Connect with us

Global

Dibui Akibat Gunakan Ganja sebagai Obat, Senator Fachrul Razi: Manfaat Ganja untuk Selamatkan Nyawa Perlu Jadi Pertimbangan Hukum

Published

on


GATRADEWATA|| Denpasar, Sabtu .19 January 2019.BIREUEN Senator DPD RI asal Aceh, H. Fachrul Razi, MIP merasa prihatin atas nasib Jamin Abdullah (64 tahun) yang saat ini menghuni Rumah Tahanan (Rutan) Cabang Kabupaten Bireuen. Pria lansia tersebut sedang menderita sakit dan selama ini mengkonsumsi air rebusan daun ganja sebagai obat. Akibatnya, dirinya mendekam dalam tahanan dan sedang menjalani proses hukum.

Pria renta yang beralamat di Desa Mon Keulayu, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Aceh itu menangis dan memeluk Senator Fachrul Razi saat mengunjunginya pada Kamis (17-1/2019). Jamil Abdullah meminta bantuan Fachrul karena dirinya merasa tidak bersalah.

“Saya hanya meminum air rebusan dari daun ganja karena saya menderita sakit sekali, dan air itu yang menyambung nyawa saya hingga masih hidup sampai sekarang,” jelas Jamin Abdullah.

Menurut Fachrul Razi, secara hukum di Indonesia, dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 1997 tentang Narkotika, ganja termasuk dalam Narkotika Golongan I yang jika ditanam, dipelihara, dimiliki, disimpan dapat dikenai sanksi pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 500.000.000,-

Menurut Fachrul, dilihat dari sisi medis, bahwa secara tradisional selama ini ganja dipergunakan untuk obat, dan dapat menyembuhkan penyakit. Ganja memiliki manfaat untuk menyembuhkan penyakit mulai dari epilepsi, diabetes, hingga kanker. “Ini harus menjadi pertimbangan hukum, karena penggunaan ganja juga untuk menyelamatkan nyawa seseorang dari penyakit,” sebut Fachrul Razi.

Tambah Fachrul Razi, ia mengatakan secara medis memang ganja dapat digunakan untuk kesehatan, tapi sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku. Ganja bisa digunakan untuk mengatasi dan mencegah mata terkena penyakit glukoma, yang meningkatkan tekanan dalam bola mata, merusak saraf optik, dan menyebabkan kehilangan penglihatan. Namun begitu, meskipun manfaat medisnya secara positif penting, tapi kalau penggunaannya tidak digunakan dengan baik dan bijak, dan juga terlalu banyak akan berbahaya bagi pasien.

“Saya aktivis Anti Narkoba, namun secara kemanusiaan saya akan perjuangkan secara hukum agar ganja dapat digunakan sebagai obat dengan aturan yang jelas. Ada ribuan pasien dan orang miskin yang dapat kita selamatkan nyawa mereka akibat menderita epilepsi, diabetes, hingga kanker dengan manfaat medis ganja secara kesehatan,” tutup Fachrul yang sedang mencalonkan diri lagi sebagai Senator DPD RI dari dapil Aceh untuk periode kedua 2019-2024 ini. ( INN.W)


Continue Reading
Advertisement

Global

PPWI Berduka

Published

on

GATRADEWATA.COM||INNALILLAHI WA INNAILAIHI ROJIUN… Telah berpulang kerahmatullah dengan tenang, sekitar jam. 02.00 dini hari tgl. 18 Juni 2019, Bpk. DR. H. Syahril, S.Pd., MM.

Beliau adalah salah seorang Anggota DPRD Periode 2019 – 2024 Kota Pekanbaru yang terpilih pada pemilu 17 April 2019 lalu.

Pak Syahril juga adalah Ketua Dewan Penasehat PPWI Riau, dan Ketua Yayasan Kansai (yang didirikan bersama Wilson Lalengke, Sekretaris Yayasan Kansai Pekanbaru).

Semoga beliau berpulang dgn Husnul Khotimah menemui Ilahirobbi diampunkan segala dosanya serta dilipatgandakan seluruh amal kebajikan Beliau semasa hidup serta ditempat kan yg terbaik oleh Allah SWT.

