Komandan Pangkalan TNI AL Denpasar Hadiri Acara Sinergitas TNI-Polri yang Dilaksanakan Oleh Polda Bali

GatraDewata.Com – Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Denpasar Kolonel Laut (P) GB. Oka, pada hari Kamis tanggal 24 Mei 2018 Pukul 16.00 Wita Bertempat di Hotel Haris Jl. Pura Mertasari, Sunset Road Denpasar menghadiri kegiatan Sinergitas  TNI dan Polri yang diselenggarakan oleh Polda Bali menjelang Pilkada serentak tahun 2018. Tidak kurang dari  1.300 personel TNI/Polri (TNI AD, AL, AU, Polri) hadir dalam acara tersebut. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose dan Pangdam IX/Udayana IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P.

Selain Kapolda dan Pangdam IX/Udayana kegiatan ini juga dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Bali dan Pejabat Utama Kodam IX/Udayana, Danrem 163/Wsa, Danlanal Denpasar serta Danlanud Ngurah Rai. Acara yang dimulai pukul 16.00 Wita ini diawali dengan yel-yel TNI-Polri. Kemudian diisi dengan menyanyikan lagu Kebyar-Kebyar dan Bendera, dilanjutkan dengan penampilan Tari Bali Gemilang dan Gemu Famire yang dibawakan oleh personel TNI-Polri.

Dalam sambutannya Pangdam IX/Udayana menyampaikan, kegiatan ini sangat strategis bagi TNI-Polri selaku pengemban tanggung jawab untuk menciptakan stabilitas keamanan dan kondisi sosial masyarakat di Bali. Selain itu, acara ini juga menjadi gambaran tentang hebatnya soliditas TNI-Polri khususnya di Bali.

 

“Saya berharap apa yang kita lalukan hari ini benar-benar terjadi karena panggilan sanubari kita masing-masing dan keinginan institusi, tugas serta amanah yang diberikan kepada kita untuk mengabdi kepada bangsa dan negara ini,” ungkap Pangdam IX/Udayana.

Menurut Pangdam IX/Udayana, soliditas TNI-Polri akan membuat rakyat merasa bangga, aman dan damai. “Jangan hanya di dalam ruangan ini saja tergambar seperti ini. Saya minta dimanapun kita berada bawalah suasana seperti ini. Kami ingin menunjukkan bagaimana keharmonisan TNI-Polri,” tegasnya.

Sementara Kapolda Bali menyampaikan satu bulan lagi akan digelar tahap pemungutan dan penghitungan suara Pilkada serentak pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali tahun 2018. Sebagai bentuk sinergitas TNI-Polri dalam rangka pengamanan Pilkada serentak, Kapolda juga menyampaikan materi tentang membangun sinergi dalam kehidupan bernegara yang multikultural. Berbicara tentang negara Indonesia pasti tidak akan terlepas dari empat konsensus dasar yang dimiliki dan menjadi landasan dalam membangun bangsa dan negara. Empat konsensus dasar tersebut terdiri dari Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

Dijelaskannya, aspek Bhineka Tunggal Ika itu tertuang dalam Pancasila pada sila ke-3, yaitu Persatuan Indonesia. Dimana mengandung nilai bahwa semua warga negara sama kedudukannya meskipun ada perbedaan suku, ras, bahasa dan agama.

“ Untuk itu, kalau  TNI dan Polri sudah solid maka Indonesia tidak bisa digoyang oleh siapapun. Kesatuan merupakan komitmen masa kini dan masa depan serta ada untuk selama-lamanya. Jangan sampai ada yang mencerai beraikan kita,” tegas Kapolda Bali.

Terkait Pilkada serentak, jenderal bintang dua di pundak ini mengatakan, TNI-Polri harus tetap menjaga netralitas. Selain terus menggelorakan kepada paslon untuk siap menang dan siap kalah, Polri juga berupaya untuk meniadakan kampanye hitam (black campaign) agar Pilkada serentak di Provinsi Bali berjalan aman, lancar, damai, demokratis, berkualitas dan berintegritas.

“Dalam pengamanan Pilkada serentak, Polri tidak bisa berjalan sendiri, dimana kekuatannya dibantu oleh unsur TNI. Apabila TNI-Polri sudah bersama-sama maka seluruh tahapan Pilkada dapat berjalan aman, lancar dan damai,” kata Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose. (Satya dan Sugi Denpasar)