Connect with us

Pariwisata dan Budaya

Amazing! Jangan Cuma Duduk Manis, Lihat Bagaimana Pizza Anda Diproses

Published

on


GatraDewata | Gianyar | Biasanya kalau mau makan ke resto kita otomatis menuju ke meja dan duduk manis. Kemudian, setelah menentukan menu yang mau dipesan, kita main gadget sambil menunggu makanan diproses sang koki.

Namun, tidak begitu dengan Bella Pizza Ubud. Di resto kecil ini Anda bisa mengikuti perjalanan Pizza yang akan Anda kunyah, mulai dari wujud adonan hingga menjadi hidangan diatas meja.

“Boleh kok, kalau mau divideoin, pak,” ungkap sang Koki ramah. Tangan langsung gercep merogoh HP dan acting layaknya videographer profesional.

Perlu diketahui juga, Bella Pizza memiliki dua pilihan tempat duduk: di depan menghadap jalan Tirta Tawar; atau, di belakang menghadap hamparan sawah. Pada kunjungan tempo hari, Sabtu (22/1/2022), kami memilih duduk di belakang. Dan, kami beruntung karena bisa menyaksikan sejoli (kakek-nenek) sedang mengendalikan hamparan tali diseputaran sawahnya, guna menghindari hama burung yang selalu siaga mengintai padinya.

Ternyata membuat Pizza tidak butuh waktu lama. Seluruh prosesnya bisa Anda ikuti videonya di Instagram kami. Soal rasa dan tekstur, biarlah Instagram itu yang menjawab semuanya. Yang jelas top banget dah.

Menu Pizzanya sangat beragam, setidaknya ada sembilan sensasi berbeda yang mereka tawarkan, termasuk yang paling umum: Margherita. Next, mereka juga terbuka bagi vegetarian, dan tersedia empat pilihan.

Untuk memulai ritual makan Pizza, mereka menawarkan Rucola dan Garden salad. Jika tidak berkenan makan sayuran tersebut maka anda bisa pertimbangkan French Fries.

Ketersediaan minuman sangatlah simple. Pilihannya antara soft drink, jus buah dan bir lokal. Tersedia juag white/red wine untuk pengalaman kuliner yang kebih yahud.

Sebagai bonus Anda bisa nikmati hamparan sawah pada radius yang sangat dekat. Jika sejoli tadi sedikit meleng, bukan tidak mungkin Anda akan menyaksikan burung- burung imut berpesta padi muda.[SWN]


Komang Swesen is a hotelier who has been in the field for more than two decades now. He loves writing that he already published 2 books about Butler and now active as an official journalist for Gatra Dewata Group.

Pariwisata dan Budaya

Kawasan Ekonomi Khusus Bali Akan Mampu Serap 99 Ribu Tenaga Kerja

Published

on

By

Rombongan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-kura Bali di Kelurahan Serangan, Denpasar Selatan, Bali, Sabtu (04/02/2023).

DENPASAR – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-kura Bali di Kelurahan Serangan, Denpasar Selatan, Bali, Sabtu (04/02/2023).

Ia berharap Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-kura Bali dapat menyerap lapangan pekerjaan sekitar 5.000 orang dan diproyeksikan Rp 15 triliun, yang nantinya diperkirakan mampu mendatangkan investasi mencapai Rp 104 triliun.sampai 30 tahun mendatang.

The Kura-kura Bali yang telah ditetapkan oleh sidang Dewan Nasional KEK pada 12 Januari 2023, dan saat ini tengah disiapkan dasar hukum berupa Peraturan Pemerintah.

” Jangka pendek lima tahun pertama investasi Rp 15 triliun, lapangan kerjanya sekitar 5.000 orang, lalu hingga 2052 diperkirakan akan menyerap hingga 99 ribu tenaga kerja, ” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Bali adalah wilayah Provinsi yang memiliki 2 KEK yakni KEK Kura-kura Bali dan KEK Sanur yang pembangunannya akan rampung akhir tahun ini.

” Saya berharap dengan adanya dua Kawasan ini (KEK) ekonomi Bali lebih sustain,” harap Airlangga.

