Connect with us

Daerah

5 Tips Aman di Tempat Kebugaran Selama Pandemi

Published

on


GatraDewata ⌊Denpasar⌋ Bagi mereka yang suka tampil bugar kerap dihadapkan pada dilema selama pandemi Corona. Di satu sisi tidak boleh berkerumun, disisi lain musti menjaga ketahanan tubuh yang salah satunya dengan tetap berolahraga. Jika anda tinggal di daerah pinggiran perkotaan tinggal pakai sepatu kemudian jogging di luar. Nah, mereka yang tinggal di perkotaan tidak memiliki keuntungan itu. Satu – satunya pilihan yaitu pusat kebugaran yang kerap disebut Gym.

Lalu, bagaimana anda bisa tampil bugar tapi juga aman? Berikut tips yang saya rangkum sebagai referensi anda:

1. Berlatihlah di Gym yang sepi.

Memilih gym yang sepi dimaksudkan untuk memperkecil resiko penularan; baik ditular maupun menularkan. Gym yang sepi juga memungkinkan bagi anggotanya untuk menjaga jarak. Ada beberapa faktor untuk menemukan gym yang sepi, misalnya: a) berlatihlah pada jam – jam yang tidak biasa. Rata – rata orang mulai berlatih antara jam 9 am sampai siang, kemudian lanjut lagi sorenya antara jam 5 pm sampai jam 8 malam. Tapi untuk lebih akuratnya bisa anda bicarakan dengan bagian admin masing – masing gym. b) faktor yang ini agak ruwet, tapi jika keselamatan merupakan prioritas pastinya bakal dilakoni juga. Cari gym yang mahal! Gym yang mahal biasanya kurang laku, maksudnya jarang orang yang datang kesini karena faktor U alias uang. Sebagaimana diungkapkan oleh David, pemilik Smart Fit, dimana beliau sengaja tidak menyesuaikan harga selama pandemi guna menyaring anggota. Alhasil jumlah anggotanya turun hingga 70%. Artinya, tidak akan terjadi kerumunan yang tidak terkendali.

2. Cari Gym yang sistem ventilasinya mumpuni. 

Bukan tanpa alasan untuk mengutamakan gym yang memiliki sistem ventilasi bagus. Penularan Covid-19 sebagian besar dari pernapasan. Oleh sebab itulah kita diharuskan untuk selalu mengenakan masker. Ironisnya, penggunaan masker agak sulit saat berolahraga; nafas jadi berat. Lagipula ruangan yang tertutup dan suhunya dikontrol dengan sistem pendingin (AC) justru tidak direkomendasikan oleh ahli. Disinilah peran ventilasi tersebut ditempatkan. Ventilasi yang mumpuni harus memiliki jalur pergantian udara memadai. Penggunaan exhaust pada beberapa titik tidaklah cukup jika aliran udara masuk hanya datang dari satu arah. Akan ada bagian – bagian tertentu yang udaranya mendem atau pertukarannya lambat. Jadi yang tepat yaitu harus ada banyak jendela/ventilasi di semua sisi ruangan. Jika ditambahkan dengan beberapa exhaust maka akan menjadi sempurna.

3. Perhatikan ketersediaan fasilitas keselamatan sesuai Protokol Kesehatan.

Pengadaan fasilitas ini sudah jamak dilakukan oleh penyedia jasa. Kita bisa lihat di depan setiap toko terdapat tempat cuci tangan, kemudian ada juga sanitizer di dekat meja kasir. Produk tersebut juga penting di pusat kebugaran. Malah, boleh dibilang suatu keharusan. Bayangkan saja satu alat bisa digunakan oleh beberapa orang secara bergantian dalam tempo yang berdekatan. Penggunaan sanitizer di gym lebih intens daripada tempat umum lainnya. Gunakanlah selalu sanitizer, beberapa kali, saat berlatih. Disamping sanitizer ketersediaan handuk juga tidak kalah penting sehingga keringat tidak tertinggal yang kemudian tersapu oleh orang berikutnya.

