisata Cipto Aji Gunawan (Praktisi Pariwisata) dan Sugeng Pramono, SE., S.Par. (Praktisi Pariwisata). Turut hadir juga anggota dari Non-Governmental Organization (NGO) Sea Communities, Luh Oka Puji Apsari, S.ST, M.Par., selaku Sub Koordinator Unit Substansi Ekonomi Kreatif (atau dulu disebut sebagai Kepala Seksi Ekonomi Kreatif) pada Dinas Pariwisata Provinsi Bali selaku Koordinator Desa Les (KorDes), dalam Tim Desa Kerthi Bali Sejahtera (Tim KBS) serta Aparat Perangkat Desa (APD) desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng dan perwakilan masyarakat.

“Program Desa Kerthi Bali Sejahtera (KBS) merupakan implementasi visi Pembangunan Daerah Bali Nangun Sat Kerti Loka Bali. Ini dapat membuka wisata baru serta mengangkat potensi lokal yang ada, “jelas Cipto Aji Gunawan, Selasa (29/03/2022), di Segara Lestari Villas.

Kegiatan ini bisa dapat secara langsung menganalisa potensi yang ada dari desa Les, seperti pembuatan garam, gula lontar (juruh), potensi air terjun dan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) dan apa yang menjadi kendala di masyarakat desa Les.

Contoh salah satu potensi ekonomi di desa Les yakni juruh. Juruh merupakan gula yang berasal dari olahan tuak lontar yang di karamelkan menjadi gula cair yang kadang bisa disebut orang gula bali. Proses ini memakan waktu 4 sampai 5 jam pemanasan.

Gula cair ini sungguh nikmat dan berbeda rasa dengan gula Bali pada umumnya, lebih gurih dan manis yang alami tanpa bahan tambahan lainnya. Berbincang dengan Nyoman Nadiana yang merupakan pegiat UMKM produk lokal desa Les.

“Hasil dari sadapan pohon lontar, tuak lontar ini dimasak selama 5 jam, setelah kental dari 8 liter tuak lontar akan hasilkan 1 liter gula juruh. Sekitar 1 botol mineral itu dijual kisaran 20 ribu sampai 30 ribu rupiah, “sebutnya Selasa (29/03/2022), di area pembuatan gula diatas bukit.

Nyoman Nadiana sangat konsen juga dalam pelestarian gula juruh ini, dalam beberapa artikelnya menyebutkan bahwa sudah mulai langka masyarakat yang dapat menyadap pohon lontar untuk dapat tuak manis (sari pati nira lontar) sebagai bahan baku gula juruh, lantaran pohon yang sangat tinggi hampir diatas 25 meter yang berbuah setelah 20 tahun.

“Mengambilnya memerlukan keahlian khusus, dan sudah banyak juga korban jatuh. Perlu perhatian pemerintah dalam melestarikan hal ini, mungkin menyediakan alat panjat yang lebih aman, “sebutnya menambahkan.

Perhatian inilah yang mungkin harus diperhatikan oleh pemerintah kedepannya. Melihat salah satu wacana yang dilontarkan oleh kelompok ahli Gubernur, Sugeng Pramono, SE., S.Par.

“Kita akan upayakan pemerintah untuk melirik potensi ini. Dari sisi marketing penjualan kita akan buat botol yang lebih modern untuk pengemasannya, penjualan di marketplace, rasa gula ini sebenarnya premium dari gula biasanya, ini bagian dari kearifan lokal, “sebutnya di kantor perbekel desa Les.

Diharapkan adalah agar pengerajin penghasil gula juruh yang berjumlah 27 orang ini dapat terus dibina, diberikan penyuluhan tentang pengemasan, kebersihan agar kedepannya dapat meningkatkan nilai tawar gula juruh yang memiliki rasa seperti madu ini.

“Bila ini dapat dikemas lebih modern, kita akan bantu bicarakan ini dengan investor yang tertarik mengembangkan ini, “pungkas Sugeng. (Ray)


Kebanggaan sebagai wartawan adalah selalu silahturahmi kepada semua pihak, tetap belajar dan selalu konfirmasi dalam pemberitaan yang adil dan berimbang.

Daerah

TNI Membangun Pompa Hidram Atasi Kesulitan Air Bersih

Published

on

Danramil 1609 -09/Sawan sambut baik kunjungan kerja kasiops kasrem 163/Wira Satya tinjau dan cek pompa hidram di Desa Sekumpul

 

 

BULELENG – Kunjungan kerja Kasiops Kasrem 163/Wira Satya di Wilayah Kodim 1609 / Buleleng dalam rangka meninjau dan mengecek pompa hidram (Air Bersih) di Desa Sekumpul Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng, Senin (28/11/2022).