” Angka investasi kawasan pariwisata sebesar 104 T itu angka yang besar. Multiplier effect-nya 1,8 kali lipat,” sebut Ketua Umum DPP Partai Golkar, ini.

Tuti Hadiputranto selaku Presiden Direktur PT Bali Turtle Island Development (BTID) yang mengelola kawasan The Kura-kura Bali menyampaikan hal yang senada. Ia menyebutkan dengan status KEK ini diharapkan kawasan Kura-kura Bali dapat segera membantu memajukan perekonomian Indonesia, khususnya Bali.

“Peran Bali sebagai barometer pariwisata Indonesia di mata dunia, ini menyebabkan pemulihan dan transformasi ekonomi Bali akan menjadi krusial ”

“Kawasan Kura-kura Bali siap mendukung Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali Pemerintah Provinsi Bali”

Ia juga menambahkan akan terus melakukan penanaman modal di kawasan Kura-kura Bali, khususnya investasi yang berkelanjutan atau sustainable, baik pada sektor pendidikan, health and wellness, dan tentu saja pada sektor pariwisata termasuk marina dan resort,” ucap Tuti.

Sumber gambar Google

Melirik Hotel Grand Inna Bali Beach juga ikut dipermak sebagai tempat menginap keluarga pasien yang berobat di rumah sakit KEK Sanur. Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour yang menaungi Grand Inna Bali Beach, Christine Hutabarat, menyampaikan hotel akan selesai direnovasi pada Agustus 2023.

“Sementara untuk rumah sakit internasional akan selesai dibangun pada akhir tahun dan mulai beroperasi pada Januari 2024”

Hotel Grand Inna Bali Beach akan berubah menjadi Meru, karena hotel bintang lima BUMN namanya Meru. (Ray/tim)

Continue Reading

Pariwisata dan Budaya

Bertabur Berkah, Bali Safari Park Rayakan Tahun Baru Imlek 2023

Published

on

Bali Safari Park sebagai tempat rekereasi dan edukasi, ikut merayakan kemeriahan tahun baru Imlek 2023.

GIANYAR – Biasanya, orang-orang akan mengucapkan Gong Xi Fa Cai yang berarti doa untuk kesejahteraan hidup. Imlek berasal dari kata “Im” yang berarti bulan dan “Lek” yang berarti penanggalan.

Bali Safari Park sebagai tempat rekereasi dan edukasi pun tidak mau ketinggalan untuk merayakan kemeriahan tahun baru Imlek.

Melalui wawancara dengan Ibu Inneke Ficianirum, selaku Head of Marketing dari Bali Safari Park menyampaikan, “Dalam rangka ikut memeriahkan Imlek, Bali Safari menyuguhkan berbagai atraksi istimewa seperti ‘Parade Lions Dance & Dragon Dance’, Bali Agung Special Chinese New Year edition performance di Bali Agung Teater, dan berbagai games untuk pengunjung dengan hadiah-hadiah yang menarik.”

Beragam persembahan spesial khas Imlek itu pastinya makin membuat pengunjung merasakan kemeriahan Imlek. Seluruh kegiatan dapat diikuti sebagai bentuk apresiasi karena telah merayakan tahun Shio Kelinci Air kali ini bersama Bali Safari Park. Berikut kemeriahan event yang dipersembahkan.

Parade Lion Dance atau Barongsai dan Dragon Dance.

Dibuka dengan parade Lion Dance atau Barongsai dan Dragon Dance, yang merupakan tarian tradisional Tiongkok khas Imlek. Dimulai pada pukul 12.50 wita dari area Tsavo Lion Restaurant, persembahan Barongsai mulai menghibur pengunjung yang sedang menikmati santap siang dengan special menu khas Imlek.

Dilanjutkan parade menuju ke area Ganesha Court melalui jalur Ranthambore area. Seluruh pengunjung di area Bali Safari Park pun dengan antusias mengikuti parade hingga menuju main area acara di Ganesha Court. Dimulai pukul 13.00 wita, seluruh pengunjung disugguhkan spesial 2 Chinese Lion Dance, 1 Chinese Dragon Dance dan Wushu.

