Connect with us

Politik

Dukungan Mengalir Paket Jaya-Wira Untuk Lanjut 2 Periode

Published

on


TABANAN – Tokoh kader PDI Perjuangan Tabanan mulai aktif mengambil posisi tawar untuk melanjutkan kepemimpinan pasangan I Komang Gede Sanjaya dan I Made Edi Wirawan atau disingkat (Jaya-Wira). Ada segelintir nama seperti I Made Urip, I Gde Purnawan dan I Made Dirga.

Pilkada Tabanan 2024, dipastikan PDI Perjuangan tetap merekomendasikan pasangan Jaya – Wira yang merupakan incumbent masih kokoh dan kuat untuk melanjutkan kepemimpinan di Tabanan.

Ini disebabkan karena Partai seperti PDI Perjuangan selalu melihat rekam jejak dari kedua pemimpin tadi dalam sejumlah pembangunan di Tabanan. Seperti yang disampaikan oleh salah satu media Tabanan yang mengatakan bahwa I Wayan Subawa selaku tokoh masyarakat asal Desa Pangkung Karung, Kecamatan Kerambitan Tabanan, mengatakan masyarakat di desa tetap menginginkan paket Jaya-Wira jilid II dilanjutkan.

Ini lantaran karena berbagai alasan dan pertimbangan mendasar yang membuat paket Jaya – Wira harus dipanjutkan untuk perioade 2024-2029 mendatang.

“Diantaranya sudah banyak terbangun infrastruktur di Tabanan. Seperti Jalan, Jembatan dan jalan subak untuk pertanian sudah terbangun”

“Banyak gedung OPD sudah terbangun pula, ” ungkapnya kepada awak media.

Apalagi yang mengkhusus dijelaskannya bahwa Wakil Bupati Tabanan I Made  Edi Wirawan selaku Ketua HKTI Tabanan telah banyak berbuat dari sisi pertanian dan seni budaya.

Bahkan yang menarik soal raihan suara PDI Perjuanga Tabanan pada pemilu serentak 2024 yang sudah digelar Februari lalu. I Komang Gede Sanjaya yang selaku Ketua DPC PDIP Tabanan dan I Made Edi Wirawan Wakil Ketua I DPC PDIP Tabanan telah sukses mengantarkan tambahan raihan suara kursi di DPRD Tabanan dari 28 kursi di Dewan Tabanan.

“Kini menjadi 31 kursi di DPRD Tabanan untuk pileg 2024”

“Bahkan dari 9 kabupaten/kota se-Bali hanya Kabupaten Tabanan yang mampu memenangkan PDIP. Baik hasil Pilpres dan Pileg”

“Sehingga saya rasa sangat pas pasangan Jaya-Wira diberikan reward untuk maju kembali memimpin Tabanan jilid II periode 2024-2029,” pungkasnya. (Ich)


Politik

Pilgub Bali 2024, Lawan Koalisi ‘Gajah’ Diperlukan 2 Matahari Kembar Koster – Giri

Published

on

DENPASAR – Deklarasi Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra (Rai Mantra) dan Made Muliawan Arya (De Gadjah) yang dikenal dengan Mantra – Mulia yang diklaim didukung oleh 11 partai politik maju ke Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2024, membuat kubu PDI Perjuangan harus konsentrasi penuh (incumbent) dalam menangkis perlawanan kali ini.

Belum lagi isu yang dihembuskan bahwa De Gadjah mengklaim sudah mendapatkan restu dari Presiden Joko Widodo dan Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk menjadi bakal cagub dan cawagub Bali periode 2024-2029.

“Pasangan bakal calon yang didukung oleh bapak Presiden Jokowi dan bapak Presiden terpilih Prabowo Subianto yaitu pasangan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra sebagai bakal calon Gubernur Bali dan Made Muliawan Arya, sebagai bakal calon wakil Gubernur Bali,” ungkap De Gadjah usai Rapat Koordinasi Pilkada 2024 bersama partai pengusung di Denpasar, Bali, Jumat (24/5).

Koalisi mereka juga dikatakan mengantongi 11 DPW Partai yang tergabung di KIM dan di luar KIM wilayah Bali, yakni Partai Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, PBB, PSI, Gelora, Garuda dan Prima. Sementara yang di luar KIM adalah Partai Nasdem dan PKB.

