Connect with us

News

Dandim 1617/Jembrana Berikan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Dan Taruna Akmil Di SMAN 1 Negara

Published

on


Jembrana – Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Teguh Dwi Raharja, S.Sos memberikan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Taruna Akmil di Sekolah SMAN 1 Negara Kelurahan Dauhwaru Kecamatan Jembrana (24/07).

Kegiatan diawali dengan Upacara Bendera hari Senin dan bertindak sebagai Inspektur Upacara Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Teguh Dwi Raharja, S.Sos, selaku Danup, Siswa Bali Surya Ananta dan Paup, Siswa I Komang Ocha Kusuma Midana.

Dandim 1617 Jembrana Letkol Inf Teguh Dwi Raharja saat memberikan pengarahan kepada pelajar SMAN 1 Negara

Dalam Sambutannya Dandim 1617/Jembrana, Letkol Inf Teguh Dwi Raharja, S.Sos yang merupakan Putra Daerah mengucapkan terimakasih kepada Kepala Sekolah SMAN 1 Negara yang sudah bisa mendampingi hari ini, dimana adik-adik Akmil memberikan motivasi dan wawasan kebangsaan serta sosialisasi tentang bagaimana adik-adik Akmil memiliki masa depan yang yang cerah yang bagus menjadi harapan Bangsa dan Orangtua.

“Bagi Siswa-siswi agar selalu patuh terhadap Guru di sekolah maupun Orangtua dirumah dan bagi kakak-kakak kelas agar membimbing adik-adik kelas dengan baik dimana adik-adik ini merupakan duta-duta terbaik Kabupaten Jembrana untuk itu tunjukanlah prestasi-prestasi untuk memberikan nama harum Kabupaten Jembrana dan jangan melanggar,” Tegas Dandim Teguh

“Bagi adik-adik jangan terlena dengan HP karena bisa merusak generasi jika di gunakan dari segi negatif untuk itu gunakanlah dengan hal-hal positif, sebagai anak lakukan yang terbaik dan harus mempunyai cita-cita untuk masa depan kalian dan menjadi lah kebanggaan Orangtua, sekolah dan Bangsa dan jangan menjadikan malu Orangtua serta harus menjadi generasi yang baik dan sukses,” pungkasnya

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian Sosialisasi oleh Taruna Akmil 2023 tentang Akademi Militer dimana Akademi Tentara Nasional Indonesia atau Akademi TNI adalah integrasi dari tiga matra di Tentara Nasional Indonesia, yaitu Akademi Militer (Akmil) yang terletak di Magelang, Akademi Angkatan Laut (AAL) di Surabaya, Akademi Angkatan Udara (AAU) di Yogyakarta.

“Akademi Militer adalah sekolah pendidikan TNI Angkatan Darat dan Sekolah Perwira Prajurit Karier TNI di Kota Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Akademi Militer mencetak Perwira TNI, Akademi Militer berada di dalam struktur TNI Mako Akademi Militer berada di Jl. Gatot Subroto, Kota Magelang, Jawa Tengah,” terang Siswa Taruna Akmil.

Terpantau hadir pula dalam kegiatan tersebut diantaranya, Kasdim 1617/Jembrana Mayor Inf I Gede Putu Wira Mahardika, Pasipersdim 1617/Jembrana Kapten Chb. Drs. Karyanto, Danramil 1617-01/Negara, Kapten Inf. I Nyoman Gde Andika S.H, Danramil 1617-04/Pekutatan Lettu Czi Ida Made Putra, Kepala sekolah SMAN 1 Negara Drs. I Putu Prapta Arya, M.Pd, Anggota Kodim 1617/Jembrana, Taruna Akmil TA. 2023 asal Jembrana Sersan Mayor Taruna Raul Yuana. S dan Sersan Mayor Taruna Made Alfian Dwianjaya, Para Guru SMAN 1 Negara, Siswa siswi SMAN 1 Negara, dengan Jumlah sekitar 1000 orang.