Kemeriahan tahun baru Imlek kurang hoki tanpa bertaburan berkah hadiah. Selain persembahan Barongsai dan wushu, di area Ganesha Court juga ada kegiatan hiburan lainnya. Kegiatan yang paling menarik perhatian pengunjung adalah ‘cake decoration’ yang dimana pengunjung dapat berpartisipasi dan menuangkan kreatifitasnya dalam menghias ‘cup cake’ yang telah disediakan. Selain itu, adapun kegiatan hiburan lainnya yang bisa diikuti yaitu ‘Spin to Win’, dimana pengunjung bisa mendapatkan hadiah & souvenir menarik dari Bali Safari Park.

Kegiatan hiburan yaitu ‘Spin to Win’, dimana pengunjung bisa mendapatkan hadiah & souvenir menarik dari Bali Safari Park.

Seluruh kegiatan tersebut dapat diikuti pengunjung secara gratis tanpa dipungut biaya. Tidak ketinggalan pula ada penampilan ‘Live Music’ yang minghibur para pengunjung selama kegiatan berlangsung. Sri (27) ketika dijumpai setelah kegiatan acara mengatakan, “Pilihan yang sangat tepat menghabiskan waktu liburan Imlek di Bali Safari Park, karena selain anak-anaknya dapat belajar tentang satwa, juga dapat merasakan vibes dari hari raya Imlek.”

Perayaan tahun baru Imlek tahun ini jatuh pada hari Sabtu dan Minggu yang bertepatan dengan jadwal Bali Agung Show. Namun, ada persembahan spesial di Teater Bali Agung Show yang semakin memeriahkan peringatan Imlek kali ini. Bali Safari Park mempersembahkan ‘The Story Behind Chinese New Year Celebration’ sebagai acara puncak kemeriahan perayaan tahun baru Imlek. Seluruh cerita legenda dibalik tercetusnya hari raya Imlek dikemas dalam suguhan teater dengan property dan panggung yang megah, menambah kemeriahan Chinese New Year Tahun 2023.

Berkah Imlek tidak hanya sebatas keseruan acara dan hadiah di area park. Namun, Bali Safari Park memberikan penawaran special masih dalam serangkaian kemeriahan tahun baru Imlek yaitu ‘Promo Chinese New Year Discount Up To 15% Family Package’. Jangan khawatir, untuk tanggal ‘validity’ bisa disesuaikan hingga 15 Februari 2023 dan pemesanan hanya melalui website resmi Bali Safari Park.

Tentang Bali Safari Park
Bali Safari Park merupakan unit dari Taman Safari Indonesia (TSI) Group yang berdiri sejak tahun 2007. Berlokasi di Desa Serongga, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali, Bali Safari Park dihuni oleh lebih dari 100 spesies satwa nan eksotik dan menawan. Bali Safari Park bukan sekadar tempat rekreasi keluarga, tapi juga lembaga konservasi yang fokus menyelamatkan satwa-satwa langka.

Hanya di Bali Safari Park, konservasi satwa menyatu padu dengan budaya khas Bali yang cukup kental. Pengunjung akan dimanjakan dengan aneka ornamen khas Bali ditambah dengan ragam satwa dari berbagai belahan dunia. Tak heran, Bali Safari Park menjadi tempat rekreasi, edukasi, dan konservasi terfavorit bagi turis asing serta lokal di Pulau Dewata. Ditambah dengan hadirnya Mara River Safari Lodge, pengunjung akan diajak menginap di resort berkelas dunia dengan panorama alam yang mengagumkan.

Bali Safari Park
Jl. Prof. Dr. Ida Bagus Mantra km 19,8
Serongga, Kec. Gianyar
Kabupaten Gianyar
Bali 80551
Telp: (0361) 950000

Continue Reading

Pariwisata dan Budaya

Peace Run, Event Wujudkan Sudaji Pilot Project Pembangunan Desa Wisata Indonesia

Published

on

Peace run, event wujudkan Sudaji sebagai pilot project pembangunan desa wisata indonesi

BULELENG – Event lari estafet kedamaian sedunia atau yang dikenal dengan “Peace Run” merupakan gagasan dari Sri Chinmoy yang berpusat di USA, sejak tahun 1987 menyelenggarakan kegiatan hari ini di Bali tepatnya di Desa Sudaji Kabupaten Buleleng.