4. Bijaksanalah dengan program latihan.

Kadang kita sudah membuat program latihan dan merencanakan untuk menggunakan alat – alat tertentu nantinya. Namun, ketika sedang berlatih ada orang lain yang juga menggunakan alat yang sama. Jika ini terjadi maka pikirkan untuk beralih ke alat lain yang memberikan efek serupa pada otot anda. Dumbell anda diesrobot orang, pakailah cable machine. Ketika treadmill tidak memungkinkan anda masih bisa gunakan sepeda statis atau bentuk otot paha dengan leg press. Apalagi yang nyerobot badannya lebih besar, anda tidak mau bonyok sepulang latihan, bukan? Langkah ini bukan untuk membuat anda terlihat seperti pengecut. Tapi malah terlihat cerdas dan bijak yang efeknya anda bisa terus berlatih kedepannya.

5. Wuhan Shake.

Jika selama ini modus latihan anda karena peluang untuk cipika – cipiki (cium pipi kanan – cium pipi kiri) dengan instruktur aerobik di lantai atas, lupakan itu untuk smentara. Jabat tangan saja tidak direkomendasikan, apalagi cipika – cipiki. Kini metode ramah tamah setara jabat tangan sudah tergantikan dengan Wuhan Shake, yaitu bisa dengan mempertemukan siku atau ujung kaki. Pilihlah sesuai kenyamanan anda.

Intinya adalah kita harus selalu awas terhadap kemungkinan terpapar virus Corona. Jika orang lain tidak mengerti maka mulailah dari diri sendiri. Kurangi ego dan tambahlah beban, maka tuhan, dengan segala kemurahannya, akan membuat otot anda semakin berkembang.<swn>


Komang Swesen is a hotelier who has been in the field for more than two decades now. He loves writing that he already published 2 books about Butler and now active as an official journalist for Gatra Dewata Group.

Daerah

Kapolres Buleleng Pimpin Langsung Sertijab Beberapa Jajarannya

Published

on

GatraDewata[Singaraja] – Serah terima jabatan (Sertijab) Kapolsek Banjar, Kapolsek Sukasada dan Kabag Perencanaan Polres Buleleng dilaksanakan, Kamis (2/12/2021), di halaman Mapolres Buleleng yang dipimpin langsung Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto, S.I.K.,S.H.,M.Si. Seluruh pejabat utama Polres Buleleng dan Kapolsek jajaran Polres Buleleng turut hadir.

Pergeseran jabatan Kapolsek dan Kabag Perencanaan dituangkan dalam Surat Telegram Kapolda Bali Nomor: STR/792/XI/KEP/2021 tanggal 15-11-2021 tentang  pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Bali, diantaranya  AKP I Made Derawi S.H., jabatan Ps. Kabagren Polres Buleleng diangkat dalam jabatan Baru sebagai Gadik Pertama 6 SPN Polda Bali, dan digantikan Kompol I Wayan Sartika yang sebelumnya menjabat selaku Kapolsek Sukasada.

Kemudian Posisi Kapolsek Sukasada  digantikan  Kompol Agus Dwi Wirawan, S.H.,M.H., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Banjar; Kapolsek Banjar dijabat  Kompol Gusti Nyoman Sudarsana, S.St yang sebelumnya menjabat selaku Ps. Kasubditgakkum Ditpolairud Polda Bali.

Kapolres Buleleng menyampaikan, “Kepada pejabat baru untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan aspiratif, agar seluruh anggota termotivasi untuk memberikan pengabdian terbaik bagi organisasi Polri pada umumnya dan Polres Buleleng pada khususnya, serta jaga nama baik dan citra Polri di masyarakat, hindari diri dari tindakan dan perbuatan tidak terpuji yang merugikan nama baik institusi serta tingkatkan kebersamaan dengan TNI dan instansi pemerintah termasuk tokoh mayarakat di wilayah bertugas,” cetusnya.