Kegiatan diakhiri dengan Pemutaran Vidio tentang memperkenalkan secara singkat kegiatan dan aktivitas pendidikan serta fasilitas yang diberikan Akademi Militer selama pendidikan yang ditempuh selama 4 tahun dan persyaratan menjadi Akademi Militer.


News

Tinjau Tower Turyapada, Kastawan Serukan Yel – yel

Published

on

Penulis : Dr.Eng. Ir. I Wayan Kastawan, ST., MA

Dosen di Prodi Arsitektur, FT, Universitas Udayana

BULELENG – Itulah yel-yel dari Perencana dan Manajemen Konstruksi (MK) LPPM Universitas Udayana bersama Gubernur Bali Periode 2018-2023 Bapak Dr. Ir. Wayan Koster, MM.

Kemarin sehabis keliling meninjau progress pembangunan Turyapada Tower yang menyisakan pekerjaan sebesar 2,7% dari keseluruhan 100%. Kontrak pembangunan tahap I (pertama) dari Kontraktor Pelaksana PT Hutama Karya KSO Yodya Karya akan berakhir pada tanggal 4 Juli 2024. Khusus Pembangunan Badan Tower akan selesai akhir Juni 2024.

Pembangunan Tahap II (Kedua) akan meliputi pengembangan kawasan konservasi dan wisata, jalan akses dari shorcut Singaraja-Mengwi. Pengembangan kawasan pariwisata dan pembangunan jalan akses ke lokasi selesai di tahun 2025 akhir.

Kawasan Turyapada Tower direncanakan berfungsi dan mulai beroperasi tahun 2026. Pengelolaan akan dilakukan dengan melibatkan pelaku usaha lokal profesional agar bisa memperoleh pendapatan optimal.

Wajah ceria dan sumringah terpancar dari semua yang ikut serta dalam kunjungan, kekaguman akan kemampuan Tim Perencana LPPM yang kesemuanya berasal dari Fakultas Teknik Universitas Udayana bisa menghasilkan ide kreatif bangunan Tower yang dirancang berbasis nilai-nilai kearifan lokal Bali, Sad Kerthi yang dibalut kompetensi keilmuan rekayasa teknik terapan (Socio Engineering Design) yang menembus cakrawala Ruang, Waktu dan Kondisi.

Tak cukup waktu sehari untuk menceritakan suka duka selama proses pembangunan Turyapada Tower, oleh karenanya akan ada “Museum Lini Masa Pembangunan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali”.

Keseluruhan proses dimulai dari Ide Bapak Dr. Ir. Wayan Koster, MM. Gubernur Bali Periode 2018-2023 untuk mengatasi banyaknya pendirian tower telekomunikasi di gugusan pegunungan Bali yang sakral dan indah, salah satu solusi adalah mendirikan satu tower terintegrasi untuk semua. Ide kreatif jenius dari Bapak Dr. Ir. Wayan Koster, MM. merupakan satu ide brilian lompatan berpikir di luar zona pemikiran pada umumnya (Thinking Out of the Box), solusi pemikiran yang belum pernah terpikirkan sebelumnya terhadap semerawutnya pembangunan tower tidak hanya di Bali tetapi juga di seluruh Tanah Air Tercinta.

Jika dalam penelitian di dunia kampus, penelitian tersebut telah mendapatkan “Novelty”, yaitu suatu pencapaian “Inovasi” pembaruan dari bangunan berfungsi tunggal yang hanya sebagai struktur bangunan “Tower Telekomunikasi” menjadi sebuah “Tower Terpadu Multifungsi” yang mengintegrasikan berbagai fungsi tidak hanya telekomunikasi tetapi juga akan menjadi wahana penelitian, pendidikan serta pariwisata edukasi kedepannya.