Event dalam rangka menggelorakan semangat perdamaian, persaudaraan di seluruh dunia itu dihadiri 55 peserta dari delegasi 13 Negara.

Peace Run yang dikoordinatori oleh Executive Direktur, Mr. Salil Wilson ini diterima langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara didampingi Camat Sawan dan Ketua Panitia Peace Run Kabupaten Buleleng bertempat di Lapangan Desa Sudaji, Selasa (17/1/2023).

Ditemui disela kegiatan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara mengatakan melalui kegiatan Peace Run ini diharapkan geliat pariwisata khususnya di Kabupaten Buleleng akan meningkat terus kunjungannya yang dimulai dari Desa Sudaji. Di mana diketahui bahwa Desa Wisata Sudaji ini menjadi salah satu contoh bagi desa wisata lainnya di Buleleng, karena telah berhasil meraih Anugerah Desa Wisata nomor 2 dengan kategori desa wisata maju tingkat nasional tahun lalu.

“Jadi, penggerak desa wisata yang lainnya agar bisa berprestasi seperti Desa Sudaji. Kami harapkan dari 75 desa wisata yang ada di Kabupaten Buleleng semuanya bisa meningkatkan kualitasnya, yang nantinya secara tidak langsung mampu menggerakkkan perekonomian masyarakat setempat,” pintanya.

Mantan Camat Buleleng itu menambahkan ke depannya event Peace Run ini mampu menjadi event tahunan di Buleleng. Hal itu tentu akan memberikan manfaat langsung tentunya guna mendongkrak kunjungan wisatawan khususnya di bidang pariwisata.

Sementara itu, Ketua Panitia Peace Run Kabupaten Buleleng, Ketut Susana mengatakan kegiatan ini adalah even Peace Run ke lima yang diadakan oleh The Internasional Sri Chinmoy. Di mana kegiatan event tersebut pernah dilangsungkan sebelum pandemi dan untuk tahun 2023 ini kembali diselenggarakan lagi.

“Tahun 2023 ini merupakan tahun yang sangat mulia untuk event ini di mana tujuannya adalah tentang kedamaian itu sendiri. Yang mana dari Guru Sri Chinmoy menekankan bahwa kedamaian itu ada di dalam diri kita dulu,” ujarnya.

Ketut Susana yang juga menjadi owner Owner Omunity Bali itu menambahkan, Peace Run ini melibatkan beberapa anak-anak SD setempat dengan menempuh rute mengitari 5 sekolah untuk nantinya dikunjungi guna menyebarkan ajaran kasih sayang pada anak-anak itu sendiri.

“Jadi jalur ini sebenarnya sudah kami atur dan ke depannya akan disempurnakan lagi. Karena ini adalah event pertama yang kita lakukan setelah pandemi Covid-19,” sambungnya.

Masih di tempat yang sama Executive Direktur Peace Run Internasional, Mr. Salil Wilson menjelaskan Sri Chinmoy ini merupakan gagasan ide Peace Run. Sri Chinmoy meyakini bahwa kedamaian itu dimulai dari hati kita sendiri.

“Tujuan utamanya adalah bagaimama agar hati kita itu damai. Sebenarnya kedamaian hati kita itu sudah ada di dalam hati kita dan nantinya bagaimana kita bisa mengembangkannya untuk disebarkan,” tegasnya.

Salil Wilson mengungkapkan alasan diadakannya event Peace Run di Bali ini dikarenakan bahwa Sri Chinmoy sangat menyukai suasana dan kearifan lokal di Bali. Dinilainya bahwa di Bali beliau banyak mendapatkan inspirasi yang nantinya akan dibagikan untuk kegiatan selanjutnya. (Mga)

Continue Reading

Trending

Copyright © 22 Juni 2013 Gatradewata. Pesonamu Inspirasiku