“Bina seluruh personel bawahannya dan keluarganya serta tingkatkan 13 komponen SDM Budaya unggul agar dapat mendukung seluruh kegiatan dinas secara maksimal. Tingkatkan kehadiran Polri sebagai lambang kenegaraan di tengah – tengah kegiatan  masyarakat sereta tingkatkan kegaitan preventif Kepolisian guna mencegah penyebaran covid 19, untuk memulihkan perekonomian nasional,” imbuhnya.

Selain kegaitan sertijab Kapolres Buleleng juga memberi penghargaan kepada personel Polres Buleleng yang berprestasi. Sebanyak 16 personel yang berprestasi diantaranya Kapolsek Seririt Kompol I Gede Juli, S.Ip bersama dengan 8 personel lainnya atas semangat dedikasi dan prestasinya sebagai kuasa penggunaan anggara sehingga memperoleh peringkat II Satker dengan predikat Best Performance katagori Pagu Besar untuk periode sampai dengan semester I tahun anggara 2021 lingkup KPPN Singaraja.

Aipda Kadek Sepri Juliadnyana, S.Pd bersama Briptu I Gede Buda Ariasa, S.H., selaku personel Bag SDM Polres Buleleng mendapatkan penghargaan atas semangat dedikasi dan prestasinya berhasil meraih juara III, lomba keaktipan pengisian aplikasi dua titik kosong katagori jumlah personel tujuh ribu lima ratus sampai dengan dua belas ribu pada rakernis SSDM Polri tahun anggaran 2021.

Kasat Lantas Polres Buleleng ITPU Anton Suherman, S.I.K., bersama dengan 5 personel lantas mendapatkan penghargaan atas dedikasi dan loyalitasnya telah berhasil mengungkap kasus kecelakaan lalu lintas tabrak lari yang terjadi pada hari Selasa tanggl 23 Pebruari 2021 bertempat di jalan Mayor Metra Singaraja dan kecelakaan lalu lintas tabrak lari yang terjadi pada hari Kamis tanggal 26 Agustus 2021 bertempat di simpang jalan A.Yani  – Dewi Sartika Singaraja.

Penghargaan yang diterima sebanyak 15 personel Polres Buleleng ditanda tangani langsung Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, S.H., M.Si., yang diserahkan langsung Kapolres Buleleng bersamaan dengan kegaitan sertijab Kapolsek.

Kapolres Buleleng menyampaikan, “Terimakasih kepada personel yang telah berprestasi dan diharapkan agar hal ini dijadikan panutan bagi personel Polres Buleleng yang lainnya untuk meningkatkan kinerjanya,” tutup Kapolres.[MGA]

Continue Reading

Daerah

Gercep! Kapolres Buleleng Antisipasi Potensi Dampak La  Nina 

Published

on

GatraDewata[Singaraja] – Kapolres Buleleng, AKBP Andrian Pramudianto, S.I.K.,S.H.M.Si., selaku pimpinan apel kesiapsiagaan Antisipasi Potensi Dampak La Nina di Kabupaten Buleleng, Selasa (30/11/2021) pagi, di Lapangan Ngurah Rai (Taman Kota) Singaraja, dihadiri pimpinan Forkompinda dan Kalaksa BPD Kabupaten Buleleng serta unsur komponen masyarakat lainnya.

Kapolres Buleleng sebagai pimpinan apel menyampaikan sambutan Bupati Buleleng, bahwa, “Kabupaten Buleleng memiliki wilayah hampir seperempat luas Pulau Bali, yang memanjang dari barat ke timur dengan topografi gunung. Kondisi ini tentunya berpotensi menimbulkan bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, banjir,  longsor, puting beliung, gelombang pasang dan bencana lainnya.”

“La Nina merupakan fenomena alam di mana suhu muka laut di samudra Pasifik bagian tengah lebih dingin dari normalnya. Suhu yang lebih dingin tersebut menjadi tekanan tinggi sehingga angin bertiup dari samudra Pasifik ke Indonesia.”

“Dampak terjadinya La Nina mengakibatkan peningkatan curah hujan sehingga berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi. Kronologi seperti angin puting beliung, angin kencang, banjir, tanah longsor dan banjir bandang.”