Fungsi utama Tower adalah untuk jaringan telekomunikasi dan jaringan siaran televisi digital yang menjangkau 80% wilayah Buleleng, Karangasem, dan Jembrana, sehingga masyarakat di Bali Utara tidak perlu lagi memakai antena parabola. Manfaat lainnya, Kawasan Turyapada Tower akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, khususnya di Buleleng yang akan berdampak sampai Tabanan. Menyeimbangkan pembangunanan antar wilayah Bali Utara, Bali Selatan, dan Bali Tengah.

Menjadi sumber baru Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Bali, Buleleng, dan Tabanan. Menjadi wahana pengembangan IKM dan UMKM serta ekonomi kreatif dan digital.

Kehadiran “Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali” juga menggambarkan lompatan berpikir “Manusia Bali” yang menggambarkan bahwa Manusia Bali saat ini masuk dalam katagori “Manusia Kabinawa”. Manusia Berilmu Pengetahuan Serba Bisa supaya lebih mengedepankan nilai “Berbudaya” dalam kehidupan berteknologi serba canggih yang tidak tersurat dalam konsep sebelumnya Revolusi Industri 4.0 atau Society 5.0.

Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali sebagai Lompatan Berpikir Gubernur Bali Periode 2018-2023 Bapak Dr. Ir. Wayan Koster, MM. untuk mengubah ancaman dan tantangan menjadi potensi serta kekuatan Bali sehingga dapat menumbuhkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru dengan tetap bertanggung jawab selaras dengan lingkungan dan kehidupan socio kultural Bali. (Tim)

Semoga Pembangunan terus Berlanjut …

We❤️ Bali Movement

 

#NangunSatKerthiLokaBali

#TuryapadaTower

#KBS6.0KerthiBali

#UniversitasUdayana

#LPPMUnud

#FTUnud

#KastawanArchitectAndPartners

Continue Reading

News

Dana Penunggu Pasien Tak Kunjung Cair, Dinsos : Kita Keterbatasan Dana

Published

on

Jembrana – Program dana penunggu pasien yang dicanangkan pemerintah kabupaten Jembrana untuk kesejahteraan masyarakat menemui kendala.

Program yang dikhususkan untuk keluarga pasien sampai hari ini (10/6/2024) mendapat keluhan beberapa warga khususnya keluarga penunggu pasien. Mereka menyampaikan pengajuan sudah dilakukan dari awal januari, “pengajuan sudah sekitar lima bulan lalu tapi sampai sekarang dana tersebut tak kunjung cair, padahal penandatanganan sudah saya lakukan pada pertengahan april lalu,” ucap salah satu warga.

Siang ini senin (10/6/2024) Gatra Dewata berkesempatan langsung menemui Komala Dewi selaku sekretaris Dinas Sosial kabupaten Jembrana di kantornya, Komala mengungkapkan untuk sekarang baru mencapai pencairan bulan november dan desember karena sebelumnya mendapat kendala terkait anggaran yang ada, “Kemarin kita ada kendala terkait dana yang ada, tapi untuk saat ini kita sudah proses pencairan mulai bulan januari,” Ujar Komala Dewi.

Ditanya terkait waktu normal pencairan Komala mengungkapkan biasanya paling lama tiga bulan, “Kalau dulu dari waktu pengajuan sampai ke proses dan pencairan paling lama sekitar 3 bulan, tapi sekarang karena besaran anggaran berkurang dari sebelum sebelum covid sebesar 2 millyard tapi setelah itu turun menjadi 900 juta jadi untuk pencairan membutuhkan waktu yang sedikit lama ya karena dana yang tidak ada, kalau proses disini sudah selesai tapi masalahnya kan dana yang tidak ada, tapi masyarakat tenang saja karena nanti kita ajukan di perubahan dengan besaran 1.5 millyard kepada BPKAD,” Tambah Komala.

Continue Reading

News

Bentuk Siswa Berkarakter Dan Cerdas, SMAN 5 Denpasar Siap Mendulang Prestasi

Published

on

By

Kepala sekolah SMAN 5 Denpasar, Dra, Cokorde Istri Mirah Kusuma Widiawati, M.Sos,

DENPASAR – Kenakalan siswa sekarang ini sudah semakin meresahkan itu bisa dilihat dari adanya sekelompok siswa dengan gengnya saling tantang melalui media sosial dengan membawa senjata tajam.