Bagi keluarga yg ditinggal diberi kesabaran dan ketabahan untuk menerima ketentuan yg Maha Kuasa…… Aamiin YRA.( Redaksi)

Continue Reading

Global

Raja Maroko Ucapkan Selamat Kepada Joko Widodo

Published

on

GATRADEWATA.COM||Rabat – Raja Maroko, Yang Mulia Mohammed VI mengirim pesan ucapan selamat kepada Joko Widodo, atas terpilihnya kembali sebagai Presiden Republik Indonesia, Rabu, 22 Mei 2019.

Dalam pesan yang dipublikasikan melalui berbagai media di Maroko itu, Pemimpin Kerajaan Maroko ini menyampaikan ucapan selamat dengan setulus-tulusnya kepada Presiden Jokowi atas kepercayaan baru yang diberikan kepadanya oleh rakyat Indonesia untuk memimpin mereka menuju kemajuan dan kemakmuran lebih lanjut.

Pada kesempatan ini, Yang Mulia Mohammed VI juga menyatakan kepuasannya atas terjalinnya ikatan hubungan persaudaraan yang kuat dan solidaritas aktif yang menyatukan kedua bangsa, Indonesia dengan Maroko selama ini.

Yang Mulia Raja Maroko juga menegaskan kembali tekadnya untuk terus bekerjasama dengan Widodo dalam memperkuat hubungan kerjasama yang bermanfaat bagi Maroko dan Indonesia dan memperluas bidang-bidang kerjasama mereka demi melayani kepentingan kedua bangsa yang bersaudara ini.

Sumber: Press-release Kedubes Maroko di Jakarta

Continue Reading

Global

Kesederhanaan Dalam Persatuan Persaudaraan.

Published

on

GATRADEWATA.COM||Denpasar Bali, Hari perayaan HUT Kopassus yang ke 67 dirayakan Syukuran pada tanggal 30 April 2019 dengan Khidmat dan bergembira dalam suasana Negeri yang sedang menunggu perhitungan bagi kepemimpinan tertinggi negara ini. Terlihat seorang dengan wajah kental seorang prajurit Komando tulen memperkenalkan nama diri “Sertu Andre leimena” ikut menghibur, bernyanyi, terlihat sekali keakraban sebuah korp. baret merah termasuk bagian utama Bangsa ini dalam ruangan kecil dan perayaan yang sederhana ini.

Komando Pasukan Khusus yang disingkat menjadi Kopassus adalah bagian dari Komando Utama (KOTAMA) tempur yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat, Indonesia. Kopassus memiliki kemampuan tempur khusus seperti bergerak cepat di setiap medan, menembak dengan tepat, pengintaian, dan anti teror. Yang pergerakannya sudah tercium harus dan yang memiliki kasta tertinggi sebagai alat tempur negara.

Acara ini dihadiri oleh Komandan, Atasan & Senior serta rekan-rekan Korp Baret merah seluruh wilayah Bali, yang diadakan di gedung Zidam IX Udayana. TNI aktif menggunakan baju kebanggaan PDL DM atau PDH TNI AD Baret merah, Purnawirawan Seragam Kobame/Batik Baret merah, AKBM menggunakan Seragam AKBM/Batik.


Kolonel Inf Eko Suprihanto, pamen di kodam IX Udayana ini
terlihat memberikan sambutan dan cerita pengalaman beliau dimedan tempur dan persatuan dan persahabatan dalam korp. Kopassus kepada kawan-kawan di Acara itu “syukuri apa yang ada, Komando harus selalu menjadi hati kita dimana pun kita berada, baret merah tidak luntur dan tetap exist, Komando itu never give up. Hidup itu tentang berbagi”ujar Beliau.

Kita semua berharap negeri selalu dalam keadaan damai dan menuju sejahtera, maju dan pantang mundur, suara dari sebagian bait lagu yang dibawakan sebagai penutup acara perayaan Hut Kopassus ini yang lahir tanggal 16 April 1952 ini. Komando. (Ray)

Continue Reading

Wonderful Indonesia

Ads

Trending

Copyright © 2019 Gatradewata. Ringan, Cerdas dan Tajam