Sedangkan kubu sebelah, dorongan pasangan bacagub dan bacawagub Bali dalam tubuh internalnya (PDIP) mengalami ‘turbulence’.

“Sedangkan kita didalam…’Sebet yen tuturang’ (sedih kalo dibicarakan)”

“Disana mereka bersatu mau mengroyok”

“Mesiat (ribut) ditengah nyame PDIP Ne (saudara PDIP), dan itu kultur  budaya yang terjadi selama ini, ” ungkap salah satu kader yang gak ingin disebutkana namanya, Jumat (24/05/2024).

Ada lagi pengamat politik yang belum mau disebutkan namanya berucap, “Ya begitu lah Gerindra lagi kenceng Angin nya, PDIP dalam kondisi tidak baik baik saja!  KIM bergerak maju ingin menumbangkan PDIP, PDIP riweh dan ribut Kekuasaan di internal Partai akhir Nanti PDIP akan tumbang di bali, ” ungkapnya, Jumat (24/05/2024).

Sedangkan posisi Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta lagi ‘on the top’ bila dilihat dari hasil survei elektabilitas bila disandingkan dengan I Wayan Koster sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali kedepan.

Bahkan dalam beberapa konsolidasi beberapa DPC PDIP sepakat dan berkomitmen untuk mengusulkan satu paket untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2024 yakni Wayan Koster dan I Nyoman Giri Prasta.

Terlihat aneh memang bila nanti mereka bersanding berdua diatas ring, Bali memiliki 2 matahari kembar yang sama – sama tanggung untuk melanjutkan cita – cita masyarakat Bali dengan ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ nya.

“Dua kader PDIP itu bisa saja ‘kawin paksa’ untuk berduet, ” ungkap Pengamat politik dari Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar I Nyoman Subanda dibeberapa media.

Memang tokoh dengan elektabilitas tinggi jarang mau untuk menjadi satu pasangan.

“Masalahnya sekarang apakah Koster yang akan direkomendasikan oleh PDIP atau Giri Prasta. Atau mungkin digabung istilah mereka ‘kawin paksa’, karena mereka sama-sama nggak mau berpasangan tapi ada kemungkinan ‘kawin paksa’ versi mereka”

Tentu ini solusi bagi PDIP untuk menghadapi keroyokan dari lawan politik mereka dalam menghadapi pilgub mendatang. (Tim)

Continue Reading

Pariwisata dan Budaya

Siapkan Terapis Standar Internasional, Ambara Wellness Gelar Pelatihan Bali Holistic Healer

Published

on

By

Pelatih dan Pemilik Yayasan Ambara Wellness, Dr Sagiananda, saat wawancara dengan media

GIANYAR – Kegiatan pelatihan trapis dengan menggali potensi pengobatan tradisional warisan leluhur Bali digelar oleh yayasan Ambara Wellness di Moksa Temple, Jl Nyuh Gading no 5 Mas Ubud (23/05/2024)

Dalam pelatihan ini diperkenalkan bagaimana menjadi seorang Bali Holistic Healer yaitu seorang penyembuh yang bisa menangani berbagai penyakit medis, non medis dan penyakit pikiran, dengan menerapkan teknik warisan leluhur Bali yang adiluhung.

Salah satu pemilik Yayasan Ambara Wellness, Dr Sagiananda, dalam kesempatan wawancara menyatakan, “Disini kita belajar bersama untuk mengenal tubuh kita sendiri, dikombinasikan dengan pengobatan Bali usada, mengenal filosofinya anatomi tubuh, olah pikiran baik secara sekala dan niskala serta termasuk pembuatan herbal tradisional yang alami.”

“Sudah hampir 25 tahun ini kita tergerak untuk menggali warisan budaya tradisional yang adiluhung ini menjadi terkenal di dunia Internasional, kita melatih dan menyiapkan tenaga terapis Holistik bersertifikat yang siap bekerja dan bersaing di industri wellness dunia,” tambahnya.