Ini menjadi perhatian khusus bagi sekolah, aparat penegak hukum bahkan tokoh agama sangat menyayangkan kejadian ini, dimana pendidikan ini menjadi tanggung jawab bersama baik guru di sekolah, orang tua juga masyarakat sehingga tidak saling menyalahkan.

Kepala Sekolah SMAN 5 Denpasar, Dra, Cokorde Istri Mirah Kusuma Widiawati, M.Sos, mengungkapkan perlunya pendekatan hati ke hati dalam menyelesaikan permasalahan yang ada.

Menurutnya siswa usia remaja sedang dalam proses masa mencari jati diri, saat mereka melakukan kesalahan jangan dimarahi tetapi diajak berkomunikasi apa yang menjadi masalahnya baik dirumah maupun diluar rumah.

Kondisi saat ini banyak orang tua sibuk dengan pekerjaan sehingga siswa tidak mendapat perhatian yang cukup karena siswa tidak bisa hanya diberi materi saja tetapi juga butuh dengan perhatian.

Dilain pihak, siswa juga dituntut mesti bisa menunjukkan prestasi diri sehingga membuat bangga keluarga.

Bila dirumah tidak mendapat perhatikan yang cukup maka mereka akan mencari perhatian diluar dengan kelompoknya, kalau salah langkah maka akan mudah terjerumus ke lingkungan pergaulan yang negatif.

Untuk itu menjelang masa pensiunnya ini, dirinya akan merubah visi misi SMAN 5 menjadi “Membentuk Siswa Cerdas yang Berkarakter”

“Selama ini saya mengkarakterisasi siswa dimulai dari kepala sekolah dulu baru ke semua yang terlibat dalam proses belajar di sekolah baik guru serta tenaga lainnya dan siswa,” ujarnya.

“Kami berkeinginan membangun karakter siswa yang baik dan menggali potensi kecerdasan dari anak-anak kami,” tambahnya.

Kejujuran dan disiplin harus ditanamkan kepada semua siswa tanpa mengabaikan aturan sekolah yang harus diterapkan.

Semua yang terlibat di sekolah hendaknya bisa menjaga disiplin dan kejujuran agar proses belajar bisa berjalan baik.

Guna menghindari kegiatan siswa yang tidak bermanfaat bahkan merugikan diri sendiri dengan kenakalan, sekolah juga harus menyiapkan dan memperhatikan kenyamanan fasilitas di sekolah sehingga waktu luang siswa bisa diisi dengan kegiatan positif dan bermanfaat seperti berkebun disekolah atau membaca buku diperpustakaan.

“Masalah pendidikan ke depan akan semakin komplek, kalau pendapat saya idealnya setiap sekolah ada tenaga Psikolog tamatan dari Perguruan Tinggi seperti UNUD di Bali, ini menjadi wadah bagi siswa untuk curhat, berkeluh kesah dengan berbagai permasalahnya baik di sekolah maupun dirumah,” ucapnya

Ditambahkan, di SMAN 5 sendiri sudah membuatkan tempat bagi siswa untuk mendapatkan pencerahan ajaran agama dengan tujuan membentuk karakter siswa berbudi luhur sesuai agama dari siswa masing-masing, yang diberi nama Pasraman Nuantara.

“Kata Nusantara ini mencerminkan gabungan dari berbagai agama yang ada dan diakui di Indonesia,” jelasnya.

Dengan pembangunan karakter siswa yang kuat dan ditunjang lingkungan sekolah yang sehat akan membentuk siswa yang cerdas dan berprestasi, sehingga permasalahan kenakalan siswa bisa diminimalisir. (E’Brv)

Continue Reading

Trending

Copyright © 22 Juni 2013 Gatradewata. Pesonamu Inspirasiku