“Untuk langkah antisipasi kesiapsiagaan dan mengantisipasi dampak potensi La Nina di Kabupaten Buleleng, maka pihak terkait perlu melakukan langkah preventif dengan memastikan kapasitas infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air.”

“Melakukan penataan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, juga melakukan pemangkasan dahan dan ranting pohon yang rapuh dan menguatkan tegangan tiang agar tidak roboh tertiup angin kencang. Melakukan penghijauan terutama pada daerah resapan. Lebih mengintensifkan koordinasi dan komunikasi antar pihak terkait, untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi. Lancarkan secara lebih masif sosialisasi edukasi dan literalisasi untuk meningkatkan pemahaman kepedulian masyarakat dan pihak terkait dalam pencegahan resiko bencana. Terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG.”

“Kabupaten Buleleng memiliki potensi bencana alam yang cukup tinggi, maka diharapkan  kepada tim terpadu penanganan bencana. Para Camat dan seluruh lurah, kelian desa adat untuk terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait potensi bencana alam. Mari kita senantiasa melaksanakan perilaku hidup sehat dan hidup bersih, serta menjaga lingkungan kita masing-masing dengan slogan kita jaga alam.”

“Diharapkan juga kepada seluruh stakeholder dan masyarakat umum semakin menumbuhkan kesadaran kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan bencana,” tutup Kapolres Buleleng selaku pimpinan apel.[MGA]

Continue Reading

Daerah

Kunjungan Wisatawan ke Bali Masih Akan Sepi Hingga Awal Tahun 2022

Published

on

GatraDewata[Denpasar] – Rencana Pemberlakuan PPKM level 3 utk wilayah Bali menjelang Natal dan Tahun Baru itu tergantung hasil evaluasi dari pemerintah pusat. Tujuannya untuk mencegah melonjaknya kembali kasus pandemi Covid 19 yang pada sebulan terakhir sudah mengalami penurunan. Kesehatan masyarakat merupakan kebijakan prioritas karena berdasarkan pengalaman pada tahun – tahun sebelum merebaknya pandemi, perayaan Nataru khususnya pada malam tahun baru selalu dirayakan meriah dengan pesta kembang api diberbagai tempat wisata di Bali, yang tentunya pasti ada kerumunan padat  masyarakat lokal beserta wisatawan yang secara kebetulan sedang berkunjung ke Bali.

Dr I Putu Anom SE,M.Par sebagai akademisi pariwisata Unud dan sebagai Ketua ICPI (Ikatan Cendekiawan Pariwusata Indonesia) wilayah Bali; Dekan Fakultas Pariwisata Unud tahun 2002 – 2013 dan Mantan Anggota BPPD (Badan Promosi Pariwisata Daerah) Badung tahun 2014 – 2018.

Diperkirakan belum ada kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali sampai akhir tahun 2021. Kalau wisman asal Tiongkok sebagai pangsa pasar utama beserta wisman dari negara – negara sekitarnya, juga belum memungkinkan untuk berkunjung ke Bali karena  masa kunjungan mereka singkat. Maksimal seminggu dan kalau dikurangi masa isolasi 3 hari sudah tentu waktu berkunjungnya tambah singkat lagi. Belum lagi mereka tersandung urusan visa yang masih diberlakukan pemerintah Indonesia secara ketat. Bali untuk sementara cukup dulu dengan kunjungan wisatawan domestik agar secara bertahap menggeliatkan ekonomi Bali. Mudah – mudahan di awal tahun 2022 pandemi benar – benar sudah reda secara global barulah memungkinkan ada kunjungan wisman ke Bali, yang tentunya diawali dengan berbagai kemudahan, seperti pengurusan visa dan sebagainya.

Pemerintah memang mempertibangkan hal ini karena terjadi lonjakan yang tajam di negara – negara tersebut, disertai varian baru yang lebih dahsyat sesuai berita di media sosial.[NGR]

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 Gatradewata. Ringan, Cerdas dan Tajam