Penempatan tenaga trapis dari Bali yang bekerja di luar negeri harus bersertifikat dan mempunyai keahlian trapis profesional yang bertaraf internasional.

“Kita sudah menjalin kerjasama dengan negara Eropa, India, Thailand, Srilangka dan Jepang, kita membantu mengurus semua dokumen termasuk visa kerja disana,” ujarnya.

Masyarakat yang berminat belajar disini akan diberi kemudahan menimba ilmu tanpa dibebani biaya sampai mereka siap untuk bekerja.

“Setelah mereka bisa bekerja dan menghasilkan uang dari keahlian ini, barulah mereka nanti bisa mengganti biaya pendidikannya,” jelasnya.

Komisaris PT Siwa Ambara Bagiarta, Dr I Wayan Bagiarta SH MH

Komisaris PT Siwa Ambara Bagiarta, Dr. I Wayan Bagiarta SH, MH, menyatakan bahwa dirinya bekerja sama dengan para pengurus Yayasan Ambara Wellness bertujuan ingin meningkatkan sistem pengobatan tradisional Bali dan juga termotifasi untuk bisa membantu masyarakat yang ingin bekerja di industri wellness terutama ke luar negeri dengan mencetak tenaga terapis yang bersertifikat.

“Ditempat ini kami menyiapkan tempat pelatihan bersertifikat dan sekaligus menyiapkan lapangan kerja untuk penempatan di luar negeri.
Saya berharap usaha ini bisa terus maju dan berkembang terutama bisa berdampak pada generasi muda untuk bisa menggapai taraf hidup yang lebih baik,” jelasnya.

Selain di Ashram Nyuh Kuning Ubud, saat ini sudah ada tempat pelatihan dan terapi Ambara Wellness yang berlokasi di Darmasaba, Jl Trenggana Penatih, Karangasem serta direncanakan ada di Nusa Penida. (E’Brv)

Continue Reading

Politik

Paket Karisma Sulit Input Data Ke KPU, Ismaya: Apa ada Tanda Kutip Mempersulit Kami

Published

on

KARANGASEM – Paket Independen bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) Karangasem, I Wayan Kari Subali dan I Ketut Putra Ismaya Jaya  (Karisma) sepertinya was – was dalam menghadapi Pilkada serentak 27 November mendatang.

Mereka mendapatkan kendala teknis dalam menginput data melalui aplikasi SILON milik KPU. Hard copy syarat dukungan  yang dimiliki harus sudah disetor ke KPU Karangasem, Minggu (12/5/2024), besok.

Diketahui sebelumnya, deklarasi untuk duet Kari Subali-Ismaya itu berlangsung di Posko Pemenangan, Jalan Untung Surapati, Amlapura, Karangasem. Dihadiri oleh perwakilan anggota Dewan Perwakilan Masa (DPM) Bali dan Yayasan Ksatria Keris Bali di Kabupaten Karangasem, Selasa (30/4/2024).

Ismaya dalam unggahan video tiktok mengungkapkan kekecewaannya, lantaran desakan waktu penginputan semakin dekat dan kendalanya error pada server KPU dalam upaya penginputan di markas pemenangan paket Karisma.

“Kami menghadapi kendala yang luar biasa, penginputan data SILON itu tidak mudah dan tidak gampang”

Ia juga mengatakan bahwa dirinya sudah menghubungi pihak KPU Karangasem bahkan sampai ke KPU Provinsi untuk masalah penginputan data.

“Apakah ini mungkin ada tanda kutip melakukan upaya hal – hal yang mempersulit kami sebagai bakal calon independen (Karisma) untuk maju untuk berbuat kepada tanah Karangasem kami, ” ujarnya

Data yang masuk dikatakan mampu sekali input 2.000 orang tetapi 200 orang saja susah masuk. Sedangkan syarat yang dibutuhkan untuk maju sebagai calon independen adalah 33.053 sedangkan dirinya mengaku sudah mengantongi dukungan dari masyarakat Karangasen sebesar 41.000 KTP.

“Kami mohon doanya untuk dapat berbuat kepada tanah Karangasem, ” pungkasnya. (Tim)

Continue Reading

Trending

Copyright © 22 Juni 2013 Gatradewata. Pesonamu Inspirasiku