Kedatangan Kasiops Kasrem 163/Wira Satya Kolonel Inf Komang Agus Marthana Putra disambut baik oleh Danramil 1609 – 09/Sawan Kapten Inf Made Suparsana.

 

Pembangunan Pompa hidram selain untuk keperluan keluarga seperti masak, mencuci, mandi dan keperluan lainnya juga untuk memenuhi kebutuhan pertanian dan peternakan.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasiops Kasrem 163/Wira Satya Kolonel. Inf. Komang Agus  Marthana Putra, Pjs Pasi Ter Kodim 1609/Buleleng Kapten Inf Made Suradnya Danramil 1609-09/Sawan Kapten Inf Made Suparsana,Pjs Dan Unit Inteldim 1609/Buleleng Letda Inf. Chris Pelris Patah,Pegawai Dinas PU Kabupaten Buleleng Perbekel Desa Sekumpul Made Suarta. (Mga)

Continue Reading

Daerah

Antisipasi Gejala PMK, Babinsa Koramil 04/ Tejakula Cek Kondisi Hewan Ternak

Published

on

Antisipasi gejala PMK, Babinsa Koramil 1609 -04/ Tejakula cek kondisi ternak warga

 

BULELENG – Senin (28/11/2022) Babinsa Desa Madenan Serda I Putu Suwidana Yasa Koramil 1609 -04/ Tejakula Kodim 1609/ Buleleng cek kondisi ternak hewan babi antisipasi wabah PMK di Desa Madenan Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng.

Babinsa temui warga yang memiliki hewan ternak Babi yang tinggal di Dusun Keduuran Desa Madenan dan cek kondisi babi tersebut bersama sama antisipasi gejala akan tumbuhnya Penyakit Mulut dan Kuku.

Babinsa sampaikan kepada pemilik hewan ternak Babi tersebut bahwa PMK sendiri merupakan penyakit hewan yang disebabkan oleh Apthovirus. Umumnya penyakit ini menyerang hewan berkuku genap seperti Babi, kerbau, kambing, domba, sapi, dan beberapa jenis hewan liar seperti jerapah dan gajah.

Secara umum PMK menimbulkan beberapa gejala klinis yang sama seperti Kepincangan, air liur berlebih atau berbusa, pembengkakan kelenjar submandibular, lepuh di sekitar mulut, lidah, gusi, nostril, kulit sekitar teracak, dan puting, hewan terlihat lemah, sering berbaring, demam hingga 41 derajat Celcius.

Untuk itu serda putu sampaikan pada para warga pemilik hewan ternak apabila di dapati gejala tersebut segera menghubungi Dokter hewan ataupun Babinsa guna dilakukan pengecekkan dalam kesempatan pertama. (Mga)

Continue Reading

Daerah

Berbela Sungkawa, Danramil 06/ Banjar Beserta Anggota Melayat Kerumah Duka

Published

on

Berbela sungkawa Danramil 06/Banjar beserta anggota melayat kerumah duka

 

BULELENG – Danramil 06/Banjar Kodim 1609/Buleleng Kapten Inf Gede Oka beserta anggota melayat sekaligus mengucapkan belasungkawa ke rumah salah satu warga masyarakat Komang Maha Kunda.

Senin (28/11/2022) di rumah duka Banjar Dinas Ambengan Desa Banjar Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng almarhum meninggal karena sakit.

 

Pada kesempatan tersebut Danramil 06/Banjar Kapten Inf Gede Oka menyampaikan ucapan turut berduka cita atau belasungkawa atas kepergian almarhum semoga mendapat tempat yang layak dialam sana serta keluarga yang ditinggal diberikan ketabahan dan kekuatan.

 

” Kami beserta anggota turut berduka cita atas meninggalnya almarhum, dumogi Amor Ring Achintya, ” ucap Danramil, seraya berdoa agar keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan.

 

Sementara itu dari pihak keluarga almarhum mengucapkan terimakasih kepada Danramil dan anggota yang telah berkenan hadir ke rumah duka dan turut mendoakan almarhum.

 

Sesuai rencana almarhum akan dimakamkan Besok Hari Selasa 29/11/ 2022.

 

” Kami juga mohon pada saat upacara pemakanan dapat diberikan bantuan tenaga pengamanan untuk kelancaran prosesi almarhum “, pinta pihak keluarga kepada Danramil yang menyatakan kesiapannya untuk membantu kegiatan pemakaman. (Mga)

Continue Reading

Trending

Copyright © 22 Juni 2013 Gatradewata. Pesonamu Inspirasiku